cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Komunikasi dan Media
ISSN : 19785003     EISSN : 24076015     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Evolusi Wacana Politik dalam Internet Meme Adi Bayu Mahadian; Mohamad Syahriar Sugandi; Arie Prasetio
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.934 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.1720

Abstract

Meme menjadi sarana ekspresi politik yang populer di Indonesia. Namun, keberadaannya dianggap menimbulkan masalah bagi pemerintah. Meme yang berisi wacana “Jokowi Kader PKI” menjadi salah satu meme yang diproduksi, disirkulasikan, dan diperbincangkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Penelitian ini mempelajari bagaimana wacana politik dalam bentuk meme berevolusi dan perannya dalam memperbincangkan isu “Jokowi Kader PKI”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik sosial dan dibantu dengan teori-teori humor yang digunakan untuk membaca makna wacana dalam evolusi wacana dan perannya pada struktur pesan yang berbentuk meme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meme menjadi pembawa wacana yang berkompetisi dengan wacana lainnya. Sebuah wacana dalam bentuk meme berevolusi melalui tindak mimetik dalam kategori meme wacana utama, meme wacana peneguh, dan meme wacana pendukung. Selain itu, kategori tersebut menjadi dasar tindak stereotyping dalam bentuk satir.
Dukungan Sosial Warganet di Twitter terhadap Gaya Komunikasi Pasangan Calon Presiden pada Debat Pemilu 2019 Christiany Juditha
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.707 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.1982

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan pesta demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam mendukung pasangan calon (paslon) presiden yang akan bertarung, juga dalam setiap tahapan Pemilu termasuk debat yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum. Debat putaran pertama yang disiarkan langsung melalui televisi sifatnya hanya satu arah sehingga tanggapan/opini masyarakat tidak tersalurkan.  Mereka pun berpindah ke media sosial untuk mengkritisi gaya komunikasi paslon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran  tentang  dukungan sosial warganet di Twitter terhadap gaya komunikasi paslon presiden pada debat Pemilu 2019 putaran pertama. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan Twitter memiliki agenda setting yang dibentuk oleh warganet berdasarkan hasil debat. Hal ini berdampak kuat dalam menetapkan agenda publik, terutama bagi agen politik. Kedua pendukung paslon juga sadar penggunaan slogan dan tagar dalam setiap postingan di linimasa memudahkan untuk penyampaian visi misi paslon menjadi trending topic yang dapat mendulang suara terhadap paslon tertentu. Ada warganet yang berusaha menggambarkan gaya komunikasi kedua paslon dengan netral, namun lebih banyak yang menggambarkan paslon yang tidak mereka dukung dengan kalimat-kalimat yang provokatif, dan juga humoris (menertawakan). Secara umum  dukungan sosial warganet melalui linimasa Twitter untuk masing-masing paslon relatif berimbang. Bahkan kedua kubu terkesan sangat militan dengan pilihan masing-masing dan terlibat secara emosional.
Implikasi Penggunaan Data Besar terhadap Metode Penelitian Agenda-Setting Karman Karman
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.911 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.2021

Abstract

Teknologi internet menjadi prasarana lahirnya teknologi/media komunikasi, yaitu media sosial. Aktivitas komunikasi manusia ini menyisakan jejak digital dan menyimpan Data Besar. Hal ini memberikan manfaat bagi peneliti untuk melakukan riset ilmiah, termasuk riset komunikasi tentang agenda-setting. Tulisan ini akan mendiskusikan “bagaimana implikasi dengan adanya Data Besar terhadap perkembangan teori agenda-setting”. Artikel ini bermaksud untuk mendeskripsikan implikasi penggunaan Data Besar terhadap metode penelitian agenda-setting. Oleh karena itu, penulis meninjau literatur berkaitan dengan riset agenda-setting untuk mendapatkan perkembangan mutakhir teori tersebut. Kesimpulan penelitian ini adalah kehadiran Data Besar dari aktivitas komunikasi manusia di media sosial memberikan implikasi kepada teori agenda-setting. Teori ini berubah dari hierarkis ke jaringan. Hal ini tidak hanya fokus ke isu dan atribut, tetapi juga kemenonjolan jaringan agenda (isu, atribut). Riset agenda-setting mengandung sejumlah keterbatasan. Keterbatasan tersebut adalah cenderung menganalisis opini publik pada level agregat dan mengabaikan perbedaan kebutuhan orientasi, kurang mempertimbangkan conditional probability, lebih fokus pada hubungan nondireksional dan hubungan yang eksplisit, tidak adanya riset longitudinal, dan riset agenda-setting yang berjaringan tidak diikuti dengan teori jaringan. Penelitian selanjutnya perlu melakukan riset untuk mengisi beberapa keterbatasan di atas.
Komunikasi Krisis Kementerian Pertanian pada Kasus Penggerebekan Gudang Beras PT. IBU (Analisis Isi Kualitatif Menggunakan Situational Crisis Communication Theory) Astri Wibawanti Putri; Sutopo JK; Andre N Rahmanto
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.051 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.1765

Abstract

Krisis dapat terjadi karena berbagai hal, salah satunya adalah karena pernyataan pimpinan. Salah satu krisis yang menarik akibat pernyataan pimpinan adalah krisis yang menimpa Kementerian Pertanian dalam peristiwa penggerebekan gudang beras PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Bekasi. Beberapa pernyataan yang disampaikan setelah penggerebekan gudang beras menimbulkan polemik yang membuat Kementerian Pertanian harus melakukan komunikasi krisis. Studi ini meneliti tentang komunikasi krisis yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dilihat dari Situational Crisis Communication Theory menggunakan analisis isi kualitatif. Teori tersebut merupakan strategi komunikasi krisis yang menitikberatkan pada atribusi atau persepsi masyarakat terhadap organisasi. Persepsi masyarakat menjadi penting karena Kementerian Pertanian sendiri belum mempunyai SOP khusus komunikasi krisis sehingga atribusi masyarakat menjadi salah satu pedoman dalam melakukan komunikasi krisisnya. Data penelitian terdiri dari pemberitaan di media massa, rilis dan postingan di laman media sosial resmi Kementerian Pertanian. Penelitian menemukan bahwa Kementerian Pertanian cenderung menggunakan strategi reinforcing (memperkuat) dalam komunikasi krisisnya.Kementerian Pertanian berusaha memperkuat posisinya di mata stakeholder dengan mengingatkan hal-hal positif, memuji stakeholder, atau memposisikan diri sebagai korban. Selain itu, Kementerian Pertanian juga melakukan strategi diminish atau mengurangi tanggung jawab organisasi dengan cara meyakinkan bahwa organisasi tidak bermaksud melakukan hal-hal negatif.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Facebook dan Dukungan Sosial Online Terhadap Perilaku Pemberian Air Susu Ibu Wichitra Yasya; Pudji Muljono; Kudang Boro Seminar; Hardinsyah Hardinsyah
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.895 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.1942

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) diketahui memberikan dampak positif pada kesehatan ibu dan anak sehingga dapat menunjang pembangunan dalam hal menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas tinggi. Namun, cakupan pemberian ASI di Indonesia belum sesuai target. Dukungan sosial yang diperoleh ibu dalam upayanya untuk menyusui adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, dukungan sosial tidak hanya didapat dari lingkungan sekitar, tetapi bisa diperoleh online melalui media sosial, seperti Facebook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Facebook dan dukungan sosial online dengan perilaku pemberian ASI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, yaitu pada anggota group Facebook Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. Metode analisis data menggunakan path analysis atau Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tidak langsung positif dari penggunaan Facebook terhadap perilaku pemberian ASI yang dimediasi oleh variabel dukungan sosial online, sedangkan karakteristik ibu dan dukungan lingkungan tidak berpengaruh pada penggunaan Facebook maupun dukungan sosial online. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Facebook bagi ibu menyusui yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan perilaku pemberian ASI adalah jika Facebook digunakan untuk memperoleh dukungan sosial online.
Strategi Pemanfaatan Media Baru NET. TV Rangga Saptya Mohamad Permana; Jimi Narotama Mahameruaji
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4582.166 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2019.1770

Abstract

Sudah hampir 30 tahun sejak televisi swasta nasional pertama mengudara di Indonesia. Sejak saat itu, televisi-televisi swasta nasional terus bermunculan, hingga kini lebih dari 15 stasiun televisi swasta nasional mengudara di Indonesia. Dengan persaingan yang ketat, terutama sejak era digital di Indonesia dimulai pada pertengahan tahun 2000-an, stasiun-stasiun televisi swasta nasional di Indonesia harus memikirkan strategi manajemen media mereka, termasuk di dalamnya NET. TV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media baru sebagai platform utama NET. TV untuk bersaing memperebutkan pasar penonton di Indonesia. Metode penelitian studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan new media memang menjadi strategi utama NET. TV dalam persaingan televisi swasta nasional di Indonesia, dengan menggunakan beragam media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, LikedIn, dan Google+) serta kanal digital khusus milik mereka, yakni Zulu.id.
Strategi Publisitas dan Propaganda Politik (Studi pada Kandidat Presiden & Wakil Presiden, Jokowi-KH. Ma’ruf Amin) Mariam Fatima Barata; Melvin Bonardo Simanjuntak
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.2061

