cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam
ISSN : 23388544     EISSN : 24772046     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Strategi Dakwah Bagi Lansia Berbasis Pondok Cucu, Cucu
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.12701

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisa terhadap kegiatan dakwah bagi lansia yang dilaksanakan di Pesantren Daarut Tauhid. Cukup banyak para orang tua yang di masa mudanya sibuk berkarier dan tidak memiliki kesempatan belajar agama secara maksimal sehingga di masa tuanya (lansia) menemui masalah yang disebabkan kurangnya pemahaman agama. Seperti kondisi mental yang sulit menerima kenyataan hidup, makin tua makin egois, malas beribadah, sehingga munculnya rasa cemas dalam menghadapi sebuah kematian. Dalam upaya meminimalisir permasalah pada lansia di atas, ada yang menyibukkan diri mengisi ruhaninya di majelis taklim. Namun ada juga keluarga yang dengan tega menitipkan orangtuanya di panti jompo. Untuk menangani masalah Lansia tersebut di atas, sebuah Pondok Pesantren di Kota Bandung telah melakukan satu upaya strategi dakwah bagi lansia berbasis pondok.  Selama empat puluh hari para lansia diwajibkan mondok dan selama itu mereka aktif mengikuti program dakwah lansia.  Dari hasil analisis ditemukan bahwa, dakwah bukan sekedar kegiatan menyeru, tetapi dakwah pada kelompok lansia dengan bentuk irsyad Islam mampu memberikan solusi dalam penyelesaian masalah mental, mampu melahirkan kesadaran untuk menjalankan ketentuan Allah yang terkandung di dalam Al-Qur’an, serta mampu melahirkan kesiapan dalam menghadapi kematian bagi para lansia.
Kalimat Al-Sawa’ Dalam Komunikasi Identitas Budaya Pada Deklarasi Amca ke-8 di Yogyakarta Rofidah, Lailatur; Sahri, Iksan Kamil
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.11276

Abstract

Masyarakat ASEAN adalah masyarakat negara-negara yang berada di Asia Tenggara dengan ragam budaya di dalamnya. Hanya sebagai sesama masyarakat dalam kultur tropis dengan basis agararia dan laut membuat masyarakat di wilayah ini menjadi memiliki rasa kebersamaan sehingga menjadikan mereka salingterhubung sebagai masyarakat ASEAN. Penelitian ini berangkat dari entitas masyarakat Asia Tenggara yang plural, lalu bagaimanakah entitas masyarakat ASEAN mengembangkan identitas budaya ASEAN dalam deklarasi Yogyakarta dan bagaimana cara mereka mengkomunikasikan identitas bersama tersebut. Untuk menjawab hal ini maka dilakukan penelitian dokumen pada acara deklarasi AMCA ke-8 di Yogyakarta  untuk kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan komunikasi multikultural. Temuan penelitian ini adalah mereka mencoba mencari titik temu sebagai identitas budaya bersama, hal ini dalam khazanah Islam disebut sebagai kalimat al-sawa’. Titik temu tesebut berupa nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat ASEAN berupa masyarakat yang menekankan kehidupan yang damai, terbuka, sehat, dan harmoni.
Prinsip Kesantunan Leech pada Ketawadukan Tuturan Zainuddin dalam Film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” Nugraheni, Silvia Oti
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.12703

Abstract

Kesantunan berbahasa dilakukan penutur dengan tujuan meminimalisir perasaan tidak senang atau sakit hati akibat tuturan yang diungkapkan. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah tuturan tokoh Zainuddin dalam sebuah film karya Sunil Soraya berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang ditayangkan pada tahun 2013. Film yang diangkat dari sebuah novel karya Buya Hamka tersebut merupakan film Indonesia yang sarat akan kehidupan sosial masyarakat Minang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud-wujud kesantunan berbahasa menurut Leech pada tuturan tokoh Zainuddin. Tokoh Zainuddin dalam film ini merupakan sosok yang sopan, santun, dan tawaduk dilihat dari sikap dan tuturannya. Data penelitian ini adalah penggalan tuturan tokoh Zainuddin dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang mengandung prinsip kesantunan Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik sebagai pendekatan teoretis dan pendekatan deskriptif analitik kualitatif sebagai pendekatan metodologis. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitik kualitatif, penelitian ini mencoba menggambarkan bagaimana tokoh Zainuddin  dalam film ini bertutur kata yang memerhatikan prinsip kesantunan Leech. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak. Metode simak digunakan teknik dasar sadap dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat (transkripsi fonemis). Hasil menunjukkan bahwa tuturan tokoh Zainuddin dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck  ini memenuhi bidal-bidal dalam prinsip kesantunan milik Leech. Bidal-bidal tersebut antara lain bidal ketimbangrasaan, bidal kemurahhatian, bidal keperkenanan, bidal kerendahhatian, bidal kesetujuan, dan bidal kesimpatian.
Potential of New Media as a Contemporary Method of Dakwah Zakat Towards Inviting The Community to Pay Zakat Nor Paizin, Muhsin
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.12342

Abstract

The purpose of using the new media in the context of dakwah is an essential feature since it is the trigger for dakwah activities and the execution of dakwah is done to its target. As information and communication technology advances, zakat institutions, must capitalise on it for the benefit of Islam. In the face of the Covid-19 outbreak, zakat institutions such as the Federal Territory Zakat Collection Center (PPZ-MAIWP) are heavily using new media to teach zakat to all Malaysians. There are five potentials of using the new media towards inviting the community to pay zakat namely; further expand dakwah delivery activities, facilitate the delivery of zakat dakwah, diversify the methods of dakwah of zakat, dakwah of zakat while studying and entertaining, and defence against zakat cyber warfare. Thus, digital media has enormous potential in terms of facilitating the implementation of zakat dakwah activities in a more structured, appealing, and beautiful manner.
Analisis Pesan Dakwah Akidah, Akhlak dan Syari’ah dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis Inayah, Shoma Noor Firda; Dewi, Siti Malaiha
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.11937

Abstract

Nilai-nilai kehidupan termuat dalam berbagai hal, termasuk melalui karya sastra novel. Novel menjadi salah satu media dalam kajian dakwah, yakni dakwah bil-qalam. Pesan dakwah dalam novel dapat menumbuhkan nilai-nilai islami yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam berumah tangga. Novel Hati Suhita karya Khilma Anis bercerita tentang ketabahan tokoh Alina Suhita dalam menjaga marwah keluarganya dengan berbagai nilai kehidupan. Fokus dari penelitian ini adalah penggunaan novel sebagai media bagi peneliti untuk menganalisis pesan dakwah yakni akidah, akhlak dan syariah. Jenis penelitian ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik  dokumentasi dan wawancara. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode content analysis. Penelitian menggunakan dua sumber data, yaitu novel Hati Suhita karya Khilma Anis sebagai data primer dan data sekunder berupa buku-buku yang relevan dengan objek permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, novel Hati Suhita mengandung kalimat-kalimat yang mengindikasikan sebagai pesan dakwah Islam. Peneliti menghimpun melalui katagorisasi pesan dakwah. Terdapat isi pesan akidah meliputi: tawakal. Pesan akhlak meliputi: sabar, syukur, ikhlas dan birrul walidain.  Sedangkan pesan syariah meliputi: shalat dan do’a.
Analisis Model Komunikasi Dakwah K.H. Ahmad Dahlan dalam Film Sang Pencerah Karya Hanung Bramantyo Hapsari, Sukma Dewi; Arqam, Muhammad Lailan
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.12890

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan yang namanya komunikasi untuk saling interaksi. Namun masih ada beberapa yang belum bisa berkomunikasi dengan baik dan benar, sehingga pesan yang disampaikan tidak tersampaikan. Maka dari itu artikel ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi dakwah yang dilakukan pendiri Muhammadiyah organisasi masyarakat yang masih eksis sampai sekarang K.H Ahmad Dahlan melalui film Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif jenis kepustakaan. Sumber data berupa film Sang Pencerah, jurnal dan buku yang relevan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri referensi dalam data base google cendekia dengan kata kunci komunikasi dakwah, K.H. Ahmad Dahlan dan film Sang pencerah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis deskriptif yang meliputi display, reduksi, interpretasi dan meaning creativity. Hasil penelitian menunjukan bahwa film Sang Pencerah terdapat dialog-dialog K.H. Ahmad Dahlan dalam berkomunikasi ternyata mengadopsi dari model komunikasi dakwah yang ada di dalam Al-Qur’an, seperti qawlan baligha, qawlan kariima, qawlan layyina, qawlan maisura, qawlan ma’rufa, qawlan sadida, dan qawlan tsaqila.
DAKWAH MELALUI RADIO: Analisis terhadap Format Siaran Dakwah di Radio
AT-TABSYIR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v1i2.2907

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui format siaran dakwahyang disiarkan Radio PAS FM Pati dan untuk mengetahui faktorkelebihan dan kekurangan format siaran dakwah di Radio PAS FMPati. Adapun hasilnya: pertama, pada umumnya target acara baikmelalui dialog interaktif dan rekaman adalah untuk memberikansiraman rohani tentang ajaran Islam supaya masyarakat lebihmengerti dan menambah pengetahuan ajaran Islam dan memberikankesempatan kepada pendengar untuk bertanya-tanya langsung secaraon air. Disamping target khusus yaitu mengupas permasalahan seputarfikih wanita dan keluarga sakinah. Kedua, kelebihan format diskusiatau dialog interaktif yaitu tema yang disampaikan selalu aktual,artinya memang sedang dibutuhkan oleh para pendengar. Adapunkekurangannya banyaknya nara sumber yang memiliki latar belakangyang berbeda-beda dalam mengisi program siaran dakwah yangsama sehingga dalam memberikan jawaban pun berbeda-beda yangdampaknya terkadang membuat bingung para pendengar setia radioPAS FM Pati serta terkadang ada nara sumber yang kurang menguasaimateri sehingga ketika ada pertanyaan kurang mampu dijawab secarasempurna. Adapun kelebihan format features yang berbentuk rekaman,nara sumber hanya menyampaikan materi yang telah disiapkannyasehingga penyampaian materinya lebih luas dan mendalam. Adapunkekuranganya para pendengar tidak dapat bertanya langsungkepada nara sumber atas materi yang disampaikan pada waktu itu.
Potential of New Media as a Contemporary Method of Dakwah Zakat Towards Inviting The Community to Pay Zakat
AT-TABSYIR Vol 8, No 2 (2021): Desember
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v8i2.12342

Abstract

The purpose of using the new media in the context of dakwah is an essential feature since it is the trigger for dakwah activities and the execution of dakwah is done to its target. As information and communication technology advances, zakat institutions, must capitalise on it for the benefit of Islam. In the face of the Covid-19 outbreak, zakat institutions such as the Federal Territory Zakat Collection Center (PPZ-MAIWP) are heavily using new media to teach zakat to all Malaysians. There are five potentials of using the new media towards inviting the community to pay zakat namely; further expand dakwah delivery activities, facilitate the delivery of zakat dakwah, diversify the methods of dakwah of zakat, dakwah of zakat while studying and entertaining, and defence against zakat cyber warfare. Thus, digital media has enormous potential in terms of facilitating the implementation of zakat dakwah activities in a more structured, appealing, and beautiful manner.
DAKWAHTAINMENT: ANTARA KOMERSIALISASI MEDIA DI BALIK AYAT TUHAN
AT-TABSYIR Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v2i1.465

Abstract

Pemanfaatan Instagram Sebagai media Dakwah Bagi mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Raden Intan Lampung
AT-TABSYIR Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v7i1.7151

Abstract

 Instagram merupakan salah satu media yang dimanfaatkan mahasiswa KPI untuk menyampaikan pesan dakwah kepada khalayak dan sebagai akses pesan dakwah bagi mahasiswa agar mempermudah dakwah yang di terima oleh mad’u. Permasalahannya adalah dakwah merupakan tugas bagi setiap umat muslim yang dalam menjalaninya tidaklah semudah yang dibayangkan, karena begitu banyak persoalan dan tantangan yang harus dihadapi dilapangan. Oleh karena itu dakwah Islam harus fleksibel, mampu mengikuti perkembangan zaman, perkembangan umat dan budaya umat, harus dikemas dengan menarik. Ketika melihat situasi dan kondisi mahasiswa, ternyata Instagram begitu akrab dengan aktivitas keseharian mahasiswa, bahkan tak sedikit yang setiap harinya pasti membuka Instagram, dari sini Da’i memanfaatkan Instagram sebagai media dakwah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Raden Intan Lampung yang menggunakan Instagram dan mengakses pesan dakwah di Instagram. Hasil penelitian diketahui bahwa : Instagram memberikan banyak sekali manfaat sebagai media dakwah. Dalam memanfaatkan Instagram sebagai media dakwah bagi mahasiswa KPI, terdapat 2 macam bentuk pemanfaatan; 1) Pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi, 2) Pemanfaatan Instagram sebagai media dakwah. Kesimpulannya, Instagram dapat dikatakan efektif sebagai media dakwah, jika digunakan dengan baik sesuai syariat Islam. Secara keseluruhan dakwah di Instagram yang merupakan dakwah milenial mampu menciptakan dakwah yang innovatif yang mampu menarik perhatian followers untuk membagikan ke media sosial yang mereka miliki.