cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 400 Documents
KOMPARASI PENERAPAN SIKLUS BELAJAR ANUMANA-PRATYAKSA-SABDA PRAMANA DAN PRATYAKSA-ANUMANA-SABDA PRAMANA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KIMIA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA SMA NEGERI 2 AMLAPURA MARCIA SRI PURWANTININGSIH
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan data tentang perbandingan hasil belajar, yaitu: (1) pemahaman konsep dan keterampilan proses sains kimia, (2) pemahaman konsep kimia, (3) keterampilan proses sains kimia yang diperoleh siswa pada penerapan siklus belajar  APS dan siklus belajar PAS. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Amlapura dengan tehnik random sampling diambil sampel 126 orang  siswa kelas X (4 kelas) semester genap tahun pelajaran 2010/2011 dari 220 orang siswa (7 kelas). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan  “The Post test Only Control Group Design”. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis varians multivariate dengan MANOVA. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) hasil belajar secara simultan pemahaman konsep kimia dan keterampilan proses sains kimia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar APS lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar PAS dengan nilai Fhitung=19,247 (p< 0,05). (2) hasil belajar pemahaman konsep kimia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar APS(μ=28,40) lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar PAS(μ=26,62) dengan nilai Fhitung=4,301 (p< 0,05). (3) hasil belajar keterampilan proses sains kimia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar APS(μ=29,97) lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar PAS(μ=26,29) dengan nilai Fhitung=38,362(p< 0,05). Kata kunci: siklus belajar APS (Anumana-Pratyaksa-Sabda Pramana), PAS (Pratyaksa-Anumana-Sabda) , pemahaman konsep dan keterampilan proses sains     A COMPARISON BETWEEN APPLICATION OF ANUMANA-PRATYAKSA-SABDA PRAMANA LEARNING CYCLES  AND PRAKTYAKSA-ANUMANA -SABDA PRAMANA LEARNING CYCLES TO THE COMPREHENSION OF CHEMISTRY CONCEPT AND SCIENCE PROCESS SKILL ON THE STUDENTS OF SMAN 2 AMLAPURA ABSTRACT The purpose of this research was to analyze and describe the data of the learning result comparation of (1) Concept comprehension and chemistry science process skill, ( 2) Comprehension of chemistry concept, (3) chemistry science process skill which gained by the students in APS and PAS learning process. The research was done at SMAN 2 Amlapura with 126 sample students of X grade students ( 4 classes) second semester 2010/2011 taken from the whole numbers of the X grade students that were 220 students (7 classes). This research was a false experimental research using “The Post test only Control group design “. Data was analyzed in two stages namely: Descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Multivariate of variation analysis with MANOVA was used to test the hypothesis. The results of the research were as followed. (1) simultaneous comprehension of chemistry concepts  and chemistry science  process skill on the students who followed learning process  cycles  using APS learning cycles was higher than the students who followed learning process using PAS learning cycles with the value  F= 19.247(p< 0.05) (2) learning results of chemistry concepts comprehension of the students who followed learning process using APS(μ=28.40) was  higher than the students who  followed learning process using PAS(μ=26.62) with counting value of F=4.301(p < 0.05). (3) learning result of chemistry science  process skill of the students who followed learning process using APS(μ=29.97) was higher than the students who followed the learning process using PAS(μ=26.29) learning cycles with counting value of F=38.362(p< 0.05). Key words: APS (Anumana-Pratyaksa-Sabda Pramana), PAS (Pratyaksa-Anumana-Sabda) learning cycles models, concept comprehension, science procces.
Pengembangan E-learning Fisika dalam Bentuk Website Berorientasi Sains Teknologi Masyarakat untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kreativitas Siswa Kelas XI IPA I GUSTI NGURAH HARI YUDA .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.074 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-learning fisika berorientasi Sains Teknologi Masyarakat serta keefektifannya dalam meningkatkan penguasaan konsep dan kreativitas siswa kelas XI IPA. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan dengan desain pengembangan dari Sugiyono dan desain penelitian one group pretest posttest. Tahap-tahap pengembangannya, meliputi Analisis Kebutuhan (wawancara, observasi, dan penyebaran angket). Dilanjutkan dengan Desain Produk, Validasi Ahli, Revisi Desain, Ujicoba Produk I, Revisi Produk I, Ujicoba Pemakaian, Revisi Produk II, dan Deseminasi Produk. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI SMA N 1 Denpasar. Setelah deseminasi produk, dilanjutkan dengan penelitian untuk menguji keefektifan produk. Teknik statistik yang digunakan adalah Uji-t dua sampel berpasangan (paired sample T test). Hasil penelitian menunjukkan: (1) dihasilkan blueprint hypermedia yang terdiri dari menu utama, menu tambahan, dan konten pembelajaran; (2) Implementasi blueprint hypermedia mampu menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika di kelas XI IPA; (3) berdasarkan validasi ahli, produk hypermedia layak untuk diujicobakan kepada responden; (4) produk hypermedia mendapat respon positif dari siswa kelas XI IPA; (5) produk hypermedia mendapat respon positif dari guru mata pelajaran fisika; (6) produk hypermedia efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep fisika siswa (t=149,371 ; α=0,05); (7) produk hypermedia efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa (t=25,37 ; α=0,05).Kata Kunci : efektifitas, hypermedia, masyarakat, sains, teknologi The aims of this study was to test the product advisability of physics e-learning oriented by science technology society and its effectiveness to improve the mastery of concept and student’s creativity of Science class, grade XI Science. This study is research and development by using Sugiyono’s development design and research design using one group pretest posttest. The phases of the development were; Need Analysis (interview, observation, and questionnaires). Then followed by Product Design, Validation by the expert, Design Revision, Testing Product, Product Revision I, Test Usage, Product Revision II, and Product Dissemination. The research’s subject are students of SMA N 1 Denpasar grade XI. After product dissemination, the tests of effectiveness were conducted. Statistics technique used in this study was paired sample T Test. The result of this study shows that: (1) Produce the blueprint of hypermedia which have main menu, extended menu, and learning content; (2) Implementation of physics e-learning can produce learning media which advisable to use in learning physics of student grade XI; (3) Based on first expert validate, the hypermedia product can be used to the respondents; (4) Hypermedia obtains positive respond from the students of grade XI; (5) It was also obtaining positive respond from the physics teachers; (6) Hypermedia is very effective used for improving their mastery of concept (t=149,371 ; α=0,05); (7) It was also effective used by the students for increasing their creativity (t=25,37 ; α=0,05). keyword : effectiveness, hypermedia, society, science, technology
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (MPTGT) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MADE EKA ADNYANA .; Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd. .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.593 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, dan (3) perbedaan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan desain penelitian posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 , XI IPA3 dan XI IPA4 SMA Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 137 orang siswa, dengan sampel penelitian kelas XI IPA2 dan XI IPA3 berjumlah 91 orang siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dan Kecerdasan Emosional antara kelompok siswa yang belajar dengan MPTGT dan MPL (F=16,022; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA NI NYOMAN YULI ADELINA .; PROF. DR. I B. PUTU ARNYANA, M.Si. .; DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan hasil belajar biologi dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran langsung, (2) pengaruh interaksi model pembelajaran berdasarkan gaya kognitif terhadap hasil belajar biologi, (3) perbedaan hasil belajar biologi berdasarkan gaya kognitif field independent dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran langsung, (4) perbedaan hasil belajar biologi berdasarkan gaya kognitif field dependent dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan The Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Ganesha Denpasar tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari VII 1 sampai VII 10, berjumlah 470 siswa, dengan sampel penelitian yang digunakan adalah 191 siswa, yang terdistribusi ke dalam empat kelas. Dua instrumen pokok penelitian ini yaitu Group Embedded Figure Test (GEFT) dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh berupa nilai terhadap pertanyaan pada GEFT, dan nilai tes hasil belajar siswa pada materi organisasi kehidupan. Data gaya kognitif dan hasil belajar dianalisis dalam dua tahap yaitu analisis deskriptif dan uji hipotesis dengan uji ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar biologi antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (2) terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran berdasarkan gaya kognitif terhadap hasil belajar biologi, (3) model