cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Strategi Pemasaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 655 Documents
Analisa Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Minat Beli Ulang Konsumen Cafe Buntos 99 Sidoarjo Gersom Hendarsono
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.396 KB)

Abstract

Abstrak— Cafe Buntos 99  yang berlokasi di Sidoarjo adalah cafe yang khusus menyediakan minuman yang memiliki nama yang unik dan citarasa berbeda dengan café pada umumnya. Namun, dalam industri cafe yang sangat kompetitif saat ini, Cafe Buntos 99  harus menciptakan experiential marketing di benak konsumennya. Penelitian ini diadakan untuk mengukur tingkat experiential marketing Cafe Buntos 99 terhadap minat beli ulang konsumen. Ada 100 responden yang berkontribusi dalam penelitian ini. Kriteria responden adalah berusia di atas 17 tahun dan sudah datang ke Cafe Buntos 99 dua kali dalam 6 bulan terakhir. Alat analisa yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Regresi Linier Berganda.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa experiential marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang konsumen Café Buntos 99 Sidoarjo. dalam komponen sense experience, feel experience, think experience dan relate experience berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang namun untuk komponen act experience tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang. 
PENGARUH PRODUCT PLACEMENT PADA FILMINDONESIA TERHADAP BRAND AWARENESS DAN PURCHASE INTENTION MASYARAKAT SURABAYA Harris Kristanto
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Manajemen Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.03 KB)

Abstract

Product placement merupakan perkembangan strategi marketing yang tidak lagi menggunakan iklan konvensional, namun mengikuti perkembangan media komunikasi masa yang adalah media yang bergerak atau bersuara seperti radio, televisi, internet, dan media digital lainnya. Perfilman Indonesia mengalami masa keemasan hingga 30 juta penonton, dan melesatnya animo penonton tidak lepas dari kualitas film yang dihasilkan. Dapat dikatakan bahwa product placement memberikan cara-cara alternatif untuk mengekspos produknya melalui suatu medium dimana audience-nya cenderung mau untuk menerimanya, terutama di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh product placement pada film Indonesia terhadap brand awareness dan purchase intention melalui penerapan percobaan yang dilakukan pada 100 masyarakat Surabaya. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kuantatif dengan metode path analysis. Hasilnya menunjukan bahwa Berdasarkan hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa product placement efektif untuk meningkatkan brand awareness. Product placement juga memberikan pengaruh positif terhadap purchase intention baik secara langsung maupun melalui brand awareness.
PENGARUH BRAND ATTACHMENT TERHADAP BRAND LOYALTY DENGAN BRAND COMMITMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA XL AXIATA DI SURABAYA Norman Gunawan
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh variabel brand attachment terhadap brand loyalty dengan brand commitment sebagai variabel intervening pada merek XL. Sepertinya, brand attachment dan brand commitment mempunyai pengaruh positif terhadap variabel brand loyalty yang semuanya akan diuji di dalam penelitian ini. Penelitian berjenis kuantitatif dengan penyebaran kuisioner kepada 100 pengguna provider XL di mana hasil dari membeli sendiri yang berada di Surabaya. Kuesioner dalam penelitian ini dibentuk dengan menggunakan format kuisioner skala likert. Penelitian dilakukan dengan teknik analisa partial least square (PLS)
Analisa Faktor-Faktor Pembentuk Personal Branding dari C.Y.N Cindy Yunitasari Suharto
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.026 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang membentuk personal branding dari C.Y.N photography. Sampel yang diteliti sebanyak 100 responden dengan menggunakan convenience sampling. Alat analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah  analisa faktor. Dalam hasil penelitian analisa faktor ini  menunjukan ada 6 faktor baru yang terbentuk yaitu Faktor Kompetensi, Faktor Unique, Faktor Reputasi, Faktor Eksistensi, Faktor Segmentasi, dan Faktor Specialisasi.
pengaruh private brand strategy terhadap brand loyalty pada airmineral 600ml merek alfa di alfamart siwalankerto surabaya hendra cahyadi
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.036 KB)

Abstract

 Beberapa penjual eceran (retailer) di Indonesia mencoba untuk mengemas produk yang dijual dengan kemasan dan merek sendiri (private label/private brand). Hal ini dilakukan tentunya dengan pertimbangan perusahaan telah memiliki citra yang baik dalam menjual produk-produk yang berkualitas dan tertanam kuat di benak konsumen. Dengan harapan efisiensi biaya dapat tercapai dan mampu meningkatkan brand loyalty pada keputusan pembelian konsumen.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan tipe penelitian kausal. Hasil pengujian studi ini menunjukkan bahwa variabel private brand strategy mempunyai pengaruh terhadap brand loyalty.
Analisa prediksi / penilai efektivitas penggunaan selebritis sebagai brand endorser untuk membangun brand image (studi kasus iklan the face shop) Sheyrent Natalia
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.883 KB)

Abstract

Abstrak— Media komunikasi saat ini banyak digunakan untuk mempromosikan sebuah produk, salah satunya adalah iklan di media televisi. Banyak perusahaan berusaha membuat iklan untuk memperkenalkan produknya. Salah satu alternatif promosi yang menarik yaitu menggunakan selebriti sebagai brand endorser. Penelitian ini membahas tentang efektivitas penggunaan selebriti sebagai brand endorser untuk membangun brand image The Face Shop. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kausal yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara efektivitas penggunaan selebriti endorser terhadap brand image The Face Shop. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada konsumen produk The Face Shop. Metode yang digunakan adalah analisa regresi linier berganda, variabel bebas yang digunakan adalah Celebrity Endorser (Independent) sedangkan Brand Image sebagai variabel terikat (Dependent).
PENGARUH MARKET ORIENTATION TERHADAP COMPETITIVE ADVANTAGE DENGAN INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION DAN CUSTOMER ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA TELKOMSEL DI SURABAYA Andy Andy
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 3, No 2 (2016): Jurnal manaJeman Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.504 KB)

Abstract

Smartphone users in the world keep increasing especially during 2015 in Indonesia. This increasing users will affect the number of needs in Indonesia telecommunication cellular operator, especially in Surabaya. This issue also affected higher competition, which telecomunication firm try to maintaining and increasing the number of customer.This research aims to analyze the effects of market orientation to competitive advantage with integrated marketing communication and customer engagement as intervening variable in Telkomsel at Surabaya.This research used quantitative analysis with path model method for the technical analysis and distributing questionnaires to 120 Telkomsel users in Surabaya,
PENGARUH CUSTOMER VALUE, SERVICE QUALITY, DAN BRAND EXPERIENCE TERHADAP COMPETITIVE ADVANTAGE PADA BANK DANAMON DI SURABAYA MELALUI BRAND IMAGE DAN BRAND TRUST SEBAGAI MEDIA INTERVENING Tino Wiranto
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Manajemen Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.884 KB)

Abstract

Indonesia's economic growth in 2010-2014 reached an average of 5.9% per year. It had a positive impact on the banking sector in Indonesia. To be able to win the competition, Danamon need the right strategy. Until now, Danamon is a financial institution that is registered and supervised by the Financial Services Authority.This study aims to analyze the influence of customer value, service quality and brand experience to the Bank's competitive advantage by considering the factor of brand image and brand trust. This study will be conducted by distributing questionnaires to 100 respondents customers of Bank Danamon. The analysis technique used is the technique of quantitative analysis by the method of path analysis and partial least squares (PLS).
ANALISA PENGARUH CONTENT MARKETING TERHADAP CUSTOMER RETENTION DENGAN BRAND ATTITUDE DAN CUSTOMER ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL PERANTARA PADA PENGGUNA ROKOK WIMSILAK DI SURABAYA Laurentia Irene
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.394 KB)

Abstract

Pada era digital mayoritas masyarakat telah memiliki dan menggunakan media sosial, sehingga perkembangan media sosial bukan hanya untuk entairtainment tetapi sudah masuk dalam tahap jual beli. Maka dari itu perusahan terus berlomba – lomba meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dengan cara membagikan konten – konten yang menarik untuk mengait dan mempertahankan konsumen. Hal inilah yang harus ditingkatkan oleh perusahaan Wismilak sebagai perusahaan rokok yang memiliki promosi yang dibatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dari Content Marketing (Reader Cognition, Persuasions, Decisiom Making, Factors) terhadap Customer Retention (Product, Communications, Distribution) dengan Brand Attitude (Product Quality, Product Attitude, Price, In-store Promotions) dan Customer Enagagement (Enjoyment, Attention, Absorption, Sharing, Endorsing) sebagai variabel intervening perusahaan Wismilak di Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 responden pengguna rokok dari Wismilak di Surabaya.Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dengan metode path analysis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Content Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap Consumer Retention; (2) Content Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap Brand Attitude; (3) Content Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap Customer Engagement; (4) Brand Attitude berpengaruh secara signifikan terhadap Consumer Retention; (5) Customer Engagement berpengaruh secara signifikan terhadap Consumer Retention.
PENGARUH INTERNET RETAIL SERVICE QUALITY PADA SHOPEE TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION YANG BERPERNGARUH PADA REPURCHASE INTENTION (STUDI KASUS KONSUMEN SHOPEE DI SURABAYA) Natalia Handayani
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian membahas Internet retail service quality yang mempengaruhi customer satisfaction dalam pengaruhnya terhadap minat beli konsumen pada Shopee. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden dari masyarakat Kota Surabaya dengan kategori usia remaja akhir (17-25 tahun), dewasa muda (26-35 tahun), dan dewasa akhir (36-45 tahun). Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode path analysis dari variabel internet retail service quality dengan dimensi kinerja website (X1), akses (X2), keamanan dalam berbelanja (X3), sensasi belanja (X4), dan informasi produk (X5), sebagai variabel independen; variabel customer satisfaction sebagai variabel intervening dengan dimensi rasa senang berdasarkan pengalaman (Y1), pemenuhan harapan (Y2), kepercayaan harapan (Y3) dan kinerja perusahaan (Y4); sedangkan variabel repurchase intention sebagai variabel dependen diukur dengan dimensi minat transaksional (Z1), minat referensi (Z2), minat preferensi (Z3), dan minat eksploratif (Z4). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) internet retail service quality memiliki pengaruh positif terhadap customer satisfaction; (2) variabel customer satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap repurchase intention; (3) variabel internet retail service quality memiliki pengaruh positif terhadap repurchase intention.