cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 420 Documents
HUKUM KELUARGA ISLAM RAMAH GENDER: ELABORASI HUKUM KELUARGA ISLAM DENGAN KONSEP MUBADALAH Anis Hidayatul Imtihanah
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i2.2197

Abstract

Artikel ini mengelaborasi hukum keluarga Islam dengan prinsip mubadalah yang bertujuan untuk meminimalisir praktik dominasi, subordinasi dan bahkan kekerasan dalam keluarga. Sehingga sangat perlu mengangkat topik tentang relasi gender suami istri dalam keluarga untuk “membuka mata” akan pentingnya relasi yang sadar gender. Melalui kajian ini, diharapkan mampu mempertahankan akar hukum keluarga Islam yang ramah gender sehingga tidak akan ada lagi praktik dominasi dan subordinasi dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai macam sumber literatur yang berkaitan dengan topik relasi gender dalam keluarga sekaligus memadukannya dengan pendekatan feminis. Berdasarkan hasil penulusuran dari berbagai sumber referensi dijelaskan bahwa pola relasi suami istri yang baik itu adalah berdasar pada prinsip Al- Mu’asyarah bi Al- Ma’ruf. Hal tersebut akan terwujud jika kedua belah pihak yaitu suami istri saling memahami sekaligus menjalankan hak-hak dan kewajibannya secara resiprokal dan proposional, sehingga akan tercipta keselarasan. Tidak ada dominasi antara suami istri karena keduanya adalah saling melengkapi. Selain itu, keberadaan prinsip mubadalah dalam Hukum Keluarga Islam merupakan sebuah keniscayaan untuk mewujudkan tatanan hukum yang ramah gender dalam keluarga Islam. [This study elaborates on Islamic family law with the principle of mubadalah which aims to minimize the practice of domination, subordination and even violence in the family. Moreover, the discussion also reveals the importance of gender-awareness relations in the family life. Through this study, it is expected to be able to maintain the root of Islamic family law in the gender-friendly relation point of view. So, there will be no more practices of domination and subordination in the domestic life. This research uses the library research method by examining various sources of literature related to the topic of gender relations in the family and also involves the feminist approach. The results show that the pattern of an ideal relationship between husband and wife is based on the principle of Al-Mu'asyarah bi Al-Ma’ruf. It can be realized if the husband and wife can understand each other and at the same time carry out their rights and obligations proportionally and reciprocally, thereby the harmony can be realized. There is no domination between husband and wife because both are complementary. In addition, the existence of the principle of mubadalah in Islamic Family Law is a necessity to realize and optimize a gender-friendly legal order in the Islamic family.]
ANALISISPENGARUH ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCEMODEL STAKEHOLDERTERHADAP KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA DITINJAU DARI MAQASHID SYARIAH INDEKS Azis, Mansur
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v15i1.2710

