cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya pada Tahap Top Of Mind Terhadap Brand Sociolla yang Berlokasi di Tunjungan Plaza Surabaya Farenza Farenza; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 1 (2021): VOL 9, NO 1 FEBRUARY 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya terhadap Brand Sociolla yang berlokasi di Tunjungan Plaza Surabaya. Tingkat Brand Awareness pada penelitian ini didapatkan dengan menggunakan elemen brand Sociolla. Teori pendukung dalam penelitian ini adalah Komunikasi Pemasaran, Marketing Public Relations, Teori Brand, Brand Equity, Brand Awareness. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya terhadap Brand Sociolla berada pada tingkat Top of Mind.
Human Branding Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, pada Masa Pandemi COVID-19 di Media Sosial Twitter Leonard Refinchie; Titi Nur Vidyarini; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anies Baswedan adalah Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pada tahun Maret 2020 muncul kasus positif pertama COVID-19 di Indonesia. Jakarta adalah salah satu provinsi dengan kasus positif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan human branding yang ditampilkan oleh Anies Baswedan melalui media sosial Twitter pada masa pandemi COVID-19. Human brand adalah suatu konsep dalam keilmuan pemasaran politik di mana brand seorang tokoh politik dipandang unik dibandingkan dengann brand tokoh publik lainnya. Keunikan tersebut tertuang dalam tiga elemen, yaitu individu, organisasi/partai, dan ideologi/kebijakan. Tiga elemen tersebut masuk ke dalam dua dimensi human brand yaitu brand authenticity dan brand authority. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif.
Analisis Isi Kekerasan pada Film Nominasi Oscar 2020 Kategori Best Animated Feature Victorio Irlando Siswanto; Agusly Irawan Aritonang; Fanny Lesmana
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya fenomena film animasi anak yang menampilkan kekerasan dan beredar di masyarakat, peneliti menemukan dua film animasi yang menarik untuk diteliti yaitu How to Train Your Dragon: The Hidden World dan Toy Story 4. Kedua film ini meraih beberapa penghargaan dan menjadi nominasi oscar tahun 2020 untuk kategori best animated feature. Dengan menggunakan metode analisis isi, peneliti menghitung frekuensi dan jenis atau bentuk kekerasan yang muncul dalam film ini supaya dapat mengetahui bentuk kekerasan apa beserta frekuensinya yang muncul dalam film dengan rating Semua Umur (SU). Dari penelitian ini ditemukan jenis kekerasan fisik paling sering muncul dengan angka 59,4% dan frekuensinya sebanyak 184 kali dari total 310 kali muncul adegan kekerasan dalam 52 scene dengan total scene 73 kedua film tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua film ini menampilkan kekerasan meskipun memiliki rating Semua Umur (SU) yang berarti dapat dikonsumsi oleh anak dibawah umur.
Star Studies Terhadap Beauty Vlogger Cindercella Celine Dian Lukartono; Fanny Lesmana; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui image seperti apa yang diinterpretasikan oleh beauty vlogger Cindercella. Melalui metode star studies oleh Richard Dyer, serta dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Ditemukan bahwa Cindercella menunjukkan image self-esteem dan aktualisasi diri. Dengan makeup karakter, serta kepribadiannya yang ceria, suka ngelawak, self love, dan body positive membuat Cindercella merasa menjadi dirinya sendiri dan menjadi lebih percaya diri. Hal tersebut ditunjukkan melalui segi visual, verbal, dan non-verbal, yang didapat melalui video YouTube, media sosial, serta wawancara dengan media online.
Citra Pemerintah Provinsi Jawa Timur Pasca Penerapan PSBB Surabaya Raya Di Mata Masyarakat Surabaya Raya Kelvin Kurniawan; Otto Bambang Wahyudi; Titi Nur Vidyarini
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citra organisasi diartikan sebagai suatu gambaran dari individu atas sosok keberadaan kebijakan dari suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi ci tra Pemerintah Provinsi Jawa Timur pasca penerapan PSBB Surabaya Raya di mata masyarakat Surabaya Raya. Pengukuran citra dilakukan berdasarkan enam indikator pembentukan citra yaitu Dynamic, Cooperative, Business, Character, Successful, Withdrawn. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei online, sehingga pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara online. Metode pengolahan data dilakukan dengan menguji validitas,reliabilitas,danfrekuensi.Teknikanalisis data dilakukandengananalisisstatistik deskriptif dan tabulasi silang (crosstab). Dari hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa gambarancitra Pemerintah Provinsi Jawa Timur pasca penerapan PSBB Surabaya Raya di mata masyarakat Surabaya Raya adalah positif. Berdasarkan indikatornya, indikator dengan nilai citra tertinggi adalah indikator Successful dengan nilai 4.08 dan yang terendah adalah indikator Cooperative dengan nilai 3.16. Untuk indikator lainnya yaitu Dynamic memperoleh nilai 4.05, Business dan Character masing – masing memperoleh nilai 3.92, Withdrawn dengan nilai 3.86.
Analisis Isi Brand Personality Media Komunikasi PT. Sasa Inti Winona Araminta; Titi Nur Vidyarini; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk memperoleh gambaran isi pesan Brand Personality pada media Instagram @kreasisasa, @sasamelezatkan, dan @micinsocialgang. Facebook Kreasisasa, Twitter @kreasisasa, dan website www.sasa.co.id. Setiap media komunikasi PT. Sasa Inti memiliki targetnya sendiri. Setiap target audiens akan memilih merek yang secara personalitas cocok dengan mereka. Penggambaran Brand Personality pada media komunikasi PT. Sasa Inti diteliti dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan, setiap media memiliki Brand Personality Activity. Selain itu setiap media memiliki karakter tersendiri yang dominan. Instagram @kreasisasa memiliki subindikator Brand Personality sederhana. Instagram @sasamelezatkan memiliki subindikator inovatif. Instagram @micinsocialgang memiliki subindikator romantis dan percaya diri. Facebook Kreasisasa memiliki subindikator inovatif. Twitter Kreasisasa memiliki subindikator yang inovatif. Website Sasa memiliki Brand Personality yang lengkap, dan dominan pada tanggung jawab dan keagresifan.
Penerimaan Remaja terhadap Pesan Pendidikan Seksual dalam Film Dua Garis Biru Lavenia Pili Roboh; Fanny Lesmana; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film “Dua Garis Biru” mengangkat isu seks bebas dan pernikahan dini yang sering terjadi pada remaja dengan tujuan memberikan pendidikan seksual melalui film. Pemaknaan remaja akan film ini tentu berbeda-beda berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Pendidikan seksual yang dibahas dalam penelitian ini mencakup beberapa aspek seperti hubungan, pernikahan, proses menjadi orang tua, peran gender dan kesehatan seksual. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan wawancara mendalam. Metode yang digunakan adalah analisis penerimaan. Informan dari penelitian ini adalah para remaja berdasarkan persepsi dan pengalaman mereka tentang pendidikan seksual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dua informan memiliki penerimaan dominan dan dua informan berada di posisi negosiasi. Penerimaan para informan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu field of experience, frame of reference, agama dan hubungan dengan orang tua.
Representasi Fungsi Keluarga dalam Film “Marriage Story” Charles Endriko; Ido Prijana Hadi; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film “Marriage Story” adalah sebuah film keluarga tentang perceraian suami istri yang telah dikaruniai seorang anak berumur 8 tahun. Meskipun dalam kondisi keluarga yang tidak utuh ini, mereka sebagai orang tua tetap berusaha agar keluarga kecil mereka yang sudah tidak sempurna tetap dapat menjadi tempat bagi anak mereka tumbuh dengan baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana fungsi keluarga digambarkan dalam teks film perceraian “Marriage Story”. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode semiotika John Fiske yang berfokus pada tiga level kode – kode televisi yang muncul pada data primer penelitian yakni film “Marriage Story”. Ketiga level dari kode – kode televisi tersebut adalah level realita, level representasi dan level ideologi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelima fungsi keluarga milik Segrin semua tergambarkan dalam film “Marriage Story”. Meskipun keluarga mereka sudah tidak utuh lagi, mereka masih berusaha agar fungsi – fungsi keluarga tetap berjalan dalam keluarga kecil mereka agar anak mereka tetap mendapatkan afeksi, perlindungan hingga semua kebutuhan yang dibutuhkannya untuk tumbuh.
