cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Konsep Pendidikan Anak Menurut Ibnu Khaldun (Studi Atas Kitab Muqaddimah) Ahmad Falah
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v2i1.4267

Abstract

The concept of a child’s education, according to Ibn Khaldunin his book Prolegomena can be grouped into several important part ofthe concept and his thinking, ie on the basics of education, the divisionof sciences, there is science and science naqliyah aqliyah, the basicprinciples of Islamic education, educational purposes, methods, materials,nature educators and students as well as a discussion of the teachingof the Koran and Arabic for the countries of the Arab world and AfricaThe purpose of education according to Ibn Khaldun is the religious and moraleducation, Islamic education and the world’s attention to the interests ofreligion, Islamic education prioritize aspects of expediency, Islamic educationto educate children to study not merely for science alone but for the provisionsthat can be applied to the next life, Islamic education is concerned withvocational education (vocational), art, carpentry in order to find work andgood luck.Curriculum (material) according to Ibn Khaldun is material to the base rateincludes: Koran, joints religion, reading, writing, arithmetic, the basics of theArabic language, moral education, stories, syi’ir and ktrampilan, and materialto a high level (higher education) include religion and literatures, and sciencesthat support the life eg foreign language.
Penanaman Akhlaqul Karimah Melalui Metode Pembiasaan Dalam Pengembangan Sosial Emosional Bagi Anak Usia Dini Di Raudhatul Athfal Falahul Mukminin 01 Pandaan Kec. Pabelan Kab. Semarang amin sabiati
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.5291

Abstract

 Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap tentang pentingnya menanamkan ahlaqul karimah bagi anak usia dini. Akhir-akhir ini, berbagai kalangan terutama orang tua dan para pelaku pendidikan berpendapat bahwa penanaman ahlaqul karimah menjadi hal yang diharapkan dapat dimiliki oleh anak. Semua pihak berkeyakinan bahwa ahlaqul karimah ini diyakini sebagai salah satu wujud dari pembentukan pribadi yang kuat terutama dalam mengembangkan kemampuan sosial emosial bagi anak sedini mungkin. Hal ini dapat dilihat misalnya, dari sikap dan perilaku yang menunjukkan sopan santun, menghargai orang lain, dan rasa keperdulian terhadap sesama, dan hal-hal baik lainnya. Hal ini terlihat pada diri anak tidak hanya pada saat di sekolah karena anak merasa dinilai oleh guru, akan tetapi hendaknya ini sudah menjadi karakter yang melekat dimanapun anak tersebut berada. Penanaman ahlaqul karimah dilaksanakan salah satunya melalui metode pembiasaan. Pembiasaan ini menjadi program bersama antara sekolah dan orang tua, sehingga terdapat kesepahaman yang terjalin antara guru di sekolah dengan orang tua di rumah. Dengan peran serta guru dan orang tua tersebut maka penanaman ahlaqul karimah ini pun terbukti secara empirik berhasil memacu pengembangan kemampuan sosial emosional bagi anak usia dini. Selain itu, penanaman ahlaqul karimah juga dapat membentuk anak menjadi individu yang memiliki budi pekerti yang baik, sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang diharapkan oleh lingkungan masyarakat sosialnya. Dengan begitu dapat terwujud generasi yang beriman, berilmu, dan beramal dengan berlandaskan pada akhlaqul karimah yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam metode penelitian ini (miles & Huberman; 1992:20) peneliti menggunakan tekhik pengumpulan data yang lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan penanaman ahlaqul karimah yang dilakukan melalui metode pembiasaan ini cukup efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak. Adapun pembiasaan yang dilaksanakan adalah meliputi: kegiatan berbaris sebelum masuk kelas dan ketika akan pulang, sikap khusuk dalam kegiatan berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran serta pada saat praktik ibadah, menunjukkan sikap yang baik pada saat pembelajaran di dalam maupun di luar kelas, mengantri mengambil dan menggunakan mainan, menunjukkan adab makan pada saat makan bersama, cara berkomunikasi dengan teman maupun guru, dan sikap baik lainnya. Selanjutnya guru mengawasi tingkah laku anak dan mencontohkan bagaimana cara bersikap yang menunjukkan ahlaqul karimah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanaman ahlaqul karimah yang dilaksanakan benar-benar dapat mempengaruhi pengembangan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini terlihat dari sikap yang ditunjukkan anak dalam setiap kegiatan bermain baik di dalam maupun di luar kelas.Kata kunci: 
Bercerita sebagai Metode Mengajar bagi Guru Raudlatul Athfal dalam Mengembangkan Kemampuan Dasar Bahasa Anak Usia Dini di Desa Ngembalrejo Bae, Kudus Taranindya Zulhi Amalia
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v3i2.4736

Abstract

One of the methods applied by early childhood educators is storytelling.Storytelling is helpful for them. However, practically, not all them is capable ofcarrying out this method. The challenge is the limited media that accompanies theapplication of this method. Storytelling is very attractive to the world of children,especially in early childhood education, but are less socialized to give benefits forthe early childhood educators, especially those that live in some district. While thereason is similar to the limitations of the media
Kupas Tuntas Model Media Pembelajaran Dan Bermain Pada Siswa TK ABA Podosugih Pekalongan Failasuf Fadli
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.4810

Abstract

MODEL OF LEARNING AND PLAY MEDIA IN STUDENTS OF ABA PODOSUGIH PEKALONGAN KINDERGARTEN EDUCATION. Kindergarten Education is a formal institution for children to receive knowledge and technology. However, the problem is the difficulty of how to deliver educational materials, because at the age of kindergarten children is the age to play. So it needs attention in providing educational content material or aspects that are the objectives of learning. The purpose of the article that will be discussed is to describe any model that is a medium of learning in kindergarten education, in addition it is also expected to be able to thoroughly examine how the appropriate play model for early childhood. This study uses qualitative methods with primary sources of teachers and students in TK ABA podosugih Pekalongan. This research process through the stages of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The final result of this study states that the kindergarten phase is a phase where fantasy power is very strong and always wants to play so that it requires a variety of learning media so that children are able to easily absorb the content of learning content in a fun way. In addition, in this study also explained the results of various kinds of media games for early childhood. So that it is hoped that later it will be able to open up the horizons of learning and playing media suitable for kindergarten students.
Menakar Prinsip-Prinsip Filosofis dalam Pembelajaran Raudlatul Athfal Mas'udi Mas'udi
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v1i1.4240

Abstract

Analysis of learning development at the level of Raudlatul Athfal (RA) gives the feel of a dialogical existence as a base for Islamic education reunited with the latest educational globalized reality. Learning patterns that will be applied at RA level are necessarily exposed to the offred curriculum systematization. Would it offer a foothold to the scienctific dichotomy or integrating aspects? Both of these realities became the basis for explaining the essential scientific development in RA level. Philosophical principles in RA learning development definitely should be able to do a reading to the early growth dynamics of thought in education. The existence of Islamic educational thought as the learning basis in the RA’s development is essentially related to Greek thought underlying earlier. The intersection of thisthought should undoubtedly be realized so that the achievement of the learningphilosophical principles is globally recognized.
Alat Permainan Edukatif dalam Menanamkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Ahmad Aly Syukron Aziz Al Mubarok
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v9i1.10103

Abstract

EDUCATIONAL PLAY TOOLS IN INSTILLING RELIGIOUS AND MORAL VALUES IN EARLY CHILDHOOD. This research was conducted to provide support for improving educational game tools in instilling religious and moral values. This research method uses Classroom Action Research (CAR) which aims to instill religious and moral values at the early childhood level. This research was conducted at an early childhood education institution, namely RA. Al Musthofa Bangsal. The results of the research through observation from cycles I and II experienced classical learning completeness, namely in the first cycle of meeting 1 the average score of children was 52 completeness 25%. Meeting 2 the average score of the child was 61 completeness 42%. Meeting 3 the mean score of children is 63 completeness 50%. cycle II meeting 1 the average value of the child 67 completeness 58%. Meeting 2 the mean score of children 75 completeness 75%. While meeting 3 the average score of children is 88 completeness 91% means very well developed.
Internalisasi Peningkatan Kecerdasan Linguistik Verbal Melalui Muatan Kurikulum Pembelajaran Bahasa Inggris PAUD Taranindya Zulhi Amalia
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i2.2022

Abstract

Ragam metode mengajar bagi PAUD memberi alternatif sekaligus kebimbangan bagi guru-guru PAUD untuk memilih metode yang paling sesuai dengan tema pembelajaran dalam satu pekan. Pembelajaran tematik dalam muatan kurikulum PAUD terdiri atas beberapa aspek perkembangan, diantaranya Kemampuan dasar (kemampuan bahasa, kognitif, dan fisik).  Satu dari pengenalan bahasa asing yang terdapat dalam kurikulum PAUD berkonsep 4 bahasa ini adalah: bahasa internasional (Bahasa Inggris).Pada metodologi penelitian, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data primer berasal dari kepala PAUD, sie kurikulum sekaligus wali kelas, dan wali peserta didik. Sedangkan sumber data sekunder pendukung adalah referensi. Sumber sekundernya yakni buku-buku yang relevan dengan motivasi dosen Bahasa Inggris khususnya dalam meningkatkan perkembangan bahasa  anak usia dini.  Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.                        Hasil dan pembahasan penelitian motivasi ini berupa: (1) Muatan kurikulum di PAUD Naneymi berlandaskan pembelajaran multi bahasa dengan pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BBCT) 4 bahasa: bahasa ibu (Bahasa Jawa), bahasa nasional (Bahasa Indonesia), bahasa al-Qur’an (Bahasa Arab), dan bahasa internasional (Bahasa Inggris), (2) Internalisasi kecerdasan linguistik verbal  dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada muatan kurikulum di PAUD Naneymi Dersalam Kudus Tahun Pelajaran  2014/2015 terjadi dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang termuat dalam tema-tema pada English Day, dan (3) Faktor pendukungnya: media berupa alat permainan edukatif yang tepat, kreativitas pendidik, pemilihan metode pengajaran yang tepat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang keilmuan pendidik yang non PAUD dan pendidik masih memberikan pekerjaan rumah. Solusinya: Pendidik sering mengikuti pelatihan-pelatihan PAUD, melanjutkan ke jurusan PGPAUD atau PGRA di jurusan pendidikan/ tarbiyah, mematuhi aturan dari diknas untuk tidak memberi pekerjaan rumah pada peserta didik, bekerjasama dengan pihak pendidikan dasar untuk tidak memberikan materi baca, tulis, berhitung dalam porsi berlebihan namun pengenalan saja, serta bekerja sama dan berkoordinasi dengan wali peserta didik dengan pendampingan konsultan melalui acara parenting.
Pengaruh Dukungan dan Penerimaan Orangtua Terhadap Efikasi Diri pada Anak Usia Dini Nur Hasanah
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i2.6092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh dukungan orangtua terhadap efikasi diri anak usia dini; (2) pengaruh penerimaan orangtua terhadap efikasi diri anak usia dini; dan (3) pengaruh dukungan dan penerimaan orangtua terhadap efikasi diri pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah 162 anak Taman Kanak-kanak se Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sampel penelitian sebanyak 129 anak, dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dukungan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri anak usia dini dengan signifikansi 0,000 (p<0,05); (2) penerimaan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri anak usia dini dengan signifikansi 0,033 (p<0,05); (3) dukungan dan penerimaan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) Dukungan dan penerimaan orangtua memberikan sumbangan efektif sebesar 20,5% terhadap efikasi diri.
Peran Orang Tua dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Suciati Suciati
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v5i2.3480

Abstract

Abstract: THE PARENTS’ ROLE IN DEVELOPING THE EARLY CHILDHOODLANGUAGE DEVELOPMENT. The purposes of this research are to know thestages of early childhood language development, factors that influence thedevelopment of early childhood language and the roles of parents indeveloping the early childhood language. It is library research or literaturestudy. The first result shows that the early childhood language includesprelinguistic, (protolinguistic) and linguistic fase. The second result showsthat language development is influenced by two factors, internal andexternal factors. Internal factors include biological, gender, intelligenceand the child's own health factors. While external factors are the socioeconomicconditions of families and family relationships. And the latestresult shows that six types of parents’ involvement include parenting,communicating, volunteering, learning at home, making decision, andcollaborating with the family/community).Abstrak: Bahasa anak usia dini perlu ditingkatkan pula. Tujuan daripenelitian ini adalah mengetahui tahapan perkembangan bahasa anakusia dini, faktor yang mempengaruhi pengembangan bahasa anak usiadini dan bagaimana peran orang tua dalam pengembangan bahasa anakusia dini. Jenis penelitian ini adalah library research atau kajian pustaka.Hasil pertama menjukkan bahwa bahasa anak usia dini meliputi tahapanpralinguistik, (protolinguistik) dan linguistik. Hasil kedua menunjukkanbahwa perkembangan bahasa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktorinternal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor biologis,jenis kelamin, kecerdasan dan kesehatan anak itu sendiri. Sedangkanfaktor eksternalnya adalah kondisi sosial ekonomi keluarga danhubungan keluarga. Dan hasil terakhir menunjukkan bahwa enam jenisketerlibatan orang tua meliputi parenting (mengasuh), communicating(berkomunikasi), volunteering (sukarela), learning at home (belajar dirumah), making decision (mengambil keputusan), dan collaborating withthe community (berkolaborasi dengan keluarga/masyarakat).
Implementasi Pendidikan Karakter Terhadap Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan dan Keteladanan Endah Purwanti; Dodi Ahmad Haerudin
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i2.8429

Abstract

Degradasi moral dalam menanamkan nilai karakter pada anak merupakan sarana paling penting dalam pilar pendidikan terhadap upaya pembinaan dedikasi yang positif bagi anak dalam menghormati suatu aturan tatanan hidup seperti etika dan pola tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter terhadap anak usia dini melalui pembiasaan dan keteladanan dengan karakter yang difokuskan hanya pada karakter disiplin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi fenomenologis. Penelitian ini dilaksanakan di RA Al-Istiqomah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan karakter disiplin melalui pembiasaan dan keteladanan di RA Al-Istiqomah dapat dilihat dari penekanan nilai-nilai keagamaan yang menjadi salah satu pemantik atau nilai yang ditekankan terhadap relativitas moral sebagai suatu kefungsian dalam membangun kepemimpinan moral (disiplin diri) dengan berimplikasi pada 4 karakter meliputi religius, tanggung jawab, rasa hormat, serta disiplin sebagai penguatan serta dasar pemikiran dan perilaku siswa. Kebiasaan (habituasi) yang realisasinya yaitu dengan kegiatan rutin, kegiatan spontan/insidental, kegiatan terprogram dan keteladanan yang diterapkan dengan cara yang dapat dilihat anak, cara guru atau pendidik memberikan contoh pada anak dengan cara merespon orang-orang yang membutuhkan disekitar. Hal ini merupakan suatu wujud modifikasi perilaku yang dirancang untuk meningkatkan perilaku yang sesuai dan sebagai pendorong terhadap konsistensi suka rela dengan mematuhi akan pengenalan peraturan-peraturan terhadap kebiasaan moral.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA More Issue