Abstract

Tujuan bank syariah adalah untuk mewujudkan keadilan sosial, dan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan maqashid syariah. Agar bank syariah dapat mencapai kinerja yang baik berdasarkan pendekatan maqashid syariah dibutuhkan corporate governance yang sesuai dengan karakteristik dan tujuan bank syariah, yaitu Islamic corporate governance model stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Islamic corporate governance model stakeholder terhadap kinerja Bank Umum Syariah berdasarkan maqashid syariah indeks. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Tekhnik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dari tahun 2013-2018. Tekhnik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi. Metode analisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji t, uji F, dan koefesien determinasi (R2). Hasil penelitian ini 1) Jumlah dewan komisaris berpengaruh terhadap kinerja bank umum syariah berdasarkan maqashid syariah indeks periode 2013-2018 dengan arah positif, 2) Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kinerja bank umum syariah berdasarkan maqashid syariah indeks periode 2013-2018, 3) Jumlah dewan pengawas syariah tidak berpengaruh terhadap kinerja bank umum syariah berdasarkan maqashid syariah indeks periode 2013-2018, 4) Jumlah komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kinerja bank umum syariah berdasarkan maqashid syariah indeks periode 2013-2018 dengan besarnya pengaruh 9,7% sedangkan sisanya sebesar 80,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. [The purpose of sharia banks is to realize social justice, and economic growth in accordance with sharia maqashid. In order for sharia banks to achieve good performance based on sharia maqashid approach, corporate governance is needed in accordance with the characteristics and objectives of sharia banks, namely Islamic corporate governance model of stakeholders. The purpose of this study is to analyze the influence of Islamic corporate governance stakeholder model on the performance of Sharia Commercial Banks based on sharia maqashid index. The research method used is quantitative research method. Sampling techniques using purposive sampling. The sample in this study is Sharia Commercial Bank registered with Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan from 2013-2018. Data collection techniques using documentation and observation. The analysis method uses descriptive statistics, classic assumption tests, multiple regression analysis, t-tests, F-tests, and determinant coeffesients (R2). The results of this study 1) The number of board of commissioners affects the performance of sharia commercial banks based on sharia maqashid index period 2013-2018 with a positive direction,2) Independent commissioners have no effect on the performance of sharia commercial banks based on sharia maqashid index period 2013-2018,3) The number of sharia supervisory boards has no effect on the performance of banks sharia general based on sharia maqashid index period 2013-2018,4) The number of independent commissioners has no effect on the performance of sharia commercial banks based on the sharia maqashid index for the period 2013-2018 with a magnitude of 9.7% while the remaining 80.3% other variables outside of this research model.]
MURĀ’AH MUZAKKI PADA ZAKAT PERTANIAN DAN PERKEBUNAN DALAM PANDANGAN AL-QARADHAWI Ainiah, Ainiah
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i2.2272

Abstract

Tujuan utama fundraising zakat adalah peningkatan realisasi potensi zakat untuk mewujudkan kesejahteraan mustahik zakat sehingga mereka bisa menjadi muzakki di masa yang akan datang. Tujuan ini menjadikan kegiatan fundraising lebih cenderung memperhatikan keadaan mustahik zakat dan mengenyampingkan keadaan muzakki sehingga terkesan tidak seimbang antara kedua belah pihak (muzakki dan mustahik zakat). Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri beberapa pertimbangan keadaan dan situasi (murā’ah) terhadap muzakki khususnya dalam zakat pertanian dan perkebunan yang dilakukan oleh Al-Qaradhawi sehingga mempengaruhi penetapan hukum (istinbaṭ aḥkām), tarjīh atau menguatkan hukum yang telah ada. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan analisis isi dari rujukan utama kitab “Fiqh al-Zakāh” karya Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Al-Qaradhawi berpijak pada murā’ah muzakki dalam menguatkan hukum yang telah ada seperti kepemilikan penuh, kadar zakat yang wajib ditunaikan  bergantung pada irigasi, waktu perhitungan nisab dan menunaikan zakat. Selain menguatkan hukum, Al-Qaradhawi juga men-tarjīh pendapat, diantaranya pengurangan al-matlūbat al-hallah sebelum perhitungan nisab. Al-Qaradhawi juga mempunyai sikap untuk menetapkan hukum yang tidak tertera dalam Nash berdasarkan murā’ah muzakki yaitu menetapkan kadar wajib zakat sebesar 7,5% bagi yang mengalami keseimbangan antara pemakaian irigasi dengan beban dan tadah hujan (tanpa beban). [The main goal of zakah fundraising is to increase the realization of zakah potential to create the mustahik zakah’s welfare so that they can become muzakki in the future. This goal makes fundraising activities tend to pay attention to the condition of mustahik zakat instead of the condition of muzakki so that it seems unbalanced between the two parties (muzakki and mustahik zakah). This study aims to explore several considerations of circumstances and situations (murā'ah) to muzakki, especially in agricultural zakah that is carried by Al-Qaradhawi that affects the legal establishment (istinbaṭ aḥkām), tarjīh or strengthens the existing laws. This research is library research with content analysis from the book of "Fiqh al-Zakāh" by Syeikh Yusuf Al-Qaradhawias as the main reference. The findings show that Al-Qaradhawi stood on murā'ah muzakki in strengthening existing laws such as full ownership, the amount of zakah to be paid that depends on irrigation, and time in calculating nisab and paying it. In addition, to strengthening the existing laws, Al-Qaradawi also did tarjih the opinions, among of them is the reduction of al-matlūbat al-hallah before calculating the nisab. Al-Qaradhawi also has a legal stance to stipulate a law based on murā'ah muzakki that is not stated in Nash, which is to determine the compulsory level of zakat at 7.5% for those who experience both cost irrigation and non-cost irrigation, equally.]
PERSEPSI GURU TENTANG ISLAM RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DAN DAMPAKNYA TERHADAP NASIONALISME PELAJAR Susanto, Susanto
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v15i1.2780

