cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
Pengaruh Pelatihan Lari Kijang Dengan Beban Terhadap Prestasi Lompat Jangkit Ditinjau dari Power Otot Tungkai Merta, I Wayan; Koyan, I Wayan; Kanca, I Nyoman
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Lari Kijang Dengan Beban Terhadap Prestasi Lompat Jangkit Ditinjau dari Power Otot Tungkai. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest  control group design. Data dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur.Hasil analisis data menunjukkan bahwa, (1)terdapat perbedaan prestasi lompat jangkit  antara siswa yang mengikuti pelatihan lari kijang dengan beban (FA=9,049;p<0,05),(2)terdapat pengaruh interaksi antara bentuk pelatihan dengan power otot tungkai terhadap prestasi lompat jangkit (FAB= 60,075;p<0,05),(3)terdapat perbedaan prestasi lompat jangkit antara siswa yang mengikuti pelatihan lari kijang dengan beban dan pelatihan konvensional, pada siswa yang memiliki power otot tungkai tinggi (thitung=10,593;p<0,05), dan pada siswa yang memiliki power otot tungkai rendah (thitung=4,76;p<0,05).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa pelatihan lari kijang dengan beban berpengaruh terhadap peningkatan prestasi lompat jangkit ditinjau dari power otot tungkai.   Kata-kata kunci:     lari kijang, beban,power otot tungkai, dan prestasi lompat jangkit     Abstract This study aimed at determining the effect of weighted deer running training toward of triple jump achievement viewed from the power of leg muscle.The research was designed using pretest-posttest control group design.Data were analyzed using two-tailed ANAVA.The results showed that;(1)There was a difference between the results of triple jump achievement between students who were trained by weighted deer running(FA=9,049,p<0.05),(2)There was an interaction effect between the form of training using leg muscle power toward the result of triple jump(FAB=60,075,p<0.05);(3)There was a difference between the results of triple jump achievement between students who were trained by weighted deer running and the students who were trained using conventional exercise,for thestudents who have high leg musclepower(tcounted=10,593,p<0.05)and deer running exercise with low leg muscle power(tcounted=4,76,p<0.05),Based on the data analysis above,it can be concluded that weighted deer running training has an effect toward the result of triple jump achievement viewed from the power of leg muscle.   Key words: deer running, prior skill, and the achievement of triple jump
PENGARUH PELATIHAN SENAM KESEGARAN JASMANI 2008 TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Kamajaya, D. M.; Dantes, N.; Kanca, N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui Pengaruh Pelatihan SKJ 2008 Terhadap VO2 maks Ditinjau Dari Kemampuan Awal Siswa.Rancangan penelitian menggunakan posttest only control group design.Data dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey.Hasil analisis data menunjukkan bahwa,(1)Terdapat perbedaan pengaruh VO2 maks yang signifikan antara siswa yang mengikuti pelatihan SKJ 2008 dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional,(2)Terdapat pengaruh interaksi antara siswa yang mengikuti pelatihan SKJ 2008 dan kemampuan awal siswa,(3) Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi terdapat perbedaan VO2 maks yang signifikan antara siswa yang mengikuti pelatihan SKJ 2008 dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional, dan kelompok berkemampuan awal rendah yang mengikuti pelatihan konvensional lebih baik VO2 maksnya dibandingkan dengan yang sudah mengikuti pelatihan SKJ 2008 Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa pelatihan SKJ 2008 berpengaruh terhadap VO2 maks ditinjau dari kemampuan awal siswa.   Kata kunci: Pelatihan SKJ 2008, VO2 maks, kemampuan awal     ABSTRACT This study aims to know the effect of SKJ 2008 training towards VO2max viewed from initial ability.The design of the study uses posttest only control group design,The data was analyzed using ANAVA two lines and followed by Tukey test.The results of data analysis showed that,(1)There was a difference in the influence of VO2max which is significant between students who joined SKJ 2008 training with students who joined conventional training.(2)There was an interaction effect between students who joined SKJ 2008 training and the students’ initial ability,(3)There was significant difference of VO2max between students who joined SKJ 2008 training with students who joined conventional training and VO2max for the students who had lower initial ability and joined conventional training better than the students who joined SKJ 2008 training.Based on the data analysis and discussion,it can be concluded that SKJ 2008 training affect theVO2max viewed from the initial ability of 1st grade students.   Keywords: SKJ 2008 Training,Maximal Oxygen Volume, viewed from initial ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM BAHAN BAKAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEKANIK SISWA (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X TSM SMK Negeri 3 Singaraja) Alit Putra, Mahardana; Wayan, Koyan I; Wayan, Sadia I
