cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Fibusi (Jurnal Online Fisika)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
KARAKTERISASI CEBAKAN MINERAL SULFIDA BERDASARKAN HASIL METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN INDUKSI POLARISASI DAERAH JAMPANG KABUPATEN SUKABUMI Ariesandra, Dika; Wardhana, Dadan Dani; Iryanti, Mimin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Jampang Kabupaten Sukabumi termasuk ke dalam formasi Jampang yang didominasi dengan batuan gunung api pembawa sulfur, sehingga daerah tersebut sangat berpotensi mineral sulfida pembawa logam bernilai ekonomis tinggi seperti emas, perak, tembaga, nikel, timah dan logam lainnya. Oleh karena itu, banyak kegiatan eklplorasi yang dilakukan di daerah penelitian. Untuk mengurangi persentasi kegagalan dan kerugian ketika dilakukan pemboran pemanfaatan, maka digunakan metode geolistrik resistivitas dan Induksi polarisasi untuk melakukan karakteristisasi cebakan mineral sulfida. Hasil dari metode resistivitas dan induksi polarisasi berupa penampang 2D dari variasi nilai reisitivitas dan chargeabilitas yang diinversi menggunakan perangkat lunak res2dinv. Nilai yang diperoleh bervariasi, untuk resistivitas diperoleh rentang nilai 0 sampai >10.000 Ωm, sedangkan variasi nilai chargeabilitas diperoleh rentang 0 sampai 500 msec. Mineral sulfida di daerah penelitian merupakan hasil alterasi yang menyebabkan mineralisasi. Zona alterasi yang terdapat di daerah penelitian diantaranya alterasi silsifikasi yang ditandai dengan nilai resistivitas tinggi (≥10.000 Ωm) dikarenakan terdapat intrusi batuan beku seperti andesit, basalt dan batuan tuffa vulkanik yang tersedimentasi pada batupasir berasosiasi dengan kuarsa yang membentuk urat dan membawa mineral sulfida seperti pirit dan kalkopirit sehingga menujukkan nilai chargeabiltas yang tinggi pula (≥250msec). Zona alterasi argilik pun mendominasi pada daerah ini yang menyebabkan mineralisasi, ditandai dengan nilai resistivitas rendah (<100 Ωm) didominasi dengan batuan teralterasi kuat seperti shale yang berasosiasi dengan mineral sulfida yang diindikasikan dengan nilai chargeabilitas tinggi. Dari karakteristik tersebut disimpulkan bahwa daerah penelitian termasuk ke dalam endapan hipotermal dengan karakteristik cebakan yang terbentuk berupa urat dan mineralisasi terjadi di dekat intrusi.
ELIMINASI ARTEFAK DALAM PENAMPANG SEISMIK DENGAN TAHAPAN PENGOLAHAN DATA SEISMIK MULTICHANNEL DI AREA BONE LINE 1 Purwanti, Sinta; Subarsyah, Subarsyah; Iryanti, Mimin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengolahan data seismik multichannel pada Area Bone line 1.Proses pengolahan data ini terdiri dari dua bagian penting yaitu preprocessing dan processing. Preprocessing meliputi tahapan geometri, bandpassfilter, true amplitudo recovery dan dekonvolusi. Processing meliputi analisa kecepatan, koreksi NMO, stacking dan migrasi. Hasil dari stacking didapatkan penampang seismik yang dapat digunakan sebagai interpretasi awal dari pencitraan bawah permukaan. Hasil analisis dari penampang seismik hasil stacking pada penelitian ini masih terdapat noise berupa artefak seismik seperti bow tie dan multipel. Artefak ini bisa dihilangkan melalui proses migrasi. Pada penelitian ini proses migrasi yang digunakan adalah post stack migration yaitu migrasi yang dilakukan setelah proses stack. Hasil penampang dari proses migrasi pada penelitian ini artefak seismik pada penampang berupa bow tie dapat dihilangkan walaupun masih terdapat swing atau efek smile pada penampang tersebut. Pada penampang baik hasil stacking ataupun migrasi masih terdapat multipel. Multipel ini tidak dapat dihilangkan namun di atenuasi. Pada penelitian ini untuk atenuasi multipel digunakan metode wave equation multiple rejection (WEMR). Metode ini baik digunakan pada data yang memiliki offset yang terbatas. Proses dari metode ini yaitu memprediksikan multipel dengan cara picking horizon pada reflektor primer kemudian dieleminasikan pada multipel yang ingin dihilangkan.
PERHITUNGAN ARUS TEROBOSAN PADA TRANSISTOR DWIKUTUB BERBASIS Si1-xGex ANISOTROPIK PADA MODE OPERASI AKTIF-MAJU DAN AKTIF-MUNDUR MENGGUNAKAN METODE MATRIKS TRANSFER Irawan, Indra; Hasanah, Lilik; Suhendi, Endi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan transmitansi dan arus terobosan pada transistor dwikutub berbasis Si1-xGex anisotropik dengan nilai konsentrasi germanium x = 0.5 pada mode operasi aktif maju dan aktif mundur telah dilakukan. Dalam perhitungannya dibutuhkan nilai massa efektif elektron dari Si1-xGex. Karena massa efektif elektron ini dipengaruhi gaya dan percepatan maka nilainya dapat berbeda meskipun pada material yang sama sehingga digunakan dua nilai massa efektif elektron yang berbeda yaitu M1 dan M2. Nilai transmitansi pada mode operasi aktif maju dihitung menggunakan metode matriks transfer (MMT) untuk kecepatan elektron berbeda yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode analitik. MMT adalah metode semi numerik dengan cara membagi daerah solusi menjadi sejumlah n bagian untuk memecahkan persamaan Schrodinger dimana energi potensial pada setiap bagian dianggap konstan. Hasil yang diperoleh untuk metode analitik dan MMT adalah sama dimana pada massa efektif M1 nilai transmitansi dan arus terobosan semakin mengecil dengan bertambahnya kecepatan elektron sedangkan pada massa efektif M2 nilai transmitansi dan arus terobosan semakin membesar dengan bertambahnya kecepatan elektron. Nilai transmitansi dan arus terobosan pada mode aktif mundur dihitung menggunakan metode matriks transfer pada kecepatan elektron 0 m/s dan  8.25 x 105m/s. Baik pada mode aktif maju atau aktif mundur besar nilai transmitansi dan arus terobosan untuk massa efektif M1 lebih kecil daripada nilai transmitansi dan arus terobosan untuk massa efektif M2.
KLASIFIKASI SINYAL EEG MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) UNTUK DETEKSI KEBOHONGAN Kumbara, Bagus; Turnip, Arjon; Waslaluddin, Waslaluddin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electroencephalogram (EEG) merupakan aktifitas sinyal listrik yang berasal dari elektroda yang dipasangkan pada area otak. Aktifitas sinyal listrik dari otak menyimpan informasi penting yang merupakan sumber informasi utama dalam mendeteksi kebohongan. Support Vector Machine (SVM) digunakan untuk mengklasifikasi siyal EEG untuk mendapatkan hasil deteksi kebohongan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model SVM yang dapat menentukan data EEG untuk subjek berbohong atau tidak. Dalam perekaman EEG, sinyal yang didapat tidak sepenuhnya berasal dari otak namun dapat terkontaminasi oleh sinyal lain seperti EOG, ECG dan EMG. Sehingga untuk mendapatkan informasi yang sesuai, maka dilakukan tahapan pengolahan sinyal digital pada sinyal EEG. Tahapan pengolahan digital meliputi, remove offset, Independent Component Analysis (ICA), Bandpass filter dan Trial data. Sinyal EEG yang bersih digunakan untuk mengetahui informasi yang disembunyikan oleh subjek, misalnya ketika sedang berbohong. Penelitian yang dilakukan menghasilkan model SVM dengan akurasi 75% dan waktu komputasi 0.009 detik, sehingga dapat menentukan data EEG untuk subjek berbohong atau tidak.
RANCANG BANGUN TELEMETRI PENGUKURAN DAN KENDALI UNTUK MONITORING ALAT PENGHILANG EMBUN ALLSKY CAMERA BERBASIS MIKROKONTROLLER DAN JARINGAN WEB SERVER Baedilah, Anton; Waslaluddin, Waslaluddin; Irfan, Mochamad
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan langit dilakukan dengan menggunakan kamera yang telah diberi wadah sebagai pelindung kamera seperti pada Orion StarShoot AllSky Camera II. Kamera yang ditempatkan dilingkungan bebas ini perlu perawatan agar tidak ada yang mengganggu kinerja kamera. Karena penempatan kamera di lingkungan bebas, kemungkinan adanya embun akan mengganggu pengambilan gambar oleh kamera. Selain adanya embun, bekas kabut dan bekas hujan juga dapat dapat mengganggu hasil dari kamera. Timbulnya embun ini dapat diketahui dengan bantuan sensor suhu dan kelembaban. Agar saat terjadi pengembunan pada kaca embun dapat dihapus secara otomatis, maka digunakan mikrokontroler Arduino Ethernet yang diprogram menggunakan Arduino IDE untuk memberikan perintah agar wiper bekerja. Wiper yang digunakan dibuat dengan menggunakan alumunium sebagai wadah dan karet yang menyapu embunnya. Wiper akan digerakan menggunakan motor servo. Untuk memaksimalkan kinerja kamera, kamera akan ditempatkan pada atap bangunan. Penempatan pada atap bangunan membuat pemantauan kinerja alat sulit dilakukan. Dengan menggunakan bantuan ethernet, data hasil pengukuran sensor dapat dikirim ke server menggunakan MySql sebagai perantara mikrokontroler dan server. Data ini digunakan untuk melihat kinerja dari alat dari jarak yang jauh. Selain pengiriman, komunikasi MySql ini juga berperan dalam pengontrolan jarak jauh, sehingga jika terjadi masalah pada alat ini, pengguna dapat menggunakan pengontrolan melalui halaman web untuk melihat bagian aktuator mana yang terjadi kerusakan dan dapat merubah set point terjadinya embun jika tidak sesuai dengan lingkungan alat berada, sehingga penanggulangan bisa lebih cepat dan tidak perlu perawatan yang rutin.
