cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 23561807     EISSN : 24607916     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS publishes and disseminates research result and analysis on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences. The journal is expected to be beneficial to the development of social sciences comprehensively and educational social sciences specifically.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Pengembangan modul pendidikan anti korupsi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk kelas x sekolah menengah atas S. Sutrisno; Mukhamad Murdiono
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2017): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.948 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i1.9789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: (1) Modul pembelajaran pendidikan antikorupsi sebagai sumber belajar yang layak untuk peserta didik SMA kelas X, (2) Modul pendidikan antikorupsi yang efektif pada hasil belajar peserta didik di SMA, (3) Modul pendidikan antikorupsi yang efektif pada sikap antikorupsi peserta didik di kelas X. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan (research and development). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dihasilkan modul pendidikan antikorupsi yang layak sebagai sumber belajar pada mata pelajaran PPKn kelas X; (2) modul pendidikan antikorupsi yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan gain score dan meningkatnya nilai mean; (3) modul pendidikan antikorupsi yang efektif untuk meningkatkan sikap antikorupsi peserta didik di SMA. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan gain score dan meningkatnya skor mean.Kata kunci: modul, pendidikan antikorupsi, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan DEVELOPING ANTI-CORRUPTION EDUCATION MODULE IN THE SUBJECT OF PANCASILA AND CIVICS EDUCATION OF HIGH SCHOOL STUDENTS GRADE XAbstractThis research aims to produce: (1) anti-corruption education learning modules for high school students grade X, (2) anti-corruption education modules that effectively improve the learning outcomes of students in high school, and (3) anti-corruption education modules that effectively improve the anti-corruption learners in grade X. This research model is research and development (RD) based. The following conclusions were drawn from the research results: (1) The development results in anti-corruption education modules in subjects Pancasila  and Civics Education in grade X, (2) anti-corruption education modules are affective to improve learning outcomes of students in high school as evidenced by the acquisition gain score and an increase in the mean value, (3) anti-corruption education modules are affeetive to improve the anti-corruption attitudes of high school students. This is evidenced by the acquisition gain score and an increase in the mean score.Keywords: module, anti-corruption education, pancasila  and civics education
Peran PKn sebagai pendidikan politik dalam membangun sikap demokratis dan partisipasi siswa dalam organisasi di SMA Wilda Hamisa; Mukhamad Murdiyono
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.11205

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap peran PKn sebagai pendidikan politik untuk: (1) membangun sikap demokratis siswa (2) membangun partisipasi siswa dalam organisasi (3) mengetahui hambatan dalam membangun sikap demokratis dan partisipasi siswa dan (4) upaya untuk mengatasi hambatan dalam membangun sikap demokratis dan partisipasi siswa. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data mengunakan model analisis interaktif oleh (Miles and Hubermen) dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Membangun sikap demokratis siswa melalui sikap interaktif guru di kelas, pemberian materi PKn pada pertemuan dikelas menggunakan metode pembelajaran seperti diskusi kelompok (2) Membangun partisipasi siswa dilakukan melalui pembelajaran dikelas. Sikap interaktif guru PKn dalam proses pembelajaran mendorong siswa ikut berpartisipasi mengeluarkan pendapatnya, dukungan sekolah melalui kegiatan forum diskusi sangat membantu siswa dalam berfikir dan bersikap aktif (3) Hambatan terjadi karena adanya faktor lingkungan sekitar yang kurang baik membawa dampak negatif bagi siswa, adanya rasa malas. (4) Upaya dengan mengupayakan pembelajaran yang menarik untuk siswa, memberikan motivasi agar mampu mengambil setiap keputusan, serta mengontrol tingkah laku siswa melalui kerjasama antara guru dan orang tua.Kata kunci: pendidikan kewarganegaraan, pendidikan politik, sikap demokratis, partisipasi, organisasi kesiswaan THE ROLE OF CIVIC EDUCATION AS A POLITICAL EDUCATION TO BUILD STUDENTS’ DEMOCRATIC ATTITUDE AND PARTICIPATION IN STUDENT ORGANIZATION AT SMAAbstractThis research aims to reveal the role of civic education as political education to: (1) build students’ democratic attitude, (2) build students’ participation in organization (3) find out the obstacles in building students’ democratic attitude and students’ participation, and (4) attempt to overcome the obstacles in building students’ democratic attitude and students’ participation. The data of the research were collected by interviewing, observing and documenting. An interactive analysis model by (Miles and Hubermen) was used to analyze the data, with steps of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the research are as follows.  (1) the building students' democratic attitude through interactive teacher in class, the civic education materials were given in class by using learning methods like group discussion (2) the building students' participation was done by learning in class. Interactive  civic education teacher in learning process encourage the students to join the participation to give their opinions, the school support through forum discussion activity is very helpful for students in thinking and active (3) the obstacles happen because of the bad environment factor that brings negative impact to the students, the laziness. (4) the effort by giving an interesting learning for the students, giving motivations in taking decisions, also controlling the behavior of the students through cooperation between teachers and parentsKeywords: civic education, political education, democratic attitude, participation, student organization
Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan psikososial dan prestasi belajar Mone, Harry Ferdinand
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 6, No 2 (2019): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.375 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v6i2.20873

Abstract

Tujuan yang dicapai pada penelitan ini mendeskripsikan: 1.) Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan psikososial anak; 2.) Dampak perceraian orang tua terhadap prestasi belajar anak; 3.) Langkah-langkah pemulihan perkembangan psikososial anak akibat perceraian orang tua; dan 4) langkah-langkah pemulihan prestasi belajar anak akibat perceraian orang tua. Penelitian ini berlokasi di kecamatan Oebobo, kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan yang bercerai dengan orang, keluarga, tetangga, anak, dan guru wali kelas, yang berjumlah 35 orang. Hasil penelitian yang diperoleh: 1.) Perceraian (cerai hidup) membawa dampak yang negatif terhadap perkembangan psikososial dan prestasi belajar anak; 2.) Emosi atau perasaan anak sangat mempengaruhi aktivitas belajar di sekolah maupun di rumah, baik perasaan sedih, gembira, aman, marah, cemas, takut dan lain sebagainya; 3.) Adanya komunikasi antara orang tua dan anak setelah bercerai memperkecil pengaruh negatif dari perceraian. Kasih sayang dari keluarga kedua belah pihak dan bantuan guru dalam mengasuh anak korban perceraian di rumah dan sekolah, membuat anak kuat dan tegar menghadapi masalah keluarganya; dan 4.) Langkah pemulihan prestasi belajar yakni bersifat mendidik, misalnya memberikan pujian, hadiah, dan lain sebagainya yang mengandung nilai edukatif. AbstractThe objectives achieved on this research describe: 1.) The impact of divorce of parents to the psychosocial development of children; 2.) The impact of divorce of parents on children's learning achievement; 3.) The measures of recovery of child psychosocial development due to divorce Parents; and 4.) The steps of recovering children's learning achievement due to parents ' divorce. Research data and located in Oebobo sub-district Kupang. This study uses phenomenological approaches using qualitative descriptive methods. The subject in this study was a couple who divorced people, a family, a neighbor, the child, and a homeroom teacher, whom It amounted to 35 people. Results of research obtained; Divorce (divorced) carries a negative impact on psychosocial development and child learning achievement. Emotions or feelings of children significantly affect the learning activities at school or home, whether feeling sad, joyful, safe, angry, anxious, afraid, and so on. The communication between parents and children after divorce minimized the negative influence of divorce. The affection of the family both sides and the help of teachers in caring for the child's divorce victims at home and school, making the child active and rigid facing his family problem. The steps of learning achievement are educational, such as giving praise, gifts, and others that contain an educative value.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA FILM UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X Hayyun Lathifaty Yasri; Endang Mulyani
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 2 (2016): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.576 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i2.7931

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatahui: 1) efektivitas media film dalam meningkatkan minat dan hasil belajar Ekonomi siswa, 2) perbedaan peningkatan minat belajar siswa yang menggunakan media film dengan siswa yang tidak menggunakan media film, 3) perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan media film dengan siswa yang tidak menggunakan media film. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Perlakuan dalam penelitian ini berupa  penggunaan media film pada kelompok eksperimen dan tanpa media film pada kelompok kontrol. Data hasil belajar diperoleh dari tes tertulis dan data minat belajar diperoleh dari angket tertutup. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, yaitu: 1) media film efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar Ekonomi siswa, 2) terdapat perbedaan minat belajar siswa yang menggunakan media film dengan siswa yang tidak menggunakan media film, 3) terdapat perbedaan hasil belajar Ekonomi siswa yang menggunakan media film dengan siswa yang tidak menggunakan media film. THE EFFECTIVENESS OF FILM AS INSTRUCTIONAL MEDIA TO ENHANCEGRADE X STUDENT’S LEARNING INTEREST AND LEARNING OUTCOMEAbstractThis study aims to know: a) level of film effectiveness to enhance learning interest and learning outcome of student on economic lesson, b) the difference between student learning interest of experimental class and control class, and c) the difference between student learning outcome of experimental class and control class. This study employed quantitative approach that use Quasi Experiment method by Pretest Posttest Control Group Design. The subject of this study taken by purposive sampling technique from the population is all class of grade X. The data were collected by questionnaire and test of learning outcome. The findings of this study are: 1) the film was proven that effective to enhance learning interest and learning outcome of student on economic lesson, 2) there a difference between student learning interest of experimental class with a student learning interest of control class, and there a difference between student learning outcome of experimental class with a student learning outcome of control class.
Pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru IPS bersertifikat pendidik Febry Adi Nugroho; Marzuki Marzuki
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 6, No 2 (2019): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v6i2.5571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru IPS bersertifikat pendidik di SMP Kabupaten Magelang secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Penelitian ini adalah penelitian ex-postfacto. Teknik analisis data menggunakan uji penaruh dengan regresi sederhana dan regresi ganda dengan sampel sebanyak 80 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru; dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja dan kepepmimpinan kepala sekolah terhadap secara bersama-sama  terhadap kinerja guru. Kuatnya kontribusi X1, dan X2 terhadap Y teramati dari besarnya koefisien regresi R=0,884 dan p0,05 atau memberikan sumbangan efektif 88,4% terhadap kinerja guru IPS bersertifikat pendidik di Kabupaten Magelang. AbstractThis research aims to know the influence of work motivation and the headmaster’s leadership of the teacher’s performances of the Magelang Regency separately and simultaneously. This research is ex-post facto. Data analysis techniques using the test of influence with simple regression and multiple regression with a sample of 80 teachers. The results of this research show that (1) there are positive and significant impacts of work motivation on teacher’s performances; (2) there are positive and significant effects of headmaster’s leadership on teacher’s performances; dan (3) there are positive and significant effects of work motivation and headmaster’s leadership simultaneously teacher’s performances. The contribution of X1and X2 contribution on Y observed by the regression coefficient was 0.884 and p0.05 or giving effective contribution as much as 88,4% toward the teacher’s performances of Social Studies Teachers Holding Teacher Certificates in Magelang Regency.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PPKN MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DI SMP Y. Yuniwati; Muhsinatun Siasah Masruri
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 2 (2016): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.753 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i2.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn melalui penerapan model  Problem based learning di kelas VIII A semester 1 SMP Negeri 2 Manisrenggo Kabupaten Klaten tahun akademik 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan desain Kemmis Taggart yang dilaksanakan dalam III siklus. Jenis tindakan yang dilaksanakan adalah penerapan model Problem based learning dalam pembelajaran PPKn.  Langkah-langkah pembelajaran meliputi mengidentifikasi masalah, menggali sumber informasi yang relevan, belajar secara mandiri, menyelidiki dan menginterpretasi data yang terkumpul, memilih beberapa alternatif solusi masalah, dengan mempertimbangkan pendapat atau informasi dari kolabolator. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tertulis, wawancara, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik yang dikembangkan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Problem based learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn pada aspek proses pembelajaran dan hasil belajar yang komprehensif (kognitif, afektif, dan psikomotorik). THE IMPROVEMENT OF THE CIVIV EDUCATION LEARNING QUALITY THROUGH THE APPLICATION OF THE PROBLEM BASED–LEARNING  AT SMPAbstractThis study aimed to improve the Civic Education learning quality through the application of the problem- based learning model at Grade VIII A of SMP Negeri 2 Manisrenggo in semester 1 of the 2014/2015 academic year. This was a classroom action research (CAR) study employing the design by Kemmis MacTaggart, carried out in three cycles. The action implemented was the application of the problembased learning model in the Civic Education learning. The learning steps included identifying problems, looking for relevant information sources, learning autonomously, investigating and interpreting the collected data, and selecting several alternative problem solutions by taking into account of opinions or information from the collaborator  The data were collected through observations, tests, interviews, and field notes. The data were qualitatively analyzed using the technique developed by Miles and Huberman. The results of the study showed that the application of the problem-based learning model was capable to improve the Civic Education learning quality in the aspects of the learning processes and outcomes which were comprehensive (comprising cognitive, affective, and psychomotor aspects).
PENINGKATAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR IPS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA SMPN 2 KAWUNGANTEN Suharto Suharto; Zamroni Zamroni
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2016): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.449 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i1.9698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil dan (2) Aktivitas belajar IPS siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kawunganten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas empat pertemuan dalam dua siklus, menggunakan desain Kemmis Taggart. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kawunganten Cilacap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Melalui model pembelajaran Problem-based learning berbantuan media dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar. (2) Ada peningkatan ketuntasan hasil belajar ranah kognitif. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa 60,00%, dan siklus II menjadi 85,71%. (3) Ada peningkatan nilai sikap siswa (hasil belajar ranah afektif). Rata-rata nilai sikap siswa 62,20 pada siklus I menjadi 67,97 pada siklus II atau meningkat 5,77 poin. (4) Ada peningkatan aktivitas belajar siswa; siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa 3,01 menjadi 3,37 pada siklus II, atau meningkat 0,36 poin. IMPROVING LEARNING OUTCOME AND ACTIVITIES IN SOCIAL STUDIES OF THE MEDIA-AIDED PROBLEM- BASED LEARNING INSTRUCTIONAL MODEL SMPN 2 KAWUNGANTENAbstractThis study aims to: (1) improve the learning outcome and (2) activities of class VIII C, SMP Negeri 2 Kawunganten Cilacap. This study is classroom action research (CAR) consisting of two cycles, each of which consisted of two meetings, using Kemmis Taggart design. The subject is 35 students of class VIII C, SMP Negeri 2 Kawunganten Cilacap. The data collection techniques used were observation, achievement test, questionnaire, documentation, and field note. The  data analysis used the quantitative descriptive analysis. The results are as follows (1) The through of media-aided Problem-Based Learning instructional model in social studies teaching can enchance learning outcomes. (2) There is an increasing mastery of cognitive learning outcome. In the first cycle, it became 60,00%, and in the second cycle, it became 85.71%. (3) There is an increase in students’ attitude (affective domain of learning outcome). The average of students’ attitude score was 62.20 in cycle I and it became 67.97 in cycle II, or an increase of 5.57 point. (4) There is an increase in students’ learning activities; in the first cycle, the average score of students’ activities was 3.01 and it became 3.37 in cycle II, or an increase of 0.36 point.
Back matter (index, author guidelines) Editorial Team
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2017): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.76 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i1.16325

Abstract

Pengaruh gaya kepemimpinan, budaya sekolah dan motivasi terhadap kinerja guru SMP swasta Vivi Candra; Acai Sudirman; Pasaman Silaban
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2019): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v6i1.25359

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dampak gaya kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan motivasi terhadap kinerja guru di SMP Swasta Sultan Agung Pematangsiantar. Jumlah anggota populasi adalah 31 orang. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner atau sensus. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan secara langsung kepada responden untuk mencari data yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian dan hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa secara parsial, variabel gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, variabel budaya sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dan variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan kinerja guru, maka SMP Swasta Sultan Agung Pematangsiantar perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru, seperti kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan motivasi.  Dengan mengetahui pengaruh hubungan tersebut dapat dijadikan sebagai parameter untuk merancang strategi dimasa yang akan datang guna meningkatkan kinerja guru. AbstractThis study aims to examine the impact of principals' leadership style, school culture, and motivation on teacher performance at Sultan Agung Pematangsiantar Middle School. The number of members of the population is 31 people. Therefore, this study uses a quantitative descriptive method using a questionnaire or census. The research instrument in this study is a questionnaire that was distributed directly to respondents to look for data related to this study. The data analysis method used is the quantitative analysis and qualitative analysis. The results of the study and the results of data collection showed that partially, the principal leadership style variable had a significant effect on teacher performance, the school culture variable had a significant effect on teacher performance, and the motivation variable had a significant effect on teacher performance. The empirical findings indicate that to improve teacher performance, Sultan Agung Pematangsiantar Middle School needs to pay attention to the factors that influence teacher performance, such as principals' leadership, school culture, and motivation. Because by knowing the effect of the relationship can be used as a parameter to design a strategy in the future to improve teacher performance.
IMPLEMENTASI TEAMS GAMES TOURNAMENTS BERBANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP TERHADAP PEMBELAJARAN IPS Maulida, Eva Fahmadia Jilan; Mukminan, Mukminan
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2016): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1449.5 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i1.9695

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan (1) hasil belajar, dan (2) sikap terhadap pembelajaran IPS. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas VIIIF SMPN 1 Tempuran, Magelang tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, tes, dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian: (1) Rata-rata hasil belajar kognitif siklus I 78,67 meningkat menjadi 80,17 pada siklus II, dan 80,34 pada siklus III. Ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siklus I 70,00% meningkat menjadi 86,21% pada siklus II, dan 86,67% pada siklus III. Rata-rata hasil belajar psikomotorik siklus I 88,33 meningkat menjadi 88,62 pada siklus II, dan 89,33 pada siklus III. Ketuntasan klasikal hasil belajar psikomotorik siklus I 80,00% meningkat menjadi 86,21% pada siklus II, dan 86,67% pada siklus III. (2) Rata-rata sikap terhadap pembelajaran IPS siklus I 72,99 meningkat menjadi 73,85 pada siklus II, dan 73,96 pada siklus III. Ketuntasan klasikal siklus I 90,00% meningkat menjadi 93,10% pada siklus II, dan 93,33% pada siklus III. AsbtractThis study aims to improve (1) the learning achievement, and (2) the attitude to the Social Studies. The  subject was 30 students of class VIII F, State Junior High School 1 Tempuran, Magelang in 2013/2014. The data collection techniques used were observation, questionnaire, test, documentation, and field note. The data analysis technique used was descriptive comparative. The result is as follows. (1) The overall mean of cognitive learning achievement increased from 78.67 in the first cycle to 80.17 in the second cycle, and 80.34 in the third cycle. The classical passing grade of cognitive learning achievement increased from 70.00% in the first cycle to 86.21% in the second cycle, and 86.67% in the third cycle. The overall mean of psycomotor learning achievement increased from 88.33 in the first cycle to 88.62 in the second cycle, and 89.33 in the third cycle. The classical passing grade of psycomotor learning achievement increased from 80.00% in the first cycle to 86.21% in the second cycle, and 86.67 % in the third cycle. (2) The overall mean of the attitude to the Social Studies increased from 72.99 in the first cycle to 73.85, and 73.96 in the third cycle. The classical passing grade increased from  90.00% in the first cycle to 93.10% in the second cycle, and 93.33% in the third cycle.

Page 8 of 22 | Total Record : 217