cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
KETERAMPILAN MENJAHIT BAGI ANAK PANTI ASUHAN RUMAH YATIM DI KOTA BANDAR LAMPUNG Ochi Marshella Febriani; Dona Yuliawati; Delli Maria
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23005

Abstract

Permasalah yang dimiliki Panti Asuhan Rumah Yatim Aarohman cabang Lampung secara umum sama dengan panti asuhan lainnya yaitu pertama, persoalan utama yang ditemukan pada anak-anak seperti adik-adik di panti asuhan ini adalah rasa minder dan adanya mental blocking, bahwa mereka adalah orang yang malang dan tidak bisa sesukses seperti orang lain. Persepsi ini dapat membuat anak gagal dalam berkompetisi dengan dunia luar. Kedua, Anak Yatim saat ini hanya mengenyam pendidikan Formal, yang masih minim mengajarkan keterampilan. Keterampilan tehnis yang bisa menjadi bekal anak yatim dalam mencukupi kebutuhan hidup kedepannya. Misalnya keterampilan menjahit dan membuat pelengkapan berbahan perca kain. diberi dan dibimbing motivasi untuk mempelajari sesuatu yang nantinya akan berguna bagi hidupanya, selain yang didapat mereka dari sekolah formal. Mereka harus dibimbing dan dilatih untuk menyadari bahwa mereka tidak selamanya akan hidup dipanti asuhan, mereka akan keluar dari panti dan hidup pada lingkungan masyarakat yang heterogen (Badan Kesejahteraan Sosial Nasional). Selama ini panti asuhan rumah yatim Arrohman hanya menyediakan sarana tempat tinggal sedangkan untuk sekolah formal anak-anak panti bersekolah diluar dari panti. Sementara untuk pendidikan informal anak-anak panti hanya mendapatkan seperti mengaji, pesantren, olah raga. Untuk saat ini mereka belum pernah mendapatkan pelatihan dan bimbingan mengenai jahit menjahit dan membuat prakarya berbahan dasar perca. diharapkan dengan pelatihan ini mereka dapat membuka usaha menerima jahitan. Metode yang dikerjakan dalam kegiatan ini adalah dengan pelatihan dan bimbingan, dimana pelatihan dilakukan dengan praktek sebanyak 85% dan teori 15% selama enam bulan pelatihan. Diharapkan dapat menjadi sumbermata pencaharian bagi anak panti dikemudian akhir. 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA DI SITU CIBURUY PADALARANG Pramono Benyamin
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.893 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14759

Abstract

Kawasan Wisata Situ Ciburuy sebenarnya adalah kawasan yang cukup terkenal pada masa dahulu, saking terkenalnya seorang penyair membuat lagu tentang indahnya Situ Ciburuy. Namun karena Situ Ciburuy kurang diperhatikan perkembangannya, maka Situ Ciburuy kini tidak lagi seindah apa yang di ucapkan dalam bait lagu Situ Ciburuy tersebut.
PEMANFAATAN MEDIA PEMASARAN ONLINE DAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI USAHA KERUPUK RAMBAK SALMON Wayan Hesadijaya Utthavi; I Gusti Lanang Made Parwita; I Wayan Budi Sentana; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.34 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.22322

Abstract

Ikan salmon merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Kulit ikan salmon memiliki nutrisi yang sama dengan daging ikan salmon dan aman untuk di konsumi. Kulit ikan salmon ini bisa diolah menjadi beberapa sajian makanan maupun camilan sehat salah satunya adalah kerupuk rambak salmon. Mitra dalam kegiatan ini adalah Surya Rambak Salmon yang berada pada Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa kemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian bantuan kemasan dan label kemasan, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan website dan pelatihan penggunaan website. Indikator capaian adalah kemasan produk menjadi lebih menarik dan informatif, mitra mempunyai website sebagai media pemasaran, 1 orang anggota usaha dapat melakukan pembuatan pembukuan dan pencatatan keuangan. Setelah dilakukan kegiatan, telah tercipta label kemasan produk dan website usaha mitra. Selain itu 1 orang anggota usaha telah dapat melakukan pencatatan dan buku kas sederhana.
PPPUD GITAR SEBAGAI UNGGULAN DAERAH DAN WISATA INDUSTRI KREATIF DI DESA MANCASAN, BAKI, SUKOHARJO, JAWA TENGAH Wahyu Tri Hastiningsih
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23530

