cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNATIF
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 780 Documents
PENGGABUNGAN ANTAR ROUTING PROTOCOL MENGGUNAKAN TEKNIK REDISTRIBUTION Fauzan Masykur
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada sebuah jaringan komputer memiliki beberapa protokol routing dan kesemuanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Sebagai administrator jaringan komputer tentunya harus pandai-pandai menyikapi perotokol routing yang digunakan supaya performance jaringan komputer tetap terjaga. Dalam menyikapi perkembangan sebuah jaringan komputer tentunya diperlukan prediksi perkembangan sebuah jaringan komputer termasuk dalam hal mengatasi terjadinya perbedaan penerapan protokol routing. Perbedaan penerapan protokol routing akan mengakibatkan terganggunya performance jaringan komputer. Misalkan dalam sebuah jaringan komputer yang semula dibangun menggunakan protokol routing statik kemudian dalam perkembangannya diperlukan sebuah jaringan komputer dengan protokol routing OSPF atau EIGRP ataupun protokol routing yang lainnya akan menimbulkan permasalahan ketika perbedaan protokol routing tersebut akan dihubungkan. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ni adalah penggabungan atar protokol routing dengan menggunakan teknik redistribution yang mampu mengatasi permasalahan penerapan protokol routing tersebut tanpa merombak dari awal. Dengan demikian performance sebuah jaringan komputer tetap terjaga. Dari penerapan teknik redistribution tersebut dapat diketahui hasilnya berupa waktu yang dibutuhkan dalam proses pengiriman data dari source menuju destination tidak mengalami perubahan, yaitu rata-rata 12 mili second sampai dengan 14 mili second. Sedangkan Delay sebesar 76 ms sapai dengan 90 ms dan Throughput sebesar 0,99 Kbps sampai dengan 1,6 Kbps. Kata kunci: Protokol Routing, Teknik Redistribute, Ospf, Eigrp
KAJIAN PERGESERAN (DSPLACEMENT) ABUTMEN JEMBATAN ORDINERI JALAN RAYA DI ATAS PONDASI SUMURAN PENGARUH GEMPA (STUDI KASUS RUNTUHNYA JEMBATAN BOOMPAI KEEROM PAPUA PASKA GEMPA) Pujiyanto, Pujiyanto; Muslich, Yusep; As’ad, Sholihin
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakJembatan adalah prasarana vital yang dibutuhkan dalam mitigasi bencana. Dalam perencanaan kondisi gempa batas layan(service limits) tidak dispesifikasikan dalam pedoman. Namun demikian, kondisi jembatan paska gempa dituntut tetap aman dioperasikan guna mendukung tanggap darurat bencana sebagaimana diatur dalam bab-1 pasal 1(8) PP N0.21 Tahun 2008.  Pengalaman jembatan tipe ordineri tidak dilengkapi sistem penahan gempa standar. Sistem penahan gempa dibatasi oleh kapasitas tahanan geser landasan(bearing pads). Jembatan Boompai dibangun tahun 1993 di Papua yang merupakan wilayah gempa intensitas tinggi. Pada tanggal 15 April 2015 dilaporkan runtuh paska terjadi gempa dengan magnitudu 4,5 SR. Jembatan direncanakan mengikuti ketentuan BMS 1992. Ketentuan pedoman perencanaan jembatan sebelum SNI-1726-2016, jembatan tidak dioperaskan saat atau paska gempa. Penelitian bertujuan mengkaji kondisi jembatan setelah dibebani gempa rencana berdasarkan SNI-1726-2012 melalui pengujian model dengan alat perangkat lunak Plaxis 2D. Metode penelitian terdiri atas analisis data tanah dan struktur dokumen laporan konsultan, pemodelan struktur tanah, abutmen dan pondasi, analisis deformasi model, analisis kurva respon spektrum goyangan(displacement), membandingkan spesifikasi pedoman perencanaan tahan gempa jembatan yaitu RSNI-2833-1992, SNI-2883-2008 dan goyangan maksimum akibat gempa. Hasil penelitian membuktikan gayangan puncak abutmen pengaruh gempa rencana menyebabkan kondisi batas layan terlewati. Pergeseran akibat pembebanan gempa intensitas PGA 0,283g dan 1,2g masing-masing adalah 0,467m, dan 0,761m. Pergeseran(displacement) maksimum melebihi kapasitas geser maksimum elastomer0,034 m atau jembatan dalam keadaan batas kondisi 2(LS-2). Pergeseran(displecement) abutmen dapat diakomodasi oleh jarak aman yang ditentukan dalam RSNI 2833 201x. Kondisi jembatan  paska gempa aman diperasikan dengan beban kendaraan 50% pembebanan Ekstrim I SNI 1725 2016, dapat digunakan untuk mendukung mitigasi. Kata kunci: bencana, gempa, jembatan, mitigasi, runtuh.
