cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
EDU CIVIC
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
STUDI ANALISIS PERANAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PEMBELAJARAN PKN DI SMP NEGERI 1 BALINGGI Maramis, Maria Fransiska
EDU CIVIC Vol 4, No 1 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.132 KB)

Abstract

Maria Fransiska Maramis (2015). Studi Analisis Peranan Guru Sebagai Motivator dalam Pembelajaran PKn di SMP Negeri 1 Balinggi. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Asep Mahpudz, Pembimbing (II) Hasdin. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana peranan guru sebagai motivator dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 1 Balinggi. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimana peranan guru sebagai motivator dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 1 Balinggi dan untuk mengetahui bagaimana upaya guru untuk menumbuhkan motivasi dalam pelaksanaan pembelajaran PKn di SMP Negeri 1 Balinggi. Penelitian dilaksanakan  di SMP Negeri 1 Balinggi, melibatkan 2 orang guru PKn sebagai informan dan 30 orang siswa sebagai responden. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan angket. Analisis data kualitatif  dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Analisis data kuantitatif menggunakan rumus P=f/Nx100. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa guru berperan penting membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 1 Balinggi. Terbukti dari hasil penelitian persentase rata-rata yang memberi pernyataan sangat setuju dan setuju pada angket penilaian guru mencapai 63,8%. Peranan guru sebagai motivator dalam pembelajaran PKn diaplikasikan dengan mengikuti prinsip ketrampilan dasar dalam mengajar. Siswa SMP Negeri 1 Balinggi termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran PKn. Kata Kunci :   Peranan Guru Sebagai Motivator, Pembelajaran PKn.   1
PEMBINAAN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI MTs ALKHAIRAAT PUSAT PALU T Bachmid, Zuzan
EDU CIVIC Vol 7, No 2 (2019): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.852 KB)

Abstract

Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan guru pembina Pramuka dalam membina karakter siswa melalui kegiatan Kepramukaan di MTs. Alkhairaat Pusat Palu. Subyek dalam penelitian ini ada 8 orang yang terdiri dari 6 siswa kelas VII yaitu 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan yang mengikuti kegiatan Kepramukaan, 1 guru Pembina Pramuka, dan 1 Wakil Kepala Sekolah. Adapun Jenis Penelitian yang dilakukan yakni berdasarkan metode deskriptif kualitatif teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembinaan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Kepramukaan di MTs. Alkhairaat Pusat Palu yaitu : 1. Karakter Tanggung Jawab 2. Disiplin 3. Mandiri.   Kata Kunci : Pembinaan, Karakter, Kepramukaan. 
PEMANFAATAN PERPUSTAAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PKN DI SMP KARUNA DIPA PALU Fatmawati, Mega Selvia
EDU CIVIC Vol 4, No 1 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.168 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan perpustaakan sebagai sumber belajar dalam Pembelajaran PKn di SMP Karuna Dipa Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dalam Pembelajaran PKn Di SMP Karuna Dipa Palu. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah deskripti-kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 143 siswa, dengan sampel sebanyak 25% atau 36 siswa dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data melalui: Observasi, wawancara, Angket dan Dokumentasi. Setelah data terkumpul dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verivikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran PKn di SMP Karuna Dipa Palu sudah baik dan dilaksanakan dengan secara maksimal dengan cara pemberian tugas yang dikerjakan di perpustakaan, belajar bersama di perpustakaan hingga diskusi di perpustakaan, meminjam buku dan mengembalikan buku. Dari hasil angket diperoleh data: kualitas perpustakaan sebagai sumber belajar ketika mengerjakan tugas mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan baik yaitu 42%. Hasil belajar dalam pemanfaatan perpustakaan baik yaitu 47%. Konsentrasi siswa mengerjakan tugas di perpustakaan sangat baik yaitu 47%, minat baca siswa setelah adanya perpustakaan baik yaitu 39%, minat belajar siswa setelah di perpustakaan baik yaitu 39% peran perpustakaan sebagai sumber belajar PKn sangat baik yaitu 33%, keefektifan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran PKn baik yaitu 42%, ketersediaan buku di perpustakaan baik yaitu 47%, pelayanan perpustakaan khususnya pada pembelajaran PKn baik yaitu 33%, kesesuaian penempatan buku-buku di perpustakaan sangat baik yaitu 36%, fasilitas perpustakaan sebagai sumber belajar baik yaitu baik yaitu 39%, tingkat kedisiplinan di perpustakaan 50%. Maka dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar siswa sangat berdampak baik bagi siswa dan siswi terutama dalam pembelajaran PKn di SMP Karuna Dipa Palu   Kata Kunci: Perpustakaan Sumber Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)
PERANAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA PEMBINAAN KARAKTER GENERASI MUDA DESA BALUKANG II KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Hidayatullah, Hidayatullah
EDU CIVIC Vol 4, No 2 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.183 KB)

