cover
Contact Name
Aditya Dedy Purwito
Contact Email
purwito@ub.ac.id
Phone
+6281233789990
Journal Mail Official
wacana@ub.ac.id
Editorial Address
https://wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14110199     EISSN : 23381884     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.wacana
This journal has a focus on inter and multidisciplinary studies of social sciences and humanities. The scope is the socio-cultural phenomenon, the history, and transformation of society, changes, and stagnation of socio-political institutions, actor orientation, and behavior, the performance of political regimes and socio-economic structures. The scope is not limited by state, nation, temporal duration, certain ideas, and narrow beliefs. This journal is open to various approaches, theories, methodologies, research methods carried out by scientists, academics, researchers and practitioners in the fields and disciplines: economics, social, political science, government studies, international relations, sociology, anthropology, demography, history, religious and cultural studies, philosophy of science, communication science, and development studies.
Articles 493 Documents
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PSIKOLOGI DENGAN TINGKAT PENERIMAAN USAHATANI PADI Yasmiati Yasmiati; Niniek Dyah Kusumawardani; Sri Sulastri
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 13 No. 4 (2010)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.825 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor umur, pendidikan dan pengalaman kerja (faktor sosial), luas lahan garapan, jumlah anggota keluarga (faktor ekonomi), motivasi kerja (faktor psikologi) dengan tingkat penerimaan usahatani padi. Penentuan lokasi peneltiian dilakukan secara purposive dan penentuan sampel secara simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan datanya dianalisis dengan uji Chi Kuadrat untuk mengetahui hubungan antar variabel, dilanjutkan dengan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat penerimaan usahatani padi per tahun sebesar Rp. 7.725.677,42. Rata-rata umur petani 44,62 tahun dengan kategori tua 58,06 persen dan muda 41,94 persen; pendidikan formal petani 9,48 tahun; jumlah anggota keluarga 3,74 orang; luas lahan garapan 0,71 hektar; pengalaman kerja banyak 25,81 % responden dan pengalaman kerja sedikit 74,19% responden; motivasi kerjanya tinggi 32,26% responden dan motivasi kerjanya rendah 67,74 % responden. Luas lahan garapan, pengalaman kerja dan motivasi kerja berhubungan erat dengan penerimaan usahatani padi, sedangkan umur, pendidikan formal dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh terhadap penerimaan usahatani padi. Kata kunci: Faktor sosial ekonomi, psikologi, penerimaan usahatani
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI JAGUNG (Zea mays L) Mahdiah Mahdiah; Sri Sulastri; Hani Sri Handayawati
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 13 No. 4 (2010)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.126 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis produksi, penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani jagung; dan menganalisis pengaruh faktor produksi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap produktivitas jagung. Penelitian dilakukan di Desa Munjung, Kecamatan Batu Mandi, Kalimantan Selatan. Penentuan petani sebagai sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling berdasarkan strata luas lahan. Langkah awal dilakukan pendataan populasi  petani tanaman jagung yang berjumlah 174 petani dengan luas kepemilikan lahan yang berbeda. Berdasarkan data primer diketahui rata-rata luas lahan petani berkisar 0,524 hektar.  Kemudian   luasan   kepemilikan   lahan dikelompokkan menjadi dua strata  yaitu: strata I  ‹ 0,524 ha, strata II ≥ 0,524 ha. Pengambilan sampel pada masing-masing strata diambil secara proporsional, untuk strata I : 19 petani dan strata II : 8 petani. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi jagung sebesar 3.899 kg/ha biji kering, dengan harga Rp. 1.050/kg.  Penerimaan usahatani sebesar Rp. 4.093.950,oo/ha; dengan rata-rata besar biaya produksi Rp. 1.989.000,oo/ha.  Dengan demikian diperoleh rata-rata pendapatan usahatani jagung sebesar Rp. 2.104.950,oo/ha.  Faktor produksi benih SP36 berpengaruh nyata terhadap produksi jagung, sedangkan pupuk, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung. Kata kunci: Faktor Produksi, Usahatani
Farming Analysis Of The Juai-Pumpkin In The Juai Village, Balangan, South Kalimantan Prihananto J; N.D. Kusumawardani; H. S. Handayawati
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 15 No. 1 (2012)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.683 KB)

Abstract

This research was conducted in the village of Juai, Balangan South Kalimantan. The goal of research to analyze the revenue, income and profits of farming Pumpkins Juai during one period of cropping. This study used a survey method with the further observation techniques, while sampling is carried out by census, which is as many as 45 farmer. Results show that the magnitude of the costs used in the farming of pumpkins is an explicit cost of Rp 2.335.815,  implicit costs of Rp 354.594 and the total average cost of  Rp 2.690.409. The fruits produced by a farmer on average 1.150 kg, the fruit price per kg is varied between Rp 5.750 to Rp 7.000, so the farming revenue  of  Rp 7.380.555. Earned income of a farmer on average about Rp. 5.044.740. The average profit obtained a farmer about Rp 4.690.145 in a single production process; with a value of R/C = 2.74.Keywords: Farming, revenue, income, profit.
Farming Analysis Of The Juai-Pumpkin In The Juai Village, Balangan, South Kalimantan J, Prihananto; Kusumawardani, N.D.; Handayawati, H. S.
WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in the village of Juai, Balangan South Kalimantan. The goal of research to analyze the revenue, income and profits of farming Pumpkins Juai during one period of cropping. This study used a survey method with the further observation techniques, while sampling is carried out by census, which is as many as 45 farmer. Results show that the magnitude of the costs used in the farming of pumpkins is an explicit cost of Rp 2.335.815,  implicit costs of Rp 354.594 and the total average cost of  Rp 2.690.409. The fruits produced by a farmer on average 1.150 kg, the fruit price per kg is varied between Rp 5.750 to Rp 7.000, so the farming revenue  of  Rp 7.380.555. Earned income of a farmer on average about Rp. 5.044.740. The average profit obtained a farmer about Rp 4.690.145 in a single production process; with a value of R/C = 2.74.Keywords: Farming, revenue, income, profit.
Empowerment Of Farmer Group In Improving Chilli Farming Income In Kerinci District, Indonesia Indra Karim; Hani Sri Handayawati; Wiwiek Ruminarti
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 15 No. 1 (2012)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.168 KB)

Abstract

Purpose of the agricultural development is to raise the quality of human resources and the livelihood of farmers and their families. The role of farmer groups are very important in supporting the agricultural intensification program, but their ability to adopt new technologies are still very limited. Base on these facts then problems of this research is role of the chilli farmers group empowerment in improving the farming revenues.The research was carried out in the Air Hangat Timur Subdistrict, Kerinci District, many farmers who insist the chili farming traditionally, they have not implemented the recommended agrotechnologies package. The number of samples as much as two groups of farmers, including 28 farmers from the Pinang-Jaya farmers group and 17 farmers from Usaha-Sepakat farmer groups. To find out the improvement level of farmers ability in improving farmer income, it is conducted the Coefficient Spearman test.The results showed that the ability of chilli agrotechnology implementation is included in the category of “intermediate”. There is a strong relationship between farmer age, educational level, experience farming and the number of family member with the farmer capability in implementing chilli agrotechnologies. Keywords: farmer group, chili farming, farming income
