cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan
ISSN : 23377895     EISSN : 24610550     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan publishes and disseminates research results in the field of educational administration/management, consisting of: - educational leadership - educational policy and planning - educational economics - educational politics
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Strategi pengembangan budaya pembelajaran di sekolah W. Winarto
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.817 KB) | DOI: 10.21831/amp.v5i1.13092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis manajemen budaya belajar yang ada di SMKN 2 Depok, Sleman dan SMKN 2 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Budaya belajar dibentuk dan dikembangkan berdasar pada analisis masalah yang dihadapi dan analisis kebutuhan yang ada. (2) Budaya belajar peserta didik merupakan sikap dan perilaku yang dilakukan oleh peserta didik dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Budaya belajar terbentuk melalui proses penanaman nilai-nilai dan norma-norma dalam setiap program dan kegiatan yang telah disusun oleh sekolah. (3) Manajemen budaya belajar tidak berdiri sendiri dalam sebuah program atau kegiatan khusus, namun melekat pada setiap program dan kegiatan pada setiap bidang yang ada di sekolah. Manajemen budaya belajar mengacu pada fungsi-fungsi pokok manajemen secara umum, yang meliputi empat fungsi pokok, yakni perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengendalian (controlling). (4) Faktor yang mendasari pentingnya manajemen budaya belajar meliputi: perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang semakin cepat, tingkat persaingan yang semakin ketat, dan tuntutan dunia usaha dan industri.Kata kunci: Nilai dan norma, budaya belajar, manajemen STRATEGY OF DEVELOPING LEARNING CULTURE IN SCHOOLAbstractThis research aims to understand and analyze study culture management in SMKN 2 Depok, Sleman and SMKN 2 Yogyakarta. This research is a case study with the qualitative approach. The data were analyzed using the interractiveanalysis technique of Miles and Huberman model. The research results are as follows. (1) The study culture is built and developed based on the problem analysis and need analysis. (2) The study culture is students attitude and behavior on education and learning process. The study culture is built on internalization values and norms in the school’s programs and activities. (3) The culture study management is not in one special program and activity, but it is included in every program and activity in school activity. The study culture management is based on the four general management functions:  planning, organizing, actuating, and controlling. (4) The study culture management is necessary based on some factors, including science technology and information development, high rate of competition and industrial demand.Keywords: values and norms, study culture, and management
The effectiveness of principal’s competencies implementation at SMAN 3 and Internasional Budi Mulia Dua Yogyakarta Vikate Phannalath; Lantip Diat Prasojo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.222 KB) | DOI: 10.21831/amp.v5i2.15651

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of principal’s competencies implementation at SMA Negeri 3 Yogyakarta and SMA Internasional Budi Mulia Dua Yogyakarta, Indonesia. The research was an evaluation research using the discrepancy model of evaluation. The respondents were vice principals, teachers, as well as administrative officers. The data was collected through the questionnaires, the results of the study showed that the effectiveness of the principal’s competencies implementation at SMA Negeri 3 Yogyakarta is: personality competencies 78.84% effective, managerial competencies 82.69% effective, entrepreneurship competencies 78.84% effective, supervision competencies 84.61% effective, and social competencies 86.53% effective, while in the SMA Internasional Budi Mulia Dua was:  personality competencies 100% effective, managerial competencies 100% effective, entrepreneurship competencies 100% effective, supervision competencies 96% effective, and social competencies 100% effective. The effectiveness of the principal’s competencies implementation of SMA Internasional Budi Mulia Dua Yogyakarta was better compared to SMA Negeri 3 Yogyakarta.Keywords: the effectiveness of personality competencies, managerial competencies, entrepreneurship competencies, supervision competencies, social competencies
Pemberdayaan pendidik (studi kasus pengembangan keprofesian berkelanjutan guru di SMK N Seni) Anggita Laras Pratama
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.271 KB) | DOI: 10.21831/amp.v6i1.9276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemberdayaan pendidik khususnya PKB SMK Negeri Seni di Kabupaten Bantul; (2) hambatan, dan (3) solusi pemberdayaan pendidik khususnya PKB SMK Negeri Seni di Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru SMK Negeri Seni. Data penelitian dikumpulkan melalui pengamatan  langsung (observasi), analisis dokumen, dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Kondisi profesionalisme guru di SMK Negeri Seni ditunjukan dengan kualifikasi akademik guru yang sebagian besar sudah sesuai dan memenuhi kriteria guru profesional; (2) program pemberdayaan pendidik dilakukan dengan cara terus mengembangkan guru; (3) pelaksanaan program PKB guru SMK Seni di Kabupaten Bantul meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi; (a) kegiatan PKB yang berkaitan dengan pengembangan diri dilakukan dengan cara mengikuti seminar, workshop, membuat rancangan pembelajaran seperti RPP, dan modul; (b) bebeapa guru sudah menjalankan kegiatan publikasi ilmiah; (c) kegiatan karya inovatif  lebih banyak dilaksanakan; (4) manfaat dari PKB yaitu guru dapat memenuhi standar dan mengembangkan kompetensinya; (5)  hambatan dalam pelaksanaan PKB yaitu masalah waktu, kurangnya rasa percaya diri, beban pekerjaan yang tinggi; (6) guru lebih banyak melakukan kegiatan PKB yang berkaitan dengan karya inovatif; (7) upaya untuk mengatasi hambatan dari segi waktu, guru dituntut untuk mampu memanajemen waktu dengan baik.Kata kunci: pemberdayaan pendidik, profesionalisme dan pengembangan keprofesian berkelanjutan, Guru EMPOWERMENT OF TEACHERS  (A CASE STUDY OF TEACHER CONTINUOUS PROFESSIONAL DEVELOPMENT AT SMK N OF ART)AbstractThis research aims to describe: (1) the empowerment of teachers in vacational CPD of art in Bantul, and (2) the obsacles and (3) the efforts to overcome obsacles for the empowerment of teachers in vacational CPD of art in Bantul District. This research was a case study with the qualitative approach. The research subjects comprised vice principals and teachers of SMK N of art. The data were collected through observations, document analysis, and in-depth interviews. The results of this research are as follows. (1) The teachers professionalism condition in SMK N of art shown the academic suitability qualification of teachers and has been fullfilled by criteria of the teacher professionalism; (2) empowerment of teachers program is done by always developing teachers; (3) the CPD program of art vacational school teachers in Bantul District includes planning, implementation and evaluation activities; (a) the activities are conducted by attending seminars, workshops, drafting of learning such as lesson plans, and module; (b) some teachers have done the program of scientific publications; (c) innovative work activities were by implemented more teachers; (4) the benefits of the CPD are that teachers are able to meet the standard and develop their competencies; (5) the obstacles in the implementation of CPD are related to time, lack of confidence, high load of working; (6) teachers do more innovative work in CPD program; (7) the efforts to overcome the obstacles in terms of time is by requiring teachers to be able to manage the time well.Keywords: teacher empowerment, professionalism and continuous professional development
PENGELOLAAN DANA BOS PADA SD NEGERI DI UPT PELAYANAN PENDIDIKAN KECAMATAN MOYUDAN KABUPATEN SLEMAN Irene Muryati
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.752 KB) | DOI: 10.21831/amp.v4i2.10802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengawasan dan evaluasi pengelolaan, serta (4) pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Sekolah Dasar Negeri dengan jumlah siswa sedikit dan jumlah siswa banyak di wilayah UPT Pelayanan Pendidikan Kecamatan Moyudan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Responden penelitian ini yaitu kepala sekolah, bendahara, guru, komite sekolah, dan orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pengelolaan dana BOS diprioritaskan untuk peningkatan mutu, namun partisipasi warga sekolah kurang optimal. (2) Pada pelaksanaan: (a) penyaluran dana dilaksanakan di awal triwulan, (b) proses pembukuan dilaksanakan secara rutin, dan (c) prinsip akuntabilitas dan keterbukaan telah dilaksanakan dengan baik. (3) pengawasan dilakukankan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan memeriksa SPJ BOS; evaluasi dilakukan dengan mengisi angket pelaksanaan sekali dalam setahun oleh TIM Manajemen BOS Kabupaten. (4) Pelaporan penggunaan dana BOS dalam bentuk SPJ dilaksanakan setiap triwulan kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten melalui UPT Pelayanan Pendidikan. Kata kunci: Pengelolaan, Dana Bantuan Operasional Sekolah. BOS FUNDS MANAGEMENT ON STATE ELEMENTARY SCHOOLS IN THE DISTRICT MOYUDAN EDUCATION SERVICES UNIT SLEMAN REGENCY Abstract This study aims to reveal: (1) the planning, (2) implementation, (3) monitoring and evaluation, and (4) reporting of the management of School Operational Fund (BOS) on public elementary schools whcihhas small and a big number of students in the District Moyudan Education. Respondents were the principals, treasurers, teachers, school committees, and parents of students. Data collection techniques were interviews, observation and document study The results of this study indicate that: (1) the fund was prioritized for student activities to improve the quality of education but community participation were limited. (2) The implementation which includes: (a) the distribution of funds is done in the beginning of the quarter, (b) accounting process is carried out on a regular basis, and (c) the principles of accountability and transparency has been implemented properly. (3) monitoring is conducted by the principal and school superintendent; evaluation of the implementation is done by filling the questionnaire once a year by the District Management BOS Team. (4) reporting is done every three months to the BOS Management Team. Keywords: Management, School Operational Fund
Front Matter (Cover, Editorial Board, Table of Content) Editorial Team
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7596.798 KB) | DOI: 10.21831/amp.v5i1.13890

Abstract

Pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan manajemen berbasis sekolah melalui partisipasi masyarakat di SMP Novi Hardini Putri; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.5 KB) | DOI: 10.21831/amp.v6i1.9810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan manajemen berbasis sekolah melalui partisipasi masyarakat di SMP Negeri se-Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian dilakukan terhadap populasi dengan jumlah 39 kepala SMP Negeri se-Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang telah diuji validitasnya dengan korelasi product moment dan uji reliabilitas dengan menggunakan alpha-cronbach. Adapun analisis datanya dilakukan secara deskriptif dan analisis jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis data secara deskriptif ditemukan bahwa kinerja kepala sekolah, partisipasi masyarakat dan keberhasilan MBS termasuk dalam kategori sedang yakni: kinerja kepala sekolah = 46,2%, partisipasi masyarakat = 64,1% dan keberhasilan MBS = 41%. Sedangkan dari analisis jalur menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keberhasilan MBS di SMP Negeri Kabupaten Karimun. Selanjutnya ditemukan pengaruh tidak langsung dari kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan MBS melalui partisipasi masyarakat = 57,3%.Kata kunci: kinerja kepala sekolah, partisispasi masyarakat, keberhasilan manajemen berbasis sekolah THE INFLUENCE OF THE PRINCIPALS’ PERFORMANCES ON THE SUCCESS OF SCHOOL-BASED MANAGEMENT THROUGH COMMUNITY PERFORMANCE AT JUNIOR SECONDARY SCHOOLSAbstractThis study aims to find out the influence of the principals’ performances on the success of school-based management through community participation at Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency, Kepulauan Riau. This study used a quantitative approach through a correlational research design. 39 principals from all Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency were involved as population. The data were collected through questionnaires. The validity of the instrument was analyzed through product moment and the reliability through alpha-Cronbach. Then, the data were analyzed descriptively by using path analysis with the significance level of 0.05. The finding showed that the performances of the principals’ performances, and community participation on the success of MBS were included into sufficient category. They were seen from the principals’ performances = 46.2%, community participation = 64.1%, and the success of MBS = 41%. Meanwhile, from path analysis, there was a positive influence and significance on the success of MBS at Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency. In addition, there was an indirect influence of the principals’ performances on the success of MBS through community participation = 57.3%;Keywords: principals’ performances, community participation, the success of school-based management
Analisis implementasi kebijakan beban mengajar Guru Jenjang SMP, SMA, dan SMK di DIY Anik Septi Widyawati
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/amp.v5i1.6480

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji: (1) implementasi kebijakan terkait beban mengajar guru minimal 24 jam per minggu, (2) dampak kebijakan beban mengajar terhadap kualitas dan kinerja guru, dan (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kebijakan beban mengajar guru di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian kebijakan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode grounded theory. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan studi dokumen  yang hasilnya divalidasi melalui trianggulasi sumber dan teknik, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan, kebijakan beban mengajar guru minimal 24 jam per minggu masih relevan dilaksanakan di sekolah. Sebagian besar guru telah memenuhi beban mengajar tersebut, sehingga berhak memperoleh tunjangan profesi yang berdampak pada peningkatan kinerja guru. Faktor penghambatnya adanya kebijakan lokal di kabupaten/kota (Kota Yogyakarta, Kab. Sleman dan Kab. Bantul) yang mengkaitkan tunjangan profesi dengan kehadiran guru di sekolah. Faktor pendukungnya dengan diberlakukannya K-2006 dan K-2013 serta peran kepala sekolah sangat berpengaruh dalam pembagian jam mengajar.Kata kunci: beban mengajar, sertifikasi, tunjangan profesi AN ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF TEACHER’S TEACHING LOAD POLICY IN JUNIOR HIGH SCHOOL, SENIOR HIGH SCHOOL, AND VOCATIONAL HIGH SCHOOL IN SPECIAL REGION YOGYAKARTAAbstractThis research aimed review to: (1) the implementation of policies related to teaching load of teachers at least 24 hours every week, (2) the impact of policies teaching load to the quality and performance of teachers, and (3) the factors that restrict and support the implementation of the policies in Daerah Istimewa Yogyakarta. This policy research used qualitative approaches with the grounded theory method.  Data were collected using interview guidelines and the study of documents  the results are validated through triangulation of sources and techniques , as well as member check. The results of this study demonstrate that the policy of the teacher's teaching load at least 24 hours every week is still relevant at schools. The restrictive factor in the teaching load policy is the existence of local policy that associates allowance with teachers attendance at schools (Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo). The supporting factors are the use of two curricula i.e. Curriculum 2006 and Curriculum  2013, which will largely determine the load of teachers in each subject and the policy of the school principal who will greatly affect the fulfillment of teachers teaching load every week.Keywords: load of teaching, certification, benefits of profession
Pengaruh Disiplin Belajar, Kepribadian dan Profesionalitas Guru terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri 10 Pematangsiantar Zulia Almaida Siregar; Dedi Suhendro
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/amp.v7i2.23714

Abstract

Bidang pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup, mengajar identik dengan meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, melatih diartikan sebagai mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh disiplin belajar terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Pematangsiantar. Bagaimana pengaruh kepribadian terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Pematangsiantar. Bagaimana pengaruh profesionalitas guru terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Pematangsiantar. Bagaimana pengaruh disiplin belajar, kepribadian dan profesionalitas guru terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Pematangsiantar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar terhadap kinerja guru baik secara parsial maupun secara simultan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 orang guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pengaruh variabel disiplin belajar terhadap kinerja guru sebesar 37.70%. Pengaruh variabel kepribadian terhadap kinerja guru sebesar 46.50%. Pengaruh variabel profesionalitas guru terhadap kinerja guru sebesar 23%. Pengaruh variabel disiplin belajar, kepribadian dan profesionalitas guru terhadap kinerja guru sebesar 63%.
Front Matter (Cover, Editorial Board, Foreword, Table of Content) Editorial Team
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/amp.v4i2.11099

Abstract

Strategi implementasi pendidikan berbasis budaya dinas pendidikan dasar Kabupaten Bantul Khafidhatul Khasanah; Wiwik Wijayanti
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/amp.v5i2.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan strategi implementasi pendidikan berbasis budaya Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul, dengan pendekatan kualitatif dan jenis fenomenologi. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif dari Miles Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian adalah, pertama: Konsep pendidikan berbasis budaya adalah seluruh pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan berdasarkan sistem pendidikan nasional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya dan menjadikan kearifan lokal sebagai raw input,  media, sekaligus orientasi pendidikan dalam rangka menggali nilai-nilai luhur budaya yang telah hidup dan tumbuh secara turun temurun untuk diaktualisasikan kembali dalam pendidikan.  Kedua: Strategi implementasi pendidikan berbasis budaya Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul terdiri atas: (a) merumuskan rencana program, (b) melibatkan stakeholders dalam proses penyusunan rencana implementasi, (c) menetapkan rencana strategis dan operasional, (d) menyusun strategi implementasi untuk Tingkat Satuan Pendidikan, (e) melakukan sosialisasi, (f) meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan (g) mempersiapkan sarana prasarana untuk menunjang implementasi pendidikan berbasis budaya.Kata kunci: strategi implementasi, pendidikan berbasis budaya IMPLEMENTATION STRATEGY OF CULTURE-BASED EDUCATION IN BANTUL DISTRICT PRIMARY EDUCATION OFFICEAbstractThis study aims to determine the concept and implementation strategy based education culture Bantul District Department of Basic Education, with a qualitative approach and type of phenomenology. The research data was collected by using in-depth interviews and documentation study. Data analysis technique used is the technique of interactive analysis of Miles Huberman, which includes data reduction, data display, conclusion drawing and verification. This study shows two findings. First: The concept of education-based culture is the whole management and delivery of education implemented by the national education system to uphold the noble values of culture and make local wisdom as raw input, media, as well as the orientation of education in order to explore the noble values of the culture that has lived and grown for generations to be rebuild in education. Second: implementation strategy based education culture Basic Education Department Bantul consists of: (a) formulate plans based education programs of culture, (b) involve stakeholders in the process of drafting an implementation plan based education culture, (c) establish strategic and operational plans, (d ) strategize the implementation of culture-based education for the Education Unit, (e) to disseminate culture-based education, (f) increasing the capacity of human resources, and (g) prepare the infrastructure to support the implementation of culture-based education.Keywords: implementation strategy, culture-based education.