cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Komunikasi dan Media
ISSN : 19785003     EISSN : 24076015     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
INFORMASI KEBUTUHAN DASAR DALAM LIPUTAN MEDIA (Studi Konten Analisis Terhadap Suratkabar Rakyat Merdeka Edisi Agustus 2016) Ari Cahyo Nugroho
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2016.200102

Abstract

Berlatarbelakangkan melihat pelaksanaan fungsi suveilence media terhadap persoalan informasi kebutuhan dasar yang mengacu pada salah satu cita dalam nawacita, penelitian ini berupaya menjawab permasalahan Pemberitaan Informasi Kebutuhan Dasar Dalam Suratkabar Rakyat Merdeka dan Apakah Pemberitaan dimaksud mencerminkan dukungan terhadap program pemerintah.
TAJUK RENCANA SURATKABAR DAN KHALAYAK (Sebuah Proposal Riset Survai Penggunaan Rubrik Tajuk di Kalangan Khalayak) Bambang Sunarwan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2016.200106

Abstract

ABSTRAKUsul penelitian ini berlatarbelakangkan fenomena penggunaan rubrik tajuk rencana yang mengindikasikan penurunan minat sekaitan dengan perkembangan media digital belakangan ini. Permasalahan difokuskan pada 1) Bagaimana penggunaan khalayak terhadap isi surat kabar saat ini ? 2) Apakah rubrik tajuk rencana merupakan rubrik penting bagi khalayak pembacanya saat ini ?3) Apakah ada perbedaan dalam menggunakan media suratkabar online dengan media konvensional di kalangan khalayak ? Sedang responden yang diusulkan utk kepentingan ini adalah para aparat Humas dan Dinas Kominfo Pemerintahan Daerah, suatu komunitas yang diduga dianggap dianggap berkepentingan dengan isi rubriktajuk rencana. Metode pengambilan sampelnya yaitu dengan menggunakan standard monogram Harry King. 
Front Cover Vol. 21 (2) Desember 2017 Damanik, Marudur Pandapotan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMUNIKASI KELOMPOK, DISKURSIF DAN PUBLIC SPACE (Studi Kasus Fenomena Eksistensi Diskursif di lingkungan KIP Daerah Provinsi Bengkulu) Ari Cahyo Nugroho
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2017.210204

Abstract

 Penelitian pendekatan kualitatif metode studi kasus ini ingin mengetahui eksistensi fenomena ‘diskursif’ di lingkungan lembaga KIP (D) Provinsi Bengkulu. Fokus permasalahan yaitu eksistensi fenomena diskursif dan eksistensi publikasi aktifitas ‘diskursif’. Hasilnya eksistensi fenomena aktifitas ‘diskursif’ di lingkungan KIPD Provinsi Bengkulu di antaranya menampakkan indikasi ‘dualisme’ dalam prakteknya. Fenomena ini muncul terutama berkaitan dengan a typology of six configurations of organization power is produced. Terkait dengan eksistensi publikasi aktifitas ‘diskursif’, memperlihatkan bahwa KIPD dimaksud masih kurang berusaha beradaptasi dengan lingkungannya. Sejalan dengan itu pula pihak KIPD secara relative masih cenderung kurang memaksimalkan fungsi KIPD sebagai a public space or a public place. Melihat sejumlah kelemahan KIPD terkait fungsinya sebagai public space, maka secara peraktis guna pemaksimalan fungsinya tadi, pihak pengelola KIPD perlu mengurangi pengaruh-pengaruh faktor ‘dualisme’ dalam aktifitas pemfasilitasan akifitas diskursif. Selain itu pihak KIPD perlu memaksimalikan publikasi aktifitas ‘diskursif’ KIPD dengan cara meningkatkan upaya-upaya adaptasi dengan lingkungannya, terutama seperti dengan pihak media. Terkait upaya dimaksud kiranya perlu untuk memahami lebih jauh mengenai hakikat eksistensi KIPD terkait dengan teori normatif Public Sphere Habermas. Bagi akademisi yang tertarik persoalan serupa maka untuk memahami lebih jauh mengenai fenomena eksistensi dimaksud kiranya perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan methode etnografi.
PREFERENSI MEDIA MASYARAKAT JABODETABEK DAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Halomoan Harahap
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2017.210104

Abstract

Media utama yang digunakan masyarakat dalam mencari informasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi mereka memilih media tersebut
Hubungan Antara Perilaku Komunikasi Kepala Daerah dengan Citra Publik dan Ekspektasi Publik Yohanes Museng Ola Buluamang
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.115 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2018.220106

Abstract

Kualitas kepemimpinan seorang kepala daerah ditentukan juga dari kualitas kinerja komunikasi yang ditunjukkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perilaku komunikasi kepala daerah dengan citra publik dan ekspektasi publik yang terbentuk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku komunikasi kepala daerah dengan citra publik dan ekspektasi publik. Perilaku komunikasi kepala daerah memiliki hubungan yang lebih kuat dengan citra publik dibandingkan hubungannya dengan ekspektasi publik. kuatnya signifikansi hubungan tersebut mensyaratkan kualitas komunikasi seorang kepala daerah yang ditunjukkan dalam setiap perilaku komunikasinya .  
STRUKTUR JARINGAN INTERKONEKSI, TAHAPAN PEMBANGUNAN E-GOVT DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN STRUKTUR JARINGAN INTERKONEKSI (Survai Tentang Interkoneksi di kalangan Aparatur Instansi pelayanan publik bidang informasi dan dokumentasi) Ari Cahyo Nugroho
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2016.200202