Abstract

Permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan wujud permasalahan generasi muda Desa Balukang II, Peran karang taruna dalam pembinaan karakter generasi muda, Faktor-faktor penghambat kegiatan karang tarauna dalam pembiaan karakter generasi muda, Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di Desa Balukang II Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat dan pengurus karang taruna Desa Balukang II, dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa banyaknya masalah yang terjadi pada  generasi muda Desa Balukang II sehingga memerlukan pembinaan karakter, bentuk pembinaan karakter yang dilakukan oleh karang taruna seperti pembinaan karakter religius, tanggung jawab, peduli sosial yang sudah berjalan dan cukup baik, adapun faktor penghambat kegiatan pembinaan karakter yang dilakukan oleh karang taruna yaitu faktor internal dan eksternal. Adapun masalah generasi muda Desa balukang II yakni komsumsi miras, narkoba, tawuran, kasus pencurian dan balapan liar. Serta kegiatan pembinaan karakter yang dilakukan oleh karang taruna yakni seperti membentuk RISMA, mengadakan pengajian, mengajak anggota karang taruna dalam gotong royong dan ikut mensukseskan turnamen yang diadakan di Desa Balukang II agar generasi muda Desa Balukang II memliki moral yang baik dalam masyarakat. Kata kunci:  Karang Taruna, Pembinaan Karakter, Generasi Muda
PERAN GURU PKn DALAM PEMBINAAN PERILAKU SISWA (Studi Tentang Pengembangan Kecerdasan, Tanggung Jawab, dan Partisipasi Siswa di SMP Negeri 2 Palu) Afriani, Rita
EDU CIVIC Vol 4, No 2 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.194 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru PKn dalam pembinaan perilaku siswa (Studi Tentang Pengembangan Kecerdasan, Tanggung Jawab, dan Partisipasi di SMP Negeri 2 Palu). Sejalan dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu : mengembangkan kecerdasan intelektual siswa, mengembangkan tanggung jawab siswa, dan partisipasi siswa. Unit analisis adalah guru PKn dengan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 11 orang, 4 diantaranya guru PKn sebagai informan kunci, serta 7 orang berasal dari siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yakni : reduksi data, penyajian data, kemudian disimpulkan. Hasil penelitian bahwa para guru PKn dapat mengembangkan kecerdasan intelektual meliputi : pemberian materi, penggunaan metode, dan strategi pembelajaran. Para guru dapat mengembangkan tanggung jawab siswa dengan mengerjakan tugas meliputi pekerjaan rumah(Pr), mengikuti upacara bendera dengan hikmat, membersihkan ruang kelas sesuai piket yang dijadwalkan, dan para guru juga dapat mengembangkan partisipasi siswa meliputi dengan mengajak siswa-siswi untuk bergotong-royong, mengikuti upacara dengan hikmat, mengikuti kegitan ektrakulikuler(Pramuka, PMR, dan Olimpiade) membersihkan kelas sesuai piket, menyiram tanaman, dan membantu teman yang lagi berduka, apapun bentuk partisipasi pada dasarnya untuk membiasakan siswa melakukan berbagia hal yang positif didalam lingkungan sekolah, dengan harapan siswa dapat mengembangkan partisipasi yang lebih banyak.  Kata kunci : Peran Guru, Kecerdasan, Tanggung jawab, dan Partisipasi Siswa.
DAMPAK MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PKN DI KELAS XI IPS I SMA NEGERI 6 SIGI Anton, Alwiah
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.228 KB)