BLE OBSERVER DEVICE MENGGUNAKAN RASPBERRY Pi 3 UNTUK MENENTUKAN LOKASI BLE BROADCASTER Moh. Noor Al Azam; Benediktus Anindito
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan Bluetooth Low Energy (BLE) digunakan dalam layanan berbasis lokasi atau Location Based Services (LBS) di dalam ruangan -baik dalam format connected topology (CT) maupun broadcast topology (BT). Dalam format CT, peripheral device akan ditempatkan dalam tempat yang statis sementara central device (seperti smartphone) akan menterjemahkan data-data yang diterima dari peripheral device tersebut menjadi koordinat dimana dia berada saat itu. Sedangkan dalam format BT, BLE broadcaster lebih banyak diposisikan sebagai perangkat yang bergerak dan observer device cenderung berada dalam tempat yang statis -yang harus menterjemahkan BLE broadcaster yang mendekatinya dan mengambil sebuah keputusan. Pada penelitian ini digunakan Raspberry Pi 3 -yang sudah embedded BLE, sebagai observer device dan Cubeacon sebagai BLE broadcaster serta sebuah server sebagai pencatat posisi BLE broadcaster berada. Dari ujicoba yang dilakukan, penggunaan Raspberry Pi 3 dan Cubeacon dapat memberikan penentuan lokasi sampai dengan jarak kurang dari 1 meter sampai dengan maksimal 5 meter dari lokasi BLE broadcaster berada. Kata kunci: Beacon, Bluetooth Low Energy (BLE), Bluetooth Smart Ready, proximity, RSSI
PENGURANGAN CROSSTALK JARINGAN MULTI-CORE FIBER OPTIK Kango, Riklan
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengurangi intercore crosstalk jaringan Multi-core Fiber. Metode yang digunakan adalah core allocation, yaitu manajemen core dan manajenemn slot spectrum. Metode ini menggunakan paralelisasi dua algoritma. Pertama, algoritma core prioritization didasarkan struktur core MCF. Kedua, algoritma core classification didasarkan bandwidth koneksi yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini bekerja dengan baik dan efektif untuk mengurangi jumlah spektrum yang tumpang tindih sehingga menurunkan intercore crosstalk MCF sampai 18.75%. Disimpulkan bahwa metode yang diusulkan dapat mengurangi permasalahan crosstalk jaringan MCF. Kata kunci: allocation core, classificasi core, crosstalk, multi-core fiber, priority core
RANCANG BANGUN DENSITOMETER BERBASIS ARDUINO UNTUK PEMBACAAN FILM RADIOGRAFI Nugroho Tri Sanyoto; Dwi Lestari; Surakhman Surakhman
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak RANCANG BANGUN DENSITOMETER BERBASIS ARDUINO UNTUK PEMBACAAN FILM RADIOGRAFI. Telah dibuat alat pengukur densitas film radiografi berbasis Arduino. Penelitian ini bertujuan untuk membuat densitometer sebagai alat pembaca densitas film radiografi berbasis Arduino yang dapat menampilkan nilai pengukuran dan menampilkan film memenuhi atau tidak memenuhi Standart ASME V Boiler and Pressure Vessel Code 2004. Prinsip kerja densitometer ini yaitu densitas film dideteksi oleh sensor photodioda dan dikondisikan oleh pengkondisi sinyal menggunakan Op-Amp LM324 kemudian dikonversi ke digital oleh ADC yang ada pada Arduino untuk diolah dan kemudian nilai densitas ditampilkan dalam 7 segment sedangkan status film diterima atau ditolak akan ditampilkan ke LCD 16 x 2. Densitometer berbasis Arduino ini memperlihatkan kesalahan rata-rata pengukuran sebesar 0,1783 yang disebabkan oleh ketidaksensitifitasan dari sensor yang digunakan. Kata kunci : Arduino, Densitometer, Photodioda.
