SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin is an open access, peer-review journal which publishes original and review articles that advance the understanding of both the fundamentals of engineering science and its application to the solution of challenges and problems in mechanical engineering systems, machines and components. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate.
Articles
269 Documents
PERANCANGAN COOLING TOWER UNTUK ALAT PENUKAR KALOR SHELL AND TUBE KAPASITAS SKALA LABORATORIUM
Sulis Yulianto;
Aan Urbiantoro
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2013): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Secara umum cooling tower dapat dikategorikan sebagai pendingin evaporatif yang digunakan untuk mendinginkan air atau media kerja lainnya sampai bertemperatur mendekati temperatur bola basah udara sekitar. Cooling tower mampu menurunkan suhu air lebih dari peralatan-peralatan yang hanya menggunakan udara untuk membuang panas, seperti radiator dalam mobil, oleh karena itu biayanya lebih efektif dan efisien energinya. Oleh karena itu perancangan Cooling Tower yang akan digunakan untuk Alat Penukar Kalor Shell and Tube dengan kapasitas Skala Laboratorium. Cooling tower tersebut harus mampu menyediakan kembali sejumlah air yang relatif sejuk (dingin) yang akan digunakan kembali dalam sistem Alat Penukar Kalor dan digunakan sebagai pendingin lubrican oil. Dengan suplai air sejuk (dingin) yang tepat dan kontinyu maka Alat Penukar Kalor tersebut dapat bekerja sesuai dengan spesifikasi dan kondisi yang diharapkan, selain itu biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih efektif dan energi yang dikeluarkan lebih efisien.
KAJI SIFAT MEKANIK SAMBUNGAN LAS BUTT WELD DAN DOUBLE LAP JOINT PADA MATERIAL BAJA KARBON RENDAH
Azwinur Azwinur;
Syukran Syukran;
Hamdani Hamdani
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Technology in the field of steel construction continues to grow rapidly, especially in design and product design. In the application of steel construction is often a process of metal grafting or often called welding. Each welding process must have a joint design that serves to obtain a good connection or pass the test according to standard or code adopted. Therefore, the selection of welded joint type is very important before welding process. The purpose of this research is to know the value of tensile strength and bend strength (mechanical properties) welding joint type butt weld and double lap joint on material ASTM SA.36. Based on the test data it is found that the highest tensile strength test is in the welded butt weld type of 49.8 kgf/mm2 compared to the tensile strength value for the weld joint double joint type of 48.65 kgf/mm2. While the value of bending strength is greater in the joint weld type double lap joint than the welded butt weld type joint both for the category of root bend and face bend.
DESAIN SABUK PEMINDAH (CONVEYOR) PADA SIMULASI MESIN PRESS GERAM KERTAS
Syawaluddin Syawaluddin;
Ahmad Hidayat
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2009): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menjelang pasar bebas di era globalisasi yang menjadi perhatian salah satunya adalah di bidang industri. Dengan semakin meningkatnya persaingan di bidang industri maka akan meningkatnya pula kualitas produk yang dihasilkan. Pada bidang industri dibutuhkan suatu mesin yang dapat membantu dan mengoptimalkan proses produksi. Mesin belt conveyor (sabuk pemindah) merupakan salah satu mesin yang sangat dibutuhkan dalam industri, diharapkan dengan adanya mesin ini akan dapat mengurangi ketidak efektifan proses produksi. Efisiensi merupakan salah satu faktor yang pemnting dalam meningkatkan efektifitas kerja. Selain itu, juga dapat menekan biaya produksi. Efesiensi dapat berarti pengurangan waktu produksi dan peningkatan jumlah produksi tanpa mengurangan kualitas produk. Agar tercapai efisiensi tersebut dibutuhkan peralatan modern yang dapat mempersingkat waktu pemindahan benda atau barang dari satu mesin ke mesin yang lainnya. Salah satu contoh adalah belt convenyor (sabuk pemindah) yang digunakan sebagai alat transportasi benda dengan tepat dan kontinyu. Dari banyaknya jenis conveyor pada bidang industri, penulis merencanakan pembuatan pada jenis belt conveyor (sabuk pemindah) yang mana disesuaikan dengan dimensi pada simulasi mesin press geram kertas dan material yang dibawa, agar nantinya sesuai dengan yang diharapkan. Dalam tugas akhir ini direncanakan proses pemuatan pada mesin dipress simulasi mesin press dengan massa (G) 0.6 kg. Untuk proses pembuatanya mencakup desain bentuk, perhitungan konstruksi komponen-komponen mesin dan perhitungan daya gerak. Dalam pembahasan ini mengacu pada daftar literatur dan tabel dari beberapa buku dengan refensinya masing-masing untuk menghasilkan ukuran dan perhitungan yang diharapkan. Hasil perencanaan pembuatan pada belt conveyor (sabuk pemindah) dengan kapasitas 0.6 kg mencakup parameter utama conveyor sabuk, menentukan daya motor, ukuran diameter poros dan bantalan (bearing) waktu operasi dan lain sebagainya.
PERHITUNGAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK ALAT BERAT PEMELIHARAAN JALAN REL PT. KERETA API
Franka Hendra;
Riki Effendi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan kegiatan ini adalah perhitungan efektifitas pemanfaatan alat berat pemeliharaan jalan Kereta Api (KA) dalam rangka meningkatkan pemeliharaan jalan KA dengan identifikasi dari permasalahan yaitu seberapa efektif penggunaan alat berat yang sudah dimiliki?. Metodologi yang digunakan dalam penyelesaian permasalah tersebut adalah metode kuantitatif menggunakan pendekatan OEE (Overall Equipment Effectiveness) sedangkan metode kualitatifnya menggunakan pendekatan THIO (Technoware, Humanware, Infoware dan Orgaware) dan pendekatan sebab akibat. Hasil dari perhitungan OEE dari alat berat pemeliharaan jalan rel PT. KAI yaitu 50,05% dengan Availability rata-rata = 77 %, Performance rata-rata = 65% dan Quality rata-rata = 100% (karena dinyatakan tidak ada pengulangan, artinya hasil pekerjaan semuanya dianggap memenuhi syarat) dari hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat peluang untuk perbaikan terutama pada performance, kemudian pada availability. Namun pada kenyataannya kedua hal ini sangat terkait dengan kemampuan pemeliharaan (maintenance) dari alat-alat berat yang ada. Usia alat yang sudah cukup tua (rata-rata 19 tahun) berpotensi menurunkan kinerja mesin bila pemeliharaan kurang memadai. Hal ini tampak sudah terlihat dari menurunnya availability dan performance.
PEMELIHARAAN MESIN DISC MILL SENTRA PETERNAKAN RAKYAT (SPR) CINAGARBOGO
Adhan Efendi;
Roni Suhartono
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2019): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/sintek.13.1.44-50
Sentra Rakyat Rakyat (SPR) is a collection of cattle breeders in the Subang Regency area. SPR aims to raise beef cattle and provide ruminant feed. Ruminant feed made from corn hump waste. The disc mill machine is used in the process of destroying corn lumps into flour, flour from the results of this corn hump will be combined with other components to form a ruminant feed for cattle feed. The process of making feed is disrupted because the disc mill machine is damaged. This study aims to detect damage to the engine and clasification maintenance of disc mill machines using the Inspection, Medium Repair, Small Repair, and Overhaul (ISMO) methods. The method used in data collection is in the form of interviews and observations. Data is analyzed qualitatively description. The results of this study are (1) machine damage, namely the disc mill cutting blade allowance caused by the destruction of the engine shaft bearing; (2) More maintenance is needed on filter sections, cutting blades, crankshafts, v-belts and bearings.
RANCANG BANGUN INSTALASI SISTEM PNEUMATIK PADA BENGKEL SEPEDA MOTOR KAPASITAS 5 PIT
Syawaluddin, Syawaluddin;
Mahendra, Andre
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2012): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dengan pertumbuhan penggunaan sepeda motor yang demikian pesatnya, maka bermunculanlah tempat-tempat perawatan sepeda motor, mulai dari kelas pinggir jalan hingga bengkel-bengkel resmi ATPM, maka faktor-faktor yang mempengaruhi perancangan ini adalah Kebutuhan akan gerak yang dilakukan oleh sistem pneumatik, Komponen-komponen apa saja yang diperlukan, Efisiensi antara kebutuhan dengan jumlah komponen yang diperlukan. Untuk itu dirancang suatu alat dengan sistem pneumatik dan hasil perhitungan diperoleh kebutuhan udara mampat rata-rata 319,6 liter/menit, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut digunakan Kompresor Swan Model SVP(U)-203 dengan kapasitas produksi 355 liter/menit. Selain itu juga dirancang bike lift yang digunakan yang mempunyai beban maksimal 350 kg. Pemilihan ini berdasar dari berat sepeda motor yang banyak beredar di Indonesia.
ANALISA SIMULASI KERUSAKAN IMPELLER PADA POMPA SENTRIFUGAL AKIBAT KAVITASI
Rosid Rosid;
Jojo Sumarjo
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2017): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Centrifugal pumps are widely used equipment in a variety of industrial applications and some other sectors. The pump works by converting mechanical energy into kinetic energy or press. Pressure at the pump increases at low pressure (lower than atmospheric pressure). This research is to know the analysis of cavitation on water purification process at Unit Water Treatment At PT. XXX in Karawang. The analysis was performed on the centrifugal pump to calculate the speed of the suction pipe, the speed of the compressive pipe and calculate the Net Positive Suction Head (NPSH) to determine whether the pump worked by cavitation and analyze the speed with the Solidworks sofwar simulation. Creating computer modeling and simulation of suction pipe speed mechanism and speed of pipe press with Sofwar Solidworks. Counting head losses on suction pipe and head losses on press pipes. Calculate the Net Positive Suction Head (NPSH) to determine whether the pump that works is affected by Cavitation. This study is expected to provide information and reviews for industries using centrifugal pumps for the design of suction pipes and press pipes to reduce damage to impeller due to cavitation. As reference material for the user of centrifugal pump for redesign of impeller. Available NPSH is 2.13 and NPSH is required 0.5 to avoid cavitation due to the available NPSH value greater than required NPSH value.
RANCANG BANGUN MESIN PENYERUT BAMBU
Soegiatmo Rahardjo;
Ujang Priama
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2008): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal akan kerajinan tangan, yang berbahan baku dari bambu. Pada proses pembuatanya masih dilakukan secara manual yaitu dibelah dan diserut dengan menggunakan pisau tangan. Perkembangan teknologi pemesinan yang semakin maju dan berkembang menuntut pula dikembangkannya mesin-mesin produksi yang semakin canggih dan dapat menghasilkan kualitas produksi yang tinggi. Alat penyerut bambu adalah suatu alat bantu yang berfungsi untuk mengerjakan benda kerja dengan perinsip penyerut. Penyerut bambu biasa dibuat untuk memproduksi benda dalam jumlah ratusan atau ribuan dengan bentuk dan ukuran yang sama dan dalam waktu yang relatif cepat serta biaya yang ekonomis. Alat penyerut bambu juga merupakan alat perkakas penyerut. Dinamakan mesin penyerut bambu karena alat ini dirancang menggunakan motor penggerak yang dapat mengubah gerak putar menjadi gerak lurus. Dari hasil yang telah terlihat maka dapat diambil kesimpulan bahwa ketebalan hasil penyayatan sangat berpengaruh terhadap output yang di hasilkan dan masih banyak faktor lain yang dapat menentukan hasil dari proses penyayatan pada saat pengujian berlangsung.
PELAPISAN EMAS PADA KERAJINAN TANGAN PEWTER UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL
Firlya Rosa
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2015): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Electroplating is process surface treatment on the electropolishing object or manually polishing objects to achieve higher value. Electroplating is the transfer of the metal ions with electric current through the electrolyte to create a layer on metal. Gold plating on pewter that contain SN = 90-95%, Sb = 3-10%. and Cu = 1-3% aims to improve the quality of the surface of the object brighter and shiny. Initial coating with the appropriate current and the standard time immerse will produce perfectly electroplating metal. From the research, the initial coating using brass with brass plating, and initial coating using copper with copper cyanide solution will produce a brighter coating of gold and uniform weight of additional metal. Copper plating using copper with acid plating in higher current condition and long immersion will produce a black surface on pewter material.
PERANCANGAN MESIN BENDING DENGAN MEMANFAATKAN SITEM DONGKRAK HIDROLIK SEDERHANA
Wisjnu Marsis;
Iswantoro Toro
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2007): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses penekukan pipa (bending), biasanya banyak sekali dilakukan untuk membuat komponen-komponen industri maupun rumah tangga misalnya membuat kursi, pagar, kanopi, serta perlengkapan lainnya yang memanfaatkan pipa sebagai bahan dasarnya. Hal tersebut diatas, menunjukan bahwa kebutuhan produk semakin lama semakin tinggi dengan kualitas yang baik dan sama halnya dengan peralatan (mesin-mesin), yang semakin lama di tuntut untuk lebih berkembang dan berkembang lagi,sehingga dengan biaya yang terjangkau mesin bending pipa ini dapat membantu untuk perindustrian ekonomi kecil dan menengah. Untuk itulah maka penelitian disini merancang hidrolik sederhana pada mesin bending dengan mempertimbangkan hal-hal berikut yaitu Menentukan radius bending sehingga memperoleh hasil yang baik,tidak terjadi keretakan pada pipa saat proses bending dan Menentukan spesikasi material yang akan dibending terkait dengan kemapuan alat bending dengan menggunakan metode perhitungan dimana hasilnya nanti sebagai dasar untuk merancang.