cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
LITERASI MEDIA BAGI GURU PAUD DI KECAMATAN CICALENGKA Encang Saepudin; Ninis Agustini Damayani; - Sukaesih
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.874 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.9892

Abstract

 ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat 2016 ini berjudul Pelatihan Literasi Informasi  Media Pembelajaran Bagi Guru PAUD di Kecamatan Tanjungsari. Kegiatan Pelatihan literasi  media ini  bertujuan untuk menambah wawasan dan memberikan pengetahuan terbaru tentang pemanfaatan media sebagai sumber belajar bagi para guru dan siswa,   terutama bagi guru yang harus membuat sebuah kegiatan pengajaran kepada siswanya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan bekerja sama  dengan Pihak UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu pada  tanggal 1 September 2016. Materi utama yang disampaikan dalam pelatihan ini yakni  literasi media dan langkah-langkah membangun literasi media.  Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan  simulasi. Hasil yang dicapai menujukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari seluruh peserta.Hal ini terlihat dari hasil pretest dan posttest yang dilaksanakan.Jumlah peserta mencapai target, dengan animo peserta cukup tinggi menghasilkan diskusi mengalir dan simulasi dilaksanakan dengan sangat antusias. Dari hasil refleksi kegiatan, diperoleh kesimpulan bahwa peserta memahami dan mampu membuat rancangan pembelajaran berbasis literasi media.  ABSTRACT This 2016 Community Services is entitled Learning Media Information Literacy Training for Teachers of PAUD in District Cicalengka. Media literacy training activities aim to broaden and provide the latest knowledge about the use of media as a source of learning for teachers and students, especially for teachers who have to make teachingactivities for their students. The community service activities were carried out in collaboration with the UPTD (Department of Education of Subdistrict) Bandung District of Cicalengka. The Community Services Activity was conducted on 1 September 2016. The main materials presented were the media literacy training and steps to build media literacy. The methods used were lectures, discussions, and simulation. The result showed an increase in knowledge and skills of all participants. This was shown from the results of pretest and posttest conducted. The number of participants achieving the target, with the participants' high interest had generated discussion flowed, and simulations were carried out with great enthusiasm. From the results of  activities reflection, it was concluded that participants understood and were able to create media literacy based learning design.  
TINGKAT PENGETAHUAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL DAN KOMPLIKASINYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI JATINANGOR Pati Aji Achdiat; Rasmia Rowawi; Dina Fatmasari; Reyshiani Johan
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.19534

Abstract

Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang penularannya terutama melalui hubungan seksual. World Health Organization (WHO) pada tahun 2016 menyatakan terdapat lebih dari 1 juta orang menderita IMS setiap hari. IMS memiliki pengaruh yang sangat besar pada kesehatan seksual dan reproduktif di seluruh dunia. Komplikasi dari IMS dapat menyebabkan kemandulan, gangguan kehamilan, gangguan pertumbuhan, kanker, dan memudahkan seseorang terkena infeksi human immunodeficiency diseases (HIV). Tingkat pengetahuan masyarakat diketahui berkorelasi dengan tingginya kejadian IMS di masyarakat khususnya remaja. Peningkatan pengetahuan dengan penyebaran informasi seperti kegiatan penyuluhan tentang IMS dan komplikasinya merupakan salah satu upaya penting yang harus dilakukan untuk mengurangi angka kejadian IMS di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) berupa penyuluhan ini dilakukan di SMA Negeri Jatinangor, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Peserta penyuluhan yaitu siswa dengan total peserta 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Setiap lembar kuesioner terdiri dari 10 pertanyaan, yang meliputi definisi, jenis-jenis penyakit, cara penularan, tanda dan gejala, komplikasi, dan pencegahan IMS. Tingkat pengetahuan seluruh siswa SMA tentang IMS dan komplikasinya sebelum dilakukan penyuluhan masih cukup, yaitu 38,2% pertanyaan yang dapat dijawab dengan benar oleh peserta penyuluhan. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang jenis-jenis penyakit IMS dan komplikasinya. Siswa SMA diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam penyebaran informasi penyuluhan pada keluarga dan masyarakat, sehingga dapat menurunkan angka kejadian dan penularan IMS pada masyarakat.
UPAYA PELESTARIAN KESENIAN KHAS DESA MEKARSARI DAN DESA SIMPANG, KECAMATAN CIKAJANG, KABUPATEN GARUT Soemantri, S. Ypsi -; dian Indira; Indrayani, L.M. -
Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.439 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i1.9038

Abstract

Kesenian khas daerah Sunda merupakan salah satukekayaan budaya yang ada di Jawa Barat. Denganadanya globalisasi, kebudayaan dan kesenian Sundasedikit demi sedikit mengalami pergeseran, Kepunahansuatu kesenian lokal sebagai aset budaya daerahdapat terjadi apabila dalam masyarakatnya terutamagenerasi muda kurang peduli dan tidak memilikikeinginan untuk meneruskan dan mengembangkanserta melestarikan keberadaan seni tradisional tersebut.Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan upayaupayasupaya kesenian khas dapat dipertahankaneksistensi dan kelestariannya sebagai aset budayalokal setempat. Oleh karena itu, melalui kegiatanPengabdian Kepada Masyarakat Integratif ini, kamimelakukan inventarisasi kesenian khas apa saja yangada di Desa Mekarsari dan Desa Simpang KecamatanCikajang, Kabupaten Garut dan upaya-upaya apa sajayang sudah dan perlu dilakukan agar seni dan budayayang ada tidak punah atau tergeser oleh budaya barat.Dengan dilaksanakannya PKM-Integratif “UpayaPelestarian Kesenian Khas Di Desa Mekarsari dan DesaSimpang Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut”diharapkan dapat memotivasi generasi muda setempatuntuk dapat lebih menghargai dan mencintai keseniankhas daerahnya sebagai warisan budaya Sunda yangharus dijaga dan dilestarikan.Kata kunci: kesenian khas, aset budaya, Sunda,pelestarian
PENYULUHAN PENYUSUNAN KEBIJAKAN PENATAAN RUANG DESA DAN ZONASI PERUNTUKAN LAHAN DI DESA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LAHAN Setiawan, T. -; Darto -
Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.197 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i2.8224

Abstract

Lahan merupakan sumberdaya alam yang penting dalam menopang setiap aktivitas manusia.Pengalihfungsian lahan pertanian di Indonesia bagi peruntukan penggunaan lainnya sangat kontras.Dalam skala kabupaten terjadi konversi lahan yang sangat masif, Berdasarkan data yang dikeluarkanoleh Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementrian Pertanian pada 2010, terjadipengurangan lahan sawah di Kabupaten Garut seluas 5.435.12 hektar. Di sisi lain, khususnya di DesaRancasalak, meningkatnya jumlah areal pemukiman selama beberpa tahun terakhir ternyata berakibatpada penurunan produksi padi setiap tahunnya. Hal ini sangat mungkin sebagai akibat dari penyusutanareal pesawahan akibat konversi menjadi pemukiman. Tujuan dari kegiatan ini adalah pertama,meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan lahan pertanian khususnyaterkait Undang-Undang Nomor. 41/2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutanberikikut aturan terkait di bawahnya dan kedua,optimalisasi kapasitas masyarakat dalam menyusunkebijakan desa mengelola tata ruang desa dan zonasi peruntukan lahan desa melalui pembentukanperaturan desa sehingga diharapkan terjadi efektivitas penggunaan lahan dan pemenfaatan lahan secaraberkelanjutan serta dapat menghindari terjadinya konversi lahan pertanian secara masif.Kata kunci: pengalih fungsian, perlindungan lahan, peningkatan pengetahuan, zonasi
PEMANFAATAN JAMBU BIJI (Psidium Guajava) SEBAGAI SUMBER FLUOR DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA ANAK DI DESA CIKADU DAN CILEULEUS KABUPATEN TASIKMALAYA Sasmita, I.S -; Darwati -; Anggraeni, A. -
Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.892 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i1.8192

Abstract

Saat ini karies gigi masih menjadi masalah utama di bidang kedokteran gigi. Prevalensi karies gigisulung di Indonesia masih cukup tinggi. Survey Departemen Kesehatan Repuplik Indonesia (DepkesRI) menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang menderita karies gigi sebesar 85% dan 90% darijumlah itu adalah anak-anak. Pengetahuan tentang pentingnya perawatan gigi pada anak-anak khususnyakaries dan peningkatan wawasan bahwa tumbuhan jambu biji yang ada di sekitar rumah masyarakatdapat bermanfaat untuk mencegah karies pada gigi anak-anak. Hal ini karena unsur flour merupakansalah satu senyawa kimia yang ada pada jambu. Kegiatan penyuluhan pemanfaatan jambu biji (PsidiumGuajava) sebagai sumber fluor dalam pencegahan karies gigi pada anak dilakukan di balai pertemuanmasing-masing desa yaitu Desa Cikadu dan Cileuleus. Hasil penyuluhan dapat meningkatkan wawasanmasyarakat tentang pentingnya perawatan kesehatan gigi pada anak-anak khususnya karies. Programpenyuluhan pemanfaatan jambu biji sebagai sumber fluor dalam pencegahan karies pada gigi anak dapatterlaksana dengan baik dengan dukungan semua pihak-pihak yang terkait.Kata Kunci : Karies, Jambu Biji sebagai sumber fluor
UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS SANTRI DI ERA GLOBAL MELALUI PELATIHAN INTENSIF BAHASA ARAB KOMUNIKATIF BAGI SANTRI DI DUSUN KALER DESA LUMBUNG KECAMATAN LUMBUNG KABUPATEN CIAMIS Nurina Dyah Putrisari
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.34 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14806