Kajian Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Payang Di Selat Madura, Jawa Timur Primyastanto, Mimit; Soemarno, Soemarno; Efani, Anthon; Muhammad, Sahri
WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.119 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Karakteristik nelayan pada alat tangkap payang di Selat Madura, (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan melaut pada ekonomi rumah tangga nelayan, (3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap nilai pengeluaran pada ekonomi rumah tangga nelayan, (4) Peluang kemiskinan akibat faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan nelayan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini, yaitu nelayan dengan alat tangkap payang di Selat Madura menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik nelayan berdasarkan umur sekitar 39,39% pada umur 41-50 tahun, sedangkan tingkat pendidikan nelayan didominasi pada tingkat sekolah dasar (SD) dengan prosentase 63,64%. Berdasarkan pengalaman melaut, sekitar 39,4% pada kisaran 21-30 tahun sedangkan untuk jumlah anggota keluarga nelayan didominasi tidak lebih dari tiga orang dengan prosentase 54,55%. Sedangkan status istri nelayan yang bekerja sekitar 45,45%, (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan melaut adalah pendidikan nelayan, pengalaman melaut, dan daya mesin, (3) Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga nelayan adalah jumlah anggota keluarga, (4) Faktor-faktor yang mempengaruhi peluang kemiskinan nelayan adalah umur nelayan, pendidikan, dan pengalaman melaut. Bertambahnya umur nelayan akan meningkatkan peluang kemiskinan, namun meningkatnya faktor pendidikan nelayan dan pengalaman melaut akan menurunkan peluang kemiskinan dalam rumah tangga nelayan. Kata kunci: kemiskinan, nelayan payang, pendapatan melaut, pengeluaran rumah tangga, selat Madura.
Analisis Pengaruh Perilaku Konsumen Ruko Terhadap Keputusan Pembelian Di Kota Malang Indah Yuliani; Agung Yuniarinto; Djumilah Zain
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 14 No. 2 (2011)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian yaitu dengan menganalisis faktor-faktor bauran pemasaran dan kelompok referensi terhadap keputusan pembelian ruko di kota Malang. Dalam penelitian ini mengungkapkan pengaruh dari faktor produk, harga, lokasi, promosi, bukti fisik, kelompok referensi baik secara bersama-sama maupun secara parsial, serta dilengkapi pula mengenai faktor yang dominan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian ruko di kota Malang, khususnya  di daerah berkembang di kota Malang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor, analisis regresi linear berganda. Secara keseluruhan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor produk, harga, lokasi strategis, promosi, bukti fisik, dan kelompok referensi berpengaruh secara bersama-sama terhadap keputusan konsumen dalam membeli ruko di kota Malang. Secara parsial, produk, harga, lokasi strategis, bukti fisik berpengaruh signifikan sedangkan promosi dan kelompok referensi tidak berpengaruh.  Untuk factor yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian ruko di kota Malang adalah lokasi strategis. Hasil penelitian menyarankan kepada pengembang untuk memahami perilaku konsumen untuk mengetahui konsep ruko yang diharapkan konsumen. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Keputusan Pembelian, Konsep Ruko
Faktor Psikologis, Lingkungan dan Bauran Pemasaran Yang Mempengaruhi Pembelian Sepeda Motor (Studi Pada Konsumen Sepeda Motor Bebek 4-tak Merk Suzuki dan Honda di Kota Banjarmasin). Taufiq Adi Rahmanie; Armanu Thoyib; Fatchur Rochman
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 14 No. 2 (2011)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor psikologis, lingkungan dan bauran pemasaran yang mempengaruhi pembelian sepeda motor bebek 4-tak merk Suzuki dan Honda di Kota Banjarmasin, dan untuk mengetahui variabel yang dominan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan di Kota Banjarmasin. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non random sampling dengan motode convenience sampling, dengan jumlah sampel 706 responden (355 konsumen Suzuki dan  351 konsumen Honda). Tingkat signifikansi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 5%. Sebanyak 49 item dalam daftar pertanyaan yang diuraikan dalam 12 variabel dalam faktor psikologis, lingkungan dan bauran pemasaran. Pengujian terhadap semua instrumen penelitian menunjukkan tingkat reliabilitas dan validitas yang tinggi. Hasil penelitian ini semua variabel bebas yaitu persepsi (X1), sikap (X2), gaya hidup (X3), kepribadian (X4), budaya (X5), kelas sosial (X6), kelompok referensi (X7), situasi penentu (X8), produk (X9), harga (X10), promosi (X11) dan distribusi (X12) mempunyai korelasi yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor bebek 4-tak merk Suzuki dan Honda. Diantara keduabelas variabel tersebut, variabel persepsi (X1), sikap (X2), gaya hidup (X3), kelompok referensi (X7), situasi penentu (X8) dan produk (X9) berpengaruh secara nyata terhadap keputusan pembelian sepeda motor bebek 4-tak merk Suzuki dan Honda di Kota Banjarmasin. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0.591 menunjukkan kontribusi variabel-variabel independen untuk menjelaskan variabel dependen sebesar 59.1%. Sedangkan variabel yang paling dominan pengaruhnya adalah sikap sebesar 39.6%.Kata kunci: lingkungan, motor, pemasaran, pembelian, psikologis
Pemanfaatan dan Pengelolaan Kawasan Teluk Ekas Kabupaten Lombok Timur Firdausi Nuzula; Edi Susilo; Daduk Setyohadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 14 No. 3 (2011)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan dan penataan ruang wilayah pesisir perlu memperhatikan paradigma penataan ruang wilayah pesisir khususnya yang terkait dengan otonomi daerah serta spesifikasi wilayah pesisir itu sendiri. Penataan ruang wilayah pesisir yang memerlukan kerjasama yang saling menguntungkan antar daerah baik dengan daerah yang bersebelahan maupun dengan daerah bagian hulunya serta pelibatan masyarakat lokal dalam penataan ruangnya adalah paradigma penataan ruang wilayah pesisir yang perlu menjadi perhatian utama. Lombok Timur merupakan salah satu sentra budidaya rumput laut terbesar di NTB yaitu di Ekas dengan potensi lahan 1.808 Ha dan Serewe 625 Ha. Masyarakat nelayan Lombok Timur telah mengembangkan budidaya rumput laut sebagai pekerjaanya selain menangkap ikan. Teluk Ekas berdasarkan fakta geografis merupakan Desa Pantai (Perikanan) dan memungkinkan menjadi salah satu Desa Pariwisata. Hal ini ditunjang oleh keadaan pantai yang bagus dengan hamparan pasir putih yang bersih. Namun demikian, potensi tersebut belum dapat dioptimalkan oleh Pemda Kabupaten Lombok Timur. Tujuan dari penulisan naskah ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan tata ruang wilayah pengembangan minapolitan budidaya rummput laut di kawasan teluk ekas. Kata Kunci : Tata Ruang, Teluk Ekas
Kajian Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Air Baku Sumberawan Singosari Kabupaten Malang Imam Hanafi; Muhammad Syamsidi; Soemarno Soemarno
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 14 No. 3 (2011)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pemahaman tentang pengelolaan sumber daya air dan pemanfaatan secara adil dan merata bagi masyarakat adalah dasar dilakukannya penelitian ini. Sumber daya air merupakan kebutuhan mendasar yang meliputi upaya penyediaan air baku untuk air minum, irigasi pertanian, usaha pertanian, peternakan, dan pembangunan. Air merupakan sumber daya alam yang dapat menimbulkan konflik dalam pengelolaan dan pemanfaatannya. Lokasi penelitian berada di sumber air Sumberawan Singosari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan dan pemanfaatan sumber air Sumberawan Singosari, serta untuk mengetahui strategi ke depan dalam upaya pemeliharaan dan pelestarian sumber air tersebut. Pengumpulan data dilaksanakan melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan. Data diklasifikasikan, dan dianalisis menggunakan metode SWOT, dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengelolaan sumber air Sumberawan dilakukan oleh masyarakat dan 6 instansi pemerintah sipil maupun militer.  Pemanfaatan sumber air Sumberawan untuk keperluan rumah tangga sehari-hari oleh masyarakat dan instansi, keperluan irigasi pertanian/perkebunan masyarakat, kebutuhan dinas dan perkantoran, serta sebagai air baku komersial yang disalurkan ke masyarakat umum (PDAM). Strategi yang direkomendasikan berupa: pertama, meningkatkan peran serta Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Malang, dengan melakukan sosialisasi tentang Hukum dan Peraturan kepada instansi terkait dan masyarakat, dalam usaha pengelolaan dan pemanfaatan sumber air Sumberawan. Kedua,  meningkatkan peran serta instansi melalui kerjasama lintas sektor dalam usaha pembiayaan pembangunan, pemeliharaan, dan perlindungan sumber air Sumberawan.yang efisien dan berkesinambungan. Ketiga, mendorong upaya integrasi kegiatan wisata cagar budaya dan kawasan hutan lindung dengan memanfaatkan potensi sumber air sebagai satu wahana pariwisata baru. Kata-kata kunci: sumber daya air, inisiatif Pemerintah Daerah, pengelolaan, pemanfaatan, strategi pemeliharaan, dan pelestarian

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 29 No. 1 (2026): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 4 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 3 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 2 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 1 (2025) Vol. 28 No. 1 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 27 No. 4 (2024) Vol. 27 No. 3 (2024) Vol. 27 No. 2 (2024) Vol. 26 No. 4 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 3 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 2 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 1 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 25 No. 4 (2022) Vol. 25 No. 3 (2022) Vol. 25 No. 2 (2022) Vol. 25 No. 1 (2022) Vol. 24 No. 4 (2021) Vol. 24 No. 3 (2021) Vol. 24 No. 2 (2021) Vol. 24 No. 1 (2021) Vol. 23 No. 4 (2020) Vol. 23 No. 3 (2020) Vol. 23 No. 2 (2020) Vol. 23 No. 1 (2020) Vol. 22 No. 4 (2019) Vol. 22 No. 3 (2019) Vol. 22 No. 2 (2019) Vol. 22 No. 1 (2019) Vol. 21 No. 4 (2018) Vol. 21 No. 3 (2018) Vol. 21 No. 2 (2018) Vol. 21 No. 1 (2018) Vol. 20 No. 4 (2017) Vol. 20 No. 3 (2017) Vol. 20 No. 2 (2017) Vol. 20 No. 1 (2017) Vol. 19 No. 4 (2016) Vol. 19 No. 3 (2016) Vol. 19 No. 2 (2016) Vol. 19 No. 1 (2016) Vol. 18 No. 4 (2015) Vol. 18 No. 3 (2015) Vol. 18 No. 2 (2015) Vol. 18 No. 1 (2015) Vol. 17 No. 4 (2014) Vol. 17 No. 3 (2014) Vol. 17 No. 2 (2014) Vol. 17 No. 1 (2014) Vol. 16 No. 4 (2013) Vol. 16 No. 3 (2013) Vol 16, No 2 (2013) Vol. 16 No. 2 (2013) Vol. 16 No. 1 (2013) Vol. 15 No. 4 (2012) Vol. 15 No. 3 (2012) Vol 15, No 2 (2012) Vol. 15 No. 2 (2012) Vol. 15 No. 1 (2012) Vol 15, No 1 (2012) Vol. 14 No. 4 (2011) Vol. 14 No. 3 (2011) Vol. 14 No. 2 (2011) Vol. 14 No. 1 (2011) Vol 13, No 4 (2010) Vol. 13 No. 4 (2010) Vol. 13 No. 3 (2010) Vol. 13 No. 2 (2010) Vol 13, No 2 (2010) Vol. 13 No. 1 (2010) Vol. 12 No. 4 (2009) Vol. 12 No. 3 (2009) Vol. 12 No. 2 (2009) Vol. 12 No. 1 (2009) More Issue