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor kunci dalam pembentukan pembentukan sikap pelajar. Corak pemahaman keislaman yang dimiliki guru, umumnya tidak hanya diekspresikan dalam praktik teologis, namun mempengaruhi sikap dirinya dalam berbangsa dan bernegara serta proses transmisi kepada pelajar. Tujuan penelitian dalam artikel ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi guru di Jawa Barat terkait konsep Islam berwawasan rahmatan lil ‘alamin serta dampak persepsi guru terhadap sikap nasionalisme pelajar di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui google form dan proses analisis data menggunakan analisis deskriptif. Responden guru dan pelajar berasal dari sekolah yang sama, berasal dari jenjang SMP dan SLTA di Jawa Barat. Penelitian terhadap persepsi guru terhadap konsepsi Islam berwawasan rahmatan lil alamiin dilihat  dari 3 aspek yaitu persepsi terhadap konsep teologis, urgensi penerapan dan manfaat. Adapun sikap nasionalisme pelajar dilihat dari tujuh indikator meliputi; bangga sebagai bangsa Indonesia, cinta tanah air dan bangsa, menerima dan menghargai kemajemukan, bangga pada budaya yang beraneka ragam, menghargaai jasa para pahlawan dan mengutamakan kepentingan bangsa. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa mayoritas guru memiliki pandangan positif terhadap konsepsi Islam berwawasan rahmatan lil alamiin dan berdampak terhadap sikap nasionalisme pelajar. [The teacher is one of the key factors in shaping student attitudes. The style of Islamic understanding that the teacher has is generally not only expressed in theological practice, but affects his attitude in the nation and state as well as the process of transmission to students. The research objective in this article is to describe the perceptions of teachers in West Java regarding the concept of Islam with the insight of rahmatan lil 'alamin and the impact of teacher perceptions on the nationalism attitude of students in West Java Province. This research uses qualitative research methods with data collection techniques through google form and the data analysis process uses descriptive analysis. Teacher and student respondents come from the same school, come from the junior and senior high school levels in West Java. Research on teachers' perceptions of the Islamic concept with rahmatan lil alamin insight is seen from 3 aspects, namely perceptions of theological concepts, urgency of application and benefits. As for the attitude of student nationalism, seen from seven indicators, they are; proud to be the nation of Indonesia, love the country and the nation, accept and appreciate diversity, be proud of diverse cultures, value the services of heroes and put the interests of the nation first. The results of this study found that the majority of teachers have a positive view of the concept of Islam with the insight of rahmatan lil alamin and have an impact on the nationalism of students.]
IMPLIKASI BEBAN GANDA WANITA INDONESIA TERHADAP HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN (Studi Kasus di Kampung Songket Kecamatan Indralaya) Amin, Muhammad; Jaya, Agus
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i2.2248