Abstract

DAMPAK MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM  MATA PELAJARAN PKN DI KELAS XI  IPS I SMA NEGERI 6 SIGI  Alwiah Anton[1]Widayati Pujiastuti[2]Hasdin[3] ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya dampak media elektronik terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS I di SMA Negeri 6 Sigi. Pengumpulan datanya menggunakkan teknik Observasi dan angket. Subjek penelitian ini berjumlah 32 orang siswa. Instrumen yang digunakkan dalam proses penelitian ini adalah angket untuk memperoleh data tentang dampak media elektronik terhadap prestasi belajar siswa. Analisis data penelitian dengan persentase, sedangkan untuk menguji hipotesis digunakan deskripsi telah diperoleh prestasi belajar siswa memiliki prestasi yaitu 21,875% yang memiliki kategori baik sekali, dan 78,125% yang memiliki kategori baik. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa r hit = 0,353 ˃ r tab = 0,349. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara media elektronik (powerpoint) dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS I di SMA Negeri 6 Sigi.   Kata Kunci: Dampak Media Elektronik (powerpoint); Prestasi Belajar Siswa.    [1] Penulis ini adalah Mahasiswa FKIP Universitas Tadulako Program Studi PPKn, Jurusan Pendidikan IPS, Semester Akhir, Stambuk A 321 10 068[2] Pembimbing 1[3] Pembimbing II
PERAN KELUARGA DALAM PROSES SOSIALISASI PERILAKU MORAL ANAK DI DESA PINOTU KECAMATAN TORIBULU Ulfa, Ulfa
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.873 KB)