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh mitra Ari Kustanto, masih belum maksimal produksi, belum adanya merek dagang, belum adanya pengelolaan keuangan, dan pemsaran yang belum maksimal dipasar global. Berdasarkan permasalahan diatas, Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah pada tahun pertama akan berkonsentrasi pada bidang peningkatan produksi, pembukuan dan pemasaran. Peningkatan jumlah produksi dilaksanakan dengan cara pemberian bahan bakudan alat produksi yang memadai. Pengelolaan keuangan dilakukan secara komputerisasi dan daring. Begitu pula dengan pemasaran dilakukan dengan menggunakan media daring. (Facebook, Instagram, Website dan marketplace) . Hal ini diterapkan merupakan solusi yang diberikan ke mitra guna menciptakan kualitas dan kuantitas yang maksimal, pengelolaan keuangan yang baik dan terkomputerisasi, merek yang dikenal masyarakat luas.Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta pemberian pelatihan mengenai produksi dan K3, pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran daring. Hasil dari kegiatan PPPUD ini adalah peningkatan kapasitas produksi, peningakatan asset mitra, publikasi di media cetak Solopos, pembuatan media pemasaran (kartu nama dan nota transaksi penjualan) serta pemsaran daring di Tokopedia. 
DISEMINASI INFORMASI PEDULI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DESA PALEDAH KABUPATEN PANGANDARAN Neneng Komariah; Pawit M. Yusup; Encang Saepudin; Saleha Rodiah
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.19468

Abstract

Daerah perkebunan dan perhutanan bisa menjadi tujuan wisata baru yang menawarkan keindahan alam dan pendidikan. Selain itu, dengan berkembangnya agrowisata di satu daerah tujuan wisata akan memberikan manfaat untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah. Agar potensi wisata alam dapat terus dipertahankan dan diwariskan pada generasi di masa mendatang, diperlukan usaha dan kerjasama masyarakat sekitar untuk terus melestarikan alam serta kekhasannya. Salah satunya dengan diseminasi informasi peduli lingkungan pada masyarakat Desa Paledah Kabupaten Pangandaran. Metode pelaksanaan PPM ini dilakukan dengan focus group discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh aparatur desa, pengembang desa agrowisata, para kader PKK, guru PAUD dan tim pelaksana PPM. Dari FGD tersebut dihasilkan upaya diseminasi berupa buku panduan dan infografis mengenai informasi peduli lingkungan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat Desa Paledah memiliki sikap peduli lingkungan yang dapat terlihat dari perilaku sehari-hari dengan selalu menjaga kebersihan, aktif kerja bakti, hemat air dan energi.
PENGOLAHAN TELUR ASIN ASAP DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA MASYARAKAT PEDAGANG TELUR Fatimah Fatimah; Marlia Adriana; Kurnia Dwi Artika
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23924

