cover
Contact Name
Riki Effendi
Contact Email
riki.effendi@ftumj.ac.id
Phone
+628126911689
Journal Mail Official
sintek@ftumj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah 27, RT.11/RW.5, Kec. Cempaka. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10510
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 20889038     EISSN : 25499645     DOI : -
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin is an open access, peer-review journal which publishes original and review articles that advance the understanding of both the fundamentals of engineering science and its application to the solution of challenges and problems in mechanical engineering systems, machines and components. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate.
Articles 269 Documents
PERANCANGAN POMPA AIR TENAGA SURYA GUNA MEMINDAHKAN AIR BERSIH KE TANGKI PENAMPUNG Budi Hartono; Purwanto Purwanto
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2015): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clean water is a basic need of every human being, whether for drinking, cooking, bathing, washing, and others. Then every life can not be separated from the water needs. The availability of water is a reflection of the good life and can improve the quality standard of the local economy. Today to take water from a water source that is easy enough to use the water pump because it is efficient and easy to get a water pump according to the needs of each, but the problem that often arises is the driving source of the water pump is the availability of electricity especially for rural areas untouched state electricity grid. In the Indonesia region passed the equator, the availability of sunlight is abundant and free. This then can be used as a source of electrical energy to drive the water pump proficiency level with a set of solar cell panels. With the design of solar water pumps, 988 Watt peak (Wp) generated power of the solar cell so that it can to meet the needs of clean water daily for 15 m3/day.
PERANCANGAN ALAT PEMINDAH BATERAI MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK UNTUK BEBAN MAKSIMAL 18 KG Fadwah Maghfurah; Achmad Suprayogo; Sugiatmo Rahardjo
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Final line merupakan salah satu bagian dari proses perakitan yang tidak mendapatkan penambahan peralatan pendukung, dimana pada line ini terdapat proses pemasangan baterai yang pengerjaanya masih dilakukan secara manual. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kebijakan perusahaan, dimana untuk proses pengangkatan barang yang dilakukan secara berulang-ulang dengan manual tidak boleh lebih dari 15 kg, karena akan berdampak pada kesehatan dan kualitas secara tidak langsung, Untuk itu Peneliti bermaksud merancang alat penggangkut yang menggunakan sistem pneumatik untuk gerak translasinya serta penambahan gear dengan sistem elektrik untuk gerak rotasinya Dengan menggunakan metode perhitungan matematis. Adapun tujuan akhirya ialah untuk mengangkat dan mengangkut baterai dengan beban maksimal 18 kg agar kesehatan operator dan kualitas produknya tetap terjaga.
PENGARUH ANNEALING TERHADAP LAS MIG DENGAN GAS PELINDUNG CO2 (100%) TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO DAN MAKRO PADA BAJA STAM 390 G Soegiatmo Rahardjo; Dwiki Darmansyah
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2011): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruhsuhu Annealing Pada Pengelasan MIG Dengan Gas Pelindung CO2(100%) Terhadap Sifat Mekanis Dan Struktur Mikro Dan Makro Pada Baja STAM 390 G.Penelitian menggunakan baja STAM 390 G yang mengandung karbon 0,25%. Jenis las pada spesimen ini adalah menggunakan las MIG (Metal Inert Gas) dan kemudian spesimen tersebut dilakukan proses annealing dengan suhu 770ºC dipanaskan selama 15 menit dan didinginkan di luar tungku atau temperatur ruangan yaitu 35°C. Hasil penelitian kekerasan menunjukan bahwa spesimen dilas tanpa perlakuan panas  pada masing-masing daerah logam induk (1) 143.6 HV, HAZ A 156 HV, daerah lasan 173.7 HV, daerah HAZ B 159.4 HV. Daerah logam induk (2) 134.6 HV. Setelah di annealing 770ºC holding time 15 menit ini, mengalami penurunan. Hasil foto mikro pada spesimen tanpa mengalami perlakuan panas struktur ferrit dan perlit tampak sama dominan sehingga mengakibatkan kekerasan dari bahan menjadi tinggi beda dengan spesimen yang di annealing yang semakin tinggi suhu pemanasan maka butiran perlit dan ferit semakin membesar sehingga menurunkan kekerasan dan meningkatkan keuletan bahan. Untuk hasil foto makro dapat dilihat penetrasi weldingnya yang tidak mengalami perlakuan panas penetrasi weldingnya dangkal sedangkan spesimen yang di annealing (perlakuan panas) penetrasi weldingnya lebih dalam dikarenakan bertambahnya masukan panas pada spesimen atau benda uji. Sesuai hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa annealing sangat berpengaruh terhadap perubahan struktur bahan sehingga terhadap kekuatan bahan. 
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN INDUSTRI KOMPONEN OTOMOTIF DI INDONESIA Franka Hendra
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 1 (2017): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main purpose of this paper is to obtain a portrait of the level of maturity (maturity level) automotive component industry in Indonesia. With the completion of the level of maturity of industry ritating component parts can be recommended treatment is needed for each industry based on the level. In accordance with the objectives to be achieved, the scope of this activity is only focused on a rotating component wheel vehicle part 4 (four). The conceptual development stages of maturity level models (maturity level) automotive components industry, which are as follows: Desk review, collection and development of data using secondary data is required, Collection and selection of manufacturing industry maturity model framework, Preparation checklist or questionnaire, Implementation of the framework was elected in selected automotive components industry and Do the processing, calculation and analysis of data with the approach of maturity models. The result of this paper is Indonesia's automotive component industry has the potential to be developed and reliable, and can be one of the competitive component suppliers in vehicle production in ASEAN. However, existing capabilities must be improved.
PERANCANGAN MESIN PEMERAS SANTAN DENGAN SISTEM ROTARI KAPASITAS 281,448 LITER/JAM Soegiatmo Rahardjo; Asep Tohir
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanisme pemerasan secara manual dirasakan kurang efisien dan optimal. Untuk memperbaiki proses pemerasan agar lebih efisien, yang dapat meningkatkan kapasitas dan memenuhi standar kesehatan, maka mesin pemeras santan dibuat dengan sistem rotari. Mesin ini dirancang berdasarkan sistem rotari dengan daya 1450 rpm motor listrik menggunakan transmisi puli belt dan gear box.Prototipe mesin ini memiliki kapasitas produksi 720 liter/jam kelapa parut dan 281,448 liter/jam santan kental, yang memiliki kualitas yang sama (warna, bau dan tekstur) seperti yang diperas secara manual. Mesin pemeras kelapa parut sistem rotari telah didesain, serta dapat digunakan dengan baik untuk memeras kelapa parut, singkong, dan bahan makanan lainya. Mesin digerakkan oleh motor listrik 1 HP dimana Transmisi putaran menggunakan 2 tingkat transmisi, yaitu sabuk puli dan gear box.
RANCANG BANGUN ALAT PENGADUK ADONAN BUBUR ORGANIK KAPASITAS 7 LITER UNTUK INDUSTRI UMKM Ahmad Yunus Nasution; Gunawan Hidayat
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's era that is sophisticated and requires speed in the industrial world, humans are required to make and design various tools to get maximum results compared to the manual work of human strength. As an example that can be done instantly and without the need for human labor in the industrial world is the design of a slurry mixer, so that when cooking and stirring the slurry can be faster and more efficient. One of them during the stirring process can reduce the amount of production costs for employees. This study aims to plan and make a transmission and rotation system on a 7 liter capacity slurry mixer for umkm. As for the background of this research because Indonesia is one of the countries that has many SME sectors that have very large opportunities to be developed in the future. This study uses calculations for the slurry stirrer transmission system. The calculation includes an electric motor with a power of 1hp output speed of 1400 rpm with a gearbox ratio of 1:20 and with the size of the drive pulley is 2 in or 50.8 mm and the drive pulley is 4 in  or 101.6 mm, the final speed is 35 rpm. The belt used is a V type A belt with a length of 914 mm. The shaft used is 25 mm in diameter with SS304 material.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MEKANIS DAN KOMPOSISI KIMIA ALUMUNIUM HASIL PEMANFAATAN RETURN SCRAP Koos Sardjono; Eri Diniardi; Piki Noviadi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4, No 2 (2010): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan produk komponen yang terbuat dari paduan Alumunium terdapat sisa-sisa logam (scrap) dari proses yang dilalui sampai proses akhir. Scrap tersebut diperoleh dari proses pengecoran (gatting system dan rejected part). Scrap ini jumlahnya relatif banyak, sehingga perlu dimanfaatkan kembali untuk di ubah kedalam bentuk ingot dan menjadi produk akhir dan diharapkan dapat mengurangi pemakaian ingot standar dengan tidak megurangi kualitas yang dipersyaratkan. Pada penelitaian yang saya lakukan ini, saya melakukan analisa terhadap perbandingan antara Ingot Alumunium standar dengan Ingot Renturn Scrap, perbandingan yang saya analisa adalah 100 % Ingot Alumunium Standar, 60 % Ingot Standar + 40 % Ingot  return scrap Alumunium, 30 % Ingot Standar + 70 % Ingot  return scrap Alumunium, 100 % Ingot return scrap Alumunium setelah keempat perbandingan yang berbeda tadi dilakukan proses peleburan, kemudian di ambil sampel dari masing-masing perbandingan yang kemudian dilakukan pengujian komposisi kimia dan pengujian mekanis ( uji kekerasan dan uji terik ). Setelah dilakukan pengujian maka diperoleh hasil Uji  Komposisi, sampel 1 dan 2 masuk dalam standar yang ditentukan, sedangkan sampel 3 dan 4 unsur Zn melebihi standar yang ditentukan. Uji tarik diperoleh hasil rata-rata dari keempat sampel sekitar 190 N/mm2. Uji kekerasan diperoleh hasil rata-rata dari keempat sampel sekitar 43 HRB.
RANCANG BANGUN SIMULATOR SISTEM PENGEPAKAN PRODUK BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL D. L. Zariatin
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otomasi adalah teknologi yang terkait dengan aplikasi mesin, elektronik, sistem control dan komputer untuk dapat mengoperasikan dan mengendalikan proses produksi. Pada penerapannya, otomasi digunakan untuk mengurangi waktu proses manufaktur, kesalahan akibat operator dan penyimpanan. Salah satu bagian dari proses produksi adalah proses pengepakan yang merupakan rangkaian proses agar produk tersimpan dalam sebuah kemasan. Tulisan ini membahas rancang bangun simulator sistem pengepakan produk pada jalur produksi. Metode perancangan yang digunakan dalam rancang bangun ini adalah metode French. Perbandingan hasil waktu desain proses dan aktual proses, yaitu: 16,69 detik dan 18,01 detik. Terdapat perbedaan waktu sebesar 1,32 detik antara waktu desain proses dan waktu aktual proses. Perbedaan waktu tersebut dibandingkan terhadap delay yang ditetapkan pada program PLC, yaitu sebesar 1,5 detik. Tingkat keakurasian delay pada program sebesar 88% dan masih dalam kategori baik, sehingga bisa diaplikasikan pada simulator pengepakan ini.
PERENCANAAN KONTRUKSI MESIN PENGGILING DENGAN SISTEM RODA GIGI Indra Setiawan; Jumari Jumari
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2007): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi mesin Penggiling tradisional pada saat ini, menggunakan  material equal angle Bar (besi siku) berbahan baja karbon rendah, dan menggunakan pisau spiral, sebagai penggiling.. Dengan mengetahui bagian-bagian utama kontruksi mesin penggiling, gambar kerja dan proses pembuatan kontruksi mesin penggiling, dan perhitungan pada bagian rangkanya. Berdasarkan hasil perhitungan dan perencanaan dapat diketahui jenis bahan dan dimensi dari komponen yang akan diperlukan sebagai pelaksanaan dalam pembuatan bahan dan alat. Dari komponen yang diperoleh maka dilakukan proses perancangan sesuai dengan desain gambar pada mesin penggiling. Pembahasan yang telah dijelaskan yaitu melakukan perhitungan atau simulasi beban pada rangka, agar sistem pengerjaan pada mesin penggiling lebih kuat. Jenis bahan baja karbon rendah sebagai penyusun konstruksi mesin penggiling memiliki kekuatan yang cukup dan biaya yang rendah untuk membangun konstruksi mesin penggiling ini. Sehingga hasil dari proses penggilingan akan semakin mudah dan akan semakin membantu proses penggilingan dengan biaya yang lebih murah agar setiap masyarakat mampu memiliki mesin penggiling serba guna ini dengan harga yang terjangkau.
PERANCANGAN OVERHEAD CRANE TIPE SINGLE GIRDER KAPASITAS 3 TON DI BENGKEL TEKNIK MESIN FT UMJ Effendi, Riki; Barun, Aznam; Ubaidilah, Izza
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat pengangkat adalah alat yang digunakan untuk memindahkan benda atau material dari suatu tempat ke tempat yang lain. Salah satu pesawat pengangkat yang digunakan adalah Overhead Crane, yaitu kombinasi dari mekanisme terpisah dari frame atau struktur. Tipe overhead crane yang akan dirancang adalah jenis single girder (ELKE). Karena overhead crane jenis ini adalah yang cocok dengan kondisi di lapangan dan sesuai dengan kebutuhan yang ada di bengkel Teknik Mesin FT UMJ. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan study literature, observasi kelapangan, perhitungan terhadap desain. Overhead Crane adalah suatu alat angkat yang dapat diaplikasikan dibengkel Teknik Mesin FT UMJ. Overhead Crane yang dirancang adalah tipe Single Girder berkapasitas 3 ton dengan panjang 12 meter dan bentangan 6 m. Alat ini mempunyai sumber tenaga dari listrik sehingga tidak tergantung dengan BBM. Dan dengan ini, maka pekerjaan dapat dilakukan dengan aman, cepat dan efisien.