Abstract

Kegiatan PPM di Desa Kaler , Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis dilakukan melalui sejumlah tahapan dari mulai perencanaan, survei lapangan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan laporan.  Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini digunakan metode kualitatif yang meliputi wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Di dalam pelaksanaannya, dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi: klasifikasi, penataran, pendampingan, dan kaji tindak. Setiap survei menghasilkan rencana  dan evaluasi program  yang akhirnya menghasilkan 3 program utama PPM Mono Tahun ini, yaitu:  (1) Penyusunan Karya Pengabdian berupa Modul Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Komunikatif, (2) Program Pelatihan Intensif Bahasa Arab Komunikatif  bagi santri Pesantren, (3) Program Penyuluhan dan Pelatihan bagi guru dan pendamping (Training of Trainer) untuk Penggunaan dan Pengembangan Modul. Hingga berakhirnya PPM di Bulan November, pelaksanaan program ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari warga masyarakat, khususnya mereka yang terlibat dalam pembelajaran bahasa Arab komunikatif. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PPM ini adalah karya pengabdian berupa modul Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Komunikatif berbasis metode autonomous learning, prosiding Seminar Internasional Bahasa Arab, serta artikel yang sedang dalam tahap penyeleksian dalam jurnal implementasi ipteks Dharmakarya.
PERBEDAAN SEKRESI SALIVA, AMBANG KECAP, TEKANAN DARAH, KADAR GLUKOSA DARAH PADA WANITA PEROKOK DAN NON-PEROKOK Sri Tjahajawati; Anggun Rafisa; Nani Murniati; Cucu Zubaedah
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.18101

Abstract

Panas asap rokok dan kandungan berbahaya dalam rokok dapat berdampak pada kesehatan rongga mulut dan sistemik. Pada saat ini jumlah wanita perokok semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sekresi saliva, ambang kecap, tekanan darah dan glukosa darah pada wanita perokok dan non-perokok. Penelitian ini termasuk jenis analitik komparatif dengan rancangan komparatif cross-sectional, yaitu membandingkan beberapa outcome kedua kelompok wanita. Data penelitian dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan lama merokok rata-rata 4,4 tahun, jumlah rokok yang dihisap 14,8 batang per hari. Usia rata-rata wanita perokok 21,2 tahun. Ambang kecap manis dan asin rata-rata pada wanita perokok lebih tinggi dari wanita non-perokok. Volume dan pH saliva rata-rata perokok lebih rendah dari wanita non-perokok. Nilai tekanan darah diastolik dan kadar glukosa darah rata-rata pada wanita perokok lebih tinggi dari wanita non-perokok. Ambang kecap manis, tekanan darah sistolik dan kadar glukosa darah antara wanita perokok dan non-perokok berbeda signifikan (p<0,005). Simpulan penelitian adalah terdapat perbedaan ambang kecap manis, tekanan darah sistol dan kadar glukosa darah pada wanita perokok dan non-perokok. 
Penyusunan peta potensi DESA AGROWISATA BERBASIS MASYA RAKAT DI DESA CIBUNTU kecamatan PASAWAHAN kabupaten KUNINGAN Bafdal, N -; Balia, R.L -; Dwiratna, S. -; Amaru, K. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1762.831 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8353

Abstract

Setiap desa seyogyanya mempunyai peta potensi desa yang dapat menggambarkan keadaan desa secara rinci. Kecenderungan yang terjadi sekarang adalah peta-peta di setiap desa memang tersedia namun masih belummenggambarkan keadaan desa atau potensi desa; salah satu penyebabnya adalah desa dibuat oleh individu tanpa mempunyai pengetahuan cara membuat peta yang baik dan benar. Keadaan ini tentunya akan berdampak padapembacaan peta yang sering keliru; misalnya mengenai batas desa, potensi desa di setiap dusun, potensi tata guna lahan dan sebagainya. Peta yang baik adalah peta yang dapat menggambarkan keadaan suatu wilayah dengan jelas meliputi bagian-bagian penting, misalnya judul, skala peta, arah peta, kordinat atau grid, legenda, tanggal pembuatan, penerbit peta dan inset peta. Bilakebutuhan minimum peta ini telah terpenuhi maka bagi yang membutuhkan informasi di desa tersebut tidak bingung karena peta sudah memenuhi standardan informasi yang dibutuhkan dapat terpenuhi secara tepat dan akurat. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Penyusunan Peta Potensi Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Cibuntu Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan ini bertujuan adalah tersosialisanya materi pengetahuan pembuatan peta dan tersusunnya peta potensi desa spesifik wilayah yang merupakan terbaru di Desa Cibuntu. Luaran kegiatan ini adalah tersusunnya suatu peta rinci Desa Cibuntu yang meliputi potensi sumberdaya air, sumberdaya manusia, sumberdaya financial, pengembangan wilayah, bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan bidang pemerintahan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakatini adalah memberikan penyuluhan dengan materi mengenai peta, diskusi interaktif mengenai potensi desa dan pemetaan dengan melibatkan masyarakatserta Aparat desa. Focus Discussion Group digunakan sebagai metode untuk melakukan konfirmasi toponomi, batas desa, dan fasilitas desa lainnya. Hasil kegiatan adalah masyarakat sasaran telah memahami potensi desa dan mendapatkan pengetahuan pembuatan peta. Selain itu luaran dari kegiatan ini adalah tersusunya satu peta Potensi Desa Spesifik Wilayah di Desa CibuntuKecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Peta yang telah tersusun dibagikan ke Kantor Desa Cibuntu dan empat Sekolah Dasar di desa tersebut.
APRESIASI SASTRA DALAM MENINGKATKAN GEMAR MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA COGREG DAN DESA CAYUR KECAMATAN CIKATOMAS, KABUPATEN TASIKMALAYA Rafida, U. -; Saringendyati, E. -; Ampera, T. -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.346 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8215

Abstract

Minat baca siswa sekolah Indonesia dipandang masih rendah. Hal tersebut dilatarbelakangi olehbeberapa faktor penyebab, seperti godaan media televisi, harga buku yang relatif mahal, dan kurangnyakoleksi bahan bacaan yang bermutu dan menarik. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar minat bacasiswa dapat meningkat dan berkembang ke arah apresiasi sastra. Salah satu upaya untuk meningkatkanminat baca adalah kegiatan keterampilan menulis puisi untuk anak. Tujuannya untuk membekali siswaagar memiliki keterampilan menulis puisi sebagai cipta sastra yang dapat dijadikan sebagai mediauntuk meningkatkan gemar membaca siswa di sekolah dasar. Kegiatan tersebut diselaraskan dengankondisi yang ada saat ini, yaitu kemampuan apresiasi sastra para siswa masih memprihatinkan. Haltersebut sudah pasti berdampak pada perkembangan kemampuan berbahasa. Metode yang digunakanadalah metode penyuluhan. Berdasarkan jumlah sasaran, yaitu siswa kelas V sekolah dasar, makametode penyuluhan yang digunakan berdasarkan pada pendekatan kelompok. Hasil yang diperoleh darikegiatan apresiasi sastra dalam meningkatkan gemar membaca melalui kegiatan menulis puisi adalahadanya peningkatan positif yang cukup berarti bagi siswa SD kelas V di Desa Cogrek dan Desa Cayur,Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya dalam pemahaman mengenai dunia sastra (peningkatandata menunjukkan angka 31.25% atau 15 siswa) ; artinya kegiatan ini memberi manfaat positif bagi parapeserta, yang dibuktikan dengan jumlah kenaikkan peserta yang memiliki wawasan sastra. Kemampuanmenulis puisi pada siswa sekolah dasar merupakan bentuk apresiasi sastra pada tingkat produktif, yaitusiswa dapat menghasilkan cipta sastra. Kemampuan apresiasi produktif itu tidak terlepas dari kegiatanmembaca. Untuk memiliki kemampuan membaca, maka pada diri siswa harus dibina sikap gemarmembaca.Kata kunci; minat baca, apresiasi sastra, kemampuan menulis.
PEDULI LINGKUNGAN RW 05 DESA CISEMPUR MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH Mochamad Rudyansyah Ismail; Sri Astuty; Mochamad Untung Kurnia Agung
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.099 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14856

Abstract

Permasalahan yang terdapat di lingkungan RW 05 Desa Cisempur adalah sampah. Pembungan akhir sampah di desa cisempur yang masih belum jelas dan sering terkendala dengan distribusi sampah. Hal ini perlu adanya pengelolaan yang baik mengenai pembuangan sampah di desa cisempur, terutama RW 05. Pengelolaan yang dilakukan adalah pengelolaan berbasis masyarakat, sehingga masyarakat sadar akan lingkungan yang sehat dan bersih. Penyediaan tempat sampah di sekitar lingkungan RW 05 Desa Cisempur adalah langkah awal dalam usaha penyadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan berikutnya adalah sosialisasi kepada anak-anak, pemuda, dan orang tua di lingkungan RW 05 Desa Cisempur. Masyarakat RW 05 Desa Cisempur tertarik akan pengelolaan sampah yang berbasis daur ulang dan pemanfaatan sampah.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue