cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 23561807     EISSN : 24607916     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS publishes and disseminates research result and analysis on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences. The journal is expected to be beneficial to the development of social sciences comprehensively and educational social sciences specifically.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar ekonomi ditinjau dari gaya belajar siswa SMA Negeri Dewi Nurwidayanti; Mukminan Mukminan
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.17743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi pada siswa yang menggunakan media pembelajaran power point dengan media konvensional pada kelompok siswa dengan gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2, menggunakan tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Penelitian dilakukan di SMAN 4 Yogyakarta dan SMAN 9 Yogyakarta. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 9 Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 83 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji beda anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan media power point dan media konvensional dimana rerata hasil belajar dengan media power point lebih tinggi dibanding menggunakan media konvensional baik itu pada kelompok gaya belajar visual dan kelompok gaya belajar auditorial. Terdapat interaksi antara media pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar Ekonomi.Kata kunci: media pembelajaran, gaya belajar, hasil belajar ekonomi THE EFFECT OF INSTRUCTIONAL MEDIA TOWARD ECONOMIC LEARNING OUTCOMES JUDGING FROM LEARNING STYLES OF SENIOR HIGH SCHOOLAbstractThis study aims to determine differences in economic learning outcomes in students using learning media power point with conventional media in visual style student groups and students auditory style. This research is an experimental research with 2 x 2 factorial design, using pretest and final test (posttest). The research was conducted at SMAN 4 Yogyakarta and SMAN 9 Yogyakarta. The population is all students of class X SMAN 4 Yogyakarta and SMAN 9 Yogyakarta. The sample of research is 83 students taken with simple random sampling technique. The technique of data analysis using descriptive analysis and difference test of two-way ANOVA. The results showed: There are differences in learning outcomes of students who learn by using power point media and using conventional media where the average of learning outcomes with power point media was higher than using conventional media in the visual learning style group and the learning style group. There is a significant interaction between learning media and learning style in influencing the learning result of Economics.Keywords: instructional media, learning style, learning outcomes
Karakter siswa yang tinggal di pesantren dan di rumah pada proses pemelajaran IPS Paring Restianingsih; Ajat Sudrajat
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.13791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan karakter siswa, perbedaan karakter siswa yang tinggal di pesantren dan di rumah, serta karakter siswa yang tinggal di pesantren dan di rumah pada proses pembelajaran IPS. Penelitian eksplanatif komparatif ini menggunakan metode campuran dengan strategi concurrent triangulation strategy. Populasi penelitian ini adalah 121 siswa kelas VIII SMP Diponegoro Depok, Kabupaten Sleman. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik statistik beda rata-rata Independent T-test dan teknik analisis data kualitatif  bersifat induktif dengan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) siswa SMP Diponegoro, baik yang tinggal di pesantren maupun di rumah, secara keseluruhan karakter disiplinnya dalam kategori rendah sedangkan karakter jujur dan mandirinya dalam kategori sedang; (2) tidak terdapat perbedaan karakter siswa yang tinggal di pesantren dan di rumah. Ada perbedaan nilai rata-rata pada setiap nilai karakter di antara kedua kelompok siswa. Nilai karakter disiplin siswa yang tinggal di pesantren sebesar 27,13 sedangkan nilai karakter siswa yang tinggal di rumah sebesar 26,31; nilai karakter jujur siswa yang tinggal di pesantren sebesar 13,70 sedangkan siswa yang tinggal di rumah sebesar 13,68; dan nilai karakter mandiri siswa yang tinggal di pesantren sebesar 17,74 sedangkan siswa yang tinggal di rumah sebesar 17,33. (3) tidak terdapat perbedaan karakter siswa yang tinggal di pesantren dan di rumah pada proses pembelajaran IPS.Kata kunci: karakter, disiplin, jujur, mandiri, pembelajaran IPS. THE CHARACTER OF THE STUDENTS LIVING IN THE BOARDING SCHOOL AND AT HOME IN THE SOCIAL SCIENCE LEARNINGAbstractThis research aims to reveal the characters of the students, the difference of characters of the students living in the boarding school and those living at home, and the characters of the students living in the boarding school and those living at home in the social science learning process. This comparative explanatory research used mix-method with the concurrent triangulation strategy. The population was 121 grade VIII students of Junior High School Diponegoro Depok. The sample was established using the saturated sampling technique. The quantitative data analysis used the statistical technique of Independent T-test and the qualitative data analysis was done inductively by using Miles and Huberman models consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results are as follows. (1) the students of Diponegoro Junior High School, living in either boarding school or at home, have overall discipline character in the low category, however, honesty and independence characters in the medium category; (2) there is no difference in the character of the students living in the boarding school and at home. There are differences in the average value at each new character between the two groups of students. The discipline character value of the students living in the boarding school is 27.13, while those living at home is 26.31; the honesty character value of the students living in the boarding school is 13.70, while those living at home is 13.68; and the independence character value of the students living in the boarding school is 17.74, while that of those living at home is 17.33. (3) there is no difference in the character of the students living in the boarding school and that of those living at home in social science learning processes.Keywords: character, discipline, honesty, Independence, social science learning
Aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara Magelang Sari, Maesa Nila; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.16373

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik nilai-nilai multikultural dan pentingnya aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara; (2) proses internalisasi, aktualisasi, dan evaluasi aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, analisis dokumen, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara terdiri atas nilai pluralisme, solidaritas, toleran, demokratis, kesetaraan, dan kepedulian; (2) nilai-nilai multikultural diaktualisasikan untuk menciptakan kehidupan harmonis; (3) nilai-nilai multikultural diinternalisasikan secara langsung dan tidak langsung; (4) aktualisasi nilai-nilai multikultural dilakukan peserta didik dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan Perdupsis dan PUDD serta dijadikan kebiasaan; dan 5) evaluasi aktualisasi nilai-nilai multikultural dilakukan dengan refleksi diri, sistem reward dan punishment, penilaian dalam rapor, dan buku saku.Kata kunci: internalisasi, aktualisasi nilai, sikap dan perilaku, karakter, nilai-nilai multikultural MULTICULTURAL VALUE ACTUALIZATION IN TARUNA NUSANTARA MAGELANG HIGH SCHOOLAbstractThis article is aimed to know: (1) the characteristics of multicultural values and the importance of actualization of multicultural values in SMA Taruna Nusantara; (2) the process of internalization, actualization, and evaluation of actualization of multicultural values in SMA Taruna Nusantara. This research used naturalistic qualitative method. The data collection was done by observation, interview, document analysis, and documentation. The data analysis was done by collecting, reducing, and presenting data and drawing conclusions. The results showed that: 1) multicultural values in SMA Taruna Nusantara consisted of pluralism, solidarity, tolerance, democratic, equality, and caring values; (2) the multicultural values are actualized to create a harmonious life; (3) multicultural values are internalized directly and indirectly; (4) the actualization of multicultural values of the students done by showing attitudes and behaviors in accordance with Perdupsis and PUDD and made a habit; and 5) evaluation of actualization of multicultural values carried out by self-reflection, reward and punishment system, assessment in report cards, and pocket book.Keywords: internalization, actualization of values, attitudes and behavior, character, multicultural values
Perbedaan metode inkuiri model pair checks dengan metode ceramah dalam meningkatan hasil dan motivasi belajar Subekti Triyana Atmaja; Endang Mulyani
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.13039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan efektivitas metode Inkuiri dipadu model Pair Checks dengan metode Ceramah untuk peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X IPS 4 sebagai kelas control dengan  menggunakan metode inkuiri dipadu model Pair Checks, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Data diperoleh melalui Pre test dan Post test, serta dari pengisian angket motivasi. Data penelitian ini dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: metode Inkuiri dipadu model Pair Checks tidak lebih efektif dibanding metode Ceramah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran ekonomi dengan topik Koperasi Indonesia, metode Inkuiri dipadu model Pair Checks tidak lebih efektif dibanding metode Ceramah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi dengan topik Koperasi Indonesia.Kata kunci: metode inkuiri dipadu model pair checks, hasil belajar, motivasi belajar DIFFERENCES OF THE INQUIRY METHOD WITH PAIR CHECKS WITH LECTURE METHOD IN INCREASING THE LEARNING OUTCOMES AND MOTIVATIONAbstractThe study aims to reveal the difference in the efectiveness of the Inquiry method combined with Pair Checks with lecture method in increasing student’s learning outcomes and student’s economics learning motivation. The research approach was quantitative. The subjects were grade X 2 IPS as experimental class and grade X IPS 4 as the control class. The control class was taught using the inquiry method combined with Pair Checks mode, while the experimental class was taught using the lecture method. The data were obtained through the pretest and posttest, as well as a motivation questionnaire. The research data were analyzed by using the ANOVA test. The research results are as follows: the Inquiry method combined with Pair Checks mode is not more effective than the Lecture method in improving student's learning outcomes in economics on Koperasi Indonesia  topic, the Inquiry method combined with Pair Checks mode is not more effective than the Lecture method in increasing the motivation of students in learning economics in Koperasi Indonesia topic.Keywords: inquiry combined pair checks model, the results of study, the motivation of learning 
Pendidikan multi kultural berbasis kearifan lokal (studi di SMA Negeri 1 Narmada) Zainul Muttaqin; Amika Wardana
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.10463

Abstract

Penulisan artikel ini bagian dari master tesis yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagian dari pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal sebagaimana dipraktikan di SMA N 1 Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitativ. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekola, guru, siswa dan staf non-akademik lainya yang ada di lingkugan sekolah. hasil penelitian ini menunjukan 4 (empat) temuan utama: (1) imtaq dan kegiatan peduli sosial (wales/bales) sebagai nilai utama dari pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal; (2) Alam takambang jari guru as mode pembelajaran; (3) gendang baleq sebagai bagian dari pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai  harmonisasi dalam perbedaan; (4) kultur sekolah sebagai pondasi proses sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai multikultural berbasis kearifan lokal.Kata Kunci: pendidikan multikultural, kearifan lokal. MULTICULTURAL EDUCATION BASED ON LOCAL WISDOM (STUDY AT STATE SENIOR HIGH SCHOOL 1 IN NARMADA)AbstractThe article written as part of master thesis-aimed to investigate the forms of the multicultural education based on local wisdom as it practiced at State Senior High School 1 in Narmada, West Lombok. The study was pursued under the qualitative approach. The subject of the research is Headmaster, teacher, students and other non-academic staffs of the school. The research result 4 (four) main findings: (1) Imtaq and social care activities (wales/bales) as the fundamental values of multicultural education based on the local wisdom; (2) Alam Takambang Jari Guru as learning model; (3) Gendang Beleq as a form of multicultural education based on the local wisdom as an attempt of harmonization of togetherness in difference; (4) school culture is the basic foundation of the socialization and internalization process of multicultural education based on the local wisdom.Keywords: multicultural education, local wisdom,
Evaluasi pelaksanaan Peraturan Walikota Yogyakarta No 53 Tahun 2011 tentang Gerakan Segoro Amarto dalam penanggulangan kemiskinan Patma Tuasikal; Sunarso Sunarso
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.9861

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuain Program Gerakan Segoro Amarto (PGSA) dengan kebutuhan masyarakat,mengungkapkan implementasi PGSA berdasarkan dampak sosial ekonomi untuk mengetahui kendala implementasi PGSA di Kota Yogyakarta. Jenis penetian deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluasi program model CIPP. Penentuan subjek teknik purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Analisis data interaktif model . Hasil penelitian menunjukan: (1) PGSA dilaksanakan karena kepadatan penduduk masih tinggi, tingkat kemiskinan relatif besar, pergeseran nilai gotong royong, (2) Implementasi PGSA meliputi; sosialisasi, pendataan/pemetaan, penyaluran dana, pengambilan dana, penggunaan dana, monitoring/evaluasi, pelaporan, 3) Dampak sosial ekonomi cukup baik pada hubungan lingkungan sosial budaya, berkembangnya usaha ekonomi, memberantas kemiskinan, peningkatan pendidikan, peningkatan kesehatan, 4) Kendalanya, kurang adanya komunikasi yang baik, sosialisasi program terlalu cepat, bertumpuknya program masyarakat, usulan tanah program sulit terealisasi, kurang adanya pemanfaatan dana, kurang meratanya daya dukung masyarakat.Kata kunci: gerakan segoro amarto, penanggulangan kemiskinan AN EVALUATION OF YOGYAKARTA  MAYOR REGULATION NO.53 OF 2011 CONCERNING THE MOVEMENT OF SEGORO PROGRAM IN POVERTY REDUCTIONAbstractThis study aims to evaluate the suitability SAMP  with the community needs, as well as revealing SAMP implementation based on socio-economic impacts to determine SAMP implementation constraints in the city of Yogyakarta. The study used a model of CIPP program evaluation approach developed. The subjects purposive technique. The data collected using interview, documentation, and observation. analyzed using the interactive model. The results showed: (1) implemented SAMP because the population density is still high, poverty rate is still relatively large, the value of mutual cooperation. (2) The implementation SAMP include; dissemination, data collection / mapping, disbursement of funds, the withdrawal of funds, use of funds, monitoring / evaluation, reporting, (3) socio-economic effects quite well on the relationship socio-cultural environment, development of the economy, eradicate poverty, education health, improving health, (4) the constraints, lack of good communication, socialization program too quickly, the accumulation of the public program, the proposed program of land difficult to be realized, lack of utilization of the funds, uneven community supports.Keywords: segoro amarto movement program, poverty reduction,
EFEKTIVITAS PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN PBL DAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DALAM PEMBELAJARAN IPS Setyowati, Rini; Mulyani, Endang
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2016): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.262 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i1.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan pendekatan scientific dengan model problem based learning dan model problem solving dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan kompetensi: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII di SMP N 3 Kalasan, Yogyakarta. Sampel diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi sikap, penilaian diri, penilaian antar peserta didik, tes, unjuk kerja, dan rubrik penilaian produk. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan teknik anava mixed design. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pendekatan scientific dengan model problem based learning lebih efektif daripada model problem solving dalam meningkatkan kompetensi sikap dalam pembelajaran IPS, 2) pendekatan scientific dengan model problem based learning lebih efektif daripada model problem solving dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan dalam pembelajaran IPS, 3) pendekatan scientific dengan model problem based learning lebih efektif daripada model problem solving dalam meningkatkan kompetensi keterampilan. THE EFFECTIVENESS OF SCIENTIFIC APPROACH WITH PBL AND PROBLEM SOLVING TO IMPROVE COMPETENCES IN SOCIAL STUDIESAbstractThis study aimed to compare the effectiveness of scientific approach with problem based learning and problem solving in teaching social studies to improve: attitude competence, knowledge competene, and skill competence.The population of the research was all of grade VIII student at SMP N 3 Kalasan, Yogyakarta. The sample of this research was using purposive sampling. The data was collected by observation, self assessment, peer assessment, test, observation of perfomance and product assessment. The data were analyzed using anava mixed design.This research have three results. First, scientific approach with problem based learning model was more effective than scientific approach with problem solving to improve attitude competence. Second, scientific approach with problem based learning model was more effective than scientific approach with problem solving to improve knowledge competence. Third, scientific approach with problem based learning model was more effective than scientific approach with problem solving to improve skill competence.