Abstract

This study first asks questions about the implementation of the interconnection network structure in the public service agencies in the field of information and documentation. Both questioned the influence of the quality of the development stages of e-govt on the quality of the implementation of the interconnection network structure and the third about the other factors that affect the implementation of the interconnection network structure among public service agencies. The findings showed problems related to the first and based on respondents' awareness of Interconnection Network structure adopted in the institution where they work, their agencies were divided into three categories Interconnection Network Structure, LAN; MAN; and WAN. However Interconnection Network Structure category more dominant LAN adopted in Bengkulu and Jambi. In the province of Bangka Belitung dominant Interconnection Network Structure category MAN. While the agency adopters of internet network structure and network without wires is not found none. Related to the second problem, the agency they were divided into four categories, namely: Preparation; Maturation; Consolidation and Utilization. Stages of E-government level appears most prominent Preparations have been done in three research sites. While the agency has reached the stage of utilization, not many. The number of establishments that have reached the stage of utilization exist in Bengkulu and the province of Bangka Belitung. Statistical test results one tail bivariate with SPSS 17.0 by size Pearson association, shows that the relationship among variables "Quality development phases of e-govt" and variable "quality of implementation of the interconnection network structure" significant at alpha 0.01, respectively. The third related issue, theoretically the factors in the form factor of the culture apparatus sharring attitude and culture of documentation and availability of IT human resources quality factor. Based on the results of one tail bivariate statistical tests with SPSS 17.0 by size association Pearson, variables Culture Sharing (.106 *); quality of human resources (-.343 **) and the quality of infrastructure (-.136 *) significantly affect the application of the categorical variable interconnection network structure in the environment agency. In the development of e-govt should immediately undertake efforts base on empowerment Instruction No. 3/2003-regional apparatus to apparatus. For future similar research should be in the process need to enter the variables that interfere extranous Kultur variable relationship documentation with the application of a categorical variable interconnection network structure. It also needs to include variables "budget" IT satker as independent variables in order to see the correlation with the application of categorical variables interconnected network structure.
TELEVISI DAN MASYARAKAT PERKOTAAN (Survei Kebiasaan Menonton TV Masyarakat Kelurahan Tammamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan) Rukman Pala
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2017.210205

Abstract

Berdasarkan data empirik terkait fenomena kebiasaan menonton tv, kiranya semuanya itu mengindikasikan adanya variansi dalam aktivitas audience menggunakanmedia tv. Variansi mana  tentunya  ini mencerminkan upaya  responden  dalam memenuhi kebutuhannya melalui penggunaan media. Gambaran yang tercermin melalui data empirik ini secara teoritis membuktikan relevansinya dengan asumsi yang dibangun oleh teori uses and gratification, bahwa dalam penggunaan media anggota khalayak itu memang mengarahkan dirinya sendiri pada proses komunikasi (Levy dan Windahl.1985). Terkait dengan fenomena menyangkut Hubungan karakteristik dengan Kebiasaan Menonton TV, di mana secara statistik tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, maka secara metodologis itu dimungkinkan terjadi oleh karena faktor-faktor tertentu. Diantaranya adalah seperti faktor variabel anteseden, variabel intervening, atau variabel extranous yang tak terjangkau oleh dalam riset ini.
E-COMMERCE DAN MASYARAKAT PERKOTAAN (Survai Masyarakat Kota Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulsel Tentang Aktivitas e-commerce) Rukman Pala
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2017.210101

Abstract

Riset ini fokus pada upaya mengeksplore aktifitas anggota masyarakat dalam kaitan aplikasi e-commerce di internet. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa varian aktifitas responden mencakup enam jenis aktifitas e-commerce. Keenam jenis aktifitas itu umumnya tidak pernah dilakukan oleh bagian terbesar responden. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aktifitas e-commerce di kalangan responden kelurahan Bentengnge Kecamatan Ujung Bulu Kota Bulukumba ini masih relatif kurang populer. Para pelakunya baru di bawah 40 %. Pengakses informasi komersial jumlahnya paling banyak di kalangan anggota masyarakat. Ada tiga jenis aktifitas e-commerce yang relatif menonjol dilakukan oleh bagian terbesar responden. Ketiga jenis aktifitas dimaksud yaitu aktifitas e-commerce menyangkut Internet banking, Tawarkan produk barang dan Tawarkan produk jasa. Penelitian ini masih terbatas pada upaya mengeksplore tipe aktifitas e-commerce anggota masyarakat. Untuk pelaksanaan riset terkait di masa berikutnya, kiranya perlu menambahkan variabel-variabel lain seperti variabel anteseseden maupun intervening yang diasumsikan dapat mempengaruhi pola responden dalam mengakses atau ber-aktifitas e-commerce. 
Front Cover Vol 22 (1) Juni 2018 Damanik, Marudur Pandapotan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.608 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2018.%x

Abstract

Page 9 of 21 | Total Record : 207


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No No. 2 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 28 No No 1 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 2 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 1 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 1 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 2 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 2 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 2 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 1 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 2 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 1 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan media More Issue