cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 400 Documents
PENGEMBANGAN LKS IPA TERINTEGRASI SISWA SMP KELAS VII DENGAN TEMA PANAS BUMI DAN LINGKUNGANKU KADEK AYU SRI WAHYUNI .; PROF. I WAYAN SUBAGIA, M.App.Sc.,Ph.D .; DR. I NYOMAN TIKA, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama (SMP) merujuk pada pedoman kurikulum tahun 2013 terdapat beberapa perubahan diantara adalah konsep pembelajarannya dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science atau “IPA Terpadu” bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Tetapi faktanya memperlihatkan proses pembelajaran IPA di SMP Negeri 12 Denpasar dilaksanakan belum terpadu, dengan alasan bahan ajar IPA Terpadu belum ada. Selama ini bahan ajar yang digunakan belum mampu mengintegrasikan antara konsep dan materinya pada siswa sehingga karena alasan tersebut diduga masih banyak ditemukan hasil belajar siswa yang masih kurang dari KKM yaitu 75. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan niali validitas, kepraktisan, dan keefektivan dari LKS IPA terintegrasi yang teah dikembangkan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3D, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (development). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar validitas, angket repon guru dan siswa, serta lembar tes pemahaman konsep. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis validitas, analisis kepraktisan, dan analisis keefektivan. Hasil uji validitas, kepraktisan, dan efektivitas LKS dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai validitas LKS IPA terintegrasi adalah 3,59 dengan kategori sangat valid, (2) kepraktisan IPA terintegrasi dapat dilihat dari nilai rata-rata respon guru terhadap LKS IPA terintegrasi adalah 3,67 dengan kategori sangat praktis, serta nilai rata-rata respon siswa terhadap LKS IPA terintegrasi sebesar 3,32 dengan kategori praktis, dan (3) keefektivan IPA terintegrasi dapat dilihat dari nilai pemahaman konsep siswa berada dalam kategori sangat baik dengan persentase 89,47% siswa mampu menguasai materi dengan sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS IPA terintegrasi memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga dapat diimplemantasikan di sekolah. Kata Kunci : LKS, IPA terintegrasi, panas bumi dan lingkunganku Science learning in Junior High School according to the curriculum guidelines in 2013 has been changes as an Integrated Science which is not as educational disciplines anymore. But the fact showed that the process of learning science in SMP Negeri 12 Denpasar was not conducted integrated and was not implemented optimally as well, because the materials were not ready. Yet, the use of instructional learning has not been able to integrate all of the concepts especially in science subject. That is the reason why there were still many students not able to pass the standard grade-level. One solution that can be done is creating an integrated science worksheet. This study aims to determine the validity, practicality, and effectiveness of integrated science worksheets with the theme of geothermal and my environment. The type of research was Research and Development (R & D). The model used in this research was modified from 4D to 3D which are: define, design, and develop. There were four instruments to collect data, those were validation sheet, practicality sheet, learning outcome test sheet, and questioner sheet for teachers and students. Techniques of data analysis used were analysis of the validity, analysis of the practicality, and analysis of the effectiveness of product. The results showed that: (1) the average validity of integrated science worksheet was 3.59 categorized as very valid, (2) the average practicality from the teacher’s respond were 3.67 categorized as very practical and from the students’ respond are 3.32 categorized as practical, and (3) the effectiveness of integrated science worksheet can be seen from the post test results. It showed completeness criteria reached 89.47%. It can be concluded that integrated science worksheets with the theme of geothermal and my environment was valid, practice, and effective to be used and apply in learning science.keyword : worksheet, integrated science, geothermal and my environment
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Learning Cycle 5E Untuk Meningkatkan Ketrampilan Proses dan Pemahaman Konsep IPA Siswa NI KADEK PUJIASTUTI .; PROF. DR. I WAYAN SADIA, M.Pd .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan lembar kerja siswa berbasis learning cycle 5E dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan khususnya media pembelajaran sebagai salah satu alat pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran yang digunakan belum mengimplementasikan model pembelajaran inovatif dalam proses pembelajaran sehingga berdampak kurang optimalnya pada ketrampilan proses siswa dan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa sebagai media pembelajaran berupa LKS siswa dan LKS pegangan guru pada materi getaran dan gelombang bunyi yang memenuhi criteria valid, praktis, dan efektif. Dengan menggunakan lembar kerja siswa berbasis learning cycle 5E maka ketrampilan proses dan pemahaman konsep IPA siswa mengalami peningkatan menjadi lebih baik. Pengembangan lembar kerja siswa ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap utama yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan lembar kerja siswa hanya dilakukan pada tahap develop. Metode penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan parameter validitas LKS, kepraktisan LKS, dan analisis uji-t untuk aspek keefektifan LKS. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: 1) validitas LKS 3,70 termasuk katagori valid. 2) nilai kepraktisan: keterlaksanaan LKS 3,53, respon guru 3,70, respon siswa 3,72 dengan katagori sangat praktis, 3) kefektifan LKS dengan nilai ketrampilan proses dari kelima aspek yang diteliti diperoleh skor 84,8 dengan katagori baik dan nilai pemahaman konsep IPA siswa diperoleh skor rata-rata 81,50, simpangan baku 4,68 dan nilai uji-t adalah 12,84 dengan katagori paham. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan lembar kerja siswa memenuhi criteria valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan ketrampilan proses dan pemahaman konsep IPA siswa, sehingga dapat digunakan dalam lingkup yang lebih luas. Kata Kunci : Lembar Kerja Siswa (LKS), model pembelajaran learning cycle 5E, ketrampilan proses, pemahaman konsep IPA This research is the development of student worksheets based 5E learning cycle which done in an attempt to overcome problems, particularly instructional media as a learning tool in the school. Instructional media used has not implemented an innovative learning model in the learning process, so that the impact on the process of students’ skills and understanding science concept is less than optimal. This research aims to produce worksheet for student as a learning media in the form of student worksheet and teachers worksheet, on the material of vibrations and sound waves which is cunclude the valid, practical, and effective criteria. By using the student worksheet 5E based learning cycle, the students skills process and understanding of science concept has increased. The development of this student worksheet using the model of the 4-D, consists of four main stages, namely define, design, develop, and disseminate. Development of student worksheet only done in the develop stage. The research method used is the descriptive analysis and using the parameters of worksheet validity, worksheet practicality, and t- test analysis for the worksheet aspect of effectiveness. Results of this research was obtained: 1) worksheet validity is 3,70 which include as a valid category, 2) the value of practicality: worksheet accomplishment is 3,53, teacher response is 3,70, student response is 3,72, which include as very practical category, 3) The effectiveness of LKS in process of skill from five aspect which is researched getting 84,8 in good category and in understanding the concept, students get mean 81,50, standard deviation 4,68 and t test is 12,84 in understanding category. Based on the research findings, we can conclude that student worksheet is valid, practical, and effective to improve the skills and science concept understanding of the student. So it can be used in a wider scope. keyword : student worksheet, 5E learning cycle learning model, process skills, science concept understanding
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BEBAS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN SAINS SMP NI PUTU MARHENI .; Dr. I Wayan Muderawan,MS. .; Dr. I Nyoman Tika,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.925 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Payangan dan sampel penelitian adalah kelas VIIA dan VIIC sebagai kelompok eksperimen 1 yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas VIIB dan VIID sebagai kelompok eksperimen 2 yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri bebas. Keseluruhan data diperoleh berupa skor yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas. (3) Terdapat perbedaan keterampilan proses sains siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas.Kata Kunci : hasil belajar, inkuiri, keterampilan proses sains This study aims to describe difference in learning outcomes and students science process skills among groups of students learning with guided inquiry learning model with a group of students who are learning to free inquiry learning model. This research is a quasi-experimental research with posttest only control group design. The population in this study was a class VII student of SMP Negeri 3 Payangan and the sample is VIIA and VIIC class as experimental group 1 used with guided inquiry learning model and class VIIB and VIID as the experimental group 2 used with free inquiry learning model. The data collected in this research are score of learning outcomes and data science process skills of students. The score were analyzed with descriptive statistics and MANOVA one lane. Based on the results research can be concluded that (1) there is difference in learning outcomes and students science process skills among groups of students studied learning guided inquiry model by a group of students who learn to use free inquiry learning model, (2) there is difference in student learning outcomes between groups of students studied learning guided inquiry model by a group of students who learn to use free inquiry learning model, (3) there is difference between science process skills students learn with a group of students learning guided inquiry model by a group of students who learn to use free inquiry learning model.keyword : Inquiry, learning, science process skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD) DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA NI WAYAN NADI SUPARTINI
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.07 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini  untuk) menganalisis :1 Perbedaan hasil belajar PTD antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran Langsung (MPL),2) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan Motivasi belajar terhadap hasil belajar PTD, 3)  Perbedaan hasil belajar PTD siswa yang belajar dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan  siswa yang belajar dengan Model pembelajaran Langsung (MPL) pada siswa yang memiliki motivasi tinggi, dan 4) Perbedaan hasil belajar PTD siswa yang belajar dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan  siswa yang belajar dengan Model pembelajaran Langsung (MPL) pada siswa yang memiliki motivasi rendah. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dilakukan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian The pretest - posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 6 kelas dengan jumlah siswa 255 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 4 kelas diambil dengan cara group random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data motivasi belajar siswa dan data hasil belajar PTD. Data dianalisis dengan gain skor dan analisis varian (anava) dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar PTD yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung (F = 10,608 dan p<0,05), 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar PTD (F = 85,471 dan p<0,05), 3) Terdapat perbedaan hasil belajar PTD yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dengan model pembelajaran Langsung pada kelompok siswa dengan motivasi belajar tinggi (F = 124,816 dan p<0,05), dan 4) Terdapat perbedaan hasil belajar PTD yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dengan model pembelajaran Langsung pada kelompok siswa dengan motivasi belajar rendah (F = 13,050 dan p<0,05).   Kata kunci :       Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat, Motivasi Belajar, Hasil  bebelajar PTD
Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar IPA Siswa SMP KUSMIANTI .; PROF. DR. I WAYAN SUASTRA, M.Pd. .; DRS. I NYOMAN SUARDANA, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar. Jenis penelitian ini adalah (quasi-experiment) dengan Posttest Only Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini. Populasi penelitian ini menggunakan kelas VIII SMP Negeri Singaraja tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi 422 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 72 orang. Uji hipotesis menggunakan tehnik MANOVA jalur dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat perbedaan motivasi belajar dan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan dengan model pembelajaran langsung (F = 57,106 p < 0,05), 2) terdapat perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung (F = 65,364 p < 0,05), (3) terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung (F = 69,939 p < 0,05).Kata Kunci : Kata kunci: model pembelajaran berbasis masalah, motivasi belajar, dan prestasi belajar. The objectives of this study were effect of problem based learning model toward motivation and achievement learning science junior high students. This study belongs to (quasi-experiment) with posttest design Only Non-Equivalent Control Group Design. The population of the study was the all students Singaraja junior high school eighth grade in the school year 2015/2016 which consisted of 422 students. The sample of tis study consisted of 72 students. The hypotesis was tested by using MANOVA by significant was 0,05. The result of the study showed as follows,1) there was a significant differences in achievement motivation and science between group of students studying with problem based learning model and direct instruction models (F = 57,106 p < 0,05), and (2) there was a significant difference in motivation between group of students who study the problem based learning model and direct instruction models (F = 65,364 p < 0,05), (3) there was a significant difference the achievement of learning science between group of students studying with problem based learning model and direct instruction models (F = 69,939 p < 0,05).keyword : Key words: Promblem based learning model, motivation, and achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA I MADE WIRASANA JAGANTARA .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M.K .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.137 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari gaya belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan penelitai eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group design. Penelitian dilakuka di SMA Negeri 1 Bangli dengan jumlah sampel sebanyak 152 orang, yang terdiri dari empat kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kuesioner gaya belajar. Data dianalisis dengan menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik. (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. (4) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi untuk kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Proyek, Hasil Belajar, Gaya Belajar. Abstract This study aims at assessing the differences of learning achievements in biology between the students who learned by using the project based learning model and students who learned by using direct instructional model viewed from the students’ learning style.The results showed that (1) there was a significant difference between the students’ learning achievement who learned by using the project based learning model and the direct instructional model. (2) There was significant difference between the learning achievements of students who had visual, auditory, and kinesthetic learning styles. (3) There was an interactional effect between the learning models and the learning styles on students learning achievements. (4) There was a significant difference in learning achievements for a group of students who had a visual learning styles, auditory, and kinesthetic learning style among students who learned by using project based learning model and students who learned by using direct instructional model. keyword : Keywords: Learning Project, Learning Achievement, Learning Style.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Tutor Sebaya Terhadap Hasil Belajar Biologi Ditinjau dari Motivasi Belajar San. S; Ristiati. Putu; Manik. W
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.299 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual berbantuan tutor sebaya terhadap hasil belajar biologi ditinjau dari motivasi belajar para siswa kelas X. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Katholik  Santu Klaus Werang, Flores Barat, NTT pada siswa kelas X semester II tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu (quasi) dengan pola pretest-posttest control group design. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar biologi dan data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes motivasi belajar. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan Analisis Varians Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan, (1) secara keseluruhan hasil belajar biologi siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbantuan tutor sebaya lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) ada interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar biologi, (3) hasil belajar biologi siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbantuan tutor sebaya yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung yang memiliki motivasi belajar tinggi, (4) hasil belajar biologi siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbantuan tutor yang memiliki motivasi belajar rendah lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung yang memiliki motivasi belajar rendah   Kata-kata kunci:   Pembelajaran Kontekstual, Tutor Sebaya, Motivasi Belajar, dan Hasil Belajar Biologi.   Abstract The aimed of this study was to investigate the effect of the contextual method of peer tutoring type toward biology  achievement viewed from learning motivation. This study was conducted at tenth grade students of St. Klaus catholic senior high school Werang, West Flores of the odd semester in the academic year 2012/2013. In determining the samples, simple random sampling technique was used by the researcher, then research design was used by the research was pretest-posttest control group design. The data were collected through multiple choice test and biology learning motivation questionnaire. The data were analyzed by two-way ANOVA. The result indicates that (1) there was significant difference of the mean score between students who were taught by using contextual method of peer tutoring type was higher than the mean score of the students who were taught by using direct  teaching; (2) there was significant interactional effect between teaching methods applied and students’ biology learning motivation toward their achievement; (3) there was significant difference between the students who had high biology learning motivation taught by using contextual method of peer tutoring type and the students who had high bology learning motivation taught by using direct teaching; and (4) there was significant difference between the students who had low biology learning motivation taught by using contextual method of peer tutoring type and the students who had low bology learning motivation taught by using direct teaching. Key words: contextual method, peer tutoring, learning motivation, and biology achievement.
PENGARUH MODEL TSOI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP ILMIAH I. K. Purnamawan; I. W. Sadia; I. W. Suastra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.911 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model translating, sculpting, operationalizing, dan integrating (TSOI) terhadap pemahaman konsep (PK) dan sikap ilmiah (SI). Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan factorial 2x1 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Kupang tahun pelajaran 2012/2013. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan 25 item tes pemahaman konsep, sedangkan data sikap ilmiah siswa dikumpulkan dengan 40 item kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran TSOI dan model pembelajaran konvensional (F= 397,386; p<0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa TSOI berpengaruh terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah. Penelitian ini berimplikasi terhadap perlunya proses pembelajaran di sekolah yang didasarkan pada pengalaman siswa untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan menghasilkan keluaran berupa pemahaman konsep dan sikap ilmiah yang lebih baik. Kata kunci: TSOI, pemahaman konsep, sikap ilmiah   Abstract The purpose of this research was to analyze the influence of translating, sculpting, operationalizing, dan integrating models (TSOI) on concept understanding (PK) and the scientific attitude (SI). This research is a quasi-experiment with a 2x1 factorial design posttest only control group design. The subjects were students of class X SMAN 3 Kupang academic year 2012/2013. Concept understanding (PK) data were collected with 25 items concept understanding (PK) test, while data collected scientific attitude students with 40 item questionnaire. Data were analyzed with descriptive statistics and one way MANOVA. Based on the results of data analysis has been performed, the results of the study found that there is a learning model between the concept understanding and the scientific attitude (F = 397.386; p<0.05). Therefore, TSOI it can be concluded that the effect on the concept understanding (PK) and the scientific attitude (SI). This research has implications for the need for the learning process in schools based on student experience to create a more meaningful learning process and produce the output of scientific understanding of the concept and a better attitude. Keywords: TSOI, concept understanding, scientific attitude  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD I Made Oka Suantara; I Wayan Suastra; I Made Gunamantha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.096 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media lingkungan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 61 siswa diantaranya 30 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah motivasi belajar dan hasil belajar IPA. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 22.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan signifikan motivasi belajar antara siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (F= 6,287; p<0,05). Kedua, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 52,647; p<0,05). Ketiga, secara simultan terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Kata kunci: Hasil Belajar Siswa, Motivasi Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Tipe STAD, Media Lingkungan  AbstractThis research aims to know the impact of STAD cooperative learning model assisted by invironment media towards learning motivation and science learning outcome of fourth grade in Cluster VIII Mengwi Sub-District, Badung Regency. This research using Post test Only Control Group with quasi experiment type. The sample of the research amounted to 61 students including 30 students of the control class. The collected data were learning motivation and science learning outcome. The data were analyzed using MANOVA assisted by SPSS 22.00 for windows. Research results show that: First, there significant distinction learning motivation between students who lear withs STAD cooperative learning model assited by invironment media with students follow convensional learning model (F= 6,287; p<0.05). Second, there significant distinction of science learning outcome from students who learn with STAD cooperative learning model assisted with environtment media was better than students who learned using conventional model (F= 52,647; p<0.05). Third, simultanously there distinction of learning l motivation and science learning outcome between students who learn with STAD cooperative learning model assisted by invironment media with students who followed conventional learning model.Keywords: Learning Motivation, STAD Cooperative Learning Model Assisted  With Environment Media, Student’s Learning Result.
Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Keterampilan Proses Sains Siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat JOHARI MARJAN .; Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.996 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pendekatan saintifik terhadap hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Disigen. Data dalam penelitian ini merupakan data hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis infrensial dengan mengunakan analisis statistik multivariat (Manova). Dari hasil penelitian adalah sebagi berikut : 1) terdapat perbedaan hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains antara siswa yang mengikuti pembelajaran berpendekatan saintifik dangan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung (F= 40,293;p,