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat STM berbasis asesmen kinerja ditinjau dari kemampuan mekanik siswa terhadap hasil belajar sistem bahan bakar. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperiment dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian 58 orang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes objektif. Hipotesis dianalisis dengan ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama: hasil belajar sistem bahan bakar dengan model pembelajaran STM berbasis asesmen kinerja lebih baik daripada model pembelajaran langsung (FA=24,852; p<0,05). Kedua: setelah diadakan pengendalian terhadap kemampuan mekanik, hasil belajar sistem bahan bakar dengan model pembelajaran STM berbasis asesmen kinerja lebih baik daripada model pembelajaran langsung (Fres=314,967; p<0,05). Ketiga: terdapat kontribusi kemampuan mekanik (72,014%) terhadap hasil belajar sistem bahan bakar (R=0,849; Freg= 133,267; p<0,05). Atas dasar temuan tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran STM berbasis asesmen kinerja dan kemampuan mekanik mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar sistem bahan bakar pada siswa kelas X TSM SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata kunci: model pembelajaran sains teknologi masyarakat, hasil belajar sistem bahan bakar, dan kemampuan mekanik   Abstract This study aimed at investigating the effect of Science-Technology-Society learning model (STS) based on performance assessment towards the fuel system learning achievement in term of the mechanical ability. This study was a Quasi Experiment where it used Posttest Only Control Group Design by involving 58 students as the sample. The instruments used in collecting the data were the objective test. The hypotheses was tested by one-way ANACOVA. The result show that: First, the fuel system learning achievement who were taught with STS learning model based on performance assessment better than with the direct instruction (FA=24,852; p<0,05). Second, after controlling the effect of mechanical ability, showed that fuel system learning achievement who were taught with STS learning model based on performance assessment better than with the direct instruction (Fres=314,967 ; p<0,05). Third, there was contribution between mechanical ability (72,014%) with fuel system learning achievement. (R=0,849; Freg=133,267; p<0,05). Based on the result above, it can be concluded that STS learning model based on performance assessment and mechanical ability effected fuel system learning achievement for the students of X TSM at SMK Negeri 3 Singaraja.   Key words: Science-Technology-Society Learning Model (STS), Mechanical ability And Fuel System Learning achievement.  
STUDI EVALUASI KESIAPAN SD NEGERI 2 GIANYAR MENJADI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL Eka Putra, G. M.; Dantes, N.; Marhaeni, A.A.I.N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh: (1) gambaran atau deskripsi tentang kesiapan SD Negeri 2 Gianyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari konteks, (2). gambaran atau deskripsi tentang kesiapan SD Negeri 2 Gianyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari input,(3) gambaran atau deskripsi tentang kesiapan SD Negeri 2 Gianyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari proses, dan (4) gambaran atau deskripsi tentang kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan SD Negeri 2 Gianyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Variabel konteks,inpu dan proses diukur dengan instrumen berupa kuesioner sekala Likert. Sampel penelitian berjumlah 12 guru , 1 kepala sekolah, 3 pegawai tata usaha, 4 komite sekolah, dan 132 orang tua siswa pada SD Negeri 2 Gianyar yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposif. Data yang berupa skor variabel konteks, input, dan proses selanjutnya dianalisis dengan jalan mengubah skor tersebut ke skor-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan SD Negeri 2 Gianyar menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari konteks sebesar 58,13 yang berarti bahwa SD Negeri 2 Gianyar siap menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari konteks, (2) Kesiapan SD Negeri 2 Gianyar menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari input sebesar 56,46 yang berarti bahwa SD Negeri 2 Gianyar siap menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari input,(3) Kesiapan SD Negeri 2 Gianyar menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari proses sebesar 42,29 yang berarti bahwa SD Negeri 2 Gianyar kurang siap menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari proses, (4) Kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan SD Negeri 2 Gianyar sebagai Rintian Sekolah Bertaraf Internasional adalah bahwa pengembangan sekolah yang telah ada menjadi RSBI belum dimaksmalkan dengan beragam terutama strategi proses. Setelah diinterpretasikan dalam kriteria kesiapan kuadran Glickman, Kesiapan SD Negeri 2 Gianyar termasuk dalam kuadran siap dengan beragam kekurangan dalam variabel proses. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SD Negeri 2 Gianyar siap menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ditinjau dari segi proses.   Kata kunci:  Studi Evaluasi, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, Konteks, Input, dan Proses.         Abstract   This study aimed at finding out (1) description of the SD Negeri 2 Gianyar readiness to be Precursor of International Standard School from context point of view, (2) description of the SD Negeri 2 Gianyar readiness to be Precursor of International Standard School from input point of view, (3) description of the SD Negeri 2 Gianyar readiness to be Precursor of International Standard School from process point of view, (4) description of obstacles encountered in preparing SD 2 Gianyar to be Precursor of International Standard School. This study belonged to an evaluative research that adopted the CIPP evaluation model. The context variable was measured by an instrument in the form of context variable questionnaire, the input variable by an instrument in the form of input variable questionnaire, and the process variable by process variable questionnaire. The sample consisted of 12 teachers,1 headmaster, 3 administration officers, 4 school committees, and 132 students parents in SD 2 Gianyar derived purposive sampling technique. The data in the form of scores related to the context, input and process variables were analyzed by converting them into t-scores. The result showed that (1) the readiness level of SD 2 Gianyar to be Precursor of International Standard School was 58,13.It showed that SD 2 Gianyar was ready to be the Precursor of International Standard School from context point of view, (2) the readiness level of SD 2 Gianyar to be Precursor of International Standard School was 56,46.It showed that SD 2 Gianyar was ready to be the Precursor of International Standard School from input point of view,(3) the readiness level of SD 2 Gianyar to be Precursor of International Standard School was 42,29.It showed that SD 2 Gianyar was ready to be the Precursor of International Standard School from process point of view, (4) The main obstacle encountered in preparing SD 2 Gianyar to be precursor of International Standard School is that the existed shool development system to be Precursor of International Standard School has not maximized by the implementation of various strategies especially process strategies yet. Having been interpreted into Glickman’s Quadrant readiness level criteria, It found that readiness level of SD 2 Gianyar was in ready quadrant with various obstacle in process variable. Thus, it could be concluded that SD Negeri 2 Gianyar was less ready to be Precursor of International Standard School from the proses points of view.   Keywords:   Evaluation Study, Precursor of International Standard School, Context, Input, and Process.
PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS IV GUGUS EMPAT DI KECAMATAN GIANYAR Jiwa, I. W.; Dantes, N.; Marhaeni, A.A.I.N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) pengaruh interaksi antara strategi  pembelajaran dengan motivasi  belajar  siswa  terhadap prestasi belajar, (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi, dan (4) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang  mempunyai  motivasi belajar rendah. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varians dua jalur dengan uji-F. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan prestasi belajar  antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (FA = 5,008 dengan p < 0,05), (2) Terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar ( FAB = 36,762 dengan p<0,05); (3) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, terdapat perbedaan prestasi belajar  antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (t-hitung = 5,870  > t-tabel = 1,960 ), dan (4) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (t-hitung = 2,705 > t-tabel = 1,960). Dapat disimpulkan bahwa implemetasi pembelajaran tematik berpengaruh terhadap prestasi belajar pada siswa kelas IV Gugus Empat Di Kecamatan Gianyar.   Kata kunci: Pembelajaran Tematik, pembelajaran konvensional, Motivasi Belajar, prestasi belajar   Abstract This study aimed to determine (1) the difference between the academic achievement of students who take thematic learning compared to students who take conventional learning, (2) the effect of the interaction between learning strategies with students motivation to learning achievement, (3) differences in academic achievement between students who following thematic learning compared to students who take conventional learning on students who have high motivation to learn, and (4) differences in academic achievement between students who take the thematic learning compared to students who take conventional learning on students with low learning motivation. Data were analyzed by analysis of variance with two lanes F-test. The results show that: (1) there are differences in student achievement between students who take the thematic learning and students who take conventional learning (FA = 5.008 with p <0.05), (2) There is an interaction effect between learning strategies and motivation toward achievement learning (FAB = 36.762 with p <0.05), (3) In the students who have high motivation to learn, there are differences in student achievement between students who take the thematic learning and students who take conventional learning (t-test = 5.870> t-table = 1.960), and (4) At the student who has a low learning motivation, there is a difference in student achievement between students who take the thematic learning and students who take conventional learning (t-test = 2.705> t-table = 1.960). Keywords: Thematic Learning, conventional learning, learning motivation, achievement
PENGARUH PELATIHAN MELOMPAT MEMUKUL BOLA DIGANTUNG 30 CM DAN PELATIHAN MELOMPAT 30 CM DARI LANTAI TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Diartawan, I M.; Koyan, Wayan; Lasmawan, W,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan daya ledak otot tungkai antara siswa yang mengikuti pelatihan melompat dengan memukul bola  digantung setinggi 30 cm di atas jangkauan, pelatihan melompat setinggi 30 cm dari lantai tanpa memukul bola, dan pelatihan konvensional. Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan pretest and posttest groups design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra kelas VI SDN 3 Batuan,  Sukawati tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 73 orang. Sampel diambil dengan tehnik random sampling sebanyak 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai pada siswa yang diberi pelatihan melompat dengan memukul bola  digantung setinggi 30 cm di atas jangkauan lebih baik dari daya ledak otot tungkai pada siswa yang diberi pelatihan melompat setinggi 30 cm dari lantai tanpa memukul bola dan lebih baik dari daya daya ledak otot tungkai pada siswa yang diberi pelatihan konvensional. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan melompat dengan memukul bola  digantung setinggi 30 cm di atas jangkauan dan pelatihan melompat setinggi 30 cm dari lantai tanpa memukul bola berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai pada siswa putra kelas VI SDN 3 Batuan Sukawati.     Kata kunci: pelatihan melompat dengan memukul bola digantung setinggi 30 cm di atas jangkauan, pelatihan melompat setinggi 30 cm dari lantai tanpa memukul bola, dan daya ledak otot tungkai   Abstract The main purpose of this research was to find out the difference of the blast limb muscle power between the students who joined the training jump by hitting the ball was hanging above 30 cm over the reach, the training jump as high as 30 cm from the floor without hitting the ball, and the conventional training. The research design used in this research was the design of the pretest and posttest design groups. The population in this research was all male student of the class VI SDN 3 Batuan, Sukawati in 2013/2014 with total number 73 people. The sample was taken totally 60 people with random sampling techniques. Results of this research indicated the blast limb muscle power students who joined the training jump by hitting the ball was hanging above 30 cm over the reach was better than the training jump as high as 30 cm from the floor without hitting the ball and better than the blast limb muscle power students who were given conventional training. Based on the results it could be concluded that the training jump by hitting the ball was hanging above 30 cm over the reach and the training jump as high as 30 cm from the floor without hitting the ball contributed to the blast limb muscle power of male student on the class VI SDN 3 Batuan, Sukawati.   Keywords: the training jump by hitting the ball was hanging above 30 cm over the reach, the training jump as high as 30 cm from the floor without hitting the ball, and the blast limb muscle power.  
