cover
Contact Name
Bambang
Contact Email
bambang.afriadi@yahoo.co.id
Phone
+6285692038195
Journal Mail Official
bambang.afriadi@yahoo.co.id
Editorial Address
Kompleks Universitas Negeri Jakarta, Kampus A, Gd. Muhammad Hatta Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, 13220, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
ISSN : 20867425     EISSN : 26203073     DOI : https://doi.org/10.21009/JEP
Core Subject : Education,
JEP is the acronym of Jurnal Evaluasi Pendidikan. JEP is a national and international journal published two times in a year (March and October). It specializes in Instrument Development, Evaluation of Educational Programs, Assessment and Measurement in education. This journal is intended to communicate original research, policy brief and book review on the subject. JEP has been published since 2011 and has been using online system since 2017.
Articles 180 Documents
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN SEPAKBOLA PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR DAERAH (PPLPD) KABUPATEN BOGOR (APLIKASI EVALUASI MODEL CIPP) Riono Basuki
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2018): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.113 KB) | DOI: 10.21009/JEP.092.02

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan mengetahui konteks, input, proses dan hasil pembinaan sepakbola Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah Kabupaten Bogor. Evaluasi program pembinaan sepakbola Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah Kabupaten Bogor, dilakukan untuk mendapatkan informasi atau data yang lengkap dan komprehensif dalam usahanya untuk melakukan pembinaan di usia pelajar yang dilakukan secara terarah dan sistematis dalam meningkatkan prestasi sepakbola di Kabupaten Bogor baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional..Metodologi yang digunakan adalah pendekatan penelitian deskriptif melalui model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP). Subjek penelitian adalah Kepala UPT PPOP, Direktur teknik PPLPD, Pelatih dan atlet sepakbola PPLPD Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini akan dilihat dari empat aspek, meliputi : 1) context, terkait landasan hukum serta tujuan telah memenuhi kriteria evaluasi, 2) input, terkait seleksi dan penerimaan atlet dikategorikan baik dengan 84 %, untuk seleksi dan kualifikasi pelatih memenuhi kriteria evaluasi sedangkan untuk sarana dan prasarana dengan dengan skor sebesar 62,9 %, dengan rincian 65,1 % sarana dan prasarana asrama dan 60,8 % sarana prasarana latihan dengan kategori cukup baik, sedangkan pembiayaan telah memenuhi kriteria evaluasi, 3) process, terkait untuk program latihan 79 % dikategorikan baik, kompetisi dan try-out kurang relevan dengan 52,7 % dikategorikan kurang baik, dengan rincian 52 % pelaksanaan try-out dengan kategori kurang baik dan 53,1 % pelaksanaan kompetisi dengan kategori cukup baik dan tes dan pengukuran dengan 79, 3 % dikategorikan baik, 4) product, terkait hasil prestasi atlet dengan skor 53 % dikategorikan kurang baik.
Evaluasi Program Pengawasan Sekolah Di Kabupaten Malawi Provinsi Kalimantan Barat markus ecin
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 1 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.323 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0101.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian dari empat komponen kegiatan pengawas sekolah yang terdiri dari: (1) penyusunan program pengawasan, (2) pelaksanaan program pengawasan, (3) evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan (4) laporan akhir hasil pengawasan, ditambah kualitas kinerja kepala sekolah dan guru SMA berdasarkan hasil PKKS dan PKG yang dilakukan oleh pengawas sekolah. Penelitian deskriptif evaluatif ini menggunakan model Goal Oriented Approach, dilaksanakan dari bulan Februari sampai April 2017, dengan responden 2 orang pengawas, 23 kepala sekolah, dan 300 guru SMA di Kabupaten Melawi. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner, studi dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penyusunan program memperoleh skor 84% (sering), kelengkapan dokumen bernilai 83 (baik); (2) pelaksanaan program memperoleh skor 79% (sering) versi pengawas, 75% (sering) versi kepala sekolah, dan 73% (sering) versi guru, kelengkapan dokumen bernilai 80 (baik); (3) evaluasi hasil pelaksanaan program memperoleh skor 82% (sering), kelengkapan dokumen bernilai 75 (cukup); (4) laporan akhir memperoleh skor 82% (sering), kelengkapan dokumen bernilai 88 (baik). Untuk kepala sekolah: 4% berkinerja sangat baik, 83% berkinerja baik, dan 13% berkinerja cukup. Untuk guru: 3% berkinerja sangat baik, 71% berkinerja baik, 19% berkinerja cukup, dan 6% berkinerja kurang. Dengan demikian, pengawas SMA di kabupaten Melawi telah melaksanakan tugasnya dengan baik walaupun pada beberapa aspek masih perlu pembenahan dan peningkatan.
EVALUASI PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SMA KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT (Penerapan Evaluasi Model Countenance Stake) Sumardi Vincent
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 1 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.229 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0101.01

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program supervisi akademik SMA di Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan model evaluasi Countenance Stake. Yang difokuskan pada penyusunan program supervisi akademik, pelaksanaan program supervisi akademik; dan hasil pelaksanaan program supervisi akademik. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik kuesioner, wawancara dan observasi. Kesimpulannya adalah: (1) Penyusunan program supervisi akademik dikategorikan sering (81%), ditemukan bahwa penyusunan program supervisi akademik sudah sesuai dengan Undang-Udang, Peraturan pemerintah, Peraturan menteri pendidikan, buku kerja pengawas dan pedoman kerja pengawas, (2) Pelaksanaan program supervisi akademik dikategorikan jarang (62%), ditemukan tidaksesuaian antara intens dengan standar pelaksanaan pengawasan. (3) hasil program supervisi akademik belum memenuhi kelengkapan kriteria dengan akatualitas ketercapaian cukup (65%) dan (4) Ada kontingensi antara membuat penyusunan program, pelaksanaan dan hasil pelaksanaan program.
Kemampuan Berpikir Kritis : Model Problem Based Learning dan Self Efficacy liza salsabila
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 1 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.901 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0101.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning dan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fisika. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Karawang. Variabel terikat berupa kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fisika dan variable bebas model problem based learning dan self efficacy. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis dan angket self efficacy siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain eksperimen treatment by level 2x2. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis varians dua jalan (two way ANAVA). Penelitian yang dilakukan memperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fisika pada siswa yang memiliki self efficacy tinggi lebih efektif jika diberikan dan siswa yang memiliki self efficacy rendah lebih efektif diberi perlakuan menggunakan model problem based learning berbantuan KIT fisika.
HASIL BELAJAR MATEMATIKA: STRATEGI METAKOGNITF DAN KEYAKINAN TENTANG MATEMATIKA iskandar iskan
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 1 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.218 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0101.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi metakognitif dan keyakinan tentang matematika terhadap hasil belajar matematika. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK YPI Way Jepara. Variabel terikat berupa hasil belajar matematika, dan variable bebas terdiri strategi metakognitif dibedakan menjadi strategi metakognitif pemecahan masalah dan strategi metakognitif mengulang, serta keyakinan tentang matematika dibedakan menjadi keyakinan tentang matematika kategori positif dan keyakinan tentang matematika kategori negatif. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika dan angket keyakinan tentang matematika. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain treatment by level 2x2. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang memiliki keyakinan tentang matematika positif lebih efektif jika menggunakan strategi metakognitif pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa yang memiliki keyakinan tentang matematika negative lebih efektif jika menggunakan strategi metakognitif mengulang.