PENGARUH KONSENTRASI CuO DAN ZnO TERHADAP KARAKTERISTIK TERMISTOR NTC BERBASIS (𝐶𝐶𝑥𝑍𝑍𝑦𝑀𝑀 𝑧𝑁𝑁𝑡)𝐹𝐹2𝑂4 Respati, Aria; Syarif, Dani Gustaman; Rusdiana, Dadi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan film tebal untuk termistor NTC berbasis (𝐶𝐶𝑥𝑍𝑍𝑦𝑀𝑀 𝑧𝑁𝑁𝑡)𝐹𝐹2𝑂4. Termistor ini berbahan dasar CuO, ZnO, MnO, NiO, dan 𝐹𝐹2𝑂3 dengan variasi konstrasi CuO dan ZnO berturut-turut dalam persen massa adalah (15 dan 5), (10 dan 10) dan (5 dan 15). Penelitian ini bertujuan mendapatkan komposisi yang optimal yang memiliki karakterisitik yang paling baik. Hasil karakterisasi listrik menunjukan tahanan suhu ruang meningkat dari komposisi 1 ke komposisi 3 yaitu (3,84 M𝛺), (11,78 M𝛺) dan (25,94 M𝛺). Harga konstanta B dari komposisi 1 ke 3 adalah (3046 K), (3962 K), dan (3397 K) semua memenuhi kebutuhan pasar . Pola difraksi menunjukkan bhwa semua komposisi berstrktur kubik spinel dan struktur membaik dari komposisi 1 ke 3, ditunjukkan dengan semakin sedikitnya puncak-puncak selain fasa spinel. Analisis SEM menunjukkan bahwa dari komposisi 1 ke 3 stuktur mikronya semakin membaik, itu ditunjukkan dari semakin sedikitnya bulir-bulir berukuran kecil dan semakin tumbuhnya bulir-bulir besar yang diduga kuat adalah fasa spinel. Dengan demikian komposisi yang paling optimal adalah komposisi 2.
METODE MIKROTREMOR UNTUK MIKROZONASI GEMPA BUMI DI KOTA CILACAP Sulaeman, Cecep; Ardi, Nanang Dwi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan Kota Cilacap yang berhadapan dengan zona subduksi Jawa di Samudera Hindia, serta adanya patahan Pamanukan-Cilacap menyebabkan adanya potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja. Oleh karenanya dibutuhkan upaya mitigasi bencana gempa bumi. Salah satu upaya mitigasi gempa bumi di Kota Cilacap adalah dengan membuat peta mikrozonasi gempa bumi. Pada penelitian ini telah dibuat peta mikrozonasi gempa bumi di Kota Cilacap berdasarkan hasil pengolahan data mikrotremor. Data mikrotremor diukur pada tanggal 29 April 2014 sampai dengan 3 Mei 2014 dengan menggunakan metode pengukuran single station, dan diolah dengan menggunakan metode HVSR. Hasil pengolahan data berupa nilai periode dominan dengan rentang nilai antara 0,28 s - 3,92 s, VS30 dengan rentang nilai antara 30,6 m/s - 430,8 m/s, dan PGA dengan rentang nilai antara 0,00404 g – 0,015139 g. Hasil penelitian ini berupa peta mikrozonasi yang mendeskripsikan zona bahaya bencana gempa bumi di Kota Cilacap. Hasil penelitian ini bermanfaat dalam upaya mitigasi bencana gempa bumi serta dapat digunakan dalam perencanaan dan pengembangan Kota Cilacap.