Abstract

Strategi publisitas dan propaganda tidak bisa dilepaskan dari sebuah kegiatan politik dan selau menjadi sorotan utama ketika seseorang bertarung dalam memperebutkan kekuasaan. Strategi publisitas adalah langkah awal untuk menarik perhatian yang berujung pada menarik dukungan pada pemilihan umum yang dilakukan. Bukan dengan hoaks, kampanye negatif atau bahkan black campaign, namun pada penyampaian visi dan misi, serta hasil kinerja, prestasi yang telah dicapai. Propaganda adalah alat politik yang memiliki beragam cara. Propaganda sering kali menggambarkan upaya negatif atau mengarah pada suatu hal yang negatif dalam memepengaruhi masyarakat. Sehingga perlu dilihat lebih dalam melalui kajian media, wawancara dan survey sebagai elemen pendukung dalam melihat arah suatu kebijakan sudah tepat atau menuju propaganda negatif. Penelitian ini melihat kedua hal besar tersebut dengan melakukan teknik wawancara. Wawancara dilakukan bersama Direktur Komunikasi dan Informasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin,  Dwi Badarmanto. Pengolahan data berdasarkan definisi, teori, media monitoring, dan wawancara dengan narasumber. Hasilnya, strategi publisitas yang dilakukan incumbent adalah pemaparan ide, gagasan, rekam jejak, prestasi, dan hal-hal positif. Dengan menekankan bahwa berkata jujur adalah bentuk edukasi bagi setiap masyarakat yang ada. Bahwa pesta demokrasi ini haruslah bergembira dan bukan berujung pada kebencian atau perpecahan. Propaganda yang dilakukan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin adalah bentuk balasan atas isu dan pernyataan yang diberikan kubu lain. Dimana propaganda yang diangkat tidak jauh dari capaian kinerja dan prestasi yang ada.
Peran Layanan Over-The-Top (OTT) pada Konsumen Musik Ilegal Agatha Gita Putuhena; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.2265

Abstract

Musik adalah hiburan yang digemari hampir semua orang, untuk itu musik banyak dicari. Harga yang mahal dan akses yang sulit untuk mendapatkan musik secara legal membuat pembajakan marak terjadi, bahkan menjadi kebiasaan masyarakat yang sulit untuk diubah dengan cepat. Layanan Over-The-Top(OTT) streaming audio/video hadir sebagai alternatif lain untuk memerangi kebiasaan konsumsi musik secara ilegal. Harga yang murah, user friendly, kuantitas musik yang lengkap, dan kualitas musik yang baik menjadi faktor mengapa layanan ini banyak digandrungi dan populer sekarang. Hadirnya layanan ini berdampak untuk penurunan jumlah konsumen musik ilegal dan berpotensi untuk menurunkan tingkat pembajakan secara signifikan.
Fenomena Internalisasi Sikap Antikorupsi di Kalangan Mahasiswa Mubarok Mubarok; Diah Wulandari
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.1977

Abstract

Upaya pemberantasan korupsi meliputi dua aspek besar yaitu penindakan dan pencegahan. Salah satu upaya berkelanjutan untuk mencegah korupsi adalah terinternalisasinya sikap antikorupsi dalam diri setiap elemen bangsa ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran komunikasi melalui peer group di organisasi kemahasiswaan dalam membentuk perilaku antikorupsi. Strategi penelitian ini adalah fenomenological research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam peer group memberikan kontribusi penting dalam pembentukan perilaku antikorupsi di kalangan mahasiswa. Dalam organisasi kemahasiswaan mereka tidak hanya membicarakan teori normative tetapi juga mempraktekan penggunaan anggaran keuangan yang berpotensi korupsi. Organisasi kemahasiswaan ibarat miniatur organisasi, instansi, lembaga yang menjalankan fungsi penganggaran, penggunaan, pengawasan dan pelaporan anggaran keuangan.
Sumsel Smart Province: Implementasi dan Tantangan Kesiapan Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan Marudur Pandapotan Damanik
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.2719

Abstract

Dalam rangka penerapan teknologi pada struktur sosial, perlu pertimbangan yang matang tentang aspek kesiapan. Demikian pula dalam penerapan konsep Smart City dan Smart Province, Pemerintah Daerah hendaknya terlebih dahulu memiliki aspek-aspek kesiapan daerah pintar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan provinsi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mencanangkan program Smart Province melalui 3 (tiga) dimensi: teknologi, sumber daya manusia (SDM), dan tata kelola. Metode penelitian dilaksanakan melalui wawancara mendalam kepada pejabat dan pengelola TIK di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan empat Pemerintah Kabupaten/Kota: Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim, dan Ogan Komering Ilir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah memiliki kesiapan pada dimensi teknologi dan tata kelola, yang ditunjukkan dengan tersedianya berbagai aplikasi dan infrastruktur TIK yang telah dimanfaatkan dalam operasional organisasi. Kelemahan tampak pada dimensi SDM, dimana secara kuantitas dan kualitas, SDM aparatur bidang TIK di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan masih belum mencukupi.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No No. 2 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 28 No No 1 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 2 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 1 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 1 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 2 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 2 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 2 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 1 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 2 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 1 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan media More Issue