cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Optimalisasi Ranah Afektif melalui Pendidikan Kisah Islami Muhammad Iqbal
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4765

Abstract

Pendidikan pada dasarnya adalah untuk mewujudkan peradaban. Akan tetapi dewasa ini perilaku manusia mudah berubah dikarenakan pengaruh perkembangan zaman yang selalu bergerak. Manusia kemudian dalam keberlangsungan hidupnya hanya fokus pada ranah kognitif dan psikomotorik. Padahal ranah afektif merupakan faktor utama keberhasilan manusia dalam menciptakan peradaban. ranah afektif merupakan berhubungan vertikal manusia dengan Tuhannya. Inilah yang menyebabkan ranah afektif bersentuhan langsung dengan spiritualisme. Ranah afektif merangkum seluruh konsep “akhlak”. Di sinilah kisah Islami sebagai wujud sejarah yang menjadi hikmah dan pelajaran dengan keindahan sastranya dijadikan sebagai upaya pengoptimalan ranah afektif.Penelitiaan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi ranah afektif dengan pendidikan berbasis kisah Islami. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarakan analisis dan data yang penulis teliti, penulis menyimpulkan dalam mengoptimalkan ranah afektif maka tidak lepas dari 2 (dua) aspek, yaitu Pertama, Tuhan, Allah Swt. sebagai penentu dan pemilik kehendak. Kedua, Manusia, manusia itu sendiri memiliki peran untuk keberhasilan optimalisasi ranah afektif karena manusia diberikan takdir untuk bebas berkehendak dengan aturan yang sudah ditentukan oleh Tuhan.
Pemahaman Gaya Belajar pada Anak Usia Dini Retno Susilowati
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v1i1.4245

Abstract

Learning style is a characteristic cognitive, affective and psychomotorbehavior, which acts as an indicator of relative stability for the learners feelinginterconnected and reacting to the learning environment. Learning style refersto the preferred way of learning learners. Generally, it is considered that aperson’s learning style is derived from personality variables, including cognitiveand psychological composition of the socio-cultural background, education andexperience. Diversity of learning styles of students need to firstly consider anyinstitution that they will join in. Almost all students (kindergarten) has a mixof learning styles, very few children who have only one learning style. Learningstyle is a mix of learning styles which children sometimes type at once visual andauditory or kinesthetic as well, or just a kinesthetic and visual.
Mengembangkan Kecerdasan Emosional Melalui Penanaman Nilai Sosial pada Anak Usia Dini Sulthon Sulthon
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i2.2193

Abstract

Anak usia dini adalah anak yang baru tumbuh dan kembang lebih pesat dalam segala hal, baik dalam pertumbuhan fisiknya maupun dalam perkembangan mentalnya. Pada masa ini anak memiliki potensi yang sangat baik dalam hal merespon stimulus yang didapat dari lingkungannya, hal ini karena anak usia dini berada dalam masa emas perkembangan. Dengan demikian membangun kecerdasan emosional anak pada masa ini sangat penting karena anak sangat peka dan berpotensi menjadi lebih baik sesuai dengan pembinaan dan pendidikan yang didapatkan dari lingkungan atau keluarganya. Penanaman nilai-nilai sosial berkaitan erat dengan baigaimana menanamkan anak agar peka dengan kehidupan orang lain atau dapat bersikap dan berperilaku sesuai dengan nilai, norma, dan etika dalam kehidupan sosial yang terbentuk dari bagaimana seseorang memahami emosi diri, mengelola, memotivasi diri, dan memahami emosi orang lain serta berempati terhadap kehidupan orang lain.
Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Luthfatun Nisa'
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.6283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi bagi anak usia dini baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkungan sekolah. Dikarenakan teknologi tidak terlepas dari kehidupan anak di era yang semakin canggih ini. Keberadaan teknologi tidak dapat dipungkiri dan bagaimanapun anak tidak dapat di cegah ataupun dilarang menggunakannya, namun kontrol dan pendampingan yang tepat dapat menjadi solusi yang tepat bagi anak. oleh karena itu, penelitian ini menjawab permasalahan yang sering dihadapi oleh orangtua dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara dalam proses pengumpulan data, serta menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber jurnal, buku, dan hasil penelitian yang mendukung. Penelitian dilakukan di desa Talun kecamatan Sumberrejo kabupaten Bojonegoro dengan jumlah subjek 20 orangtua wali yang memiliki anak usia 3-6 tahun dan pada dua lembaga PAUD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata orangtua wali belum banyak memberikan kontrol dan pendampingan dalam penggunaan smartphone pada anak sehingga anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain smartphone dibanding bermain dengan teman sebayanya. Sedangkan dalam bidang pendidikan teknologi belum banyak dimanfaatkan secara maksimal oleh guru. Sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan rujukan bagi guru dan orangtua dalam proses pemanfaatan teknologi.
Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Lagu pada Anak Usia Dini Ida Vera Sopya
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v1i1.4236

Abstract

This article describes the advantages and the examples of song to support English language learning process. Moreover, this article explains the position of English language in Indonesia and the characteristic of children as foreign language learners. Children have unique characteristics that could be employed for the supporting factors and disadvantaging factors of foreign language learning process. They need to move and be able to concentrate for a short term, learn through experiences, have less ability to control and plan their activities, not fear to do some mistakes or take risks, not really pay attention to their shelves or their actions, pay attention to the language purpose, and posses limited experiences in their lives. Songs are learning resources that have so many advantages, including linguistics resource, affective/psychological resource, and cognitive resource. Songs can be good learning sources as teaching media for English language class.
Stimulasi Perkembangan Anak dengan Memanfaatkan Barang Bekas di Era New Normal Yuniatari Yuniatari; Suyadi Suyadi
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v9i1.9221

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan permainan puzzle jam yang dibuat dari barang bekas dapat menstimulasi perkembangan anak di era new normal. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan observasi partisipan pada warga yang tinggal di Perumahan Graha Kencana Blok RR no. 12 dengan subjek penelitian ada 3 anak yang berusia 5-6 Tahun dan 2 orang tua yang mendampingi anak bermain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan puzzle jam yang terbuat dari barang bekas dapat menstimulasi perkembangan anak di era new normal, baik perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, moral agama, seni dan kreativitas anak. Permainan ini mudah dimainkan oleh anak, baik dengan pendampingan maupun dilakukan secara mandiri.
Metode Pembelajaran yang Digunakan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Permata Bunda Eci Sriwahyuni; Nova Asvio; Nofialdi Nofialdi
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i1.2010

Abstract

: In this qualitative research, the reseachers described the instructional methods which were applied by Early Childhood Education (PAUD) Permata Bunda. The documentation, observation, and interview were used as instruments to collect the data. The results revealed that Early Childhood Education of Permata Bunda used the instructional methods 1) playing blocks method; 2) memorizing method; 3) role play method; 4) playing music and sing method; 5) playing card method; and 6) experimental method. The results implicated to the teachers should have strong motivation to upgrade students’ knowledge and create the creative instructional media to apply the instructional methods were organized. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang digunakan di PAUD Permata Bunda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian tentang metode pembelajaran yang digunakan di PAUD Permata Bunda adalah: 1) metode bermain balok; 2) metode hafalan; 3) metode bermain peran; 4) metode bermain musik dan bernyanyi; 5) metode bermain kartu; 6) metode eksperimen. Hasil temuan dalam penelitian ini mengharuskan guru memiliki motivasi yang kuat untuk meningkatkan pengetahuan dalam menciptakan media-media pembelajaran yang kreatif demi terlaksananya metode pembelajaran yang telah disusun
Implementasi Metode Pembiasaan Modelling Perspektif Teori Behaviorisme di RA Syamila Kids Kota Salatiga Tri Hartono; Farit Saifur Rochman; Wahyu Najib Fikri
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i2.5985

Abstract

Abstract: The world of education today is a benchmark in the process of educating the life of the nation, so that kindergarten is the initial formation in learning and teaching activities and the formation of behavior towards children. So the kindergarten is a formal early childhood education institution that serves ages between 4-6 years. This age is often called the golden age golden age. That is crucial for the further development of human quality. At this time children have the attitude to imitate, that is, every action of an adult who is considered to have authority (parents, siblings, teachers, other adults) will be a reference for his behavior (for example). Therefore, habits of diverse behaviors and morals need to be introduced, fostered, and accustomed from an early age. This study aims to describe the implementation of the modeling methodology of behaviorism in RA Syaamila Kids Salatiga. The type of this research uses descriptive qualitative research with a case study method. Of all the activities that are accustomed to school will manifest in the minds of children and then will bring good influence when the child is at home. Therefore, children must be formed from an early age so that later they will form a person who has a moral character, Implementation of the habituation method in Syaamila Kids is considered very effective in the teaching and learning process because it is in accordance with the psychology of children who are easy to accept, so here children are easy to accept what is conveyed and done by the teacher. So that from the implementation of this habituation method can create independence, respect and love both yourself, others and the environment and children are able to appreciate the time.Keywords: Implementation, Habitual Modeling Method, Behaviorism TheoryAbstrak: Dunia pendidikan dewasa ini menjadi tolak ukur dalam proses mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga Taman Kanak-Kanak merupakan pembentukan awal dalam kegiatan belajar dan mengajar serta pembentukan perilaku terhadap anak. Sehingga Taman Kanak-Kanak merupakan Lembaga pendidikan anak usia dini yang bersifat formal yang melayani usia antara 4-6 tahun. Usia ini sering disebut dengan usia emas golden age. Yang sangat menentukan untuk pengembangan kualitas manusia selanjutnya. Pada masa ini anak memiliki sikap meniru, yaitu setiap tindakan orang dewasa yang dianggap memiliki otoritas (orang tua, kakak, guru, orang dewasa lainnya) akan menjadi rujukan perilakunya (contohnya). Oleh karena itu, pembiasaan perilaku beragam serta moral perlu diperkenalkan, dipupuk, dan dibiasakan sejak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembiasaan modelling  perspektif teori behaviorisme di RA Syaamila Kids Salatiga. Adapun jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus.Dari segala kegiatan yang dibiasakan disekolah akan termanifestasi dalam pikiran anak dan kemudian  akan membawa pengaruh baik ketika anak di rumah. Oleh karena itu sejak dini anak harus dibentuk keribadiannya sehingga kelak akan terbentuk pribadi yang berakhlakul karimah, Implementasi metode pembiasaan di Syaamila Kids ini di nilai sangat efektif dalam proses belajar mengajar karena sesuai dengan psikologi anak yang mudah menerima, maka disini anak mudah menerima apa yang disampaikan dan di lakukan oleh guru. Sehingga dari implementasi metode pembiasaan ini dapat menciptakan kemandirian, rasa  menghormati dan menyayangi baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan serta anak mampu untuk menghargai waktu.Kata kunci : Implementasi, Metode Pembiasaan Modelling, Teori Behaviorisme
Pengenalan Baca Tulis bagi Anak Usia Dini Novita Pancaningrum
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v3i2.1194

Abstract

Chidhood Education is a stimulation for a time that full of important things happen in people life time. This is the beginning for the next step for every one in the future. Golden ages are 0 – 6 years old. This is the right time to give modal for them. The modals are reading and writing skills. If Teacher could practices the children with the right method, it will make the neutrons in their brain still alive till they grow up. There are nine rules for learning activities based on right-left brain activities with integrative and eleven Montessori steps to teach reading and writing skills for kid.
Hubungan antara Tipe Kepribadian dengan Performansi Mengajar Guru TK dan RA Muhammad Nur Ghufron; Rini Risnawita S
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v3i1.4730

Abstract

The aim of the present study was to determine the relationship betweenbig five personality and performance of teachers in the kindergarten and Islamickindergarten. The subjects of this study were teachers in the kindergarten andIslamic kindergarten Kudus. Samples (N=77) were collected through a conveniencesampling technique, and completed a questionnaire in the form of a scale. Theresults of the study showed that there was a positive significant relationshipbetween extraversion, openness to experience, agreeableness and performance ofteachers in the kindergarten and Islamic kindergarten and in contrast there was anegative significant relationship between neuroticism and conscientiousness andperformance of teachers in the kindergarten and Islamic kindergarten.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA More Issue