cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
REALISASI KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMUNIKASI REMAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Maryani, Maryani; Rusminto, Nurlaksana Eko; Nazaruddin, Kahfie
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.159 KB)

Abstract

This research is conducted to determine the not polite speech used by teenagers. The purpose of this research to describe the language is not polite by teenagers in the area of Teluk Betung Barat Bandarlampung and its implications for learning Indonesian. This research uses descriptive qualitative method. Sources of data in this research is adult at Sinar Mulya village Teluk Betung Barat. The data were analyzed in this study were not polite form of speech used by teenagers. The results showed that the language in communication not polite adolescents done when the speaker is angry. In addition, the relationship between the narrator and hearer also affect the not polite language in communication. Violation of the principle of civility in speech dominated by the maxim praise adolescents. This maxim outline any disrespect substitutions to minimize and maximize the hearer respect hearer.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tuturan yang tidak santun yang digunakan oleh anak remaja. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan ketidaksantunan berbahasa oleh remaja di daerah Teluk Betung Barat Bandarlampung dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah remaja di desa Sinar Mulya daerah Teluk Betung Barat. Data yang menjadi kajian dalam penelitian ini berupa tuturan yang tidak santun yang digunakan oleh remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi ketidaksantunan berbahasa dalam komunikasi remaja di daerah Teluk Betung Barat banyak dilakukan saat penutur sedang marah. Selain itu, hubungan antara penutur dengan mitra tutur juga ikut memengaruhi terjadinya ketidaksantunan. Pelanggaran prinsip kesopanan pada tuturan remaja didominasi oleh maksim pujian. Maksim ini menggariskan setiap pertuturan untuk meminimalkan ketidakhormatan pada mitra tutur dan memaksimalkan rasa hormat pada mitra tutur.Kata kunci: ketidaksantunan, komunikasi, maksim, remaja.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VII SMPN 13 BANDARLAMPUNG Mutiara Dini; Mulyanto Widodo; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.975 KB)

Abstract

This research aims to describe the students ability in writing observation text at the seven grade of SMP Negeri 13 Bandarlampung 2013/2014 period. This research uses descriptive method. Data collecting technique used in this research was written test technique such as writing the report text of observation. The populations of this research was 275 students from six classes by 45 students as the sample or 15% of population. Based on the result, it can be said the students ability in writing instructions at the seven grade of SMP Negeri 13 Bandarlampung 2013/2014 peroide is categorized very good. For each indicator text observation report by 75 is catagorized good. The vocabulary by 68 is categorized enough. And spelling and attractiveness by 73 is categorized enough.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandarlampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes tertulis berupa kegiatan menulis teks laporan hasil observasi. Sampel diambil 15% dari jumlah populasi sehingga sampel yang digunakan sebesar 45 siswa dari jumlah populasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kemampuan menulis petunjuk pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandarlampung tergolong dalam kategori baik sekali. Hal ini dapat dilihat dari penguasaan rata-rata siswa secara keseluruhan pada indikator pengorganisasian unsur teks laporan observasi menunjukkan nominal 93 yang tergolong dalam kategori baik Sekali. Bila dilihat per indikator, pada aspek struktur kalimat rata-rata 75 tergolong dalam kategori baik. Indikator kosakata rata-rata 68 tergolong dalam kategori cukup. Indikator penggunaan ejaan rata-rata 73 tergolong dalam kategori cukup. Kata kunci: kemampuan, menulis, teks laporan hasil observasi.
REPRESENTASI SIKAP KORBAN DALAM DI ANTARA LUMPUR, MAINANKU HILANG KARYA PANCA JAVANDALASTA Febry Wicaksono; Kahfie Nazaruddin; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.021 KB)

Abstract

The problem of this research is how the representation of Sidoarjo mud flow victims attitude in the novel by Panca Javandalasta, and it’s wortheness as a literature learning source alternative at senior high school. This research is aimed to describe victims attitude representation, and decide it’s wortheness as a literature learning source alternative at senior high school. The method that is used in this research was a descriptive qualitative method. Data source in the research was taken from a novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang by Panca Javandalasta. The result of this research is the representation of Sidoarjo mud flow victims attitude, which is represented by the main character in this novel, named Bayu, that shows how the mud flow caused harm for many people and getting them more suffer. A novel entitled Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang deserve to became Indonesian literature learning source alternative at senior high school. It is seen by two aspects: literature and character education.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi sikap korban semburan lumpur Sidoarjo dalam novel karya Panca Javandalasta dan kelayakannya sebagai sumber belajar di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi sikap korban dalam novel, dan menentukan kelayakannya sebagai sumber belajar sastra Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang karya Panca Javandalasta. Hasil penelitian berupa representasi sikap para korban, yang diceritakan oleh tokoh utama dalam novel ini, yaitu Bayu, yang memperlihatkan betapa semburan lumpur menyebabkan banyak orang yang dirugikan dan menderita. Novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang layak dijadikan alternatif sumber belajar sastra Indonesia di SMA. Hal ini ditinjau dari dua aspek: kesastraan dan pendidikan karakter.Kata kunci: korban, representasi, sikap.
AKU-LIRIK RELIGIUS DALAM ANTOLOGI CHAIRIL ANWAR DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR Tri Adhitya; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.341 KB)

Abstract

The purpose of the present research is to describe the religiously lyrical subjects in Chairil Anwar’s Aku Ini Binatang Jalang and their possibility to be used as teaching material. This reseach uses descriptive qualitative method. Based on the result of the reseach, eight poems in Aku Ini Binatang Jalang showed different religious subject lyrics, they are worship toward the God and accepting death as a manifestation of faith.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Aku-lirik yang religius pada Aku Ini Binatang Jalang karya Chairil Anwar dan Kelayakannya Sebagai Bahan Ajar Sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian delapan puisi dalam Aku Ini Binatang Jalang ditemukan penggunaan aku-lirik yang menampilkan wajah subjek lirik religius yang berbeda diantaranya adalah pengghambaan manusia kepada Tuhannya, dan penerimaan kematian sebagai manifestasi keimanan.Kata kunci: aku-lirik, puisi, sastra.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 21 BANDAR LAMPUNG 2012/2013 Rengga Purna Yuda; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem is the news text writing ability base on school area observation of the grade eight students at SMPN 21 Bandarlampung in 2012/2013. The objective is to describe news text writing ability base on school area observation. Descriptive method is used in this research. The population number consist of 307 students that distributed in 8 classes. The sample of this research is 15% taken from number of population, hence 48 students are selected randomly as sample. The writer asked students to write news text base on their own observation of the rules that are determined by the writer in 90 minutes.  According to result, it is know that the news text writing ability base on school area observation of the grade eight at SMPN 21 Bandarlampung in 2012/2013 is categorized enough with average score of 70,95.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis teks berita berdasarkan pengamatan pada lingkungan sekolah siswa kelas VIII SMPN 21 Bandarlampung 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita berdasarkan pengamatan pada lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi berjumlah 307 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 15% dari jumlah populasi sehingga sampelnya berjumlah 48 siswa. Siswa ditugaskan menulis teks berita berdasarkan pengamatan mereka sendiri dengan memperhatikan ketentuan yang telah ditentukan oleh penulis dalam waktu 90 menit. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kemampuan menulis teks berita berdasarkan pengamatan pada lingkungan sekolah siswa kelas VIII SMPN 21 Bandarlampung 2012/2013 tergolong dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 70,95.Kata kunci: kemampuan, menulis, teks berita
PENGGUNAAN RELASI KOHESI GRAMATIKAL DALAM CERPEN PERADILAN RAKYAT KARYA PUTU WIJAYA Yuli Yanti; Mulyanto Widodo; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is using relasi cohesi grammatical in short story Peradilan Rakyat by Putu Wijaya and the implication on learning Indonesian language at SMA. The objective of the research was to know the implication of Indonesian language using relasi cohesi grammatical in short story Peradilan Rakyat by Putu Wijaya at SMA. The menthod of collecting data was descriptive menthod which explain situation the object research was story Peradila Rakyat by Putu Wijaya. In collecting the data, the researcher used reading and writing technique. Based on result of research short story by Peradilan Rakyat by Putu Wijaya, the total sentence that using relasi cohesi grammatical was 193, after than analysed based on using clarification cohesi grammatical is that found 503. Using relasi cohesi grammatical is that found including reference, subsitution, ellipsis, and conjunction. Relasi cohesi grammatical can be material adding on learning in standard competence writing, using relasi cohesi grammatical can be applicated as alternative materi on learning of writing and paragraph.Key words : grammatical, reference, subsitution, ellipsis, conjunction
ANALISIS KELAYAKAN ISI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA TERBITAN ERLANGGA KELAS VII SMP/MTs Aziz Firdaus; Siti Samhati; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.451 KB)

Abstract

The problem of this research was how the content feasibility of text book Bahasa Indonesia class VII SMP/MTs 2013 curriculum published by Erlangga. The objective of this research was to analyze the content feasibility of text book Bahasa Indonesia class VII SMP/MTs published by Erlangga. This reaserch used descriptive method. The data resource was text book of Bahasa Indonesia SMP/MTs class VII 2013 curriculum published by Erlangga. Based on the analysis of the content feasibility instrument that was defined by BNSP, (1) the feasibility of material description with KI and KD, (2) Material Accuracy (3) Instructional supproted material, text book published by Erlangga could be stated has been fulfilled the requirement oftext book content feasibility. But in the matter of text book material attractivenesswas less atrractive. Over all, this text book has completed the standar of text book feasibility content.Masalah penelitian ini adalah bagaimana kelayakan isi buku teks pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs kurikulum 2013 terbitan Erlangga.Tujuan penelitian ini adalah mengetahuikelayakan isi buku teks pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs yang diterbitkan oleh Erlangga.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif.Sumber data pada penelitian ini adalah buku teks pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 terbitan Erlangga.Berdasarkan hasil analisis instrumen kelayakan isi yang telah ditetapkan oleh BNSP yakni (1) Kesesuain Uraian Materi dengan KI dan KD, (2) Keakuratan Materi, (3) Materi Pendukung Pembelajaran, buku teks terbitan Erlangga ini dapat dikatakan telah memenuhi syarat kelayakan isi buku teks. Namun dalam hal kemenarikan materi buku teks terbitan Erlangga ini tergolong kurang menarik. Secara keseluruhan buku teks ini telah memenuhi standar kelayakan isi buku teks.Kata kunci: analisis kelayakan isi, bahan ajar, buku teks.
PENGGUNAAN EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA TAJUK RENCANA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Abdan Syakur Febrianjaya; Kahfie Nazaruddin; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.282 KB)

Abstract

The problem of this research were how the euphemism and disfesmisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post and the implication of the learning bahasa Indonesia at SMA. The objective of this research were to describe the euphemism and disfemisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post and then the implication of the learning bahasa Indonesia at SMA. The method of this research was qualitatif method. The sources of this research were the editorial of Radar Lampung and Lampung Post. On the editorial of Radar Lampung and Lampung Post was the use of disfemisme more productive than euphemism. Euphemism and disfemisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post implicated to the learning bahasa Indonesia at SMA, which was the ability of communication.Masalah dalam penelitian ini bagaimanakah eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post. Pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post disfemisme lebih produktif dibandingkan eufemisme. Eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post berimplikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA mengenai kemampuan berkomunikasi.Kata kunci: disfemisme, eufemisme, pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENULIS TANGGAPAN DESKRIPTIF (PANTUN) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 METRO Aulia Ika Atika; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 9 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.959 KB)

Abstract

The problem of this research is writing study of descriptive response (poem) at the first year of SMP N 4 Metro.The aim of this research is to describe its learning. The research object is the activities occured in the learning process. This research method is qualitative descriptive by using technique of communication, observation, documentation, and triangulation in data collection.The results showed that the learning plan has been aligned with the 22 indicators from 25 existing indicators. Then for the implementation of learning, teacher and students have carried out 36 indicators of 40 existing indicators.The teacher assessment is to assess the process and assess the result. The conclusions of this research iswriting study of descriptive response (poem) at the first year of SMP N 4 Metro is good.Permasalahan penelitian ini adalah pembelajaran menulis tanggapan deskriptif (pantun) siswa kelas VII SMP Negeri 4 Metro. Tujuan penelitiannya mendeskripsikan pembelajaran tersebut. Objek penelitiannya aktivitas yang ada dalam pembelajaran. Metode penelitiannya, deskriptif kualitatif denganmenggunakan teknikkomunikasi, observasi, dokumentasi, dan triangulasi dalam pengumpulan datanya.Hasil penelitian menunjukkan, perencanaan pembelajaran telah selaras dengan 22 indikator dari 25 indikator yang ada. Selanjutnya pelaksanaan pembelajaran, guru dan peserta didik telah melaksanakan 36 indikator dari 40 indikator yang ada. Penilaian guru yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran menulis tanggapan deskriptif (pantun) siswa kelas VII SMP Negeri 4 Metro sudah baik.Kata kunci: menulis, pantun, pembelajaran, siswa, tanggapan deskriptif.
PEMBELAJARAN APRESIASI DONGENG Yunida Fitratun Nisa; Nurlaksana Eko Rusminto; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning of the fairy tale’s appreciation in class VII A at SMP Negeri 1 was the problem of this research study. The learning activities were seen based on the planning of the learning, the implementation of the learning, and the evaluation of the learning. The method used in this study was descriptive qualitative. The subject of this research was the learning activities between the teacher of Indonesian lesson and the students. The research result showed that the learning of fairy tale’s appreciation in class VII A consisted of the lesson plan made by the teacher, the process of the learning implementation teacher’s activities in teaching and students’, and evaluation. The lesson plan that was made used question and answer method, discussion, and demonstration. The teacher used the media and movie. The implementation of the learning involved the activity of teacher and students. Teacher’s activity was done sequently started from pre-learning, the learning activity, and closing. The students activities run well as the criteria og students activity in learning fairy tale’s appreciation. The students activity involved the activities of speaking, listening, writing, emotion, and mental. The learning evaluation used portofolio and written assessmentKeywords: learning, tale’s appreciation, students of VII A

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue