cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Komunikasi dan Media
ISSN : 19785003     EISSN : 24076015     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Pola Jaringan Komunikasi pada Partisipasi Politik Akar Rumput (Studi Netnografi Media Sosial Twitter pada Aksi Bela Islam) Rofiah Rofiah; Sumardjo Sumardjo; Sarwititi Sarwoprasodjo; Djuara P Lubis
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3430

Abstract

"Aksi Bela Islam" adalah sebuah bentuk partisipasi politik di tingkat akar rumput. Terdapat dua narasi besar dalam memaknai aksi bela Islam, yang saling bertentangan, hingga mengakibatkan terjadinya konflik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana media sosial twitter membuat individu-individu terkoneksi dalam jaringan komunikasi. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya dua pola jaringan komunikasi, yang pertama jaringan komunikasi yang bersifat terpusat sehingga menciptakan polarisasi berupa narasi eksklusif kedua belah pihak yang saling mengedepankan tafsir masing-masing atas suatu ide politik.  Polarisasi terutama di picu oleh pola beradu trending tagar. Pola jaringan komunikasi yang kedua bersifat menyebar dan terbuka antar kedua belah pihak sehingga dapat saling berpartisipasi dalam pertukaran ide. Model ini membuka ruang komunikasi yang bersifat dialogis dan konvergen diantara komunitas-komunitas yang ada di twitter. Komunikasi dialogis dan konvergen tersebut dimediasi oleh terbentuknya komunitas twitter melalui tagar bersama dengan narasi yang lebih inklusif. Penelitian ini dianalisa dari perspektif jaringan komunikasi, melalui pendekatan netnografi.
Pengaruh Kualitas Website Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Terhadap Kepuasan Pengguna dengan Metode Webqual Igif G. Prihanto; Budhi Riyanto; Suwardi Suwardi; Hendy Gunawan; Elly Kuntjahyowati; Arief Indriarto Haris; Ardito Adi Ramadhan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2020.3341

Abstract

In early 2020, LAPAN launched the latest version of the website with updated look and features. The problem is that the quality of the LAPAN website has not been able to satisfy users. This study aims to determine the effect of the LAPAN website on user satisfaction with the WebQual method. Respondents are LAPAN employees at the LAPAN Work Unit who have used or interacted with the LAPAN website. The number of samples taken 193 respondents by purposive sampling based on the Slovin formula. The validity and reliability test results of the research instruments are valid and reliable because they meet the requirements. The results are (1) the multiple regression equation model to user satisfaction is Y = 0.305 + 0.067 Usability + 0.016 Information Quality + 0.037 Service Interaction Quality; (2) the Usability, Information Quality, and Service Interaction Quality variables have a positive and significant effect on LAPAN website user satisfaction; (3) the Usability variable and Service Interaction Quality variable have positive and partially significant effect on LAPAN website user satisfaction, while the Information Quality variable has no positive and significant effect on LAPAN website user satisfaction; and (4) Usability, Information Quality and Service Interaction Quality variables contributed 58.4% to LAPAN website user satisfaction, while the remaining 41.6% was influenced by other independent variables. Di awal tahun 2020, LAPAN telah melakukan peluncuran website versi terbaru dengan tampilan dan fitur yang telah diperbarui. Permasalahannya adalah kualitas website LAPAN tersebut belum dapat memuaskan pengguna. Untuk itu penelitian ini bertujuan melihat mengetahui pengaruh website LAPAN terhadap kepuasan pengguna dengan metode WebQual. Responden ialah pegawai LAPAN pada satuan kerja di lingkungan LAPAN yang pernah memanfaatkan atau berinteraksi dengan website LAPAN. Jumlah sampel yang diambil 193 responden secara purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian adalah valid dan reliabel karena telah memenuhi persyaratan. Hasil penelitian adalah (1) model persamaan regresi berganda untuk Kepuasan pengguna Y = 0,305 + 0,067 Usability+ 0,016 Information Quality + 0,037 Service Interaction Quality; (2) Variabel Usability, Information Quality, dan Service Interaction Quality berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pengguna website LAPAN; (3) Variabel Usability dan Service Interaction Quality berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna website LAPAN, sedangkan variabel Information Quality tidak berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna website LAPAN; dan (4) Variabel  Usability, Information Quality dan Service Interaction Quality memberikan sumbangan pengaruh 58,4% terhadap kepuasan pengguna website LAPAN, sedangkan sisanya sebesar 41,6% dipengaruhi oleh variabel bebas lain.
Metafora sebagai Kekuatan Retorik dalam Editorial Media Massa Mulharnetti Syas; Udi Rusadi
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3663