ESTIMASI ZONA BIJIH BESI DI DAERAH LAMPUNG MENGGUNAKAN PEMODELAN MAGNETIK Irsyad, Samsul; Iryanti, Mimin; Wardhana, Dadan Dani
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode eksplorasi Geofisika memiliki banyak peran dalam membantu manusia untuk kepentingan tertentu. Metode Geomagnet adalah salah satu jenis metode Geofisika. Pemanfaatan metode ini begitu beragam, salah satunya adalah untuk menentukan keberadaan Bijih Besi seperti yang dilakukan dalam penelian ini. Daerah yang menjadi tempat penelitian bertempat di daerah Lampung. Beberapa proses penelitian dilakukan untuk mencari tahu keadaan daerah prospek penelitian. Keberadaan dari prospek penelitian ditandai dengan terlihatnya anomali intensitas magnet yang terlihat dari Peta sebaran anomali magnet total. Koreksi Harian dan Koreksi IGRF dilakukan pada data observasi. Kemudian dilakukan filtering data untuk memperoleh anomali lokal dan anomali regional daerah penelitian menggunakan medode Upward continuation dan Reduction to the pole. Selanjutnya dilakukan pemodelan 2D dan 3D untuk mengetahui keadaan bawah permukaan daerah prospek penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan, terdapat zona Bijih Besi yang dikontrol oleh struktur geologi dengan orientasi struktur pengontrol berarah Baratlaut-Tenggara dan potensi dari prospek penelitian memilki volume sebesar 392,448,000 m3.
ANALISIS POTENSI LONGSORAN TANAH AKIBAT ZONA JENUH AIR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DI DAERAH PELABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Yuliana, Encun; Wardhana, Dadan Dani; Iryanti, Mimin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang sering menelan korban jiwa serta menimbulkan dampak negatif dari segi sosial maupun ekonomi. Salah satu daerah yang rawan bencana longsor adalah Daerah Pelabuhan Ratu Sukabumi jawa barat. Untuk meminimalisir resiko tanah longsor, maka digunakan metode geolistrik resistivitas sebagai langkah awal untuk mengetahui adanya zona yang berpotensi longsor. Hasil dari metode geolistrik resistivitas adalah penampang 3D dan 2D dari variasi nilai resistivitas batuan bawah permukaan yang diolah dengan menggunakan perangkat lunak Agi EarthImager. Hasil penampang bawah permukaan di daerah Pelabuhan Ratu memiliki nilai resistivitas yang bervariasi yaitu dari 1-100 ohm.m serta dominasi oleh zona jenuh air yang diindikasikan dengan nilai resistivitas yang kecil yaitu <3 ohm.m sedangkan batuan di sekitanya memiliki nilai resistivitas yang lebih besar yaitu >3 ohm.m. Adanya zona jenuh air yang mendominasi bawah permukaan, maka daerah tersebut berpotensi terjadi longsoran karena daya ikat tanah berkurang dan tanah yang berada di atas zona jenuh air tersebut menjadi tidak stabil.
Rancang Bangun Kontrol Posisi Sky Quality Meter (SQM) Berbasis Pemrograman Visual Yoga, Prasika Dharma; Aminudin, Ahmad; Utama, Judhistira Aria
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang Bangun Kontrol Posisi SQM berbasis pemrograman visual ini memiliki fungsi untuk mengatur sudut azimuth dan altitude.Pembacaan sensor kecerahan langit melalui laptop atau komputer, sehingga pembacaan kecerahan langit dapat dilakukan secara jarak jauh dan hasil yang lebih akurat. Temuan dalam penelitian ini adalah mengenai pembuatan sistem mekanik,sistemhardware dan sistem software. Sistem mekanik memiliki dimensi alat 300 mm x 300 mm x 1500 mm, perbandingan gear 25: 45 untuk mengkonversikan sudut 1,8 derajat ke sudut 1 derajat. Sistem hardware yang terdiri dari rangkaian arduino UNO R2, driver motor, motor stepper dan interface mikrokontroler dengan komputer dan sensor. Tegangan rata-rata yang dibutuhkan sebagai input power supply adalah 221,97 VAC dengan arus rata-rata sebesar 0,239 A. Output yang dihasilkan memiliki tegangan rata-rata 36,05 VDC dengan arus rata-rata 0,633 A. Output yang dihasilkan power supply merupakan input dari driver motor stepper sehingga menghasilkan logika 0 dan 1. Sistem program yang terdiri dari Graphical User Interface (GUI).GUI dibuat menggunakan Visual Studio 2010 dengan bahasa pemrograman C++.GUI memiliki fasilitas untuk mengontrol sudut azimuth dan altitude secara terpisah, informasi tentang arah sudut yang sedang dibaca, mode Autoplot, komunikasi serial dan komunikasi ethernet.Hasil pembacaan sensor ditampilkan di komputer dalam bentuk textbox ,chart dan database MySQL.

Filter by Year

2013 2014


Filter By Issues
All Issue