cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
ISSN : 23563869     EISSN : 26140136     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) dengan ISSN : 2356-3869 (printed) e-ISSN: 2614-0136. JPSD mempublikasikan makalah yang berisi hasil penelitian tentang pendidikan dasar, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis, pengajaran sekolah dasar. Naskah akan diterbitkan 2 kali dalam setahun (Februari dan Agustus).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: Agustus 2019" : 7 Documents clear
Nationalism Representation of Aisyah Film: Biarkan Kami Bersaudara Susi Setyowati; Indah Perdana Sari
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.663 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13110

Abstract

This study is aimed to examine the nationalism representation of Aisyah film : Biarkan Kami Bersaudara. The film tells about education and difference of belief in the remote area. The problem that appears is one of the causes of nationalism sense in this film, but the nationalism cantt be seen directly, it is hiding behind the sign. This study is a qualitative desscriptive research with semiotic Charles Sanders Pierce approach. The research data is qualitative. The qualitative data in this research are in form of text fragments in the form of words, phrases, sentences or dialogues in the film scene that have conformity with the formulation of teh problem presented. The data source of this research is the film of of Aisyah : Biarkan Kami Bersaudara. Data collection in this study uses the listening metode using note-taking techniques. After the data collected, it is classified based on the type of problem, namely the representation of nationalisme in the film. This is done to simplify the data analysis. The data analysis technique in this research is using interpration base on triangel meaning semiotic method. Pierce is a sign, object and interpretant. The form of natonalism in this film is to sacrifice for the nation, accept pluralism, be proud of diverse cultures, and prioritize the public interest. The most dominant form of nationalism as long as pluralism is received, especially in terms of differences in religious beliefs Aisyah Film : Biarkan kami Bersaudara is one of many ways to use film media to develep a sense of nationalism.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR TEMATIK KELAS III SEKOLAH DASAR DI KOTA PANGKALPINANG Maulina Hendrik; Sasih Karnita Arafatun
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.14009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kebutuhan guru dan siswa terhadap bahan ajar tematik kelas III SD di Kota Pangkalpinang yang akan dikembangkan; 2) analisis kebutuhan berdasarkan silabus pembelajaran kelas III SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang merujuk pada tahapan analyze Model Pengembangan ADDIE. Sumber data primer penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 3 SD Negeri 57 Pangkalpinang berjumlah 1 guru dan 38 siswa, MI Negeri 2 Pangkalpinang berjumlah 1 guru dan 30 siswa, SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang berjumlah 1 guru dan 35 siswa, dan silabus pembelajaran kelas III Kurikulum 2013. Sedangkan sumber data sekunder penelitian ini adalah literatur dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis berupa 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan. Hasil analisis data terhadap guru kelas dan siswa kelas III yang diperoleh dari wawancara, angket, dan observasi menunjukkan: 1) Kebutuhan guru dan siswa terhadap bahan ajar: a) materi yang disajikan 80% berupa gambar berwarna; b) gambar yang disajikan berupa gambar konkret yang dekat dengan pengguna/ pembaca; c) mengandung unsur-unsur budaya lokal agar siswa mengenal lebih dekat kearifan lokal daerahnya; d) perbanyak kegiatan eksplorasi atau proyek; e) pilihan tema yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari pembaca atau pengguna. 2) Berdasarkan analisis silabus pembelajaran, 1 tema memiliki 4 subtema. Masing-masing subtema memiliki muatan pembelajaran seperti Bahasa Indonesia, Matematika, SBdP, PJOK, PPKn. Materi ajar disesuaikan dengan indikator pembelajaran.
Peningkatan Kerjasama Melalui Model Pembelajaran Take and Give Dibantu Media Kokami di Kelas V Sekolah Dasar Dyah Kusuma Nastiti; Sri Harmianto; Dedy Irawan
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap kerjasama peserta didik melalui model pembelajaran Take and Give dibantu media pembelajaran KOKAMI. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Desian penelitian ini menggunakan desian PTK Kemmis and Mc. Taggart. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 2 Penambongan yang berjumlah 27 siswa. Terdiri dari 12 peserta didik perempuan dan 15 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan teknis non tes berupa lembar observasi untuk penilaian sikap kerjasama, aktivitas peserta didik, angket sikap kerjasama, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sikap kerjasama peserta didik. Hal ini dibuktikan dari penialaian sikap kerjasama peserta didik yang mengalami peningkatan dari 78,6% (kategori baik) pada siklus I dan meningkat menjadi 87,96% (kategori sangat baik) pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Take and Give dibantu media pembelajaran KOKAMI dapat meningkatkan sikap kerjasama peserta didik kelas V Sekolah Dasar.
TINGKAT KREATIVITAS SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB YPAC KOTA PANGKALPINANG Diah Rina Miftakhi; Maulina Hendrik
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.14015