Pengaruh Pembelajaran Model Treffinger dan Torrance Test of Creative Thinking Terhadap Berpikir Kritis Siswa SMA dalam Belajar Biologi Radiah Radiah Radiah
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.267 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0102.01

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Treffinger dan Torrance Test of Creative Thinking (TTCT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan menggunakan rancangan faktorial yang melibatkan 120 siswa SMAN 4 dan SMAN 8 Malinau sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti pembelajaran model Treffinger lebih tinggi daripada yang mengikuti model konvensional, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model Treffinger memperoleh nilai rata-rata 70,917 sedangkan model konvensional sebanyak 64,383 (2) Kemampuan berpikir kritis siswa yang diberi TTCT lebih tinggi daripada yang diberikan penilaian Konvensional, kelompok siswa yang diberi penilaian TTCT memperoleh nilai rata-rata 72,433 sedangkan penilaian konvensional sebanyak 62,867 (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan model penilaian terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (4) Pada kelompok siswa yang diberikan TTCT, kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran model Treffinger lebih tinggi daripada siswa yang mendapatkan model Konvensional, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model Treffinger memperoleh nilai rata-rata 76,90 sedangkan model konvensional sebanyak 67,967 (5) Pada kelompok siswa yang diberikan penilaian Konvensional, kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran model Treffinger tidak berbeda secara signifikan dengan siswa yang mendapatkan model Konvensional, (6) Pada kelompok siswa yang diberikan model pembelajaran Treffinger, kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan TTCT lebih tinggi daripada yang mendapatkan penilaian Konvensional, kelompok siswa yang diberikan penilaian TTCT memperoleh nilai rata-rata 76,90 sedangkan model konvensional sebanyak 64,933 (7) Pada kelompok siswa yang diberikan mbelajaran model Konvensional, kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan TTCT lebih tinggi daripada yang penilaian Konvensional, kelompok siswa yang mengikuti diberi penilaian TTCT memperoleh nilai rata-rata 67,967 sedangkan model konvensional sebanyak 60,80. Kata kunci: , Pembelajaran Model Treffinger, Torrance Test of Creative Thinking, Berpikir Kritis.
Evaluasi Program Uji Kompetensi Peserta Didik Keahlian Teknik Elektronika Industri di SMK Kabupaten Bekasi dengan Model Evaluasi Discrepancy delila sandra
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 1 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.551 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0101.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program uji kompetensi keahlian teknik elektronika industri di SMK KabupatenBekasi menggunakan model evaluasi discrepancy. Model Evaluasi Discrepancy dalam penelitian ini membandingkan antara kinerja sesunguhnya dengan kinerja standar dari uji kompetensi pesert didik teknik elektronika industri di SMK kabupaten Bekasi ditinjau dai aspek, desaian, instalasi, proses and produk. Metodologi penelitian menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumen, observasi dan angket. Hasil evaluasi dari semua tahap evaluasi model discrepancy ini secara umum berjalan dengan baik, artinya tidak terdapat kesenjangan antara hasil/kinerja dengan standar program serta sesuai dengan tujuan dan sasaran Uji kompetensi keahlian (UKK), sehingga keberadaan dan keterlanjutan program diperlukan. Namun dalam pelaksanaannya ada beberapa kriteria atau standar dari tahapan evaluasi perlu ditinjau ulang untuk perbaikan kedepannya sehingga mutu lulusan SMK lebih terjamin memilki kompetensi keahlian sesuai bidang keahliannya dan dapat bersaing di dunia usaha dan dunia industri(DU/DI)
EVALUASI PROGRAM ADIWIYATA MANDIRI DI SMAN 4 PANDEGLANG rizqi mulyawan
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.115 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0102.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara komprehensif tentang pelaksanaan program adiwiyata mandiri di SMAN 4 Pandeglang. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model CIPP. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif yang di padukan dengan pendekatan kuantitatif. Komponen- Komponen yang menjadi focus penelitian ini yaitu context, terdiri dari: (1) kebijakan pemerintah mengenai penyelenggaraan, yaitu tujuan, dan sasaran pelaksanaan program, (2) input, terdiri dari kesiapan sumber daya sekolah adiwiyata yaitu guru dan kurikulum, (3) process, terdiri dari pelaksanaan program pendidikan, aktifitas pelaksanaan proses pembelajaran dan pembiasaan pada adiwiyata, (4) product, terdiri dari peningkatan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan sarana prasarana yang ramah lingkungan, dan perubahan sikap selama mengikuti pembelajaran di sekolah adiwiyata, dan (5) Outcome, yaitu berupa dampak yang terjadi setelah diberlakukannya program adiwiyata di SMAN 4 pandeglang. Langkah-langkah penelitian diawali dengan membuat kriteria evaluasi, tahap selanjutnya membuat instrument penelitian, membuat kisi-kisi instrument, pengumpulan data, analisis data dan kesimpulan. Uji Validitas instrumen menggunakan validasi pakar, dan uji reliabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompnen Context berada pada kriteri sangat baik dengan angka evaluasi 100%, komponen input 100% sangat baik, komponen process 100 % sangat baik, komponen product 75 % cukup baik, dan komponen outcome 80,92 % baik.
EVALUASI PROGRAM PENYELENGGARAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) PADA SISWA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN AKOMODASI PERHOTELAN DI KABUPATEN SERANG anto jayadi kusuma
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2019): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.462 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0102.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara komprehensif tentang pelaksanaan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa akomodasi perhotelan di kabupaten Serang. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model CIPP. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif yang di padukan dengan pendekatan kuantitatif. Komponen- Komponen yang menjadi fokus penelitian ini yaitu context, terdiri dari: (1) Landasan dan tujuan program, Kelayakan Sekolah, Kelayakan Dunia Usaha dan Industri (DU/DI), Kebutuhan Program (2) input, terdiri dari kesiapan peserta didik, Guru/tenaga pendidik, Kurikulum , Sarana dan prasarana, (3) process, terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan Penilaian Praktik Kerja Lapangan (4) product, terdiri dari Hasil uji kompetensi Peserta Praktik Kerja Lapangan. Langkah-langkah penelitian diawali dengan membuat kriteria evaluasi, tahap selanjutnya membuat instrument penelitian, membuat kisi-kisi instrumen, pengumpulan data, analisis data dan kesimpulan. Uji Validitas instrumen menggunakan validasi pakar, dan uji reliabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen Context berada pada kriteri tinggi, komponen input cukup baik, komponen process cukup baik, komponen produk baik.
E Evaluasi Program Sekolah Perempuan untuk Perdamaian The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia di Jakarta Siti Hanifah
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 1 (2020): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.014 KB) | DOI: 10.21009/JEP.0111.04

Abstract

This study is an evaluative program with reference to the Logical Framework Analysis evaluation model with a focus on the situation, input, output, outcome and impact. The research was conducted in 2016 at Pondok Bambu Jakarta Timur. The subjects in the study includes participants of Women School for Peace the families, facilitators, and stakeholders both from government and community leaders to see the change of situation, individual transformation of participants, relational, structural and cultural element in the community. Data collected through observation, deep interviews, and documentation analysis. Data analysis technique used the descriptive data analysis to interpret the data from every aspect that was evaluated, then compared with predefined criteria. The results of evaluation show that there were situation had changed from disharmony community where previously they don`t care each other to community who aware with their social problems. The social cohesion among community members and the recognition of women leadership are the main indicators of the achievement. While the input aspect that includes participants, facilitators and modules, how they support the processes of learning. The program output shows significant change on participants individual transformation that reveal their capacity as new female leader as well as the peace agent. The outcome aspect shows that the relational transformation occurred between the participants and the spouse, the family and the surrounding community that indicated by having better communication. The impact of the program as measured by structural and cultural transformation reveals that the program contributes to the emerging peace-building policies and cultures. The Women's School for Peace program has demonstrated a comprehensive effort in the conflict transformation. Keywords: Women School for Peace, Logical Framework Analysis program evaluation model, conflict transformation.

Page 10 of 18 | Total Record : 180