Abstract

PERAN KELUARGA DALAM PROSES SOSIALISASI PERILAKUMORAL ANAK DI DESA PINOTU KECAMATAN TORIBULU   Ulfa[1]Ali Jennah[2]Imran[3]                                                                                                                        ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperan keluarga dalam proses sosialisasi perilaku moral anakdi Desa Pinotu Kecamatan Toribulu. Pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana peran keluarga dalam proses sosialisasi perilaku moral anak di desa Pinotu Kec.Toribulu. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memilih dan memusatkan data yang muncul dari catatan lapangan, selanjutnya menyusun pola hubungan dari hasil penelitian dalam bentuk naratif, menarik kesimpulan dari data-data yang diperoleh secara verifikasi yang dilakukan dalam bentuk penyajian dan penarikan kesimpulan dari data-data yang telah dikumpulkan di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas keluarga yang mempunyai anak di Desa PinotuKecamatan Toribulu sudah melaksanakan perannya dengancukup baik dalam proses sosialisasiperilaku moral anak. Nilai-nilai moral yang di berikan adalah memberikan contoh yang baik kepada anak, kedekatan orang tua dengan anak, komunikasi yang baik, dan membimbing anak  Kata Kunci: Peran Keluarga;Perilaku Moral. [1] A 321 12 057 Mahasiswa Program Studi PPKn, FKIP, Universitas Tadulako[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
STUDI TENTANG PERENCANAAN PEMBELAJARAN PKn DENGAN MATERI HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI KELAS VII DI MTs ALKHAIRAT TONDO Zilfayani, Zilfayani
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.631 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yaitu : 1. Untuk mengetahui pengetahuan guru dalam perencanaan pembelajaran PKn dengan materi HAM di MTs Alkhairaat Tondo, 2. Untuk mengetahui hambatan guru perencanaan pembelajaran PKn dengan materi HAM di MTs Alkhairaat Tondo. Responden dalam penelitian ini adalah 3 orang guru PKn yang berada di MTs Alkhairaat Tondo. Metode penelitian yang digunakan adalah data wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan langsung dengan guru PKn yakni Ibu Djamilah Adilah, S.Pd dan Ibu Sumarni, SPd. Sedangkan dokumentasi untuk memperoleh data dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran dengan materi HAM sudah baik karena guru PKn sering mendapatkan kegiatan pelatihan misalnya Musawarah Guru Mata Pelajaran, (MGMP), Penyusunan perencanaan Program Pembelajaran yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kecamatan. sedangkan Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru PKn antar lain : nama sekolah, mata pelajaran, kelas/smester, alokasi waktu, standar kopetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, alat, materi, sumber belajar dan evaluasi.  Adapun mengenai kemampuan guru PKn dalam perencanaan pembelajaran secara keseluruhan juga sudah baik hal ini dibuktikan dengan materi yang di jelaskan tidak terlepas dari perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Dalam perencanaan pembelajaran PKn, Guru menemukan hambatan, atau kesulitan dalam  melaksanakan estimasi atau perkiraan waktu pada saat  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) . Kata Kunci  : Perencanaan Pembelajaran PKn, Dengan Materi Ham.  
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERANAN LEMBAGA ADAT DALAM MENYELESAIKAN PELANGGARAN ADAT DI DESA WATUMAETAKECAMATAN LORE UTARA KABUPATEN POSO Goli, Desi Asria
EDU CIVIC Vol 6, No 01 (2018): JURNAL: EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.447 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat mengenai peranan Lembaga Adat dalam menyelesaikan pelanggaran adat di Desa Watumaeta Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso, untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran adat di Desa Watumaeta Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso serta untuk mendeskripsikan proses penyelesaian pelanggaran adat yang terjadi di Desa Watumaeta Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Watumaeta, dengan menetapkan sebanyak 9 orang informan. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa Peranan Lembaga Adat yang ada di Desa Watumaeta sudah berjalan dengan cukup baik mereka telah melaksanakan fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat sesuai dengan persepsi masyarakat. Proses Pelaksanaan dan eksistensi Lembaga Adat ini adalah dalam menetapkan sanksi adat sebagai alat untuk menyadarkan individu bahwa ada hal-hal yang dapat dilaksanakan dan ada pula yang tidak dapat dilaksanakan. Lembaga Adat Desa Watumaeta dalam peranannya menyelesaiakan setiap Pelanggaran Adat yang terjadi pada masyarakat Desa Watumaeta  menetapkan hukum dan sanksi adat yang dikenakan kepada pelanggar. Proses penyelesaian setiap Pelanggaran Adat sesuai Rancangan Ketetapan Musyawarah Adat Tampo Pekurehua-Tawaelia melalui Musyawarah Adat (mololita kana i ada) dan dilaksanakan di Baruga. Sanksi Adat atau teguran Adat sesuai dengan Rancangan Ketetapan Musyawarah Adat Tampo Pekurehua-Tawaelia adalah untuk memberikan peringatan dan kesadaran kepada yang berselisih, menyelesaikan setiap perkara ataupun permasalahan secara damai atas akibat perbuatan yang melanggar Norma-norma Adat Istiadat di Desa Watumaeta seperti Pebualosi (Perzinahan), Salah Taiye (Pemukulan), dan Mombekanawi (Percabulan). Kata Kunci: Persepsi Masyarakat; Peranan Lembaga Adat; Pelanggaran Adat.
PERANAN GURU PKn TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI SMP NEGERI 10 PALU AMIRUDDIN AMIRUDDIN
EDU CIVIC Vol 1, No 1 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.829 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Palu dengan fokus utama penelitian adalah bagaimana peran guru PKn dalam pembentukan moral siswa dan apa faktor penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru PKn terhadap pembentukan moral siswa. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara, penyebaran angket dan pengumpulan data dokumen sekolah. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data kualitatif yaitu data diperoleh dari hasil observasi aktifitas guru dan siswa wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilasanakan  dengan jumlah sampel 66  orang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa dalam pembelajaran PKn guru selalu memberikan contoh moral yang baik kepada siswa untuk diteladani sebagai suatu moral yang baik. Contoh dari moral yang ditunjukan oleh guru PKn dalam pembelajaran diantaranya adalah guru selalu disiplin, selalu memberi nasehat kepada siswa, memperlihatkan cara berpakaian yang baik, menekankan saling menghargai sesama siswa dan menghargai kepada guru dan lain sebagainya. Dengan contoh moral seperti tersebut yang dipraktekan dan ditekankan guru PKn dalam pembelajaran, maka siswa menjadi terbentuk moralnya. Hal ini terlihat dari hasil wawancara dengan guru PKn yang menjelaskan bahwa siswa di SMP Negeri 10 Palu sudah memiliki moral yang baik walaupun belum secara keseluruhan namun sudah sebagian besar. Dengan demikian hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa guru PKn dalam pembelajaran di dalam kelas memiliki peranan dalam pembentukan moral siswa di SMP Negeri 10 Palu. Kata Kunci: Peran Guru PKn, dan Pembentukan Moral.  

Page 4 of 12 | Total Record : 112