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor utama penyebab terjadinya beban ganda pada wanita pekerja di Kampung Songket, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kajian ini merupakan studi lapangan (field research) dengan pendekatan sosiologi keluarga untuk mengkaji faktor-faktor penyebab beban ganda wanita kampung songket tersebut. Studi ini bersifat eksploratif, data yang dihimpun ditentukan secara purposive sample.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab utama ketidakadilan gender pada wanita kampung songket adalah faktor Kultur Hukum yang dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan budaya masyarakat kampung songket. Adapun faktor lainnya yaitu substansi hukum baik dari pemahaman nash al-Quran dan Sunnah serta materi hukum positif tidak begitu berpengaruh. Sebagai implikasi dari adanya beban ganda ini, posisi wanita kampung songket semakin kuat dalam penetapan harta gono gini sebagaimana diatur dalam pasal 35 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan juga diatur dalam Kompilasi Hukum Islam Bab XIII pasal 85 – pasal 97. [This article aims to examine the main factors causing the double burden of working women in Kampung Songket, Indralaya, Ogan Ilir, South Sumatra. This study is a field research with a family sociological approach to examine the factors causing the double burden of the Kampung Songket women. The results of this study indicate that the main cause of gender injustice in Kampung Songket women is the legal culture factor which is influenced by the family background and culture of the Kampung Songket community. The other factors, namely the substance of the law, both from the understanding of the texts of the Koran and Sunnah and positive legal material, are not very influential. As an implication of this double burden, the position of songket village women is getting stronger in determining the assets of gono gini as regulated in Article 35 paragraph (1) of Law no. 1 of 1974 concerning Marriage and is also regulated in the Compilation of Islamic Law Chapter XIII Article 85 - Article 97.]
ANALISIS KESETARAAN GENDER PADA PEMBELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK DI SMK PGRI 2 PONOROGO Werdiningsih, Wilis
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i1.1915

Abstract

Kesetaraan dan keadilan gender harus diwujudkan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan pendidikan. Pendidikan responsif gender penting untuk diterapkan di seluruh lembaga pendidikan, sebab baik laki-laki maupun perempuan adalah sama dan berhak untuk memperoleh segala manfaat dalam pendidikan sesuai dengan minat dan bakatnya. SMK PGRI 2 Ponorogo merupakan salah satu sekolah kejuruan di Ponorogo dengan jumlah siswa perempuan yang minoritas.Perempuan sering kali dianggap lebih banyak memiliki kelemahan di dalam kegiatan praktik dibandingkan laki-laki.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesetaraan dan keadilan gender pada pembelajaran program keahlian teknik di SMK PGRI 2 Ponorogo.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data berasal dari kata-kata, tindakan, sumber tertulis dan foto yang berkaitan dengan proses kegiatan pembelajaran jurusan teknik di SMK PGRI 2 Ponorogo. Hasil menunjukkan bahwa kesetaraan dan keadilan gender di SMK PGRI 2 Ponorogo telah terwujud. Dalam kegiatan pembelajaran, baik siswa perempuan maupun laki-laki, mendapatkan akses yang sama, kesempatan untuk berpartisipasi, memiliki kontrol dan dapat mengambil manfaat secara maksimal.Namun masih terjadi ketidaksetaraan gender, yakni pada kategori pelabelan, subordinasi dan pemiskinan. [Gender equality and justice are must be realized in all aspects of life, including educational activities. Gender responsive education is important to be implemented in all educational institutions, because both men and women are the same and are entitled to get all the benefits in education in accordance with their interests and talents. SMK PGRI 2 Ponorogo is one of the vocational schools in Ponorogo with a number of minority female students. Women are often considered to have more weaknesses in practical activities than men. This study aims to analyze gender equality and justice in learning technical skills programs at SMK PGRI 2 Ponorogo. The approach that used in this research is a qualitative approach with the type of case study. The source of the data comes from words, actions, written sources and photos that are all forms of data relating to the process of learning activities in the engineering department at SMK PGRI 2 Ponorogo. The results show that gender equality and justice in SMK PGRI 2 Ponorogo have been realized. In learning activities, both female and male students get equal access, the opportunity to participate, have control and can take maximum advantage. However, there is still a gender inequality, namely in the categories of labelling, subordination and impoverishment.]
MAHASISWA DAN KEPATUHAN HUKUM: Studi Pelaksanaan Pasal 106 UU No. 22 TH. 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Roihanah, Rif’ah
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.778

