cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
EDU CIVIC
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
SIKAP TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI DESA SAUSU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Kasir, Abdul
EDU CIVIC Vol 7, No 2 (2019): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.213 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan wujud sikap toleransi atar umat beragama di Desa Sausu (2) mendeskripsikan upaya mempertahankan sikap toleransi antar umat beragama di Desa Sausu. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Adapun Informan/Subjek penelitian ini berjumlah tiga belas orang yang terdiri dari kepala Desa, delapan kepala dusun dan empat tokoh agama yang terdiri dari agama Islam, Kristen, Khatolik dan Hindu. Adapun teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi, wawancara dan dokumentasi dijadikan sebagai dasar untuk membahas masalah penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan masyarakat Desa Sausu saling mengakui hak orang  lain untuk memeluk agama dan keyakinannya masing-masing  menghargai dan membolehkan pelaksanaan beribadah sesuai dengan kepercayaan serta mengakui hak keikutsertaan dalam kultur masyarakat yang ada di Desa Sausu. Di Desa Sausu sikap untuk saling menghargai keberadaan antar umat beragama dengan cara silaturrahmi, dan berinteraksi dalam beberapa bidang kehidupan seperti ekonomi dan sosial.Upaya mempertahankan sikap toleransi antar umat beragama di Desa Sausu bahwa pemahaman masyarakat mengenai pentingnya toleransi dalam kehidupan sosial dengan lingkungan yang heterogen. Mengamalkan  ajaran agama tentang  bagaiamana sikap toleran antar umat beragama dan meningkatkan pendidikan baik formal maupun informal tentang pentingnya memahami perbedaan agama yang ada di Indonesia Sikap toleransi juga suda diajarkan kepada anak sejak usia dini sehingga sikap toleransi sudah diterapkan dengan baik oleh masyarakat Desa Sausu. Kata kunci: Sikap, Toleransi, Umat Beragama
PERANAN GURU PPKn DALAM PEMBINAAN BUDI PEKERTI SISWA DI MTsN SAUSU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MAUTONG Irwanto, Roni
EDU CIVIC Vol 4, No 1 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.264 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana peranan guru PPKn dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mautong, Faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mautong, Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peranan guru PPKn dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mautong dan Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mautong. jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini yaitu di MTsN Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mautong. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN Sausu yang berjumlah 270 siswa dan jumlah sampel 40 siswa.  Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan guru PPKn dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu  belum terimplementasi secara maksimal, karena masih banyak siswa yang kurang memahami pentingnya budi pekerti yang baik bagi siswa itu sendiri, upaya-upaya yang dilakukan guru PPKn di MTsN Sausu dalam pembinaan budi pekerti siswa yaitu, menggunakan pendekatan keteladanan kepada siswa seperti selalu berbicara dengan sopan dan santun, selalu disiplin dalam berbagai hal serta selalu berpakian rapi, melalui pembelajaran PKn  guru PPKn di MTsN Sausu selalu menanamkan nilai-nilai moral kepada siswanya, meningkatkan budi pekerti siswa melalui kegiatan ekstrakulikuler seperti memperingati hari-hari bersar, pengajian dan lain sebagainya, Faktor-faktor penghambat dalam pembinaan budi pekerti siswa di MTsN Sausu yaitu, adanya pengaruh pergaulan teman sebaya baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat, terbatasnya komunikasi antara guru dan orang tua siswa, dan Kurangnya sarana dan prasaran.     Kata Kunci: Peranan guru. Pembinaan budi pekerti    
DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UNIVERSITAS TADULAKO Ardan, Muh
EDU CIVIC Vol 7, No 2 (2019): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1151.942 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa PPKn tentang dampak penggunaan handphone dan mendeskripsikan tentang manfaat serta dampak negative yang ditimbulkan akibat penggunaan handphone itu sendiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 orang ( 6 laki-laki dan 4 perempuan ) mahasiswa angkatan 2018 Kelas  C Teknik pengumpulan data adalah wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data, data yang di peroleh dianalisi dengan cara yakni reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan itu akan berpengaruh baik atau buruk kepada mahasiswa tergantung kepada si pemakai handphone. Dampak positifnya yaitu dapat digunakan sebagai media informasi, komunikasi, dan media pembelajaran. Sedangkan dampak negative nya yaitu dapat mempengaruhi konsentrasi Mahasiswa dalam belajar, membuat mahasiswa malas belajar, mengganggu perkembangan anak, dan juga pemborosan. tetapi masih banyak mahasiswa yang menggunakan handphone kearah yang negatif  di kelas pada saat pembelajaran berlangsung. Jadi perlu adanya kebijakan penggunaan handphone bagi mahasiswa. Handphone hanya dapat digunakan didalam kelas apabila Pengajar mengintruksikan untuk menggunakannya. Kata Kunci : Dampak ; Handphone ; Pembelajaran.
PERANAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (LPMD) DALAMPENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAPPEMBANGUNAN DI DESA PALASA LAMBORI KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Hardianto, Hardianto
EDU CIVIC Vol 4, No 1 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.985 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah Bagaimana Peranan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) terhadap Peningkatan Partisipasi Masyarakat di Desa Palasa Lambori. Tujuan Penelitiann yakni untuk mengetahui Peranan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dalam Peningkatan Partispasi Masyarakat terhadap Pembangunan di Desa Palasa Lambori. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif yakni memaparkan data sesuai fakta yang diperoleh apa adanya. Populasi pada penelitian berjumlah 682 KK, sampel ditetapkan dengan model profosiv sampling yakni sejumlah 68 KK yang tersebar di 6 Dusun, untuk menetukan jumlah responden maka ditentukan 10% dari jumlah populasi yang ada di setiap dusun. guna mengakuratkan data maka pada penelitian ini ditetapkan Informan sebanyak 6 orang yang dianggap bisa memberikan informasi terkait peranan pengurus LPMD di Desa Palasa Lambori. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi,teknik analisis digunakan rumus presentasi dan wawancara disajikan lewat kutipan wawancara. Hasil penelitiankurangnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Desa Palasa Lambori baik pada perencanaan maupun pada tingkat pelaksanaan pembangunan, Pengurus LPMD tidak mengetahui tupoksinya, inisiatif pembangunan bukan bersumber dari LPMD melainkan Kepala Desa dan Perangkatnya, pelaksanaan pembangunan terkadang dikerjakan oleh Pihak Swasta.Upaya pembinaan terhadap Pengurus LPMD harus ditunjukan oleh Pemerintah Daerah ataupu Kecamatan serta menjelaskan kedudukan serta batasan antara Kepala Desa, BPD, dan LPMD dalam menjalankan tupoksinya terkait pembangunan di desa.     Kata Kunci : Peranan LPMD, Partisipasi Masyarakat.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK DI KELAS VIIA SMP NEGERI 10 PALU Mawarni, Norma Deysi
EDU CIVIC Vol 4, No 1 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.877 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dan berakhir pada siklus II, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIIA SMP Negeri 10 Palu berjumlah 33 siswa, terdiri dari 16 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn terhadap materi demokrasi dengan menggunakan metode diskusi kelompok di kelas VII SMP Negeri 10 Palu menunjukkan bahwa data awal hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi demokrasi yaitu memperoleh nilai awal 26,66%  anak yang memperoleh nilai. Hal ini mengalami peningkatan pada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 66,66%, dan daya serap klasikal 65,33% dan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 80%, dan daya serap klasikal 82,66% sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi kelompok. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa siswa sudah mengalami peningkatan hasil belajar PKn pada materi demokrasi dengan baik. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa siswa sudah mengalami peningkatan hasil belajar PKn pada materi demokrasi dengan baik.       Kata Kunci: Metode Diskusi Kelompok, Hasil Belajar, Pembelajaran PKn.    
PEMANFAATAN MEDIA LCD PROYEKTOR TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 PALU Akbar, Moh.