APLIKASI REPOSITORI UNTUK LINGKUNGAN AKADEMIS Waworuntu, Alexander; Dirgantara, Harya Bima
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSetiap akademisi khususnya dosen melakukan tiga kegiatan wajib setiap semester yang disebut Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam setiap kegiatan tersebut banyak dokumen yang digunakan maupun dibuat seperti laporan, proposal dan dokumen-dokumen pendukung lainnya yang tersimpan pada komputer masing-masing dosen. Seringkali dokumen-dokumen tersebut dapat digunakan secara bersama, namun belum ada media penyimpanan dokumen bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi repositori untuk lingkungan akademis. Metode prototyping digunakan dalam proses pengembangan aplikasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi repositori yang dibangung menggunakan framework bootstrap untuk mendapatkan tampilan yang responsive. Kata kunci:bootstrap, prototyping, purwarupa, repositori, web
E-DAKWAH MASJID AGUNG KUDUS BERBASIS WEB Meimaharani, Rizkysari; Listyorini, Tri; Muzid, Syafiul
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masjid agung kudus dalam perkembangannya membutuhkan website yang dapat menampung kegiatan dan perkembangan Masjid Agung Kudus. Selain menampung kegiatan, website Masjid Agung Kudus juga menjadi wadah informasi sejarang islami dari kota Kudus. E-dakwah inilah yang menjadikan salah satu alternatif remaja takmir dalam melakukan dakwah. Perkembangan E-dakwah Masjid Agung Kudus yang dibangun menjadi salah satu media dakwah yang dapat diakses oleh semua orang yang menggunakannya, sekaligus menjadi media promosi dari kota Kudus pada umumnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah, praktek pelatihan, diskusi dan evaluasi. Manfaat dari E-dakwah tidak hanya diterapkan pada Masjid Agung Kudus saja, namun diterapkan juga untuk masjid di kawasan Kudus pada umumnya. Kata kunci: E-dakwah, online, website
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PT BANK PERKREDITAN RAKYAT KERTAMULIA BANDUNG Sumarna, Arif Hidayat; P, Tacbir Hendro; Maspupah, Asri
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR. Dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. Status BPR diberikan kepada Bank Desa, Lumbung Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai, Lumbung Pitih Nagari (LPN), Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Kredit Desa (BKD), Badan Kredit Kecamatan (BKK), Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK), Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK), Bank Karya Produksi Desa (BKPD), dan/atau lembaga-lembaga lainnya yang dipersamakan berdasarkan UU Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 dengan memenuhi persyaratan tatacara yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah. PT Bank Perkreditan Rakyat ini sangat erat hubungannya dengan nasabah dan diperlukannya sistem yang dapat menyajikan data transaksi nasabah untuk para eksekutif perusahaan dalam mengambil keputusan, kendala yang timbul dalam penyajian informasi atau laporan khusus bagi para eksekutif pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Kertamulia maka perlu di bangun sistem informasi eksekutif dengan hasil  dari sistem informasi tersebut berupa grafik data nasabah. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu EIS lifecycle yang terdiri dari justikasi, perencanaan, bisnis analisis, desain, kontruksi, dan deployment dan rilis.Kata Kunci : Bank Perkreditan Rakyat; eksekutif; sistem informasi eksekutif 
PENENTUAN LOKASI OPTIMAL SMALL RENEWABLE ENERGY PADA BUS KRITIS MENGGUNAKAN METODE BUS PARTICIPATION FACTOR (BPF) Safrizal, Safrizal
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sejak krisis energi minyak melanda dunia tahun 1973, masalah energi menjadi topik utama dunia, menurunnya pasokan listrik dari PLN telah membuat banyak pihak dirugikan, pada sisi lain penetrasi DG pada jaringan listrik eksisting semakin meluas sehingga mampu meningkatkan rasio elektrifikasi. Sebelum penetrasi DG dilakukan diperlukan kajian feasibility study terlebih dahulu terhadap potensi sumber energy dan ukuran DG yang akan di inputkan pada jaringan system tenaga, termasuk di dalamnya perencanaan jaringan listrik masa depan dengan memperhatikan dampak positif dan negative yang akan ditimbulkan akibat penetrasi DG pada ukuran yang signifikan. Salah satu metode yang dipergunakan adalah Metode Bus Participation Factor (BPF) untuk mengetahui kondisi kritis sebuah bus, sehingga dimungkinkan untuk penetrasi DG pada bus tersebut, sehingga dampak negative dapat diminimalkan. Pada penelitian ini menunjukan bus terlemah pada system Jawa Bali terdapat pada bus 13 dengan minimum eigen value (81.322), bus mandi racan. Kata kunci: Distributed Generation, Bus Participation Factor, Bus terlemah, Eigenvalue
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ALGORITMA VITERBI PADA PLATFORM LABVIEW Setiawan, Hendra; Wati, Dwi Ana Ratna; Setyaningsih, Henik
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi dan pengujian dekoder Viterbi pada platform Labview. Algoritma Viterbi yang digunakan merupakan komponen wajib pada standar wireless LAN IEEE 802.11. Pengujian dilakukan dengan membuat convolutional encoder untuk menghasilkan deretan bit yang merupakan masukan bagi dekoder Viterbi. Sebelum dimasukkan ke dekoder viterbi, deretan bit tersebut melewati model kanal AWGN dan model kanal Rayleight flat fading. Dari hasil pengujian diperoleh unjuk kerja bit error rate (BER) 10-6 pada nilai signal to noise ratio (SNR) 8,6dB di kanal AWGN. Unjuk kerja tersebut dapat ditingkatkan dengan memperbesar nilai traceback. Sedangkan pada model kanal Rayleight flat fading untuk menghasilkan unjuk kerja BER 10-4 diperlukan  SNR 7dB lebih tinggi dibandingkan SNR pada kanal AWGN. Dibandingkan dengan penelitian lainnya yang sejenis, unjuk kerja yang diperoleh dari hasil pengujian menggunakan Labview tidak terpaut jauh dengan pengujian menggunakan platform lainnya. Kata kunci: decoder Viterbi, convolutional encoder, Labview, traceback