Abstract

Permasalahan yang ditemui pada peternak dan pedagang di desa Telaga kabupaten Tanah Laut masih belum memiliki keterampilan mengolah telur asin. Hanya rasa original (asin) saja belum bisa mengolah variasi aneka rasa sebagai pilihan konsumen. Proses pembuatan juga sangat terbatas, masih menggunakan teknik tradisional dengan bahan-bahan yang sederhana yaitu menggunakan batu bata dan garam dengan proses pemeraman selama 7 hari. Proses pengerjaan yang sederhana ini menyebabkan produksi juga menjadi terbatas,  pedagang hanya mampu mengolah 300 sampai 350 butir telur seminggu padahal permintaan bisa 600 sampai 700 perminggu dipasar tradisional.   Telur yang dihasilkan juga memiliki umur simpan yang relatif singkat karena tanpa penambahan proses pengawetan.  Beberapa kendala tadi menyebabkan produksi maupun nilai jual produk menjadi rendah. Oleh karena itu melalui program PKM ini akan memberikan pendampingan secara menyeluruh dalam hal pelatihan pembuatan variasi aneka rasa pada telur asin yaitu rasa bawang, rasa pedas dan rasa jahe. Produksi telur juga akan dibantu memperpendek waktu pemeraman dari 7 hari menjadi 1-2 hari dengan kualitas yang sama. Selain itu juga akan diberikan pelatihan dengan mesin teknologi tepat guna berupa oven pengolah telur asin asap agar memperpanjang daya tahan telur asin dan proses menjadi lebih higienis. Kemudian untuk perencanaan keuangan akan diberikan pelatihan, selain itu pelatihan juga akan diberikan untuk memasarkan produk secara luas baik secara online atau media sosial, restoran, tempat wisata, minimarket modern yang ada di Tanah Laut sehingga dengan pangsa pasar yang luas akan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan mereka.
PENERAPAN SANKSI TERHADAP PENGGUNA KNALPOT NON-STANDAR DI JALAN RAYA Adi Nurzaman
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.19687

Abstract

Kendaraan sepeda motor sangat sering digunakan oleh masyarakat karena fleksibilitasnya sehingga dapat membantu aktivitas dan rutinitas sehari-hari. Semakin berkembangnya zaman semakin banyak inovasi-inovasi yang muncul untuk memberikan rasa nyaman dalam berkendara. Hal ini menyebabkan berbagai variasi spesifikasi komponen, diantaranya adalah variasi knalpot motor. Variasi knalpot motor seringkali disalahgunakan oleh pengguna dimana knalpot yang digunakan menimbulkan suara yang bising yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Pemerintah telah menetapkan Undang-Undang yang mengatur hal ini, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan. Selain itu, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 7 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru mengatur batas maksimum kebisingan kendaraan bermotor. Dalam Pelaksanaan penegakan hukum masih kurang efektif dikarenakan penegak hukum tidak membawa alat suara di lapangan sehingga penetapan pelanggaran hanya berdasarkan intuisi penegak hukum. Banyaknya pelanggar juga akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tingkat kebisingan yang diperbolehkan oleh penegak hukum.
PENGUATAN KAPASITAS KADER DALAM AKSELERASI PENINGKATAN CAKUPAN DAN MUTU IMUNISASI DI RANUPAKIS KECAMATAN KLAKAH Nurul Hayati; Raden Endro Sulistyono; Sri Wahyuningsih; Primasari Mahardhika Rahmawati
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.24394

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Terdapat 12 indikator indonesia sehat diantaranya adalah balita mendapat imunisasi lengkap. Imunisasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan mengingat sudah semakin kuatnya bakteri atau virus yang dapat menyerang tubuh. Imunisasi ini umumnya dilakukan pada saat seseorang masih berumur balita. Pelaksanaan imunisasi dalam pelaksanaannya terkadang menemui beberapa kendala, diantaranya kelompok/keluarga/ individu yang kontra. Penyebabnya adalah tingkat pendidikan yang rendah, persepsi yang salah, pandangan agama, dan faktor lingkungan lainnya. Kelompok Riset (Keris) Nurse.co.id berusaha untuk menemukan langkah dalam pemecahan masalah kesehatan khususnya pelaksanaan imunisasi yaitu dengan FASTER (Fasilitasi dan pendampingan kader posyandu) dengan pendekatan budaya Pandalungan. FASTER ini diawali dengan komplain survey tentang pandangan budaya setempat terhadap pelaksanaan imunisasi. Complain survey ini merupakan salah satu strategi dalam pengkajian keperawatan komunitas yang menghasilkan janji perbaikan dan komitmen. Hasil komplain survey ini disinergikan dengan proses keperawatan selanjutnya yaitu intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Berbagai pendekatan dilakukan sesuai dengan hasil riset yang pernah dilakukan oleh anggota pengusul (Keris Nurse.co.id). Sesuai amanat keputusan menteri kesehatan nomor 279 tahun 2006 bahwa tujuan perkesmas adalah terwujudnya keluarga sehat mandiri tahap IV yaitu keluarga yang dapat melakukan promosi kesehatan. Sehingga harapan pengmas ini adalah terwujud masyarakat Ranupakis yang tahu, mau dan mampu memelihara kesehatan khususnya kesehatan balita (imunisasi) dan pada akhirnya tercapai tujuan program kesehatan. 
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK MANGGA KERING DENGAN TEKNIK DEHIDRASI OSMOSIS DI KABUPATEN INDRAMAYU Endah Wulandari; Yosini Deliana
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.19685

Abstract

Buah mangga mempunyai daya simpan yang singkat yaitu dalam waktu 3-4 hari setelah matang penuh, daging buah sudah lunak, permukaan kulit buahnya banyak bercak warna coklat akibat penyakit pasca panen. Untuk menekan besarnya kerugian akibat terjadinya kehilangan hasil, maka penanganan pasca panen buah harus benar-benar diperhatikan. Proses diversifikasi produk olahan diharapkan dapat menyelamatkan hasil panen yang berlimpah pada saat panen raya, produk lebih awet dan jangkauan pemasaran lebih luas dengan resiko kerusakan yang lebih kecil. Dehirasi osmosis salah satu cara untuk meningkatkan kualitas produk mangga kering (dried mango). Pelatihan dilakukan dari Juli- September 2018 di UKM Prosomi Desa Majakerta, Balongan dan UKM Secawati Desa Krasak, Kabupaten Indramayu. Pihak yang terlibat dalam ini adalah dosen dan masyarakat. Hasil Pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam tehnik dehidrasi osmosis, pengupasan mangga, pemotongan mangga, hygienis produk dan cara mendapatkan izin edar produk P-IRT.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PETANI DALAM MENGELOLA RISIKO USAHATANI KOPI (coffea arabica) Tuti Karyani
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.24915

Abstract

Kemampuan dalam mengelola risiko usaha sangatlah penting bagi pelaku agribisnis kopi, salah satunya adalah dengan mengatur pola tanam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan PKM berbasis riset dan terintegasi dengan KKN. Metode yang digunakan berupa pemberdayaan partisipatif melalui rangkaian kegiatan yang terdiri dari observasi partisipatif, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Sasaran PKM adalah petani dan pengurus/pengelola koperasi. Risiko yang dihadapi petani kopi dengan pola tanam monokultur (umumnya sudah menerapkan usahatani kopi organik) dan polikultur (kombinasi kopi dan sayuran) memiliki tingkat risiko yang berbeda. Risiko usaha yang dihadapi pengelola koperasi terjadi karena perkembangan usaha dalam menghadapi persaingan bisnis, permintaan pasar dan perubahan preferensi konsumen. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berupa peningkatan kemampuan petani dan pengelola koperasi kopi dalam menghadapi risiko usaha melalui serangkaian kegiatan penyuluhan dan pelatihan penanganan risiko pada budidaya kopi, mitigasi risiko pada bisnis kopi dan promosi melalui media sosial dalam upaya peningkatan pemasaran kopi organik Koperasi produsen kopi Margamulya(KPKM) berupa video. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa petani dan pengurus koperasi meningkat pengetahuannya mengenai materi yang disampaikan dan antusias mengikuti pelatihan sampai selesai. Sedangkan untuk pengelola koperasi hasil yang dicapai berupa meningkatnya pengetahuan mengenai diversifikasi usaha dalam menghadapi persaingan pada bisnis kopi. Guna keberlanjutan kegiatan ini maka diperlukan pendampingan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue