cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (2013)" : 88 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 2 DENPASAR Suparta, I Gd.; Putrayasa, I.B; Sutama, I Md.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan pengaruh  penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan model pembelajaran tradisional terhadap aktivitas dan hasil belajar menulis karangan deskripsi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen Randomized Control Group Only Desain yang terdiri atas 2 kelas, baik kelas eksperimen dan kelas control yang masing- masing berjumlah 41 orang siswa, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) instrumen pokok untuk mengumpulkan data, yaitu pedoman observasi dan tes kinerja. Pedoman observasi untuk mengukur aktivitas belajar siswa dan  tes kinerja untuk mengukur hasil belajar menulis karangan deskripsi siswa. Data yang terkumpul dianalisis dalam dua fase, yaitu yang pertama, analisis statistik deskriptif dan yang kedua, analisis statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis 1 dan 2 digunakan one-way analysis of variance. Dari hasil analisis statistik diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama, aktivitas belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran tradisional. Kedua, hasil belajar menulis siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran tradisional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD  berpengaruh positif untuk membantu siswa meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis karangan deskripsi siswa.Kata kunci: model pembelajaran, aktivitas belajar, dan hasil belajar. AbstractThe aim of this research is to examine the different influences between STAD type cooperative learning model and traditional learning model toward the students learning activities and the result of descriptive-writing learning. This research uses an experiment of Randomized Control Group Only Design with 2 classes, one as the experimental class while the other as the control class, in which each having 41 students, taken by using simple random sampling technique. This research uses 2 (two) main instruments to collect data, i.e. the observation guide and the performance test. The observation guide is to measure students? learning activities and  the performance test is to measure the result of descriptive-writting learning. The data collected are analyzed in two phases, the first is descriptive statistic analysis and the second is the inferential statistic analysis. To examine hypotesis 1 and 2, one-way analysis of variance is used. From the statistical analysis, it is found out as follow: First, the students learning activities which uses STAD type cooperative learning model are higher in comparison with those using traditional learning model. Second, the result of students learning using STAD type cooperative learning model is better in comparison with those which uses traditional model. The findings of this research show that STAD type cooperative learning model has positive influence to improve students? learning activities and to improve the result of descriptive- writing learning as well.Keywords: learning model, learning activities, and  learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PADA SISWA KELAS XII SMKN 1 DENPASAR Rahayu, Sri; Rasna, I.W.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.092 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran menulis. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XII AV2 SMKN 1 Denpasar. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa, dan respons siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran menulis sudah dapat dilihat melalui 17 langkah pembelajaran, baik pada pendahuluan, inti, dan penutup. Hasil belajar siswa tergolong baik sekali dengan skor 85,5. Siswa merespons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa tergolong baik sekali. Siswa merespons positif terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual.   Kata kunci: model pembelajaran kontekstual, pembelajaran menulis.   Abstract This research aims for describing the application of contextual teaching learning model, student learning outcome, and student respond.  Subject of research is an Indonesian language teacher; students class XIIAV2 SMKN 1 Denpasar. Determining the sumple using cluster sampling technique. Object of research is application of contextual teaching learning model, students learning outcome, and students respond. The data collection method this research are document method, observation, test, quetionaire. The result of research indicate that  application of contextual teaching learning model in writing lesson can be seen in 17 steps in beginning until ending activities. Student learning outcome was classified exelence, with score 85,5. The students respond positively to learning activities. Based on the result and discussion, it can be concluded that by applying contextual teaching learning model, students learning outcome was classified exelence. The students also respond positively to applying contextual teaching learning model.   Keywords: contextual teaching learning, writing learning.
UPAYA MENANAMKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PUISI DI KELAS X SMA NEGERI 3 SINGARAJA Sukalima, AG,; Putryasa, IB,; Rasna, W,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.894 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan (1) Nilai-nilai pendidikan  karakter yang terkandung pada puisi yang digunakan dalam pembelajaran membaca puisi   di kelas X SMA Negeri 3 Singaraja; (2) upaya yang ditempuh oleh guru untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran puisi; (3) Kendala yang dihadapi oleh guru dalam upaya menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam  pembelajaran  puisi; dan (4) Kendala yang dihadapi oleh siswa dalam menggali nilai-nilai pendidikan karakter dalam  pembelajaran  puisi  di kelas X SMA Negeri 3 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, studi dokumentasi, perekaman dan metode wawancara. Data penelitian diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini antara lain sebagai berikut. (1) Nilai karakter yang ditemukan dalam puisi dikaitkan dengan delapan belas nilai karakter yang ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional yaitu religius, rasa ingn tahu, kerja keras, kreatif, tanggung jawab, mandiri, disiplin, demokratis. (2) Upaya yang dilakukan guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran disiapkan secara terencana yang didikung oleh lembaga atau sekolah. (3) Kendala yang dihadapi guru adalah kurangnya kemampuan siswa memahami isi puisi, kerasnya pengaruh perekmbangan zaman terhadap karakter bangsa. (4) Katerbatasan pemahaman kosa kata yang dimiliki oleh siswa untuk memahami makna kata di dalam puisi. Peneliti lain diharapkan untuk melakukan penelitian sejenis yang lebih mendalam untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.   Kata kunci: Penanaman Nilai Karakter, Pembelajaran  puisi, Nilai Karakter dalam puisi       ABSTRACT This research is a qualitative descriptive study aimed to describe and interpret (1) character education values ??contained in the poem used in teaching reading poetry in class X SMA 3 Singaraja, (2) efforts made by the teachers to instill values the value of character education through learning poetry, (3) Constraints faced by teachers in an effort to instill the values ??of character education in learning poetry, and (4) Constraints faced by the students in exploring the values ??of character education in the teaching of poetry in class X SMA 3 Singaraja. Data collection method used is the method of observation, study documentation, recording and interview methods. Data were analyzed inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification data. The results of this study are as follows. (1) The characters found in the poems attributed to eighteen character value set by the Ministry of Education that is religious, sense INGN know, hard work, creativity, responsibility, self-discipline, democratic. (2) The efforts of teachers to instill character values ??in the learning process is planned didikung prepared by the institution or school. (3) Constraints faced by teachers is the lack of ability of the students to understand the content of poetry, age perekmbangan severity influence the character of the nation. (4) Katerbatasan understanding vocabulary possessed by the students to understand the meaning of words in the poem. Other researchers are expected to conduct similar research deeper to get maximum results.   Keywords:        Investment Value Character, Learning poetry, character value in poetry
ANALISIS WACANA ESAI KAJIAN STRUKTUR SUPRA, MIKRO DAN MAKRO PADA ESAI HASIL PELATIHAN MENULIS ESAI SEKOLAH MENENGAH SE-KECAMATAN RENDANG TAHUN 2011 Numertayasa, I.W.; Sutama, Made; Rasna, wayan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.175 KB)

Abstract

  Abstrak Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) struktur supra (2) struktur mikro dan (3) struktur makro yang mendasari esai hasil pelatihan menulis esai tingkat sekolah menengah se-Kecamatan Rendang pada Tahun 2011. Subjek penelitian ini adalah kumpulan esai hasil pelatihan menulis esai pada sekolah menengah se-Kecamatan Rendang tahun 2011. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur supra wacana esai terdiri atas 1) pendahuluan, 2) kalimat tesis, 3) tubuh atau isi, dan 4) penutup; (2) strukur mikro terdiri atas 1) latar, 2) pengandaian, 3) rincian, 4) kalimat aktif dan kalimat pasif, 5) penanda kohesi dan koherensi, 6) pemakaian kata ganti, 7) pemakaian grafis, dan 8) metafora; (3) struktur makro  wacana esai adalah 1) pendidikan karakter, 2) sumpah pemuda 3) pemanasan global 4) penggunaan Bahasa Indonesia, 5) dunia maya, 6) Bali clean & grean, 7) Bali bersih dan indah, dan 8) pendidikan gratis. Sesuai dengan temuan tersebut disarankan kepada guru dan siswa agar menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan penelitian dengan kajian yang sama. Kata kunci: wacana esai, struktur supra, mikro, makro     Abstract This qualitative descriptive study aims to describe and analysis (1) supra structure (2) micro structure and (3 macro structure of the result of training essay writing essay middle school level at Rendang district in 2011. Subject of this study is a collection of essays on the results of training high school essay writing at Rendang district in 2011. Data collection method used is the method of recording the document. Data were analyzed with descriptive and qualitative analysis. The results of this study were (1) the structure of the essay consists of discourse supra 1) introduction, 2) a thesis sentence, 3) or body content, and 4) cover, (2) micro structures, consisting of 1) background, 2) modality, 3) details, 4) active and passive voice sentences, 5) marker cohesion and coherence, 6) the use of pronouns, 7) use of graphics, and 8) metaphor; 3) the macro-structure of discourse essay is 1) character education, 2)  youth oath, 3) global warming 4) the use of Indonesian, 5) virtual world, 6) Bali clean and green, 7) Bali clean and beautiful, and 8) free education. In accordance with these findings suggested to the teachers and students to use this research to improve the quality of writing skills. Language Education Program students are advised to use the results of this study into consideration research with similar studies.   Keywords: discourse essay, supra structure, micro structure, macro structure.
ANALISIS KUALITAS TES SUMATIF BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMPN8 DENPASAR SEMESTER GENAP TAHUN 2012 Darini, N.M; Martha, N.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.731 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas tes sumatif bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 8 Denpasar. Rancangan penelitian bersifat ex-post facto. Subjek berjumlah 349 orang. Objeknya yaitu tes dan hasil tes sumatif. Metode dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis, yaitu statistik deskiptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) analisis validitas isi diperoleh validitas yang tinggi. (2) Analisis reliabilitas tes memiliki reliabilitas tinggi. (3) Analisis daya beda ditemukan 1 soal daya bedanya sangat baik, 6 soal daya bedanya baik, 29 soal daya bedanya sedang, 13 soal daya bedanya kurang baik, dan 1 soal daya bedanya tidak baik. (4) Analisis tingkat kesukaran diperoleh 42 soal klasifikasi sedang, 8 soal klasifikasi mudah. (5) Analisis kemampuan pengecoh ditemukan 49 soal pengecohnya berfungsi efektif dan 1 soal tidak berfungsi efektif.   Kata Kunci : Kualitas tes sumatif, bahasa Indonesia. Abstract This study aims to determine the quality of Indonesian language summative tests class VIII SMPN 8 Denpasar. The research design is ex-post factor. Subjects totaling 349 students. The object are summative test and the result summative test. Document method was used for collecting data. The data analyzed by descriptive statistic technique. The result showed: (1) content validity analyzed is obtained high content validity. (2) Test reliability analysis has high reliability. (3) In power difference analysis found a question has very well, 6 questions its power difference is good, 29 questions its power difference is medium, 13 questions its power difference is not so good, a question its power difference not good. (4) Analysis of difficulty level gained 42 medium classification questions, 8 easy classification questions. (5) Analysis capabilities rapscallion found 49 questions the rapscallion functioning effectively and a question is not effectively.   Keywords : Summative test quality, Indonesian language
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 4 SOROMADI KABUPATEN BIMA NTB Sri, Maryani,; Nengah, Martha; Gede, Artawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.071 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, meningkatkan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, dan mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis teks berita menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Subjek tindakan dalam penelitian 33 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh: (1) langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan media gambar, antara lain; Menjelaskan materi tentang menulis teks berita, memperkenalkan media gambar, membagikan media gambar, menjelaskan penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita, memberikan contoh menulis teks berita, menugaskan siswa mengamati gambar yang telah dibagikan, menugaskan siswa untuk menulis teks berita, mengumpulkan hasil menulis teks berita siswa, mengadakan refleksi dan menyimpulkan pelajaran yang telah dilakukan. (2) terjadi peningkatan kemampuan menulis teks berita pada siswa, dari skor rata-rata kemampuan siswa sebelum tindakan 60,12 meningkat menjadi 63,24 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,91 pada siklus II. (3) 93,94% siswa memberikan respon sangat positif terhadap penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita.   Kata Kunci: media gambar, kemampuan menulis, teks berita.   Abstract This research purposed to know the steps of the learning of writing a report by using drawing media, increased the ability of writing a report by using drawing media and knew the respond of the student after join the study of writing by using drawing media. This research was a class action research with two cycles. The population was 33 people. The data collection method that used were observation method, test method, and questioner method that would be analyzed with kualitatif method and describe statistic. The result are: (1) the steps of learning progress by using drawing media; explain the material of write the report, introduce the drawing media, give the drawing media, explain the used of drawing media in learning progress, give the example of writing report, give an assignment the student to inspect the pictures that were given, give the assignment the student to write report, collect he student assignment of report writing, do the reflection  and conclude the learning progress in used (2) the increasment of writing report abilility accours, and the mean of scores before action increase from 60,12 to 63,24 in cycle I and increase again into 73,91 in cycle II. (3) 93,94% students give a positive respond of the using drawing media in writing report. Keyword: drawing media, writing report.
PENGARUH PENERAPAN METODE SQ3R DAN TEKNIK KLOSE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA ., MUHAJI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.743 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi penerapan metode dan teknik pembelajaran terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP SSN Kabupaten Lombok Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah metode SQ3R, teknik klose, dan pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas, kemampuan membaca pemahaman sebagai variabel terikat. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Experimental Research Design dengan desain factorial 3x2. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang siswa kelas VIII yang diambil diambil dari sekolah berbeda menggunakan teknik proportional random sampling yang menghasilkan 3 kelas untuk perlakuan yang berbeda yang ditentukan dengan cara diundi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan ANAVA tiga jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa yang diajar dengan metode SQ3R, teknik Klose dan cara konvensional (Fhitung > Ftabel ( 21,06 > 3,11) dan p-value = 0,000 < 0,05); (2) ada perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara siswa laki-laki dengan perempuan (Fhitung > Ftabel ( 5,19 < 3,96) dan p-value = 0,025 < 0,05); dan (3) tidak ada interaksi antara penerapan metode SQ3R, teknik membaca klose dan cara konvensional dengan jenis kelamin terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa (Fhitung > Ftabel ( 0,02 < 2,33) dan p-value = 0,981 > 0,05). Disimpulkan bahwa metode SQ3R, teknik klose dan cara konvensional berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri SSN Kabupaten Lombok Timur.Kata Kunci : metode SQ3R, teknik klose, kemampuan membaca pemahaman This research is aims at finding the interaction effect of instructional method and technique toward students reading comprehension. The research was conducted at SMP SSN Kabupaten Lombok Timur. The research variables were SQ3R method, close technique and conventional learning as independent variable, studentsâ?? reading comprehension as dependent variable. The research design used was experimental research design with 3x2 factorial design. The research sample were 120 students of eight grade which were taken from different school by using proportional random sampling technique which finally produce three sample classes that treated by using different treatment. Research instrument used to collect data was reading comprehension test. Data were analyzed using three-ways ANOVA. The research result shows that: 1) there is a different of studentsâ?? reading comprehension taught by using SQ3R method, close technique, and conventional learning (Fobs > Fcv ( 21,06 > 3,11) and p-value = 0,000 < 0,05); 2) there is a different of studentsâ?? reading comprehension between studentsâ?? male and female (Fobs > Fcv ( 5,19 < 3,96) and p-value = 0,025 < 0,05); and 3) there is no interaction between the implementation of SQ3R method, close technique and conventional learning with studentsâ?? reading comprehension (Fobs > Fcv ( 0,02 < 2,33) and p-value = 0,981 > 0,05). It can be concluded that SQ3R method, close technique and conventional learning have significant effect toward studentsâ?? reading comprehension for the eighth grade of SMP Negeri SSN Kabupaten Lombok Timur.keyword : SQ3R method, close technique, studentsâ?? reading comprehension
ANALISIS BENTUK, FUNGSI DAN MAKNA LELAKAQ DALAM ACARA SORONG SERAH PADA RITUAL PERNIKAHAN ADAT SASAK ., JAMALUDIN; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.575 KB)

Abstract

Lelakaq adalah ungkapan tradisional yang menyerupai pantun, terdiri dari empat baris, dua baris sampiran dan dua baris isi yang biasa di gunakan dalam adat tradisional suku Sasak.Lelakaq bertujuan untuk menyampaikan pikiran masyarakat yang tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu, khususnya dalam acara sorong serah pada ritual pernikahan adat sasak. Penelitian ini adalah tentang kajian terhadap lelakaq yang merupakan ungkapan tradisional. Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan bentuk, fungsi dan makna lelakaq.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana berdasarkan teori pragmatik semantic ( Kempson 1984) Data penelitian ini diperoleh melalui observasi,wawancara dan analisis dokumen yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif (Miles & Huberman 1994).Kajian bentuk yang meliputi tipologi, diksi, dan stilistika yang mengungkapkan beberapa pokok persoalan yang berkaitan dengan aspek fungsi dan makna lelakaq. Fungsi lelakaq dalam Sorong Serah adalah sebagai mencakup fungsi imformasional,Expresif,Direktif,Estetik dan Fatik . Adapun analisis makna lelakaq menunjukan bahwa lelakaq mempunyai makna pragmatik,yaitu makna lokusi,ilokusi dan perlokusi(Kempson,1984) Sedangkan makna semantic lelakaq adalah: makna konsepsional, konotatif, sosial, afektif, reflektif, kolokatif, dan makna tematik. Menurut ( Leech 1981).Kata Kunci : Lelakaq,Analisis wacana,Sorong serah . Lelakaq is a traditional expression which is similar to traditional poetry that consists of four lines, the first line being sampiran and the others are contents its usually used in sasak traditional ceremony. Lelakaq aim to communicate society thought which rises and develops from day to day especially when the process of sorong serah sasak ritual.This research inspect on lelakaq which is used as traditional expression.In this study the discussion is limited to looking at the form,function and meaning of lelakaq. The research use the discourse analysis based on the semantic Kempson(1984)speech act Searle(1969) and pragmatic meaning in lelakaq. The methology used in this research by observation, interview and analysis documents than analyzed by using interactive data.The result of the research conclude that Lelakaq in Sorong Serah have form, function and meaning.The form of lelakaq include the typology, diction and stylistic that expression that correlation with the form,function and meaning of lelakaq. Functions of Lelakaq in Sorong Serah are: As Entertainment, tool of education, cultivation of moral value, medium fastener of brotherhood and advice.The analysis of meaning,in term of pragmatic meaning as proposed by Kempson(1984) are locution, illocution and perlocution meaning,while the semantic meaning as proposed by leech(1981)are conceptual, connotative, social, affective, reflective, collocative and thematic meaning.keyword : Lelakaq,Analisis wacana,Sorong serah
The Communication Skills of Tour Guides in Handling Customers ., I NENGAH SUARDHANA; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.318 KB)

Abstract

Suardhana Nengah I (2013), " Ketrampilan Berkomunikasi Para Pemandu Wisata dalam Penanganan Pelanggan". Tesis ini telah disetujui dan diperiksa oleh: Pembimbing I: Prof Dr PK Nitiasih, MA dan Penasehat II: Prof Dr N. Adi Jaya Putra , MA. Kata kunci: verbal dan non-verbal komunikasi, pemandu wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan keterampilan bahasa pemandu wisata dalam hal komunikasi verbal dan non-verbal dalam berurusan dengan wisatawan asing. Penelitian ini adalah analisis deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, interview, kuisoner dan dokumentasi. Dua puluh kuesioner diisi oleh wisatawan dari dua Biro perjalanan wisata. Jan?s toursTours & Trave Ltd, yang terletak di Denpasar dan Destination Asia Travel, yang terletak di Padang Galak, Sanur. Data terdiri dari pita rekaman percakapan, menggunakan random sampling. Kuesioner ini meneliti kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal dari Pemandu wisata yang ada di Bali. Sebuah rekaman verbal setiap pemandu wisata juga diperoleh sebagai data pendukung. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam komunikasi verbal, keakuratan informasi menduduki peringkat "baik" dalam 40% kasus, kelancaran komunikasi menduduki peringkat "baik" dalam 35% kasus dan pemahaman itu peringkat "baik"dalam 35% kasus. Dalam hal keterampilan komunikasi nonverbal, bahasa tubuh dinilai "baik" dalam 25%, ekspresi wajah, 50%, kontak mata, 60%, gerakan berjalan, 55% dan 55% bersalaman. Kata Kunci : verbal dan non-verbal komunikasi, pemandu wisata. Suardhana Nengah I (2013), ? The Communication Skills of Tour Guides in Handling Customers?. This thesis has been approved and inspected by: Supervisor I: Prof. Dr. P.K Nitiasih, M.A. and Supervisor II: Prof. Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, MA. Keywords: Verbal and Non-verbal communication, tour guides. The purpose of this study was to describe the language skills of tour guides in terms of verbal and non-verbal communication in dealing with foreign tourists. Besides, this study is descriptive analysis. This study is a descriptive analysis. Data was collected using observation,, interview and documentation. The data consist of completed by tourists from two travel agents. Jan's Tours and Travel Ltd, located in Denpasar and Destination Asia Travel, located in Padang galak , Sanur. These questionnaire examined the verbal and non-verbal communication skills of Balinese tour guides. A verbal recording of each tour guide was also obtain as supporting data. The results of this study revealed that in verbal communication, the accuracy of the information was ranked as "good" in 40 % of cases, the fluency of the communication was ranked "good" in 35% of cases and the comprehension was ranked " good " in 35 % of cases. In terms of the non-verbal communication skills, body language was rated "good" in 25%, facial expression, 50%, eye contact, 60% , walking gesture, 55% and hand shaking 55%. keyword : verbal and non-verbal communication, tour guides
KECERMATAN FORMULA FLESCH, FOG INDEX, GRAFIK FRY, SMOG, DAN BI SEBAGAI PENENTU KEEFEKTIFAN TEKS BERBAHASA INDONESIA KN, Yasa,; Made, Sutama; Nengah, Martha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.506 KB)

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kecermatan formula berbasis bahasa Inggris  dan BI dalam menentukan keterbacaan teks berbahasa Indonesia, (2) perbedaan kecermatan antara formula berbasis bahasa Inggris dan BI dalam menentukan keterbacaan teks berbahasa Indonesia, Populasi primer penelitian ini adalah teks berbahasa Indonesia yang terdapat dalam BSE berjumlah 12 teks. Populasi skunder penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP se-Kota Singaraja Tahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 1770 orang. Sampel primer penelitian ini ditentukan secara quota sampling sebanyak 5 teks. Sampel skundernya ditentukan secara quota-area-clusster-proportional-random sampling sebanyak 324 orang. Rancangan penelitian ini berupa penelitian ex-post facto. Data primer penelitian ini dikumpulkan dengan menerapkan masing-masing formula keterbacaan sehingga ditemukan indeks keterbacaan teks. Data skunder penelitian ini dikumpulkan dengan tes objektif bentuk pilihan ganda. Hipotesis penelitian ini diuji secara statistik menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) formula yang berbasis Bahasa Inggris dan formula BI cermat menentukan keterbacaan teks berbahasa Indonesia, (2) kecermatan antara formula berbasis Bahasa Inggris dan formula BI tidak berbeda secara signifikan, dalam artian sama-sama cermat. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan, bahwa baik formula keterbacaan berbasis bahasa Inggris maupun formula BI, sama-sama dapat digunakan sebagai penentu keefektifan teks berbahasa Indonesia.   Kata Kunci: kecermatan, formula keterbacaan, teks berbahasa indonesia     Abstract This research aimed to determine (1) accuracy English-Based Formulas and BI in determining legibility of Indonesian text, (2) whether or not significant differences between the accuracy English-Based Formulas and BI in determining readability of Indonesian text. The primary population of this study was Indonesian reading text BSE, consist of 12 texts. The secondary population was class IX of Junior High School of Singaraja in Academic Year 2012/2013, consist of 1770 people. The primary sample this study was determined by quota sampling about 5 texts. Secondary sample was determined by quota-clusster area-proportional-random sampling about 324 people. The study was designed in the form of ex-post facto research. The primary data were collected by applying each readability formula so that readability text could be found. The secondary data was collected by multiple choice tests. The research hypothesis was tested using Chi Square. The results showed that: (1) English-Based formulas and BI was accurate to determine readability of Indonesian text, (2) The accuration of the English-Based formulas and BI formula doesn?t have significant differences, in terms of carefully. Based on these findings it can be concluded, that either English-Based formulas or BI formula can be used as a determinant of the Indonesian text. Keywords: accuracy, readability formula, indonesian text