cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Strategi Stakeholder Relations Pengelola Sentra UMKM Rumah Kreatif Dolly Saiki Point Surabaya Edward Ednawan Halim; Otto Bambang Wahyudi; Astri Yogatamaa
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pemerintah Kota Surabaya untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan warga Dolly adalah mendirikan Dolly Saiki Point (DSP). Saat ini DSP menjadi salah satu lokomotif pemasaran produk-produk masyarakat di wilayah tersebut. DSP memiliki beberapa stakeholder yang membantu DSP dalam memberdayakan warga sekitar. Maka, penelitian ini meneliti tentang bagaimana upaya dan strategi pengelola sentra UMKM Dolly Saiki Point dalam membantu memberdayakan masyarakat sekitar Putat Jaya dan bagaimana strategi DSP membina hubungan baik dengan para stakeholdernya. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian kualitatif berupa penelitian kualitatif, dan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Subyek penelitian ini adalah Dolly Saiki Point (DSP) Surabaya. Sedangkan obyek penelitiannya adalah strategi stakeholder relations. Hasil dari penelitian ini adalah strategi stakeholder relations para pengelola UMKM Rumah Kreatif Dolly Saiki Point adalah pendekatan yang digunakan adalah pendekatan secara personal kepada stakeholder mereka, yakni dengan upaya antara lain mentoring di awal bahwa produk apa yang bagus buat mereka dan bisa diterapkan oleh mereka sehingga bisa dikatakan layak jual sehingga meningkatkan penjualan mereka. Upaya DSP memperkuat pengaruhnya pada stakeholder pemasok dengan cara mempertemukan antara UKM dengan buyer, sehingga meningkatkan pendapatan mereka dari aspek ekonomi dan membuka jejaring yang lebih luas bagi UMKM tersebut.
Strategi Impression Management K.H. Ma’ruf Amin Saat Menjadi Wakil Presiden RI 2019 – 2024 Melalui Instagram @Kyai_marufamin Marco Nugroho; Gatut Priyowidodo; Jandy Edipson Luik
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

mpression management adalah upaya membangun kesan yang dilakukan setiap orang dengan maksud membuat citra diri dan tujuan tertentu. Semua orang secara sadar atau tidak juga membangun kesan dirinya untuk orang lain, termasuk K.H. Ma’ruf Amin sebagai tokoh politik. K.H. Ma’ruf Amin merupakan Wakil Presiden RI 2019 – 2024 yang baru saja dilantik. Peneliti ingin mengetahui strategi impression management K.H. Ma’ruf Amin saat menjadi Wakil Presiden RI 2019 – 2024 melalui Instagram @kyai_marufamin dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif deskriptif. Penelitian ini melakukan koding terhadap pesan verbal yang ada di dalam foto, video, dan caption teks pada 113 postingan yang diunggah di instagram @kyai_marufamin saat masa 100 hari kerja, dan setelah masa 100 hari kerja. Adapun strategi impression management yang digunakan adalah : ingratiation, self-promotion, intimidation, exemplification, dan supplication. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi yang paling banyak digunakan oleh K.H. Ma’ruf Amin adalah strategi ingratiation dengan sub indikator sikap memotivasi pihak lain. K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden RI menunjukkan sebagai sosok orang yang ingin disukai oleh pihak lain dengan cara memotivasi orang lain lewat berbagai pesan verbal yang ia tunjukkan di instagramnya.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Surabaya Mengenai Brand Image Produk Viva Queen Melalui Promosi di Media Sosial Cindy Veronika Pietrasanada; Judy Djoko Wahjono Tjahjo; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Vitapharm sebagai perusahaan kosmetik yang sudah sukses dengan nama brand Viva Cosmetics meluncurkan produk Viva Queen untuk mendongrak image perusahaan. Untuk mengetahui image perusahaan tersebut, peneliti melakukan penelitian Tingkat Pengetahuan Masyarakat Surabaya Mengenai Brand Image Produk Viva Queen Melalui Promosi di Media Sosial. Penelitian ini mengacu pada teori Komunikasi Pemasaran yang difokuskan pada Promotion dan Brand Image. Penelitian ini menggunakan Survei Online dengan pengskalaan Guttman. Hasil dari penelitian ini, tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya tergolong tinggi mengenai Brand Image Produk Viva Queen dari elemen reputation, recognition, affinity, dan domain.
Jenius vs Digibank: Analisis Isi Proses Komunikasi Pemasaran Instagram Digital Banking di Indonesia Sarah Azaliah Karsa; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses komunikasi pemasaran digital banking di Indonesia di akun instagramnya yaitu Jenius dan Digibank. Instagram adalah salah satu media sosial yang digunakan untuk memasarkan produk. Saat memasarkan produk, ada proses yang dilalui yaitu dari pengirim, pesan, media, sampai feedback yang diberikan pelanggan kepada perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis isi kuantitatif. Hasilnya ditemukan, Jenius lebih sering mengunggah pada Senin 25% dan Digibank pada Selasa sebanyak 18%. Minggu menjadi hari paling sedikit unggah, yaitu Jenius 6% dan Digibank 9%. Selain itu, Jenius paling banyak mengunggah pada Maret yaitu 13% dan Digibank pada Agustus yaitu 12%. Konten unggah setiap bulan disesuaikan dengan timeline yang terjadi di dunia perbankan. Sifat pesan yang paling nampak adalah informatif dengan total 171 posting dan Reward Appeal dengan total 212 unggahan, sedangkan yang paling sedikit adalah Motivational Appeal dan Humorous Appeal. Tema pesan yang paling nampak adalah How To dengan total 75 unggahan dan Aspiration and Believe dengan total 63 unggahan, sedangkan yang paling sedikit muncul adalah David and Goliath dan Glitz and Glam. Pesan disajikan oleh sender melalui media image, caption dan hashtag. Feedback yang paling banyak muncul adalah komentar netral dan berisi seputar produk.
#PapuanLivesMatter: Analisis Framing Isu Rasisme di The Jakarta Post Jessica Tamariska C. Baware; Fanny Lesmana; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papuan Lives Matter merupakan gerakan yang muncul setelah ramainya perbincangan Black Lives Matter di Amerika Serikat. Masyarakat Papua menggunakan momentum tersebut untuk mengingatkan kepada publik bahwa isu rasisme di Papua juga perlu mendapat perhatian. Beberapa media kemudian mengangkat pemberitaan mengenai berbagai protes pembebasan tahanan politik Papua yang dilakukan serta membahas bagaimana tindakan rasisme yang dialami oleh masyarakat Papua. Salah satu media yang mengangkat topik ini adalah The Jakarta Post, media nasional yang khalayaknya merupakan masyarakat luar negeri dan para ekspatriat. Media massa merupakan agen konstruksi realitas, lengkap dengan pandangan, bias dan pemihakannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana The Jakarta Post sebagai media massa membingkai isu rasisme Papua dalam isu Papuan Lives Matter. Dengan menggunakan model framing Pan-Kosicki, peneliti menemukan bahwa The Jakarta Post membingkai isu rasisme di Papua sebagai masalah yang tidak pernah terselesaikan karena selalu diabaikan. Masyarakat Papua dibingkai sebagai korban dalam kasus ini. Keberpihakannya terhadap masyarakat Papua terlihat melalui penonjolan isu yang ada dalam narasi berita. Dalam berita yang dianalisis, peneliti juga menemukan bahwa The Jakarta Post membingkai pemerintah sebagai antagonis, seorang lawan dari masyarakat Papua yang selalu menghalangi jalan mereka dalam meraih kemerdekaan.
Representasi Peran Gender Dalam Film The Incredibles 2 Maulidya Putri Setiawan; Desi Yoanita; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 1 (2020): VOL 8, NO 1 FEBRUARY 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggambaran peran gender dalam film The Incredibles 2. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika dengan menggunakan kode-kode televisi John Fiske. Kode-kode televisi John Fiske memiliki 3 level, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Pendekattan yang dilakukan oleh penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berfungsi untuk mendeskripsikan tanda dan lambang dalam film tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tokoh perempuan merupakan tokoh yang mampu berperan di sektor publik. Begitu dengan tokoh laki- laki yang juga mampu berperan dalam dektor domestik. Selain itu ditampilkan pula bahwa tokoh pria maupun wanita dalam beberapa adegan di film ini melakukan peran ganda.
Efektivitas Media Sosial Instagram Kedai Rhythm Surabaya Leci Illona Telaumbanua; Felicia Goenawan; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas iklan di instagram Kedai Rhythm Surabaya. Media sosial instagram menjadi salah satu komunikasi pemasaran yang digunakan untuk menyampaikan informasi produk dan menjangkau customer dengan cakupan yang lebih luas. Efektivitas iklan diukur menggunakan metode pengukuran Customer Response Index (CRI). Metode CRI mengukur respon followers instagram Kedai Rhythm mulai dari tahap awareness, comprehend, interest, intention, hingga tahap action. Dalam penelitian ini, efektivitas digambarkan dalam teori Hierarchy of Effects juga didukung dengan teori komunikasi pemasaran serta teori mengenai iklan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik yang digunakan adalah non-probability sampling dan purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini bahwa iklan instagram Kedai Rhythm efektif dan berhasil memenuhi tujuan yang ingin dicapai Kedai Rhythm yaitu pada awareness 85%, comprehend 83%, interest 100%, intention 100%, dan action 82%.
