cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Efektivitas Iklan Televisi Suzuki Karimun Wagon R di Masyarakat Surabaya Lisa Gunawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.144 KB)

Abstract

Marketing Komunikasi adalah suatu program komunikasi penjualan yang terintegrasi, langsung dari advertiser kepada kelompok masyarakat yang telah diseleksi, apakah melalui berbagai media. Periklanan merupakan salah saru sarana Marketing Komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas iklan televisi Suzuki Karimun Wagon R di masyarakat Surabaya. Iklan ini merupakan iklan produk terbaru Suzuki, yaitu mobil LCGC Suzuki Karimun Wagon R. Karena Suzuki tertinggal start dalam peluncuran produk mobil LCGC maka iklan ini perlu diteliti efektivitasnya. Efektivitas iklan tersebut diukur dengan menggunakan metode Customer Response Index (CRI), dimana respons audiens  iklan diukur dari berbagai tingkatan, mulai dari awareness, comprehend, interest, intentions, dan action. Tingkatan respons inilah yang digunakan untuk mengukur efektivitas pesan iklan televisi Suzuki Karimun Wagon R. Teori-teori yang mendukung penelitian ini antara lain teori mengenai iklan, iklan televisi, efektivitas iklan, kualitas pesan iklan, dan iklan efektif.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa iklan televisi Suzuki Karimun Wagon R adalah efektif. 
Kepuasan Pendengar M Radio 98.8 FM Surabaya Setelah Reformatting Silvia Elizabeth Sugianto
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.649 KB)

Abstract

Teori Uses and gratifications adalah teori yang menekankan pada apa yang dilakukan khalayak terhadap media. Khalayak dianggap secara aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya. M Radio 98,8 FM Surabaya baru saja melakukan pergantian format dari yang sebelumnya mempunyai format musik Indonesia pop, tanpa penyiar, dan tanpa program acara menjadi mempunyai format musik 70% barat dan 30% Indonesia, ada penyiar, dan ada program acara. Dengan pergantian format yang baru, M Radio berhasil menjadi radio no. 1 anak muda di Surabaya. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan rating yang tinggi tersebut M Radio 98,8 FM Surabaya telah memuaskan pendengarnya di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan membandingkan nilai mean antara gratification sought dan gratification obtained. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pendengar pada pengawasan, identitas pribadi, interaksi sosial, dan pengalihan telah terpuaskan. Motif yang paling terpuaskan adalah motif pengalihan dan motif yang paling rendah kepuasannya adalah motif identitas personal. Motif Pengalihan paling terpuasakan karena indikator menikmati musik sudah dicari oleh pendengarnya dari awal. Motif dengan kepuasan terendah ada Identitas Personal dikarenakan M Radio tidak memiliki konten beragama, baru saja reformatting, dan sosial media paling digemari anak muda.
Penerimaan Pembaca Pria Terhadap Pesan Gaya Hidup Dalam Majalah NYLON Guys Indonesia Herwin Setyo Widodo
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.959 KB)