Abstract

Kepatuhan terhadap hukum adalah merupakan hal yang substansial dalam membangun budaya hukum. Masyarakat Indonesia banyak yang tidak patuh terhadap hukum, hal ini karena individu dan masyarakat dihadapkan pada dua tuntutan kesetiaan dimana antara tuntutan kesetiaan yang satu bertentangan dengan tuntutan kesetiaan yang lain, yaitu antara “setia terhadap hukum” atau “setia terhadap kepentingan pribadi”. Kenyataan yang terjadi bahwa masyarakat menjadi lebih berani untuk tidak patuh terhadap hukum demi ke­pentingan pribadinya. Mahasiswa STAIN Ponorogo dengan status mahasiswa dapat mewakili sekelompok masyarakat yang mempunyai latar belakang dan tingkat pendidikan yang boleh dibilang tinggi, tentunya dapat menjadi obyek dari penelitian ini. Bertitik tolak pada pasal 106 ayat (8) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkut an Jalan yang berbunyi:“Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib menggunakan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia”. Suatu ketentuan yang di ciptakan demi keamanan dan keselamatan masyarakat itu sendiri. Walaupun di dalam praktiknya banyak terjadi penyimpangan­-penyimpang an di dalam pelaksanaannya.
PENGARUH WAWASAN KEAGAMAAN DAN WAWASAN KEBANGSAAN TERHADAP PERILAKU RELIGIUS DAN PERILAKU SOSIAL SISWA DI SMPN 2 TULUNGAGUNG DAN SMPN 1 KEDUNGWARU (JURNAL PENELITIAN ISLAM Atik Riyani; Nur Kholis
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v15i2.3369

Abstract

Membentuk manusia berkarakter yang baik sangat penting pada zaman modern. Saat ini remaja di Indonesia banyak yang memiliki perilaku  buruk, seperti: acuh atak acuh terhadap sesama, ketidak pedulian sesama, permusuhan, hamil diluar nikah, hilangnya sikap sopan santun, kurangnya rasa hormat dan berbagai permasalahan lain. Perilaku adalah bentuk aktivitas manusia, hal tersebut tentu tidak terjadi tanpa adanya pondasi setiap individu, orang yang berwawasan keagamaan dan kebangsaan baik, tentu akan berperilaku baik sesuai dengan wawasan yang dimilikinya. Adapun tata cara riset yang digunakan ialah tata cara kuantitatif dengan metode analisis diskripsi, uji asumsi klasik, product moment serta regresi berganda bantuan IBM SPSS 26. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 211 siswa. Instrumen penelitian berupa angket kuesioner, observasi, interview, dan dokumentasi. Tujuan riset ini yakni dapat diketahui pengaruh variabel independen dengan variabel dependen. Kesimpulan dari riset ini bahwa pengaruh wawasan keagamaan memiliki pengaruh sebesar 99,7% dan wawasan kebangsaan memiliki pengaruh sebesar 16,8%. Secara bersamaan terdapat interaksi yang positif dan signifikan antara wawasan keagamaan serta kebangsaan terhadap perilaku religius siswa sebesar 32,04%. [Forming good human character is very important in modern times. Currently, many teenagers in Indonesia have bad behavior, such as: indifferent to others, indifference to others, hostility, pregnancy out of wedlock, loss of manners, lack of respect, and various other problems. Behavior is a form of human activity, this certainly does not happen without the foundation of every individual, people who have good religious and national insight, will certainly behave well according to the insights they have. The research procedure used is a quantitative method with descriptive analysis method, classical assumption test, product-moment, and multiple regression assisted by IBM SPSS 26. The sample in this study amounted to 211 students. The research instruments were in the form of questionnaires, observations, interviews, and documentation. The purpose of this research is to know the influence of the independent variable on the dependent variable. This research concludes that the influence of religious insight influences 99.7% and national insight has an influence of 16.8%. Simultaneously there is a positive and significant interaction between religious insight and nationality on the religious behavior of students by 32.04%.]
ANALISIS RENTABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Luhur Prasetiyo
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.759

Abstract

Rentabilitas bank merupakan salah satu faktor untuk menilai kinerja sebuah bank. Faktor ini bertujuan untuk melihat sejauh mana ke mampuan bank untuk menghasilkan laba. Artikel ini berusaha meng  analis rentabilitas bank umum syariah di Indonesia pada tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan meneliti bank yang berjenis Bank Umum Syariah (BUS) dan yang di teliti adalah semua Bank Umum Syariah yang beroperasi pada tahun 2011 yang berjumlah 11 BUS. Hasil analisis menunjukkan  bahwa  rata-rata  rasio  NOM  bank  syariah  pada  tahun 2011 sebesar 1,90%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 3. Artinya, kemampuan aktiva produktif bank syariah dalam menghasilkan laba rata-rata cukup tinggi. Sementara pada komponen ROA, rata-rata rasio ROA bank syariah sebesar 1,81%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 1.  Arti nya,  keberhasilan  manajemen  dalam  meng hasilkan  laba  sangat tinggi.Di sisi lain, pada komponen REO, rata-rata rasio REO bank syariah sebesar  80,75%.  Nilai  sebesar  itu  kalau  dilihat sesuai  dengan  standard BI berada pada peringkat 1. Artinya, efisiensi kegiatan operasional bank syariah  sangat  tinggi.  Sementara,  pada  komponen  IGA,  rata-rata  rasio IGA bank syariah sebesar 92,48%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 1. Artinya, aktiva bank syariah yang bisa meng hasilkan pendapatan sangat tinggi. Dan dari hasil analisis, semua bank umum syariah menempati peringkat 1 pada komponen ini. Pada komponen  terakhir,  diversifikasi  pendapatan,  rata-rata  rasio  diversifikasi pendapatan  bank  syariah  sebesar  9,50%.  Nilai  sebesar  itu  kalau  dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 2. Artinya, kemampuan bank syariah dalam menghasilkan pen dapatan dari jasa berbasis fee tinggi.
Pengembangan Bahan Ajar Muthala'ah Berbasis Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa Jurusan PBA IAIN Ponorogo Aliba'ul Chusna
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i2.1515

Abstract

Kebutuhan akan bahan ajar menjadi sesuatu yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Terlebih dalam pembelajaran keterampilan membaca atau yang dikenal dengan mata kuliah muthola’ah di jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo. Bahan ajar menjadi sesuatu yang mutlak dibutuhkan karena mahasiswa dituntut untuk mampu menguasai isi bacaan, tidak hanya sebatas simbol-simbol atau kaidah bahasa. Ketiadaan bahan ajar dalam mata kuliah ini menjadikan pembelajaran tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga perlu adanya sebuah langkah pengembangan bahan ajar supaya proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar muthola’ah I berbasis pendidikan karakter. Pengembangan bahan ajar ini diawali dengan tahap perencanaan dan pengembangan produk. Melalui pendekatan kuantitatif, jenis penelitian RnD, yaitu ADDIE model. Kesimpulan hasil validasi dari para ahli menunjukkan angka 75,27%, yang artinya termasuk dalam kriteria layak dan membutuhkan revisi seperlunya. Setelah peneliti melakukan revisi dari hasil validasi dari para ahli, uji coba bahan ajar muthola’ah I berbasis pendidikan karakter, menghasilkan nilai uji-t sebesar 88,75% yang termasuk dalam kategori sangat baik dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain untuk memenuhi ketersediaan, pengembangan bahan ajar ini diarahkan pada naskah-naskah bermuatan pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pemahaman akan penanaman nilai-nilai karakter bagi mahasiswa.