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA REALISTIK DISERTAI ASESMEN OTENTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Somayasa, Wayan; Natajaya, Nyoman; Candiasa, Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa modul matematika realistik disertai asesmen otentik untuk peserta didik kelas X di SMK Negeri 3 Singaraja yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran matematika .Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan (research and development), dengan model pengembangan yang dipilih adalah model  pengembangan Degeng. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah : 1) Modul matematika  realistik disertai asesmen otentik dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan pembelajaran matematika realistik. 2) Hasil review dari ahli materi menyatakan bahwa modul matematika realistik disertai asesmen otentik yang dikembangkan berada pada kualifikasi baik. 3) Ahli media memberikan tanggapan baik. 4) Hasil tanggapan peserta didik persentase keseluruhan peserta didik untuk uji kelompok kecil sebesar 88% terletak pada kualifikasi baik. 5) Hasil tanggapan pendidik untuk uji lapangan memperlihatkan bahwa pendidik memberikan tanggapan baik. 6) Pengembangan modul matematika realistik ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas X di SMK negeri 3 Singaraja. Hal ini ditunjukkan oleh harga thitung = 11,66382 yang lebih kecil dari harga ttabel (α=0,05 dan dk = 28) = 2,048 dan nilai Efek Size (ES) = 2,1659 yang tergolong tinggi. Di samping itu kefektifan bisa dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest peserta didik yang mana nilai rata-rata posttest (Mean =76,62, Standard Deviation = 7,69) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest (Mean = 30,21, Standard Deviation = 7,75). Kata kunci:   pengembangan, model  Degeng, modul matematika realistik, asesmen otentik, hasil belajar matematika                             ABSTRACT   This research and development is aimed at producing a realistic mathematical module with authentic assessment for the tenth grade students of SMK Negeri 3 Singaraja, which is feasible and superior to improve students’ achievement in mathematics. This research implemented Degeng’s Model of development. Collecting data method in this research is by using questionaire and test. The data analized descriptively and quantitatively. The resulth of this research are: 1) Realistic Mathematic Module attached with authentic assesment in teaching and learning process using realistic mathematic in learning. 2) The result of the expert judgment on teaching material shows that the development of realistic mathematical module with authentic assessment is qualified as good. 3) The expert on media gives good respond. 4) The overall percentage of the students’ response on small group test is 88% that can be considered as having good qualification. 5) The teachers response on the field test shows that teachers responded well. 6) The development of this realistic mathematic module is effective to improve the learning result of the X grade students in SMK Negeri 3 Singaraja. This is shown by the value  of  thitung = 11.66382 is lower then the value of ttabel (α=0,05 and dk = 28) = 2.048 with the value of effect size (ES) = 2.1659 which categorized high. Beside that, the effectivity can be seen from the comparison of the average of the pre test  and post test of the student where the average of post-test  (mean = 76.62; standard deviation = 7.69) was higher than pre-test average (mean = 30.21; standard deviation = 7.75). Key words: development, degeng model, realistic mathematic module, authentic asesment, mathematic learning achievement
PENGEMBANGAN CD INTERAKTIF PEMBELAJARAN STATISTIK DENGAN MENGAPLIKASIKAN SPSS (STATISTICAL PACKAGE FOR SOCIAL SCIENCE) SEBAGAI PENGOLAH DATA Gunung Rinjani, Ni Made Ayu; Koyan, Wayan; Candiasa, I Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan produk berupa CD Interaktif pembelajaran statistik dengan mengaplikasikan SPSS (Statistical Package for Social Science) sebagai Pengolah Data dalam bentuk kepingan compact disk (CD). Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan yaitu Research and Development (R & D) dengan desain penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model Borg & Gall dengan memadukan model pengembangan produk multimedia yang disusun oleh Luther. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini telah menghasilkan: 1) rancang bangun (blue print) CD Interaktif ini menggunakan model Borg & Gall dengan memadukan model Luther; 2) CD Interaktif pembelajaran statistik dengan mengaplikasikan SPSS sebagai Pengolah Data diimplementasikan dengan menggunakan Macromedia Flash 8.0 dan Camtasia Studio 6.0; 3) keputusan validasi produk pengembangan mencakup uji ahli isi, uji ahli media, uji ahli desain pembelajaran dan uji lapangan kepada 30 orang mahasiswa. Hasil validasi ahli isi pembelajaran untuk CD Interaktif ini adalah sebesar 80% berkualifikasi baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran untuk CD Interaktif ini sebesar 80,74% berkualifikasi baik. Hasil validasi ahli desain pembelajaran untuk CD Interaktif ini sebesar 85,16% berkualifikasi sangat baik. 4) keputusan uji coba lapangan kepada 30 orang mahasiswa memberikan respon yang positif dan persentase tingkat pencapaian sebesar 85,37% berkualifikasi sangat baik. Kata Kunci: model Borg & Gall, cd interaktif, pembelajaran statistik, SPSS.   