Abstract

NYLON Guys telah bersanding dengan NYLON sejak tahun 2004-2015. Majalah ini diedarkan di seluruh tanah air oleh MPG Media setiap dua bulan sekali. Majalah NYLON Guys Indonesia diterbitkan dari tahun 2011 hingga sekarang pada bulan Februari-Maret, April-Mei, Juni-Juli, Agustus-September, Oktober-November dan Desember-Januari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerimaan pembaca pria terhadap pesan gaya hidup dalam majalah NYLON Guys Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis penerimaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif ini dapat memberikan gambaran yang beragam mengenai bagaimana penerimaan para informan melalui pesan gaya hidup metropolis dalam majalah NYLON Guys Indonesia terkait dengan latar belakang mereka masing-masing. Peneliti menemukan penerimaan yang berbeda-beda dari tiap informan mengenai pesan gaya hidup metropolis dalam majalah NYLON Guys Indonesia. Pesan-pesan tersebut yakni bercengkrama di kafe di rubrik Genius, berpikir secara kreatif di rubrik Genius, menjadikan status dalam hal penampilan dan segala yang dipakai di rubrik Taste, musikalitas di rubrik Radar, berorientasi pada karier artis dan penampilan oleh model di rubrik Feature. Penerimaan masing-masing informan terhadap tujuh aspek itu digolongkan ke dalam pembaca yang dominan dan negosiasi. Penerimaan informan tersebut dilatarbelakangi oleh pekerjaan yang dijalani, lingkungan, orang tua, serta pengalaman sosialisasi bersama teman-teman informan. 
SIKAP MASYARAKAT SURABAYA DALAM MENONTON VIDEO KLIP PSY-GANGNAM STYLE DI YOUTUBE Christopher .
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.851 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sikap masyarakat Surabaya dalam menonton video klip PSY – Gangnam Style di Youtube. Responden yang diteliti adalah masyarakat Surabaya yang berusia antara 18 sampai 24 tahun yang sudah pernah menonton video klip dari PSY – Gangnam Style di Youtube. Komponen yang diteliti adalah kognitif (kepercayaan, pengetahuan dan persepsi masyarakat tentang video klip Gangnam Style), afektif (tentang apa yang dirasakan masyarakat terhadap video klip Gangnam Style), dan konatif (kecenderungan berperilaku masyarakat terhadap video klip Gangnam Style). Hasil penelitian adalah, masyarakat Surabaya yang berusia antara 18 – 24 tahun menyukai video klip Gangnam Style hanya dari segi pencampuran musik antara pop dan R&B serta menyukai tarian dari Gangnam Style itu sendiri.
Efektivitas Iklan Televisi Telkomsel #Sebarkansemangat Asian Games 2018 Terhadap Masyarakat Surabaya Rika Dewi Tanumiharjo; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas iklan televisi Telkomsel #sebarkansemangat Asian Games 2018 yang tayang di televisi mulai dari 1 Agustus hingga awal September 2018. Dalam penelitian ini, peneliti mengukur efektivitas iklan televisi Telkomsel #sebarkansemangat Asian Games 2018 dengan menggunakan metode CRI (Customer Response Index) yang terdiri dari 5 elemen yaitu awareness, comprehend, interest, intentions, dan action. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan Telkomsel #sebarkansemangat Asian Games 2018 terhadap masyarakat Surabaya dikatakan efektif.
Konstruksi Image : Big Bang Angelia Giovani; Fanny Lesmana; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana image Bigbang baik di Korea Selatan sendiri maupun di Internasional. Peneliti ingin mengetahui bagaimana image Bigbang di konstruksikan di berbagai media. Untuk penelitian ini peneliti menggunakan metode Star Image terhadap image Bigbang dalam berita di media online dan offline, musik video, film dokumenter dan penampilan di televisi. Bigbang merupakan sebuah grup idola Korea Selatan yang tidak mengikuti trend maupun standart yang di miliki Korea Selatan. Mereka juga grup idola dengan genre hip-hop pertama di Korea yang sukses. Dengan album “Alive” mereka, Bigbang mampu menunjukkan bahwa meskipun dengan lagu ciptaan sediri dan tanpa mengikuti standart Korea mereka juga mampu sukses dan terkenal baik di Korea maupun Internasional. Dalam hal ini Bigbang menunjukkan penampilan yang berbeda dari grup idola lainnya dari segi visual seperti penampilan fisik, model rambut, fashion , verbal dan non-verbal.
Pemaknaan Pengalaman Self Disclosure Mantan Penari Striptease Kepada Ayahnya Vivien Wahyu Aprillian; Desi Yoanita; Fanny Lesmana
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan pengalaman self disclosure seorang mantan penari striptease kepada ayahnya. Tidak semua orang yang memiliki masa lalu sebagai penari striptease mau mengaku kepada ayahnya. Peneliti mendapati bahwa mantan penari striptease memaknai pengalaman self disclosure-nya sebagai pemulihan relasi atau rekonsiliasi dengan ayahnya dan juga sebagai pemulihan konsep diri. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi untuk menjabarkan proses self disclosure mantan penari striptease kepada ayahnya. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara secara mendalam. Dalam penelitian ini, peneliti juga menemukan beberapa hal dalam proses self disclosure mantan penari striptease kepada ayahnya yaitu kesiapan hati secara pribadi yang meliputi keberanian dan kejujuran, keterbukaan orang tua untuk mendengar cerita yang sejujurnya dari anak, dan juga kedalaman relasi setelah adanya keterbukaan satu sama lain.
Representasi Rasisme dalam Film Woodlawn Ancilla Evelyn; Gatut Priyowidodo; Daniel Budiana
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Woodlawn merupakan film dengan genre drama olahraga bernuansa religi yang berlatar belakang pada tahun 1973 di Amerika Selatan. Film ini menceritakan tentang proses desegregasi di Brimingham, Alabama di sekolah Woodlawn. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana rasisme yang digambarkan pada film Woodlawn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika John Fiske dengan 3 level, yaitu level realitas, representasi dan ideologi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan tanda dan lambang dalam film tersebut. Berdasarkan 3 level John Fiske dapat ditarik kesimpulan penggambaran rasisme dibagi dalam dua bidang yaitu pendidikan dan olahraga. Kulit hitam dianggap tidak pintar dalam hal akademis dan dianggap tidak memiliki kemampuan dalam bidang olahraga yang setara dengan kulit putih.
Penerimaan Khalayak terhadap Peran Ibu dalam Iklan Asuransi Sinarmas MSIG Life “Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga, semua Ibu pasti hebat” Meiliana Betago; Ido Prijana Hadi; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerimaan khalayak terhadap peran ibu dalam iklan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reception Analysis, dan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan dua informan yang berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penonton dominant terhadap peran ibu dalam iklan Asuransi Sinarmas MSIG Life “Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga, semua Ibu pasti hebat”
Penerimaan Penonton Terhadap Pluralisme dalam film “Cek Toko Sebelah” Catherine Wenny Susanto; Ido Prijana Hadi; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): VOL 7, NO 1 FEBRUARY 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerimaan penonton mengenai pesan pluralisme di film Cek Toko Sebelah. Teori yang digunakan adalah teori resepsi dan pluralisme. Metode yang digunakan adalah reception analysis. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan empat informan yaitu 1 informan keturunan Tionghoa, 1 informan keturunan Madura-Jawa, 1 informan keturunan NTT dan 1 keturunan Sunda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa satu informan memiliki penerimaan dominant yang artinya menerima perihal pesan pluralisme yang terdapat di film Cek Toko Sebelah. Sementara itu, tiga informan memiliki penerimaan negotiated, yang artinya tidak menolak tetapi memberikan pandangan tersendiri mengenai pesan pluralisme. Setiap informan memberikan pemaknaan berdasarkan culture setting masing-masing. Empat informan secara konteks cultural setting ditentukan oleh pengalaman dan lingkungan.

Page 99 of 134 | Total Record : 1336