cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 729 Documents
PENGARUH SERVICE RECOVERY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL PERANTARA PADA RESTORAN DI SURABAYA Vania Valencia Liwijaya; Fransisca Andreani
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.313 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh service recovery terhadap customer loyalty dengan customer satisfaction sebagai variable perantara pada restoran di Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan total 167 responden. Teknik analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah SmartPLS untuk memprediksi pengaruh service recovery terhadap customer loyalty dan menjelaskan hubungan teoritikal diantara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa service recovery berpengaruh terhadap Customer Satisfaction, customer satisfaction juga memiliki pengaruh terhadap customer loyalty, dan service recovery juga berpengaruh terhadap customer loyalty secara  tidak langsung melalui mediasi customer satisfaction.Kata kunci: Pemulihan Layanan, Loyalitas Pelanggan, Kepuasan Pelanggan.Abstract: this study aims to determine the effect of service recovery on customer loyalty with customer satisfaction as an mediation variable in restaurants in Surabaya. This study use a quantitative method with 167 respondents. The analysis technique used is Partial Least Square as a tool to to predict the effect of service recovery on customer loyalty and to explain the theoretical relation between the two variables. The results show that service recovery affects customer satisfaction, customer satisfaction also has an effect on customer loyalty, and service recovery also affects customer loyalty indirectly through customer satisfaction mediation.Keywords: Service Recovery, Customer Satisfaction, Customer Loyalty.
ANALISA PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF, KOMITMEN NORMATIF, DAN KOMITMEN BERKELANJUTAN PADA KARYAWAN DI HOTEL X Amelia Tjahyono; Cindy Victoria Christanto
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.536 KB)

Abstract

Komitmen Organisasional merupakan suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota organisasi dengan organisasinya danmemiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Perceived Organizational Support terhadap ketiga komitmen organisasional yaitu afektif, normatif, dan berkelanjutan karyawan Hotel “X” di Nusa Dua. Penelitian ini menemukan adanya hubungan yang signifikan antara Perceived Organizational Support dengan komitmen afektif dan komitmen normatif, serta hubungan yang tidak signifikan antara Perceived Organizational Support dan komitmen berkelanjutan. Organizational Commitment is a psychological construct which define the characteristic relationship between employees and the orgnization that has implication to individual’s decision to stay within the organization. This study examines the impact of Perceived Organizational Support on different dimension of organizatinal commitment among hotel employees’ at “X” Hotel in Nusa Dua. This reseach found that there is a significance relationship between Perceived Organizational Supportand affective commitment as well as normative commitment, and an insignificant relationship between Perceived Organizational Support and continuance commitment.
ANALISIS PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE PERCEIVED SERVICE QUALITY DAN AFFECTIVE COMMITMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI HACHI-HACHI BISTRO SURABAYA Ivan Jemi Artatio; Wahju Cathlin Handoko; Endo Wijaya Kartika
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.393 KB)

Abstract

Berkembang pesatnya industri perhotelan tidak terkecuali dalam penyajian makanan dan minuman yang dimulai dari skala kecil seperti warung-warung sampai yang berskala besar seperti restoran-restoran, dan pelayanan yang diberikan harus tetap diperhatikan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Perceived Organizational Support  Terhadap Employee Perceived Service Quality dan Affective Commitment  Sebagai Variable mediasi.Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian adalah Perceived Organizational Support berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Affective Commitment, Affective Commitment berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Employee Perceived Service Quality, Perceived Organizational Support berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Employee Perceived Service Quality, Affective Commitment adalah variabel yang harus ada antara Perceived Organizational Support dan Employee Perceived Service Quality.
ANALISA PERILAKU KELUHAN KONSUMEN DI STREATS RESTORAN IBIS STYLES HOTEL SURABYA JEMURSARI Tommy Susanto; Monika Kristanti
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hospitality dan Management Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.916 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perilaku keluhan konsumen di Streats restoran yang dibagi menjadi dua yaitu immediate complaint behaviour dan subsequent complaint behaviour. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini cross tabulation, chi-square, dan koefisien kontingensi. Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa: Pada tahap immediate complaint behaviour, karakteristik demografi usia, tingkat pendidikan terakhir, dan pendapatan memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku keluhan konsumen, sedangkan karakteristik demografi jenis kelamin tidak memiliki hubungan positif dan signifikan. Sedangkan pada tahap subsequent complaint behaviour karakteristik demografi usia dan tingkat pendidikan terakhir memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku keluhan konsumen, sedangkan karakteristik demografi pendapatan dan jenis kelamin tidak memiliki hubungan positif dan signifikan.
ANALISA KEPUASAN KONSUMEN DILIHAT DARI ASPEK KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP GUEST HOUSE DI SURABAYA Effie Sanusi; Pilipus Hans Johannes
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.623 KB)

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan sesuatu yang dirasakan oleh konsumen setelah menerima suatu jasa maupun produk. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen. Faktor-faktor tersebut meliputi factor kualitas layanan, kualitas produk dan harga. Pada suatu bisnis jasa dalam hal ini adalah jasa akomodasi khususnya guest house, ketiga faktor tersebut akan menentukan tingkat kepuasan konsumen terhadap bisnis tersebut. Kualitas layanan ditentukan berdasar 5 dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, tangible, emphaty. Sedangkan kualitas produk dilihat berdasarkan atribut-atribut utama dalam bisnis akomodasi. Semua variabel dan indikator itu akan menentukan tingkat kepuasan konsumen pada bisnis akomodasi. Pada penelitian ini, peneliti mengambil objek 10 guest house yang ada di Surabaya untuk meneliti kepuasan konsumen. 
ANALISIS PENGARUH SATISFACTION, TRUST DAN COMMITMENT TERHADAP REPURCHASE INTENTIONS PELANGGAN TETAP HOTEL RADEN WIJAYA MOJOKERTO Go Darmadi Unjaya; Lilyana Santoso
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.647 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh satisfaction, trust dan commitment pelanggan tetap terhadap repurchase intentions serta faktor yang berpengaruh paling dominan terhadap repurchase intentions di Hotel Raden Wijaya Mojokerto. Satisfaction dilihat dari segi fasilitas, price dan service. Trust dilihat dari reliability dan integrity. Commitment dilihat dari personal identification with organization, psychological attachment, concern for the repurchase welfare, dan willingness to be loyal. Repurchase intentions dilihat dari resistance against better alternatives, willingness to pay premium price, dan intention of word of mouth.Teknik analisa yang digunakan adalah statistik deskripstif dan regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian terhadap 111 responden, hasil penelitian menunjukkan bahwa Satisfaction, Trust dan Commitment berpengaruh secara positif terhadap Repurchase Intention di Hotel Raden Wijaya Mojokerto. Trust menjadi faktor yang berpengaruh paling dominan terhadap Repurchase Intention di Hotel Raden Wijaya Mojokerto.
PENGARUH FAKTOR HUBUNGAN SOSIAL ATAS MINAT WISATA GEN Y TERHADAP BANGKA BELITUNG DENGAN eWOM SEBAGAI MEDIATOR Michelle Caroline Suciadi
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 1 (2018): Jurnal of Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.498 KB)

Abstract

Industri pariwisata bertumbuh pesat seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, hubungan sosial individu pun dapat berpengaruh terhadap perilaku dan keputusan individu tersebut, termasuk dalam aspek pariwisata. Dengan eWOM sebagai perantara, berbagai informasi tentang pariwisata dapat ditemukan di media sosial. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor hubungan sosial atas minat wisata Gen Y terhadap Bangka Belitung dengan eWOM sebagai mediator. Data yang diperoleh dari 202 responden dianalisis menggunakan metode PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor hubungan sosial berpengaruh positif signifikan atas perilaku eWOM Gen Y. Hasil penelitian ini juga menunjukkan perilaku eWOM berpengaruh positif signifikan atas minat wisata terhadap Bangka Belitung. eWOM juga berperan sebagai mediator antara faktor hubungan sosial dengan minat wisata.Kata Kunci :            Faktor hubungan sosial, Minat wisata, eWOMTourism industry has been notably growing throughout the years. On the other hand, one’s social relationships can affect his behavior and decisions, including in tourism subjects. With eWOM as the mediator, there are various tourism information on social media could be found. This research was carried out to see social relationship factors effects on Gen Y’s travel intention towards Bangka Belitung with eWOM as mediator. Data collected from 202 respondents were analyzed using PLS method. The result shows that social relationship factors have positive and significant effects on Gen Y’s eWOM behaviour. Furthermore, eWOM behaviour is shown to have a positive and significant effects on travel intention towards Bangka Belitung. eWOM is also shown to be a mediator between social relationship factors and travel intention.Keyword:            Social relationship factors, Travel intention, eWOM
PENGARUH PERCEIVED VALUE MEMBERSHIP TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN HOTEL BEST WESTERN PAPILIO SURABAYA Yovita Laksana
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.337 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh value yaitu emotional value, performance value, social value dan price value terhadap loyalitas pelanggan di Hotel BEST WESTERN Papilio Surabaya. Penelitian ini melibatkan 120 responden. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal dengan analisis regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel emotional value, performance value, social value dan price value memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa price value yang paling dominan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Abstract:  This study was conducted to determine the influence of emotional value, social value, performance value and price value of BEST WESTERN Papilio Hotel Surabaya. There are 120 respondents involved in this study. It is a quantitative causal research with multiple linear regression analysis used to determine the influence of independent variables on the dependent variable. The results show that emotional value, performance value, social value and price value have positive and significant influences on customer loyalty. Among others, price value has the most positive and significant effect on customer loyalty  Surabaya.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP GREEN MARKETING STARBUCKS SURABAYA Melisa Gunawan; Evan Reinaldo; Adriana Aprilia; Agung Hariyanto
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.182 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap Green Marketing Starbucks Surabaya dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner yang dibagikan kepada 105 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Marketing cukup diketahui oleh konsumen Starbucks melalui variabel-variabel seperti produk, harga, tempat dan promosi yang dilakukan oleh Starbucks. Variabel yang paling dominan di mata konsumen Starbucks adalah variabel produk, sedangkan harga, tempat, dan promosi masih membutuhkan perhatian lebih dari konsumen.
PENGARUH PROGRAM GREEN HOTEL TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI HOTEL DI INDONESIA Evelyn Sugianto; Christabel Josephine Kurniawan
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.864 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program green atau ramah lingkungan yang diterapkan oleh hotel di Indonesia terhadap minat menginap konsumen. Program green yang diteliti dalam penelitian ini adalah reduce consumption, green product and services, recyclables dan energy-saving. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian kuantitatif ini adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program reduce consumption dan energy-saving berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan program green product and services dan recyclables berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat beli konsumen.Program green yang memiliki pengaruh paling dominan tehadap minat beli konsumen di hotel di Indonesia adalah program reduce consumption. This research was being done to know the impact of green program implemented in hotels in Indonesia on customer’s purchase intention. Green programs included reduce consumption, green product and services, recyclables and energy-saving. Data analysis technique that was used in this quantitative research was Partial Least Square (PLS). The result of this research showed that reduce consumption and energy-saving program had a positive and significant effect on customer’s purchase intention, while green product and services and recyclables program had a positive but not significant effect on customer’s purchase intention. Reduce consumption program had the most dominant impact on customer purchase intention in hotels in Indonesia