EDU CIVIC Vol 4, No 2 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.783 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tentang Pemanfataan Media LCD Proyektor terhadap Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKn di kelas VIII dengan adanya media LCD Proyektor. Lokasi Penelitian di SMP Negeri 4 Palu. Populasi dalam penelitian ini seluruh Siswa kelas VIII yang berjumlah 310 Siswa dan yang menjadi sampel berjumlah 32 Siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu Metode Kuantitatif.  Teknik pengumpulan data melalui  angket, wawancara dan dokumentasi. Penjabaran hasil data dihitung dengan menggunakan analisis deskriprif. Sedang untuk mengetahui ada tidaknya dampak Pemanfaatan Media Proyektor LCD terhadap minat belajar siswa digunakan rumus produkt moment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan Media LCD Proyektor terhadap Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran PKn di Kelas VIII SMP Negeri 4 Palu, adapun dampaknya adalah sebesar 32,76%. Kata kunci : Media; LCD Proyektor; Minat Belajar.  
KEMAMPUAN GURU PKn DALAM MEMBINA KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 16 SIGI Agustina, Linda
EDU CIVIC Vol 4, No 2 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.379 KB)

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui kemampuan guru PKn dalam membina karakter siswa di SMP Negeri 16 Sigi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini dalah 2 orang guru PKn, 1 orang kepala sekolah, dan 9 orang siswa kelas VIII dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PKn memiliki kemampuan dalam membina karakter siswa di SMP Negeri 16 Sigi. Hal ini dapat dibuktikan dengan upaya yang dilakukan oleh guru PKn dalam membimbing dan mengarahkan agar lebih memahami pentingnya nilai-nilai pancasila dan pendidikan karakter dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam membina karakter siswa dibutuhkan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua siswa seluruh komponen yang terlibat dalam proses pendidikan. Kata Kunci : Kemampuan Guru PKn. Pembinaan Karakter Siswa
PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MARAWOLA Elfira, Elfira
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.388 KB)

Abstract

PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MARAWOLA                                                                Elfira[1]Hj. Widayati Pujiastuti[2]Hasdin[3]  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran PKn melalui metode tanya jawab di kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk memperoleh data dalam rangka mendukung pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian pada siklus I menunjukan bahwa observasi aktivitas guru dan siswa pada materi “Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Negara” Jika dipresentase aktivitas guru mencapai 66,07%  dan aktivitas siswa mencapai 59,25% tergolong sangat rendah. Dalam hal ini penelitian dinyatakan belum  berhasil, sehingga penelitian dilanjutkan  ke siklus II. Hasil yang dicapai pada siklus II, pada materi “Nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara” Jika dipersentase diperoleh hasil aktivitas guru mencapai  91,07% dan  aktivitas siswa mencapai 81,5% tergolong baik. Hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa penggunan metode tanya jawab dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran PKn di kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola.     Kata Kunci ; Aktivitas  Belajar Siswa, Metode Tanya Jawab.[1] Penulis adalah Mahasiswa Prodi  PPKn Jurusan Pendidikan IPSFakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS KAILI DAN ETNIS BUGIS DITINJAU DARI ASPEK CIVIC RESPONSIBILITY DI DESA SILAMPAYANG KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Mamma, Darmawansyah AR
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.789 KB)

Abstract

STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS KAILI DAN ETNIS BUGIS DITINJAU DARI ASPEK CIVIC RESPONSIBILITYDI DESA SILAMPAYANG KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Darmawansyah AR. Mamma[1]Kaharuddin Nawing[2]Hasdin[3] ABSTRAKTujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk Kerjasama dari Interaksi Sosial antara Etnis Kaili dan Etnis Bugis ditinjau dari Aspek Civic Responsinility di Desa Silampayang, Untuk Mengetahui Bagaiman Bentuk-bentuk Persaingan dari Interaksi Sosial antara Etnis Kaili dan Etnis Bugis ditinjau dari Aspek Civic Responsibility di Desa Silampayang dan Untuk mengetahui dampak Interaksi sosial etnis kaili dan etnis bugis di Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kaili, masyarakat bugis tokoh masyarakat di Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong yang berjumlah 1.881 jiwa atau 451 (KK). Penentuan sampel dilakukan dengan menetapkan sebanyak 10 orang informan yang terdiri dari 3 orang tokoh masyarakat, 3 orang masyarakat Etnis Kaili, 3 orang etnis bugis dan 1 lagi dari pihak kepolisian. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjalin antara keduanya yaitu Etnis Kaili dan Etnis bugis sangatlah baik, penuh keharmonisan dan penuh tanggungjawab. Kedua etnis tersebut selalu bekerjasama dan saling membantu jika salah satu pihak ada yang terkena musibah. Masyarakat Etnis kaili sangat senang menjalin hubungan kerjasama dengan Etnis bugis, karena bagi mereka Etnis Bugis selalu memberi motifasi dan selalu membagikan pengalaman kerja kepada mereka. Di mana dengan kedatangan masyarakat Etnis Bugis banyak membawa perubahan dalam berbagai hal misalnya kemajuan Desa, perkembangan ekonomi masyarakat setempat, akulturasi kebudayaan yang telah menyatu. Dampak yang di timbulkan hanyalah berupa kesenjangan sosial seperti terjadi kesalah pahaman antara kedua Etnis tersebut. Namun semuanya bisa teratasi dengan baik melalui musyawarah antara tokoh–tokoh masyarakat dengan para masyarakat dari kedua Etnis tersebut.    Kata Kunci: Interaksi Sosial; Etnis Kaili dan Etnis Bugis;Civic Responsibility.[1] Penulisadalahmahasiswa Prodi PPKn Jurusan Pendidikan IPS FakultasKeguruandanIlmuPendidikan Universitas Tadulako. Stambuk A 321 12 083.[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Melalui LayananBimbingan Belajar Kelompok Kelas X A SMK NEGERI 2 Sindue Tobata Srifita, Srifita
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.117 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn melalui layanan bimbingan belajar kelompok kelas X A SMK Negeri 2 Sindue TobataPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah“Apakah dengan layanan bimbingan belajar kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X A SMKN 2 Sindue Tobata?”. Siswa yang terlibat sejak penelitian adalah kelas X A yang berjumlah 19 orang pada tahun ajaran 2011/2012. Metode  penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; (4) refleksi. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai observer dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Validasi data terdiri dari empat tahapan (1) triangulasi; (2) member chek; (3) audit trail; (4) ekspert opinion. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus Imotivasi siswa pada pembelajaran PKn yang menerapkan layanan bimbingan belajar kelompok pada siklus I dengan jumlah skor 35, pertemuan ke dua skor 38 dan jumlah skor maksimal 60, persentase nilai rata-rata 58,31% dan  pertemuan pertama63,34%siklus  II  observasi motivasi siswa dengan jumlah skor 49, pertemuan ke dua skor 54 dan jumlah skor maksimal 60 persentasi nilai rat-rata 81, 67% dan pertemuan ke dua 90%. Sehingga aktivitas belajar siswa pada siklus ke dua meningkat dari 70% menjadi 90% Peningkatan motivasi  siswa  dikategorikan sangat baik dengan persentase 90%.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan layanan bimbingan belajar kelompokpadapembelajaran PKn dapatmeningkatkan motivasi belajar siswakelas  X A SMKN 2 Sindue Tobata. Kesimpulan yang diperoleh adalah layanan bimbingan belajar kelompok adalah suatu teknik pemberian bantuan kepada siswa untuk mengatasi masalah-masalah kelompok sehingga siswa dapat mencapai perkembangan secara optimal sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.   Kata kunci: Layanan Bimbingan Belajar Kelompok, Motivasi Belajar Siswa.    

Page 6 of 12 | Total Record : 112