cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Fibusi (Jurnal Online Fisika)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
FOTOMETRI GUGUS BINTANG TERBUKA M67 (NGC 2682) Ramadhan, Fajar; Priyatikanto, Rhorom; Utama, Judhistira Aria
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gugus bintang terbuka M67 merupakan salah satu gugus bintang paling tua di Galaksi Bima Sakti dan merupakan warisan masa lampau yang masih ada hingga kini. Gugus bintang terbuka M67 juga merupakan gugus bintang dengan anggota terbanyak dengan observed member sekitar 649 bintang (Sanders, 1989). Studi tentang gugus bintang terutama gugus bintang tua bertujuan untuk memahami hal-hal seperti struktur galaksi, komposisi kimia, populasi bintang, evolusi dinamis dan proses pembentukan bintang-bintang baru pada galaksi. Pekerjaan dilakukan dengan mengolah citra gugus bintang terbuka M67 dalam pita B dan V dengan menggunakan metode aperture photometry. Pengolahancitra gugus bintang menghasilkan magnitudo instrumen dalam kedua pita tersebut. Setelah kedua nilai magnitudo instrumen tersebut didapatkan, maka dapat dilakukan transformasi magnitudo dan dapat dibangun suatu colour magnitude diagram (CMD) atau yang lebih dikenal dengan diagram Hertzsprung-Russel (Diagram HR). Dengan memanfaatkan diagram HR gugus bintang, dapat ditentukan parameter-parameter fundamental gugus seperti usia, jarak dan kemerahan (reddening).
UJI COBA DAN ANALISIS SENSOR SERAT OPTIK UNTUK WEIGHT IN MOTION (WIM) PADA REPLIKA KENDARAAN STATIS DAN DINAMIS Widodo, Widodo; Hanto, Dwi; Waslaluddin, Waslaluddin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat optik dapat digunakan sebagai sensor berat untuk Weight In Motion (WIM) pada replika kendaraan berupa miniatur truk dalam keadaan statis dan dinamis dengan memanfaatkan prinsip mikrobending. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur berat miniatur truk statis dan dinamis dengan menggunakan sensor serat optik. Metode yang digunakan adalah melakukan percobaan di Laboratorium. Penelitian ini menggunakan Light Emitting Diode (LED) dengan panjang gelombang 1310 nm, sensor serat optik, serat optik multimode step index, photodetector, Data Acquisition (DAQ), softwere weight in motion sensor yang dibuat oleh Pusat Penelitian Fisika LIPI, dan miniatur truk. Dari hasil karakterisasi sensor diperoleh persamaan untuk mengukur berat miniatur truk statis dan dinamis yaitu BT = (D + B) volt x 11,8 kg/volt + 9,66 kg. Sensor serat optik mampu merespon baik untuk berat miniatur truk antara 22,83 kg sampai 62,85 kg dengan kecepatan mendekati 0,5 km/jam sampai 1 km/jam. Faktor kecepatan mempengaruhi berat miniatur truk yang terukur. Pada nilai kecepatan maksimum 2,5 km/jam, berat miniatur truk dinamis fluktuatif. Hasil pengujian berat kendaraan pada miniatur truk tanpa muatan, miniatur truk dengan muatan 20 kg, dan miniatur truk dengan muatan 40 kg menunjukkan error masing-masing 0,16 %, 2,26 %, dan 7,3 %. Dengan error yang relatif kecil maka sensor serat optik dapat dijadikan sebagai alternatif lain dalam pengukuran berat kendaraan statis maupun dinamis.
FABRIKASI DAN KARAKTERISASI SENSOR PENGUKUR KADAR OKSIGEN TERLARUT DALAM AIR BERBASIS TEKNOLOGI FILM TEBAL Arifin, Zaenal; Wiranto, Goib; Wiendartun, Wiendartun
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap karakterisitik serta unjuk kerja daripada sensor pengukur kadar oksigen terlarut dalam air berbasis teknologi film tebal dengan menggunakan teknik screen printing. Sensor tersusun atas 3 buah elektroda yang diminiaturisasi kedalam sebuah substrat alumina berukuran 1× 2,5 cm. Elektroda kerja yang digunakan dalam penelitian ini berupa logam RuO2, Ag/AgCl digunakan sebagai elektroda pembanding dan AgPd digunakan sebagai elektroda bantu yang juga berfungsi sebagai jalur konduksi pada substrat. Ketiga elektroda dihubungkan oleh larutan tipis elektrolit jenuh KCl 3,5M dan gelatin serta bagian luar dilapisi dengan membran TiO2. Gelatin pada elektrolit digunakan sebagai gelling agent guna meningkatkan tingkat adhesivitas antara elektrolit dan substrat. Penelitian dilakukan untuk mempelajari unjuk kerja, karakteristik serta pengaruh penambahan gelatin pada sensor DO yang dibuat melalui penyelidikan terhadap profil arus-potensial pada rentang 0,1V-1,6V. Pengujian menunjukan bahwa potensial kerja 1,4V menghasilkan nilai arus difusi relatif stabil yang diperlukan untuk meningkatkan unjuk kerja sensor. Sensor dengan penambahan gelatin pada lapisan elektrolit menunjukan performa dan karakteristik yang lebih baik dibandingkan sensor dengan elektrolit murni dimana sensor dengan penambahan gelatin 7% memiliki nilai sensitivitas sebesar 0,976 𝜇𝜇𝜇/𝑚𝑚 dan sensor dengan penambahan gelatin 9% memiliki respon kerja selama 2 menit 30 detik untuk mencapai kestabilan sedangkan sensor dengan elektrolit murni memiliki sensitivitas 0,560 𝜇𝜇𝜇/𝑚𝑚 dan respon kerja selama 4 menit untuk mencapai kestabilan.
RANCANG BANGUN SUMBER MEDAN MAGNETIK DINAMIK UNTUK IDENTIFIKASI ANOMALI MAGNETIK LAPISAN TANAH Kartikasari, Kartini; Aminudin, Ahmad; Ardi, Nanang Dwi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang medan magnet dinamik yang banyak dilakukan lebih sering memfokuskan tentang radiasi yang dihasilkan oleh sumber medan magnet dinamik. Sedangkan tentang pemanfaatan sumber medan magnet dinamik sendiri untuk membantu kepentingan manusia masih sedikit. Ini alasan penelitian dilakukan yaitu untuk mempelajari lebih lanjut tentang sumber medan magnet dinamik dan pemanfaatannya. Diharapkan sumber medan magnet dinamik dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk aplikasi geofisik dalam identifikasi anomali magnetik lapisan tanah. Sumber medan magnet dinamik yang dirancang terdiri dari 3 bagian yaitu function generator, power amplifier, dan koil solenoida. Sumber medan magnet yang dibuat menghasilkan medan magnet dinamik, dengan menggunakan solenoida yang dialiri arus AC. Medan magnet dinamik yang dihasilkan dibaca oleh sensor magnetik, sensor magnetik yang digunakan adalah sensor GMR. Sensor GMR membaca medan magnet dinamik dalam bentuk tegangan. Hasil pengujian sumber medan magnet dinamik diperoleh hasil medan magnet dinamik antara rentang -0,281 G – 5,425 G dengan menggunakan koil solenoida 200 lilitan. Sumber medan magnet dinamik yang dihasilkan di aplikasi untuk identifikasi anomali magnetik lapisan tanah. Identifikasi anomali magnetik lapisan tanah dilakukan terhadap beberapa jenis tanah dengan memagnetisasi tanah kemudian dilakukan pengukuran dengan menggunakan sensor GMR. Hasil yang diperoleh dari pengujian dengan jarak 0 – 5 cm terhadap beberapa jenis tanah yaitu pasir beton antara -0,110 – 4,635 G; pasir beton ditambah FeCl3 antara -0,066 – 4,713 G dan pasir beton ditambah FeCl3 dan batu kali (Andesit) antara -0,154 – 4,702 G.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK KOMPOSIT POLYPROPYLENE DENGAN LIMBAH DAUN MANGGA SEBAGAI FILLER Ernawaty, Erni; Satoto, Rahmat; Rusdiana, Dadi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pembuatan komposit partikulat menggunakan limbah daun mangga sebagai filler dengan ukuran saringan 100 dan 140 mesh. Matriks yang digunakan adalah polimer jenis Polypropylene (PP) dengan perbandingan komposisi partikel limbah daun mangga dan Polypropylene adalah 10:90, 15:85, 20:80, dan 25:75. Pencampuran dilakukan menggunakan Internal Mixer pada suhu 1800C dengan kecepatan rotor 50 rpm selama 6 menit, yang kemudian di cetak menggunakan Hot and Cold Press Molding. Sample yang sudah dicetak dikarakterisasi sifat mekaniknya meliputi uji tarik (tensile test), uji lengkung (bending test) menggunakan Universal Testing Machine dan uji kekerasan (hardness test) menggunakan Rockwell Hardness Tester sehingga didapatkan nilai kekuatan tarik (tensile strength), yield strain, modulus elastisitas tarik (modulus elasticity of tensile), kekuatan lengkung (bending strength), modulus elastisitas lengkung (modulus elasticity of bending) dan kekuatan tekan (hardness strength). Hasil pengujian menunjukan adanya penurunan sifat mekanik seiring dengan bertambahnya komposisi limbah daun mangga sebagai filler pada komposit. Hal tersebut dikarenakan filler limbah daun mangga menurunkan sifat plastisitas dari polimer polypropylene. Ukuran partikel limbah daun mangga 140 mesh menunjukan nilai tensile strength, yield strain, dan modulus elasticity of tensile yang lebih besar dibandingkan 100 mesh, sedangkan nilai bending strength, modulus elasticity of bending, dan hardness strength menunjukan ukuran partikel 100 mesh lebih besar dibandingkan 140 mesh.
PENUMBUHAN LAPISAN FILM TEBAL AG, PD/AG, DAN AU DENGAN MENGGUNAKAN METODE SCREEN PRINTING YANG DIAPLIKASIKAN SEBAGAI MIKROSTRIP BANDPASS FILTER Utari, Listya; Hermida, I Dewa Putu; Setiawan, Andhy
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pembuatan film tebal Ag, Pd/Ag, dan Au untuk aplikasi bandpass filter dalam bentuk mikrostrip dengan metode screen printing Penelitian dilakukan dengan membuat 3 bandpass filter dengan masing-masing menggunakan pasta Au, Ag dan Pd/Ag. Bandpass filter dibuat dengan rancangan agar mampu bekerja pada frekuensi tengah 456 MHz, bandwidth 60 MHz, VSWR 1 dan loss -93,55 dB. Karakterisasi SEM, EDS dan FTIR dilakukan untuk mengetahui morfologi dan kandungan mikrostrip bandpass filter. Sedangkan untuk mengetahui unjuk kerja bandpass filter dilakukan pengujian dengan menggunakan VNA. Hasil SEM menunjukkan ukuran butir dengan pasta Au, Ag dan Pd/Ag masing-masing yaitu , dan . Serta ketebalan jalur konduktor masing-masing yaitu ,   dan . Berdasarkan hasil SEM menunjukkan pori-pori tersebar pada permukaan mikrostrip sehingga meningkatkan nilai loss bandpass filter. Hasil EDS dan FTIR menunjukkan adanya pengotor C, N, O, H dan Al pada jalur konduktor mikrostrip. Pengukuran ketiga bandpass filter dengan VNA memperoleh hasil yaitu frekuensi tengah 456 MHz, bandwidth 60 MHz, loss 3 dB, dan VSWR 1,3. Hasil fabrikasi memiliki nilai VSWR dan loss yang lebih tinggi dibandingkan dengan rancangan, karena adanya conductor loss akibat pori pada permukaan mikrostrip dan unsur pengotor.
RANCANG BANGUN ALAT PENGHILANG EMBUN DAN BEKAS AIR HUJAN OTOMATIS UNTUK ALLSKY CAMERA DI OBSERVATORIUM BOSSCHA Abdullah, Muhammad Marzuqi; Waslaluddin, Waslaluddin; Irfan, Muhammad
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi AllSky Camera yang sangat penting mengharuskan kamera harus selalu standby setiap saat. Penyimpanan alat AllSky Camera diharuskan berada diruang terbuka dan disimpan di atap sehingga akan berinteraksi dengan udara luar. Interaksi dengan udara luar akan berpengaruh pada alat AllSky Camera. Efeknya yaitu menempelnya titik embun dan bekas air hujan pada alat AllSky Camera. Titik embun dan bekas air hujan pada kubah kamera akan menggangu pandangan kamera dan mempengaruhi kualitas gambar. Oleh karena itu diperlukan alat bantu yang dapat bekerja secara otomatis untuk menghilangkan embun pada alat AllSky Camera untuk meningkatkan kualitas gambar dan performa dari kamera. Sistem sensor yang dibangun untuk mendeteksi kemunculan embun menggunakan sensor SHT11 yang mampu mengukur besaran suhu dan kelembaban, sedangkan untuk mendeteksi kemunculan hujan digunakan sensor hujan YL-83. Otak dalam sistem alat kali ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang diprogram menggunakan software Arduino IDE versi 1.0.6. Mikrokontroler ini akan menerima sinyal masukan dari sensor dan mengeluarkan sinyal kepada aktuator untuk menghilangkan titik embun dan bekas air hujan. Aktuator yang dibuat adalah wiper yang terbuat dari alumunium dan pembuatannya disesuaikan dengan bentuk kubah dari AllSky Camera. Aktuator lain yang digunakan adalah silika gel yang dipasang dibagian dalam dari alat AllSky Camera untuk menyerap uap air yang ada di bagian dalam alat. Pembuatan wiper untuk menghilangkan titik embun dan bekas air hujan serta pemasangan silika gel pada bagian dalam alat untuk menyerap uap air mampu meningkatkan performa dari alat AllSky Camera
KARAKTERISASI LERENG BERPOTENSI LONGSOR SERTA UPAYA MITIGASI BENCANANYA: STUDI KASUS DI LEMBANG DAN CIJAMBE-SUBANG Angga, Aditya; Feranie, Selly; Tohari, Adrin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu peristiwa yang sering terjadi di Indonesia dan sering menjadi bencana khususnya di daerah Kabupaten Bandung barat dan Subang. Tanah longsor terdiri dari dua bagian utama yaitu tanah bidang gelincir dan tanah bahan longsoran. Salah satu cara untuk mengkarakterisasi sifat tanah adalah dengan menggunakan metode geoteknik. Lima lereng yang berpotensi longsor di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dan Lembang, Jawa Barat dikarakterisasi  mengunakan metode geoteknik untuk mengidentifikasi besaran fisik tanah bidang gelincir dan tanah bahan longsoran. Hasil karakterisasi sifat fisik tanah seperti kohesi, sudut geser, dan geometri lereng potensi longsor hasil analisis stabilitas lereng digunakan untuk memprediksi jangkauan pusat massa tanah (run out) dan kecepatan tanah berdasarkan penerapan metoda Coulomb sederhana. Jangkauan pusat massa tanah dan kecepatan tanah untuk masing-masing lereng daerah Lembang 1,07 m dengan kecepatan 4,83 m/s sedangkan untuk daerah Subang masing-masing 1,22 m dan 6,78 m/s, 0,97 m dan 5,76 m/s, 0,48 m dan 3,45 m/s, 1,57 m dan 5,93 m/s. Dari hasil karakterisasi tersebut diturunkan upaya mitigasinya ditinjau dari penambahan nilai Faktor Keselamatan  lereng (FK>1.25).Kata Kunci: Karakterisasi stabilitas lereng, run- out, mitigasi
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGUNAKAN METODE MAGNETOTELLURIK DAERAH SEKITAR BOGOR JAWA BARAT SEBAGAI POTENSI SISTEM HIDROKARBON Erdiansyah, Erdi; Iryanti, Mimin; Wardhana, Dadan Dani
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cekungan Bogor merupakan mandala sedimentasi yang dicirikan berupa sebaran fragmen batuan beku dan batuan sedimen. Pada suatu cekungan sedimen terdapat unsur penting pembentuk sistem Hidrokarbon (Sistem minyak dan gas bumi), yaitu batuan sumber (source rock), reservoir, lapisan penutup (seal), dan perangkap (trap). Survei geofisika yaitu metode Magnetotellurik telah dilakukan di daerah penilitian untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan sebagai potensi hidrokarbon. Metode MT merupakan pengukuran pasif memanfaatkan variasi medan listrik dan medan magnet yang berubah terhadap waktu, sehingga diketahui pencitraan struktur bawah permukaaan berdasarkan distribusi nilai resistivitas bawah permukaan. Berdasarkan hasil penampang dua dimensi diperoleh nilai resistivitas rendah yaitu 2 – 16  yang merupakan batulempung (claystones), yang diindikasikan sebagai lapisan penutup (Seal). Untuk nilai resistivitas sedang yaitu 16 – 128 , yang merupakan batuan sedimen klastik yaitu sandstones dan diindikasikan menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoar rock). Sedangkan untuk nilai resistivitas tinggi yaitu diatas 1024 , yang diidentifikasi sebagai batuan karbonat berupa batugamping (limestones) yang diindikasikan sebagai batuan induk (source rock) sebagai penghasil hidrokarbon dan terdapat perangkap hidrokarbon yang terlihat ditafsirkan merupakan perangkap struktural berupa jebakan antiklin dan sinklin. 
ANALISIS MODEL DATA ANOMALI MAGNETIK UNTUK MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR GEOLOGI DASAR LAUT PERAIRAN FLORES Nugraha, Triantara; Purwanto, Catur; Iryanti, Mimin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dengan menggunakan metode geomagnet berupa data medan magnet di daerah Perairan Flores, dimana penelitian ini mencakup daerah utara-selatan dan barat-timur Perairan Flores, tepatnya dari Flores Nusa Tenggara Timur sampai Sulawesi Selatan sebagai batas arah selatan-utara Perairan Flores dan Laut Jawa sampai Laut Banda sebagai batas arah timur-barat Perairan Flores. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan geologi Perairan Flores. Akusisi data menggunakan seperangkat alat Proton Procession Magnetometer dan kapal Geomarin III dengan mengambil 20 lintasan. Hasil pengukuran dari lapangan berupa nilai medan magnet total yang kemudian dikoreksi terhadap IGRF untuk mendapatkan target dalam penelitian ini, yaitu nilai anomali medan magnet total. Selanjutnya data anomali medan magnet total tersebut dibuat peta konturnya untuk kemudian dibuat penampang A-A’, Penampang B-B’ dan Penampang C-C’ yang memotong tegak lurus terhadap kedua penampang. Tahap terakhir dalam pengolahan ini yaitu membuat pemodelan 2 dimensi dengan menggunakan bantuan perangkat lunak MAG2DC Free For Windows. Interpretasi kuantitatif terhadap model menunjukan terdapat sesar pada penampang A-A’ arah barat daya-utara dan sesar pada penampang C-C’ arah tenggara-barat laut. Terdapat juga beberapa batuan intrusi berupa batuan beku dengan nilai suseptibilitas 0,019 dalam SI yang merupakan batuan dolorit, nilai suseptibilitas 0,0260 yang merupakan batuan beku ultrabasa olivine-diabas dan nilai suseptibilitas 0,0318 merupakan batuan plutonik augite-syenite. Terdapat juga batuan-batuan akibat proses demagnetisasi, dengan nilai suseptibilitas -0,020 dalam SI dan -0,003 yang merupakan mineral kalsit dan gypsum.

Filter by Year

2013 2014


Filter By Issues
All Issue