pembelajaran Group Investigation lebih unggul dibandingkan model pembelajaran langsung dalam peningkatan hasil belajar siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) model pembelajaran langsung lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran Group Investigation dalam peningkatan hasil belajar siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Kata Kunci : pembelajaran Group Investigation, gaya kognitif, hasil belajar This study aimed at analysing: (1) the difference in biological learning achievement by using Group Investigation learning model and direct learning model, (2) the influence of learning model interaction based on cognitive style on biology learning achievement, (3) the difference of biology learning achievement based on cognitive style of field Independent by using Group Investigation learning model and direct learning model, (4) the difference of biology learning achievement based on cognitive style of field dependent by using Group Investigation learning model and direct learning model. The research of this study was Quasi Experimental and by using Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study is the VII grade students of Ganesha Denpasar Junior High School 2016/2017 academic year consisting of VII 1 to VII 10, amounting to 470 students. The subjects were 191 students of seventh grade in which distributed into four classes. Group Embedded Figure Test (GEFT) and the test of Children learning achievement were used as the main instruments in this study. The data was obtained in the form of the Group Embedded Figure Test (GEFT) score, and the students’ learning achievement of organizations life materials. The data of cognitive style and learning achievement were analysed in two stages: descriptive analysis and hypothesis test with ANAVA test. The results of this study indicated that: (1) There are differences in biology learning achievement between groups of students who are taught by cooperative learning model of Group Investigation type and group of students who are taught by direct learning model (2) there is an influence of learning model interaction based on cognitive style on biology learning achievement, (3) Group Investigation study model is superior to direct learning model in improving students' learning achievement that have cognitive style field independent, and (4) direct learning model is superior compared with Group Investigation study model in improving student learning achievement that have cognitive style Field dependent.keyword : Group Investigation model, cognitive style, learning achievement
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM NI LUH SUDEWI .; Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph.D .; Dr. I Nyoman Tika,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.49 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar berdasarkan taksonomi Bloom. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah empat kelas X IPA SMA N 2 Amlapura tahun pelajaran 2013/2014 yang ditentukan dengan teknik random kelas. Dari jumlah tersebut, dua kelas diberikan model pembelajaran PBL dan dua kelas diberikan model pembelajaran GI. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan uji Scheffe. Secara umum dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok PBL lebih tinggi daripada kelompok GI dengan Fhitung 97,250 pada taraf signifikasi < 0,05. Pada aspek mengingat (remember) dan memahami (understand) tidak terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok PBL dan GI. Pada aspek mengaplikasikan (apply), menganalisis (analyze), mengevaluasi (evaluate), dan mencipta (create) terdapat perbedaan secara signifikan antara model PBL dan GI.Kata Kunci : Problem Based Learning, Group Investigation, Hasil Belajar, Taksonomi Bloom This study aimed at describing the effect of Problem Based Learning (PBL) and Group Investigation (GI) model of learning toward learning achievement based on Bloom taxonomy. This study was a quasi-experimental with a pretest-posttest non-equivalent control group design. The samples of this study were four classes of X Science SMAN 2 Amlapura in academic year 2013/2014 chosen through class random technique. Two classes were taught by using PBL and two other classes were taught by using GI. The data of learning achievement was collected through learning achievement test and analized through Scheffe test. Generally it can be concluded that PBL groups gained better learning achievement than GI with Fcount 97.250 and significance level 0.05. There were no significant differences on aspect of remembering and understanding between students taught with GI and PBL. There were significant differences on aspect at applying, analyzing, evaluating and creating between students taught with PBL and GI.keyword : Problem Based Learning, Group Investigation, Learning achievement, Bloom Taxonomy
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA YANG MENERAPKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PUTU FANNY SASTRADEWI .; PROF. DR. I WAYAN SADIA, M.Pd .; DR. RER. NAT I WAYAN KARYASA, S.Pd.,M.Sc .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.231 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk : (1) menguji validitas perangkat pembelajaran kimia yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, (2) menguji kepraktisan perangkat pembelajaran kimia yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL) saat diimplementasikan di kelas, (3)Menguji efektivitas perangkat pembelajaran kimia yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini diawali dengan pengembangan perangkat pembelajaran yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL) menggunakan system pendekatan model pengembangan menururt Dick & Carey, dengan uji pakar melalui focus group discussion (FGD), dilanjutkan uji paktisi melalui desk-evaluation, dan uji empiris dengan melibatkan 36 orang siswa SMA kelas X dengan topik reaksi oksidasi an reduksi (redoks). Hasil uji pakar digunakan untuk menyempurnakan model pembelajaran. Masukan pakar dalam FGD digunakan untuk penyempurnaan perangkat pembelajaran, khusunya penyempurnaan terhadap buku pedoman guru dan buku pedoman siswa. Hasil desk-evaluation oleh guru Kimia SMA menunjukkan bahwa semua komponen perangkat model pembelajaran yang mencakup silabus, RPP, buku pedoman guru, buku siswa, LKS telah memenuhi syarat validitas.Hasil uji empiris model pembelajaran PBLuntuk meningkatkan pemahaman konsep kimia dengan menggunakan rancangan Dick & Carey menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman konsep siswa secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL yang dikembangkan dalam penelitian ini efektif dalam meningkatkan karakter siswaKata Kunci : Problem Based Learning (PBL), pemahaman konsep kimia This research aims at: (1) testing the validity of chemistry teaching and learning documents which apply Problem Based Learning model (PBL) to improve the understanding of the students’ concept, (2) testing the simplicity of chemistry teaching and learning documents which apply Problem Based Learning model (PBL) when it’s implied in the classroom, (3) testing the effectivity of chemistry teaching and learning documents which apply Problem Based Learning model (PBL) to improve the understanding of the students’ concept. This research was started by the development of teaching and learning documents which apply Problem Based Learning model (PBL) using approaching system of development model of Dick & Carey, with expert test through focus group discussion (FGD), continued by practitioner test through desk-evaluation, and empirical test which involved 36 the X Grade students of senior high school with oxidation and reduction topics. The result of the expert test was used to make the teaching and learning model complete. The inputs given by the expert in FGD were used to make the teaching and learning model complete, especially in completing the teacher’s book and the student’s book. The result of the desk-evaluation by the chemist teacher of senior high school showed that all components of the documents of teaching and learning model which include syllabus, teaching scenario (RPP), teacher’s book, student’s book, student’s worksheet (LKS) has completed the validity requisite. The result of empirical test of PBL teaching and learning model to improve the understanding of chemistry concept using Dick & Carey design showed that there was a significant improvement of understanding of students’ concept. It’s showed that PBL teaching and learning model developed in this research is effective in improving the character of the studentskeyword : Problem Based Learning (PBL), concept understanding of chemistry
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA MELALUI PENGENDALIAN BAKAT NUMERIK SISWA SMP PUTU SRI UTAMI DEWI .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.408 KB)

Abstract

Penelitian ini pada hakekatnya bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, (2) menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung setelah dilakukan pengendalian terhadap skor bakat numerik, dan (3) menganalisis kontribusi bakat numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah. Guna mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Berdasarkan uji kesetaraan kelas, maka diperoleh 29 pasang kelas yang setara sehingga digunakan rancangan ekperimen posttest only control group design. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANACOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (F = 224,799; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V Ni Md Dinda Ayuningtyas; I Wyn Darsana; Rini Kristiantari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.973 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran word square dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian eksperimen semu, desain penelitian yang digunakan adalah Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 213 orang. Sampel diperoleh dengan menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dianalisis dengan teknik matching, dengan cara menjodohkan nilai prates masing-masing siswa kedua sampel tersebut. Data yang terkumpul lalu dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Word square dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari hasil analisis bahwa nilai thitung  lebih besar dari ttabel yaitu 3,75 > 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan perolehan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 82,58 > 73,39. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran word square terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V di SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci: Word Square, IPA AbstractThis study aims to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught using word square learning model and students who are taught by conventional learning in grade V students at SD Untung Surapati in the academic year 2016/2017. The type of quasi-experimental research, the research design used in this study is Non-equivalent Groups. Population in this research is all student of class V Elementary Cluster Untung Surapati year lesson 2016/2017 which amounted to 213 people. Samples are drawn using random sampling. Data collection method in this research is test method. Data collected in the form of science knowledge competence value that is analyzed by matching technique, by matching the value of each student's prates of both samples. The results showed that there is a significant difference of science knowledge competence between students who were taught using Word square learning model with students who were taught by conventional learning. This is seen from the analysis that the value of tcount is greater than ttable that is 3.75> 2.00 at the level of significance 5% with the average sword square of knowledge competence knowledge of experimental class higher than the control class that is equal to 82,58> 73,39. Based on these findings, it can be concluded that there is influence of word square learning model on science knowledge competence of grade V students in SD Gugus Untung Surapati academic year 2016/2017. Keywords: Word Square, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP TERKAIT SAINS SISWA SMP. (Studi Esperimen di SMP Negeri 4 Singaraja) Annas Kurniawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.417 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan: (1) keterampilanberpikir kritis dan sikap terkait sains antara siswa yang dibelajarkan dengan modelpembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan modelpembelajaran langsung, (2) keterampilan berpikir kritis antara siswa yangdibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yangdibelajarkan dengan model pembelajaran langsung, (3) sikap terkait sains antarasiswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengansiswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung,Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan The Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 232siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 116 siswa. Variabel yangdiukur dalam penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis dan sikap terkaitsains siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisisstatistik dengan analisis MANOVA satu jalur.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama,terdapat pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikapterkait sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasisproyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung(F=52,811;p<0,05). Kedua, ada pengaruh yang signifikan terhadap keterampilanberpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaranberbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaranlangsung (F=69,184; p<0,05). Ketiga, terdapat perbedaan yang signifikanterhadap sikap terkait sains antara siswa yang dibelajarkan dengan modelpembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan modelpembelajaran langsung (F=26,437; p<0,05).Berdasarkan hasil penelitian ini dapatdirekomendasikan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dapat digunakansebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikirkritis dan sikap terkait sains.Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Keterampilan Bepikir Kritis, Sikapterkait Sains
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA DENGAN SETTING SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NI WAYAN HENI DESIANTI .; PROF. DR. PUTU BUDI ADNYANA, M.Si. .; DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.467 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran IPA setting Sains Teknologi Masyarakat yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengacu pada model pengembangan Dick and Carey dengan tahap-tahap yaitu: penetapan mata pelajaran, analisis kebutuhan, pengembangan perangkat pembelajaran, dan uji coba perangkat. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran IPA setting STM yang terdiri dari Buku Siswa dan Buku Pegangan Guru. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one group pre-test post-test design, dengan uji hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran ini memenuhi kategori sangat valid, (2) perangkat pembelajaran ini memenuhi kategori sangat praktis, (3) hasil uji efektivitas perangkat pembelajaran ini menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa setelah belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM lebih baik daripada keterampilan proses sains siswa sebelum menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM, dengan thitung sebesar 23,85; dan keterampilan berpikir kreatif siswa setelah belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM lebih baik daripada keterampilan berpikir kreatif siswa sebelum menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM, dengan thitung sebesar 21,28. Sehingga dapat disimpulkan perangkat pembelajaran IPA yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa.Kata Kunci : STM, keterampilan proses, berpikir kreatif This research aimed to produce a science learning device settings Science Technology Society that valid, practical, and effective to increase the science process skills and creative thinking skills of students. Development of science learning device was refers to development Dick and Carey model with steps: fixed subjects, analytical needed, development device of learning, and trials device of learning. The devices of learning that improved is a science learning device settings Science Technology Society that consist of student book and teacher book. This research used one group pre-test post-test design, to test the hypothesis using the t-test right parties. The result of this research were: (1) this learning device was very valid, (2) this learning device was very practical, (3) the result of effectiveness test showed that science skills process after studied with the device of science learning with STM better than before used the device of science learning with STM, got tcount 23,85; and creative thinking skills after studied with the device of science learning with STM better than before used the device of science learning with STM, got tcount 21,28. So, the science learning device developed effective to development science skills process and skills for creative thinking of students.keyword : STM, skills process, creative thinking