Front Matter (cover, editorial board, table of content) Editorial Team
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2017): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1371.503 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i1.16303

Abstract

Efektivitas pembelajaran IPS melalui implementasi metode jigsaw ditinjau dari aktivitas dan hasil belajar Elis Suryani; Aman Aman
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2019): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v6i1.17376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa menggunakan metode Jigsaw dibandingkan menggunakan metode Ceramah di Kelas VIII SMP Negeri 1 Masaran Sragen, serta keefektifan metode Jigsaw terhadap aktivitas dan belajar dalam pembelajaran IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Masaran Sragen. Penelitian ini merupakan True Experimental Design dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Analisis data menggunakan analisis statistik independent sample t-test dengan bantuan program SPSS 16.00 for Windows Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan aktivitas dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS menggunakan metode Jigsaw dibandingkan menggunakan metode Ceramah di Kelas VIII SMP Negeri 1 Masaran Sragen. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t pada aktivitas dan hasil belajar. Besar ukuran efek metode Jigsaw terhadap aktivitas dan hasil belajar memberikan efek sedang. Hal ini berarti, metode Jigsaw efektif terhadap aktivitas dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Masaran Sragen. AbstractThis study aimed to find out the differences in the comparison of using IPS learning activity and output using Jigsaw and lecturing method at SMP Negeri 1 Masaran Sragen Grade VIII and the effectiveness of Jigsaw method on students’ learning activity and output in IPS learning at SMP Negeri 1 Masaran Sragen Grade VIII. This study is true experimental with Pretest-Posttest Control Group Design. The data analysis technique used statistic analysis of independent sample t-test towards the gain score in assistance with SPSS 16.00 for Windows program. The study showed the differences in the learning activity and learning output in using the Jigsaw method in comparison with lecturing method at SMP Negeri 1 Masaran Sragen. It can be seen from the result of t-test on learning activity and output. The Jigsaw method effect on learning activity and output give a medium effect. This means, the Jigsaw method was effective on students’ learning activity and output in IPS learning at SMP Negeri 1 Masaran Sragen Grade VIII.
PEMAHAMAN NILAI-NILAI DEMOKRASI SISWA MELALUI METODE INQUIRI PADA PEMBELAJARAN PKN DI SMA NEGERI 1 GAMPING SLEMAN Christopel, C.; Kuntoro, Sodiq A.
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2016): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.81 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i1.9697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan pemahaman nilai demokrasi melalui metode inquiri pada pembelajaran PKn di kelas XA SMA Negeri 1 Gamping Sleman.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK. Subjek penelitian adalah 34 siswa SMA Negeri 1 Gamping Sleman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri observasi, test skala sikap, dan analisis dokumen. Intrumen penelitian terdiri atas tes sikap, tes hasil belajar, lembar observasi perilaku siswa, catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan adalah model Miles Huberman, sedangkan data yang bersifat kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode inquiri dapat meningkatkan nilai demokrasi siswa. Pada siklus 1 rerata 67,64, siklus 2 rerata 72,64 dan siklus 3 rerata 78,38. Dengan demikian melalui penerapan metode inquiri dapat meningkatkan pemahaman nilai- nilai demokrasi siswa di SMA Negeri 1 Gamping Sleman. UNDERSTANDING OF DEMOCRATIC VALUES IN STUDENTS THROUGH THE INQUIRY METHOD OF TEAHING CIVIC EDUCATION IN SMA 1 GAMPINGSLEMANAsbtractThis study aim: to improve students’ democratic through value the application of the inquiry method in civic education learning in the Grade XA of SMA NegeriGampingSleman,This was a classroom action research (CAR), The sesearch subjects 34 grade X SMA Negeri 1 Gamping. The data collecting techniques consisted of observations, an attitude scale test and a document analysis. The research instruments consisted of an attitude test, a learning achievement test, student behavior observation sheets, field notes, and interview guides. The technique to analyze the qualitative data was the Miles Huberman model, while the quantitative data were analyzed using descriptive statistics. The result shows that the application of the inquiry method can improve students’ democratic value. In the first cycle the mean was 67.64, in the second cycle it was 72.64, and the third cycle it was 78.38. Therefore, the inquiry method can improve students’ democratic value in SMA Negeri 1 Gamping, Sleman.

Page 7 of 22 | Total Record : 217