Abstract

SLB YPAC Kota Pangkalpinang merupakan salah satu sekolah luar biasa di bawah naungan yayasan YPAC. Siswa yang aktif pada sekolah tersebut merupakan siswa yang menyandang tuna rungu, tuna grahita, tuna netra, tuna daksa, autisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kreativitas siswa berkebutuhan khusus di SLB YPAC Kota Pangkalpinang; 2) Metode yang digunakan guru dalam mengembangkan kreativitas siswa berkebutuhan khusus di SLB YPAC Kota Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data primer penelitian ini adalah guru dan siswa SLB YPAC Kota Pangkalpinang sebanyak 5 orang guru dan 50 orang siswa, sedangkan sumber data sekunder penelitian ini adalah literatur dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis berupa 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kreativitas siswa berbeda-beda berdasarkan kemampuan dan daya imajinasinya sehingga berdasarkan penelitian terdapat 3 kategori penilaian kreativitas, yaitu tinggi, sedang, rendah. Jenis pembelajaran keterampilan yang dilakukan siswa di sekolah tersebut yaitu membatik, tata boga, daur ulang barang bekas, dan bermain peran. Dari masing-masing keterampilan tersebut diperoleh tingkat kreativitas keterampilan membatik 5 orang (tinggi), 4 orang (sedang), dan 3 orang (rendah), keterampilan tata boga: 8 orang (tinggi), dan 4 orang (sedang), keterampilan daur ulang barang bekas 12 orang (tinggi), 5 orang (sedang), dan 1 orang (rendah), dan keterampilan bermain peran: 4 orang (tinggi), dan 4 orang (sedang). 2) Dalam mengembangkan kreativitas siswa, para guru menggunakan berbagai metode atau cara, di antaranya: pengembangan kreativitas melalui penciptaan produk (hasta karya), pengembangan kreativitas melalui imajinasi, pengembangan kreativitas melalui eksplorasi, pengembangan kreativitas melalui eksperimen, pengembangan kreativitas melalui proyek, dan pengembangan kreativitas melalui bahasa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD Feni Fitriani; Lia Mareza; Agung Nugroho
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model pembelajaran Group Investigation. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dengan masing-masing pertemuan satu rencana pembelajaran. Penelitian ini terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Muhammadiyah Sidabowa yang berjumlah 20 siswa, yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Hasil peningkatan yang terjadi dapat dilihat pada setiap siklusnya. Pada siklus I hasil lembar observasi motivasi belajar siswa memperoleh nilai presentase sebesar 55% dengan kriteria cukup dan siklus II memperoleh nilai presentase sebesar 80,5% dengan kriteria baik. Hasil peningkatan motivasi belajar siswa juga didukung dengan peningkatan hasil angket motivasi belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 2,83 dengan kriteria baik dan siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,46 dengan kriteria sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Group Investigation dapat meningkatkan motivasi belajar siswa tema 8 daerah tempat tinggalku pada siswa kelas IV MI Muhammadiyah Sidabowa Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.
PROFIL PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH Sasih Karnita Arafatun; Sri Sugiyarti
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.14001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pembelajaran tematik yang telah diterapkan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Profil pembelajaran tematik yang dideskripsikan di SD Negeri 2 Pangkalanbaru (Jln. Raya Dul RT. 06), SD Negeri 4 Pangkalanbaru (Padang Baru), SD Negeri 11 Pangkalanbaru (Tanjung Gunung ), dan SD Negeri 13 Pangkalanbaru (Ds. Pedindang). Hasil penelitian menunjukkan pemberlakuan kurikulum 2013 di empat sekolah, dimulai tahun 2013. Namun, SD Negeri 2 Pangkalanbaru penerapan kurikulum 2013 baru dimulai pada tahun 2016, dan SD Negeri 4 Pangkalanbaru mulai diterapkan pada tahun 2014. Dampak yang dirasakan dalam pelaksanaan kurikulum 2013, terdapat kesulitan dalam pemberian nilai raport siswa,  minimnya kemahiran guru senior dalam mengaplikasikan komputer, dan sarana dan prasarana yang belum memadai. Upaya peningkatan kualitas diri dalam pelaksanaan kurikulum 2013, dengan cara memahami bagaimana prosedur dari kurikulum 2013, mengadakan breafing dengan guru-guru, mengikuti kegiatan pelatihan kurikulum 2013, meng-update informasi, dan melakukan pembinaan secara berjenjang. Bagi siswa mengalami kesulitan dalam membedakan muatan pembelajarannya dan pembelajaran yang bias (tidak fokus) sehingga sulit dipahami.
NILAI-NILAI ECOPRENEURSHIP PADA SISWA AUTIS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Sani Aryanto; Vira Pratiwi; Nunuy Nurkaeti; Yosi Gumana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13970

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran pengembangan program ecopreneurship secara eksplisit pada siswa autis sebagai upaya preventif menghadapi era disruptif, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai ecopreneurship yang dialami siswa autis dalam melaksanakan program pembelajaran di SD Inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SDN Cibabat Mandiri 2 Kota Cimahi. Subjek penelitian ini adalah dua siswa autis sebagai informan data primer yang ditunjang dengan informasi dari orthopedagog, guru kelas, dan guru ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa siswa autis dapat mengikuti kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler yang terintegrasi dengan nilai-nilai ecopreneurship walaupun dengan keterbatasan secara emosional. Nilai-nilai ecopreneurship yang paling dominan muncul pada siswa autis adalah nilai kedisiplinan, kreativitas, dan tanggungjawab. Secara motorik mereka terampil dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual. Oleh karena itu, siswa autis dianggap mampu melaksanakan prinsip green behaviour sebagai unsur fundamental dalam membangun konsep ecopreneurship. Hasil Penelitian ini menjadi temuan baru dan dapat dijadikan referensi bagi SD Inklusif dalam memberikan gambaran internalisasi nilai-nilai ecopreneurship pada siswa autis sebagai upaya antisipatif menghadapi era disruptif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7