ABSTRACT This study aimed at developing and producing products such as CD Interactive Statistical learning by applying SPSS (Statistical Package for Social Science) as a Data Processing in the form of compact discs (CD). This research was categorized as the development of research that was Research and Development (R & D) where the research design used was  the Borg & Gall models by integrating Luther’s  multimedia product development model. The analysis technique used was both descriptive qualitative analysis techniques and descriptive statistical analysis.The research has resulted in: 1) the  design (blue print) of  Interactive CD using both combination of  Borg & Gall models and Luther’s models; 2) Interactive CD by applying SPSS statistical learning as a Data Processing was  implemented by using Macromedia Flash 8.0 and Camtasia Studio 6.0; 3) the decisions validation of product development experts included content test, media experts  test, instructional design expert testing and field tests to 30 students. Learning content expert validation results for this Interactive CD was 80% better qualified. Instructional media expert validation results for this Interactive CD was 80.74% better qualified. Instructional design expert validation results for this Interactive CD was 85.16% very well qualified.         4) The decisions of  field trial to 30 students gave a positive response and the percentage rate of 85.37% qualified achievement was very good. Keywords: model of Borg & Gall, interactive cd, statistical learning, SPSS.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DISERTAI ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR KONSEP DASAR MATEMATIKA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN NUMERIK DAN MOTIVASI BERPRESTASI Nendi, F.; Dantes, Nyoman; Suarni, Ni Ketut
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran kontekstual disertai asesmen kinerja terhadap prestasi belajar konsep dasar matematika dengan kovariabel kemampuan numerik dan motivasi berprestasi. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester II PGSD STKIP Santo Paulus Ruteng berjumlah 634 orang. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Pengambilan sampel dilakukan secara random kelas berjumlah 126 orang. Penelitian ini dirancang dalam bentuk  quasi eksperiment dengan desain posttest only control group design. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi berprestasi, tes kemampuan numerik dan tes prestasi belajar konsep dasar matematika. Data dianalisis menggunakan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) terdapat perbedaan prestasi belajar konsep dasar matematika mahasiswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual disertai asesmen kinerja dengan konvensional (Fhitung=14,46>Ftabel=3.94); 2) terdapat perbedaan prestasi belajar konsep dasar matematika mahasiswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual disertai asesmen kinerja dan konvensional setelah dikendalikan kemampuan numerik (Fhitung=30.86>Ftabel=3.94); 3) terdapat perbedaan prestasi belajar konsep dasar matematika mahasiswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual disertai asesmen kinerja dan konvensional setelah dikendalikan motivasi berprestasi (Fhitung=27.03>Ftabel=3.94); 4) terdapat perbedaan prestasi belajar konsep dasar matematika mahasiswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual disertai asesmen kinerja dengan konvensional setelah dikendalikan kemampuan numerik dan motivasi berprestasi (Fhitung=20.31>Ftabel=3.94); dan 5) terdapat kontribusi  yang signifikan secara simultan kemampuan numerik & motivasi berprestasi  terhadap prestasi belajar konsep dasar matematika dengan koefisien determinan sebesar 29.5%. Kata-kata Kunci: kontekstual, asesmen, numerik, motivasi, dan prestasi     ABSTRACT   This research aimed to investigate the effect of contextual approach with performance assessment toward basic concept of mathematic achievement with co-variable numeric ability and achievement motivation. The population was the first grade students of PGSD of Sint Paul College of Education Ruteng which altogether 634 students. The sample was obtained by  random sampling technique. Sample was taken through class random sampling which altogether 126 students. The research was quasi-experimental by using posttest only control group design. Instrument used was questionnaire, numeric test, and achievement test. The data were analyzed by one-way ANACOVA. The result indicates that 1) there was a difference in the basic concept of mathematic achievement  between students who were taught by using contextual approach with performance assessment and conventional (Fob=14.46>Fcv=3.94); 2) there was a difference in the basic concept of mathematic achievement between students who were taught by using contextual approach with performance assessment and conventional after controlling numeric ability (Fob=20.31>Fcv=3.94); 3) there was a difference in the basic concept of mathematic achievement  between students who were taught by using contextual approach with performance assessment and conventional after controlling achievement motivation (Fob=30.86>Fcv=3.94); 4) there was a difference in the basic concept of mathematic achievement between students who were taught by using contextual approach with performance assessment and conventional after controlling numeric ability and  achievement motivation (Fob=27.03>Fcv=3.94); and 5) there was significantly contribution numeric ability & achievement motivation toward basic concept of mathematic achievement with determinant coefficient was 29.5%. Key words: contextual, assessment, numeric, motivation, and achievement.
Pengembangan Tes Matematika dengan Teknik Part-Whole pada Siswa SD Kelas IV Se-Kecamatan Gianyar Bayuni, Komang Henny; Candiasa, Made; Koyan, wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan tes matematika, kisi-kisi tes matematika, validitas isi, validitas butir dengan teknik part-whole , reliabilitas butir, taraf kesukaran butir, daya beda, dan efektifitas pengecoh butir tes matematika berdasarkan SK-KD SD kelas IV . Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gianyar. Sebanyak 500 siswa kelas IV dipilih sebagai sampel. Data Penelitian dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan program excel. Penelitian ini mendapatkan hasil sebagai berikut. (1) Tes matematika yang dikembangkan berdasarkan SK-KD sudah mengacu pada langkah-langkah pengembangan tes, (2) Kisi-kisi tes matematika yang dikembangkan sudah berdasarkan SK-KD. (3) Hasil validitas isi termasuk kategori validitas isi sangat tinggi (dengan formula Gregory diperoleh validitas isi 0.925), (4)  Hasil analisis validitas butir  pada 40 butir tes penelitian ini diperoleh hasil 99% valid (hanya 1 butir soal yang tidak valid yaitu no.23), (5) Hasil analisis reliabilitas menurut kriteria Guilford termasuk derajat reliabilitas tinggi (dihitung dengan rumus KR-20 diperoleh hasil sebesar 0.64), (6) Taraf kesukaran butir tes diperoleh hasil yaitu kategori sedang 62,5%, kategori sukar 7,5%, dan kategori mudah 30%, (7) Daya beda butir tes matematika penelitian ini yaitu kategori sedang 42,5%, kategori jelek 45%, kategori baik 12,5%, (8) Efektifitas pengecoh penelitian ini memperoleh hasil kategori semua pengecoh baik sebanyak 7.5%. Kata kunci: teknik part-whole, hasil belajar matematika, pengembangan tes. Abstrac This study was aimed at finding out the steps in developing mathematics test, the specification table of mathematics test, the content validty, the validty of the mathematics test with part-whole technique, the reliability of the mathematics test, the level of difficulty of the mathematics test, the index of discrimination, the effectiveness of distractors of the mathematics test based on SCs-BCs for the fourth grade student. This study was conducted in  Gianyar district. A total of 500 fourth grade students selected as samples. The data were collected and processed by using Excel program. The result of this study showed the following findings. (1) The mathematics test developed based on the SCs-BCs  had followed the steps in a test development. (2) The grid of the mathematics test developed  had been based on the SCs-BCs. (3). The results of the content validity content validity categorized as very high (with Gregory formula obtained content validity 0.925 ), (4) The result of analysis of the items validity of  the 40 items  showed that  99% of the items were valid  (the only item that is not valid is item no. 23). (5) Based on  Guilford’s criteria, the result of the analysis of reliability  was  highly reliable (the computation by using KR-20 formula yields a reliability coefficient of 0.64). (6) Sixty two point five percent of the items were  fairly difficult, 7.5% were difficult, and 30% were easy. (7) Forty two point five percent of the mathematics test items were fairly difficult,  45% were bad, and 12.5% were good; (8)  In terms of the effectiveness of the distractors,80% of the distractors were good, 12.5% were fairly good and 7.5% were bad.   Key Word: part-whole technique, mathematic  learning achievement test, test development

Page 6 of 41 | Total Record : 404