Abstract

 Editorial as a space of opinion for the media trying to influence its readers both through the structure of editorial anatomy and the use of language. One aspect of language is the use of metaphors. This article reports the results of research about how the rhetorical power of metaphors in the structure of editorial anatomy. The concepts and theories used are about metaphors as thoughts, editorial structures, and persuasive acts of rhetoric, namely: logos, ethos, and pathos. The method used to find the rhetorical meaning of the metaphor is the Metaphor Identification Procedure (MIP) that was presented by the Pragglejaz. The editorial studied is the editorial of the Republika Newspaper and Media Indonesia Newspaper. The results of the study showed that there are two major issues, namely the issue of a new cabinet and the issue of corruption. Metaphors are used in the anatomy of editorial attention, conviction, and direction, but they are not comprehensive. Metaphors become rhetorical powers as part of logos and phatos. The metaphors used in the new cabinet issue give warnings and demands to the elected president about the cabinet being drafted. The metaphors used in the issue of corruption build a picture and thought that the existing parliament does not have legitimacy as people's representatives. Theoretically, this research finds a double metaphorical rhetoric with an editorial anatomical structure that reinforces the persuasive dimensions of rhetoric on the elements of logos and phatos.Keywords: Editorial, Media, Metaphor, Rhetoric, StructureEditorial sebagai ruang opini bagi media berusaha untuk memengaruhi pembacanya, baik melalui struktur anatomi editorial, maupun penggunaan bahasa. Salah satu aspek bahasa adalah penggunaan metafora. Artikel ini melaporkan hasil penelitian tentang bagaimana  kekuatan retorik metafora dalam struktur anatomi editorial. Konsep dan teori yang digunakan ialah tentang metafora sebagai pemikiran, struktur editorial, dan tindakan persuasif retorika, yaitu:  logos, ethos dan pathos. Metode yang digunakan untuk menemukan makna retorik metafora ialah Metaphor Identification Procedure (MIP) yang dikemukakan Pragglejaz Group.  Editorial yang diteliti ialah editorial Suratkabar Republika dan Media Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat dua isu besar yang mengunakan metafora, yaitu isu kabinet baru  dan isu  korupsi. Metafora digunakan pada anatomi editorial attention, conviction, dan direction, tetapi tidak menyeluruh. Metafora menjadi kekuatan retorik sebagai bagian dari  logos dan phatos. Metafora yang digunakan dalam isu kabinet baru memberikan peringatan dan tuntutan pada presiden terpilih tentang kabinet yang disusun. Metafora yang digunakan dalam isu korupsi membangun gambaran dan pemikiran bahwa parlemen yang ada tidak memiliki legitimasi sebagai wakil rakyat. Secara teoritis,  penelitian ini menemukan retorika ganda (double rehoric)  metafora dengan struktur anatomi editorial yang memperkuat dimensi persuasif  reorika pada unsur logos dan phatos. Kata Kunci:  Editorial, Media, Metafora; Retorika, Struktur
Instagram Tourism: Menciptakan Hype Pada Destinasi Wisata (Studi pada Akun @Indoflashlight) Fitrie Handayani; Kellen Adelvia
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2020.2856

Abstract

The popularity and user-friendliness of social media have put them in various roles, including promotion. Instagram as one of the most popular photo-sharing social media platforms these days, is potential for promoting  Indonesia's tourism. Captivating Instagram shots have boosted tourism numbers in many destinations. The objective of this study is to analyze social media's role done by indoflashlight account (@indoflashlight) in promoting and creating hype for Indonesian tourism This is descriptive qualitative research using virtual ethnography methods. The results showed that Indoflashlight has applied the four Cs in social media ie context, collaboration, communication, and connectivity in conducting promotion for Indonesian tourism. The promotions are designed in order to inform, invite, and remind. The result also shows that the use of social media Instagram can create hype/buzz about tourist destination, including for introducing tourism destination that has not yet acknowledged by most people. Kepopuleran dan kemudahan dalam menggunakan media sosial telah menempatkannya dalam berbagai  peran, termasuk sebagai sarana promosi. Sebagai salah satu media sosial yang sangat populer saat ini, Instagram berpotensi untuk promosi pariwisata Indonesia. Foto-foto menawan di Instagram telah meningkatkan jumlah wisatawan di banyak destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial instagram yang dilakukan oleh akun Indoflashlight dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Metode penelitian menggunakan etnografi virtual dengan objek konten pada akun Instagram @Indoflashlight selama bulan Desember 2019.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Indoflashlight telah  menerapkan 4C dalam penggunaan media sosial yaitu konteks, kolaborasi, komunikasi dan konektivitas. Kegiatan promosi didisain untuk menginformasikan, mengajak, dan mengingatkan melalui sosial media untuk memenuhi tujuan dari promosi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa media sosial instagram dapat digunakan untuk menciptakan hype/buzz tentang destinasi wisata, termasuk destinasi yang belum banyak dikenal oleh masyarakat.
Evaluasi Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (Studi pada Program Pelatihan di BPSDMP Kominfo Jakarta) Marudur Pandapotan Damanik; Ari Cahyo Nugroho; Dede Mahmudah; Erisva Hakiki Purwaningsih
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2020.3575

Abstract

This study aims to evaluate the online training program organized by the BPSDMP Kominfo Jakarta Ministry of Communication and Informatics with 3 (three) steps: evaluating reactions, learning levels, and behavior. The research was conducted with a post-positivistic approach using a mix-methods sequential exploratory design. The data was collected using online survey to 119 respondents who participated in the training. Then, 37 from these respondents were selected and interviewed by telephone. The result shows that the reaction aspect gave unsatisfactory results because there were not enough respondents who gave good ratings. In the learning aspect, this training was succeeded in providing new knowledge, self-confidence, and motivation for participants to implement their knowledge. In evaluating the aspects of behavior and application of knowledge, there are still quite a few who have not applied and utilized their knowledge in their daily activities. The study then concluded that in general this training received a positive response and needed to be continued with some improvements. This study recommends a number of improvements for further training and human resource development programs. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pelatihan daring yang diselenggarakan BPSDMP Kominfo Jakarta Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan 3 (tiga) tahapan, yaitu mengevaluasi reaksi, tingkat pembelajaran, dan perilaku. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan post-positivistik menggunakan desain mix-methods sequential exploratory. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei daring kepada 119 responden yang menjadi peserta pelatihan. Kemudian sebanyak 37 orang dari responden tersebut dipilih dan diwawancari melalui telepon. Hasil evaluasi pada aspek reaksi belum menunjukkan hasil yang cukup memuaskan sebab tidak cukup banyak responden yang memberikan penilaian yang baik. Pada aspek pembelajaran, pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan baru, keyakinan diri, dan motivasi bagi peserta untuk mengimplementasikan pengetahuannya. Pada evaluasi aspek perilaku dan penerapan pengetahuan, masih cukup banyak yang belum menerapkan dan memanfaatkan pengetahuannya dalam aktivitas keseharian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum pelatihan ini mendapatkan respon yang positif dan perlu dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan. Studi ini merekomendasikan beberapa perbaikan untuk peningkatan program pengembangan SDM kedepan.
Implementasi Digital Leadership dalam Pengembangan Kompetensi Digital pada Pelayanan Publik Farida Dwi Cahyarini
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3780

Abstract

Pada  era  digital  seperti  saat  ini  pemimpin  organisasi  harus  mengembangkan  kapasitas  kepemimpinannya sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat, utamanya dalam pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis   implementasi   kepemimpinan   digital   yang   diharapkan   menjadi   salah   satu   kunci   dalam pengembangan  kompetensi  digital  pelayanan  publik  perizinan  Spektrum  Frekuensi  Radio  pada  Direktorat Operasi  Sumber  Daya  Ditjen  SDPPI.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  studi  kasus,  dengan  teknik pengumpulan  data  penelitian  menggunakan  studi  literatur  yang  berasal  dari  dokumen,  laporan,  buku-buku, jurnal ilmiahyang relevan dengan penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan adalahteknik analisis data dan   analisis   SWOT.   Hasil   penelitian   menjelaskan   bahwa   dengan   implentasi   kepemimpinan   digital  mendorong  pemanfaatan  teknologi  informasi  yang  maksimal  sehingga  menghasilkan  perbaikan  pelayanan publik  berbasis  digital,  yang  tercermin  dari  berbagai  capaian  prestasi.  Walaupun  semua  indikator  sudah memuaskan  pengguna  layanan,  masih  terdapat  harapan  perbaikan  pelayanan  yang  lebih  baik  pada  bidang-bidang tertentusehingga Unit Layanan ini harus menjawab dengan meningkatkan layanan publiknya di masa-masa   yang   akan   datang   dengan   pengembangan   kompetensi   digital   petugas   pelayanan   sesuai   standar kompetensi jabatan secara terencana dan terukur.
Media dan Pandemi: Frame tentang Pandemi COVID-19 dalam Media Online di Indonesia (Studi pada Portal Berita Kompas.com dan Detik.com) Yuhdi Fahrimal; Asmaul Husna; Farina Islami; Johan Johan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2020.3100

Abstract

This study aims to analyze the frame used by the media in the Covid-19 coverage in Indonesia on the Kompas.com and detik.com news portals during March 2020. The method used is framing analysis with three indicators, namely, frame type, news source, and news tone. The results showed that in the Covid-19 coverage in Indonesia the media used two dominant frames, namely, (1) the public health frame to show the aspects of victims, risks, and threats of Covid-19 and (2) the policy frame to frame the government's strategy in handling Covid-19. In the reporting of Covid-19, the Central Government such as the Ministry of Health, the Government Spokesperson on the Task Force for the Acceleration of Handling Covid-19, and the President of the Republic of Indonesia. As for the news tone, the two media studied showed that the narrative of fear and worry is the dominant tone. While the recommended tone and instructions as well as the tone of hope and solution are not displayed by too much media. This research recommends that the media and journalists use narratives that build expectations and provide solutions for the public because the Covid-19 disaster increased public uncertainty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frame yang digunakan media dalam pemberitaan Covid-19 di Indonesia pada portal berita kompas.com dan detik.com selama bulan Maret 2020. Metode yang digunakan adalah analisis framing dengan tiga indikator, yaitu, jenis frame, narasumber berita, dan tone berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemberitaan Covid-19 di Indonesia media menggunakan dua bingkai dominan, yaitu, (1) frame kesehatan publik untuk menunjukkan aspek korban, risiko, dan ancaman Covid-19 dan (2) frame kebijakan untuk membingkai strategi pemerintah dalam penanganan Covid-19. Narasumber pemberitaan Covid-19 adalah Pemerintah Pusat seperti Kementerian Kesehatan, Juru Bicara Pemerintah pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan Presiden. Untuk tone berita, dua media yang diteliti menunjukkan narasi ketakutan dan kekhawatiran merupakan tone dominan, sedangkan tone anjuran dan instruksi serta tone harapan dan solusi tidak terlalu banyak ditampilkan media. Riset ini merekomendasikan agar media dan jurnalis menggunakan narasi yang membangun harapan dan memberikan solusi bagi publik karena bencana Covid-19 meningkatkan ketidakpastian khalayak.
Persepsi Mahasiswa terhadap Learning Management System (LMS): Pengaruh Lokasi, Perangkat dan Analisis Kepuasan Mahasiswa Andi Saputra; Susiana Susiana
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3591

Abstract

LMS is one of the many online learning models that are applied as online learning media in universities. This model is believed to be able to overcome the high cost of internet packages incurred by students when using online meeting applications. This study aims to measure the level of student satisfaction and perceived with the Ilearn application, with the Moodle platform, which is used by Andalas University. Student perceptions were measured using 6 categories, namely: (a) student interaction with lecturers; (b) student interactions with other students; (c) internet devices and access; (d) motivation to learn); (e) participation during lectures; and (f) perception and absorption of material. Measurement of the level of satisfaction is calculated using descriptive statistical methods. These variables were analyzed based on gender, study period, location of residence, and the instruments used using the one way ANOVA method. This study concluded that the level of satisfaction felt by students as a whole was quite low, especially for the items of internet access, focus and concentration of lectures, and active participation in lectures. It was also concluded that there was no significant effect of gender, location, and the tools used on the level of satisfaction and uptake of recovery materials. Meanwhile, the study period had a significant effect on the level of satisfaction felt by students
Konvergensi Media pada Podcast Radar Jogja Digital dalam Publikasi Berita dan Perluasan Segmentasi Audiens Diyah Ayu Karunianingsih
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3528

Abstract

Gelombang media baru dianggap menjadi momok penggerus media massa cetak. Namun mediamorfosis yang dilakukan media cetak justru membuka peluang untuk bertahan bahkan menjadi media alternatif penyebarluasan berita dengan melakukan kovergensi media memanfaatkan multiplatform. Saat ini tren peminat podcast terus meningkat. Penelitian berusaha membuktikan bahwa podcast membuka ruang bagi media massa untuk menjadi model penyiaran alternatif masa depan yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh media penyiaran namun juga media cetak. Penelitian dilakukan untuk menemukan model konvergensi media yang dilakukan podcast Radar Jogja Digital, dan menganalisis strategi perluasan segmentasi audiens melalui podcast Radar Jogja Digital. Penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian menemukan bahwa podcast Radar Jogja Digital merupakan platform dibawah Media Online Radar Jogja Digital. yang telah menerapkan 3 jenis konvergensi jurnalistik meliputi konvergensi newsroom, konvergensi news gathering, dan konvergensi konten. Podcast Radar Jogja Digital juga telah menerapkan konvergensi kontinum, berupa cross-promotion, cloning, coopetition, content sharing, namun belum sepenuhnya menerapkan full coverage karena keterbatasan sumber daya manusia. Pengembangan podcast Radar Jogja Digital merupakan strategi perluasan segmentasi audiens Radar Jogja, yang awalnya merupakan media massa mainstream cetak. Sasaran segmentasi audiens podcast Radar Jogja Digital adalah generasi milenial dan terbukti pendengar podcast paling banyak dari sisi usia adalah generasi milenial, sementara dari sisi geografi mampu mendapatkan pendengar dalam skop nasional bahkan internasional. Hasil penelitian diharapkan memberi pengetahuan tentang model konvergensi podcast yang dilakukan media cetak, dan dengan konvergensi media yang dilakukan menunjukkan bahwa podcast dapat menjadi media alternatif penyiaran berita yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh media penyiaran namun juga media cetak
Aspek Hukum Platform E-Commerce Dalam Era Transformasi Digital Tasya Safiranita Ramli; Ahmad M. Ramli; Rika Ratna Permata; Ega Ramadayanti; Rizki Fauzi
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2020.3295

Abstract

The growth of the Internet in Indonesia is changing so quickly as it progresses, the existence of Internet is attracting interest to facilitate people who have interest in computers. Lately, Internet service users are increasing rapidly, and start to expand widely with changes in the digital transformation era. Advanced information technology has digitized all fields including business (digital revolution era), because it provides practical ease in the dynamic of communication and information.  However, in its development has resulted in a negative impact in the realm of information technology relating to the escalation of crime in cyberspace. This research uses qualitative research methods, a normative juridical approach with descriptive of analysis through data collection techniques in the form of online literature studies that produce secondary data sources with three legal materials. The results of the research present a legal protection effort for consumers conducted in a preventative, repressive, solutive and alternative through dispute resolution both litigation and non-litigation. So that the protection of laws against consumers who utilize e-commerce Platform as an alternative means of online shopping can be assured by the legal efforts of the use of regulations governing the electronic trading, especially on e-commerce Platform social media.Perkembangan internet di Indonesia berubah sangat cepat seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa waktu ke belakang, eksistensi internet telah menarik minat sebagian masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap komputer. Akhir-akhir ini, pengguna jasa internet meningkat secara pesat dan mulai berkembang secara luas dengan adanya perubahan di era transformasi digital. Teknologi informasi yang semakin maju telah mendigitalisasi semua bidang termasuk bisnis (digital revolution era) sebab memberikan kemudahan secara praktis dalam dinamisnya komunikasi dan informasi. Namun, dalam perkembangannya telah mengakibatkan dampak negatif dalam ranah teknologi informasi berkaitan dengan eskalasi kejahatan di dunia maya. Dalam penelitian digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif yang bersifat deskriptif analisis melalui teknik pengumpulan data berupa kajian literatur secara daring yang menghasilkan sumber data sekunder dengan tiga bahan hukum. Hasil penelitian menghadirkan upaya perlindungan hukum bagi konsumen yang dilakukan secara preventif, represif, protektif, solutif, dan alternatif melalui penyelesaian sengketa, baik jalur litigasi maupun nonlitigasi sehingga perlindungan hukum terhadap konsumen yang memanfaatkan platform e-commerce sebagai sarana alternatif dalam berbelanja online dapat terjamin dengan adanya upaya hukum dari pemanfaatan regulasi yang mengatur tentang perdagangan elektronik khususnya pada platform e-commerce.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No No. 2 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 28 No No 1 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 2 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 1 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 1 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 2 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 2 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 2 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 1 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 2 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 1 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan media More Issue