Studi Komparatif: Brand Identity Innisfree dan Nature Republic dalam Video Iklan Christabel Nathania; Judy Djoko Wahjono Tjahjo; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk melihat bagaimana perbandingan penyampaian pesan brand identity dalam video iklan 2 brand yang sama- sama menjual produk kecantikan dengan bahan dasar alami. Video iklan mereka diunggah di channel YouTube resmi brand tersebut. Marketing communication merupakan kegiatan yang dibutuhkan perusahaan agar dapat mempromosikan produk maupun jasa yang mereka jual, serta membentuk image perusahaan di mata khalayak. Salah satu jenis marketing communication yang dilakukan oleh perusahaan untuk mencapai hal tersebut yaitu melalui iklan (advertising). Video iklan menggabungkan elemen visual dan audio di dalamnya. Sebuah perusahaan/brand memerlukan brand identity. Brand identity berperan sebagai identitas bagi perusahaan, yang mana menjadi faktor pembeda dengan kompetitor yang lain. Perbandingan penyampaian pesan brand identity dilihat melalui metode analisis isi kuantitatif pada video iklan kedua brand yang diunggah di channel YouTube resmi mereka. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa saat diimplementasikan ke dalam video iklan, brand identity masing- masing brand belum menunjukkan perbedaan yang signifikan. Bahkan baik Innisfree maupun Nature Republic sama- sama mengabaikan elemen penting dalam brand identity mereka seperti nama brand, logo, dan tagline.
Analisa Perilaku Pengunjung Situs E- Commerce PT Mekar Intan Global (Fifth Bloom Diamonds) melalui Web Analytics Tiffany Valentina Yunita; Felicia Goenawan; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 1 (2021): VOL 9, NO 1 FEBRUARY 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan analisa mengenai perilaku pengunjung pada situs web e-commerce milik PT Mekar Intan Global (Fifth Bloom Diamonds) demi mengetahui channel mana yang mampu mendatangkan pengunjung berkualitas menggunakan model komunikasi AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Keberadaan internet juga diketahui telah membuat perilaku konsumen mengalami perubahan, khususnya pada konsumen online. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Analisis Data Sekunder (ADS) dengan pendekatan kuantitatif dan analisis web sebagai teknik analisanya. Data didapatkan dari laporan Google Analytics perusahaan. Hasil penelitian menemukan bahwa paid traffic menjadi salah satu sumber pengunjung terbanyak di samping organic search traffic dikarenakan berasal dari iklan Google yang dapat disesuaikan dengan minat atau ketertarikan target iklan sehingga menjadi salah satu media komunikasi yang efektif menggiring pengunjung ke situs web.
Evaluasi Aktivitas Media Relations Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jendral Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Fabrizio Revand Tannur; Fanny Lesmana; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DPR RI merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan aktivitas media relations secara rutin. Biro Pemberitaan Parlemen dalam Sekretariat Jendral DPR RI yang bertanggung jawab mengenai proses persiapan serta pelaksanaan aktivtias media relations. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu press conference, special event, press release, press luncheon dan media visit. Penelitian ini meneliti mengenai evaluasi aktivitas media relations yang dilakukan oleh Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jendral DPR RI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan metode studi kasus. Berdasarkan data yang telah dianalisis dan di interpretasi, ditemukan bahwa aktivitas media relations dianggap sebagai kegiatan yang dapat meningkatkan hubungan baik antara DPR RI dengan media. Dari hal tersebut, Biro Pemberitaan selalu mengundang berbagai media untuk dapat menghadiri berbagai kegiatan yang dilakukan di DPR RI. Aktivitias media relations menjadi aktivitas rutin, namun dari aktivitas tersebut tidak terdapat evaluasi komunikasi secara terstruktur sehingga proses evaluasi hanya menggunakan asumsi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Melalui asumsi ini akhirnya menimbulkan bahwa seluruh kegiatan yang telah diselenggarakan selama ini sudah terlaksana dengan baik. Hingga saat ini, Biro Pemberitaan Parlemen belum melakukan bentuk evaluasi komunikasi secara terstruktur. Hal ini menjadi penting untuk dilakukan karena asumsi tidak dapat menjadi tolok ukur dalam menilai sebuah kebenaran yang terjadi di lapangan.