Penerimaan Sobat Swameka Terhadap Program Radio OMA (Obrolan Malam) Milik Radio Swara Menara Kasih (101.1 FM) Nabire, Papua Inge Averina; Ido Prijana Hadi; Daniel Budiana
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio Swameka memiliki program favorit pendengarnya yaitu program OMA. Program OMA mengangkat materi yang diangkat dari masalah kehidupan yang sering terjadi pada manusia dengan tujuan menjawab kebutuhan pedengar. Penerimaan mengenai program OMA tentu berbeda-beda berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang informan miliki. Penerimaan program OMA yang dibahas dalam penelitian ini mencakup beberapa aspek seperti materi renungan, kompetensi penyiar, lagu/musik, kompetensi narasumber dan materi sebagai rujukan kehidupan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan wawancara mendalam. Metode yang digunakan adalah analisis penerimaan. Informan dari penelitian ini adalah pendengar program OMA berusia 40-70 tahun berdasarkan persepsi dan pengalaman mereka tentang program OMA. Dalam aspek materi renungan teradapat penerimaan dominant karena materi yang disampaikan sudah sesuai dengan kehidupan, dan negotiated karena perbedaan latar belakang agama. Kedua penerimaan tersebut ada karena dipengaruhi frame of reference yang berbeda. Aspek kompetensi penyiar memiliki penerimaan negotiated karena penyiarnya masih dilihat lebih banyak interaksi dengan narasumber daripada pendengar. Berikutnya, aspek lagu / musik memiliki penerimaan negotiated karena adanya berbeda frame of reference dan kurangnya kepuasan terhadap pemilihan lagu. Pada aspek kompetensi narasumber terdapat penerimaan dominant karena dari berbagai latar belakang narasumber yang diundang, mereka sudah sesuai dengan tema atau topik yang diangkat pada hari tersebut. Dalam aspek materi sebagai rujukan kehidupan sendiri memiliki penerimaan dominant karena materi yang disampaikan dapat dijadikan pedoman kehidupan untuk menghadapi suatu masalah. Penerimaan para informan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu field of experience dan frame of reference.
Pengaruh Pesan Kampanye Penjaga Amanah Gojek Melalui Youtube Terhadap Sikap Masyarakat Surabaya dalam Menggunakan Gojek Gracelie Lorencia Budiono Putri; Jandy Edipson Luik; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Pesan atau message yang dikaitkan dengan kampanye humas merupakan suatu yang perlu disampaikan kepada penerima melalui teknik kampanye atau propaganda tertentu yang berupa ide, gagasan, informasi, aktivitas, atau kegiatan tertentu yang dipublikasikan atau dipromosikan untuk diketahui, dipahami dan dimengerti yang sekaligus diterima oleh publiknya” (Ruslan, 2002, p. 23). Di era digital ini, penyampaian pesan kampanye dapat dilakukan melalui media baru salah satunya YouTube yang dapat digunakan untuk mempermudah kinerja Public Relations dalam menyebarkan informasi ataupun pesan kampanye kepada publiknya. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian salah satu perusahaan startup terbesar di Indonesia, yakni Gojek. Dimana pada kampanyenya yang bertemakan “Penjaga Amanah” dilakukan dengan menggunakan media YouTube dan terbukti hal ini mampu memberikan pengaruh kepada sikap masyarakat Surabaya dalam menggunakan Gojek.