cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 411 Documents
DISKURSUS MAKNA JILBAB DALAM SURAT AL-AHZAB AYAT 59 Menurut Ibnu Kathir dan M. Quraish Shihab sidiq, umar
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini secara umum bertujuan untuk mengetahui makna jilbab dalam  surat  al-Ahzab  ayat  59.  Secara  lebih  rinci  tulisan  ini  menjelaskan pertama, makna jilbab menurut Ibnu Kathir. Kedua, mengetahui  makna  jilbab  menurut  M.  Quraish  Shihab.  Ketiga,  menjelas kan  penyebab  perbedaan  pe maknaan  jilbab  antara  perspektif Ibnu  Kathir  dan  M.  Quraish  Shihab.  Artikel  ini  merupakan  hasil kajian  library  research  yang  dimaksudkan  untuk  mengetahui  perbeda an makna jilbab menurut Ibnu Katsir dan M. Quraish Shihab dengan metode penafsiran muqarrin atau metode komparatif. Ibnu Katsir  mengatakan  bahwa  aurat  wanita  adalah  seluruh  tubuhnya. Sementara, M. Quraish Shihab tidak cenderung mendukung pendapat yang mewajibkan wanita menutup seluruh badannya atas dasar bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat. Ini bukan saja karena lemah nya alasan-alasan  yang  mereka  kemukakan,  tetapi  juga  dengan  tampil seperti yang mereka wajibkan berarti gugurlah fungsi hiasan atau keindahan dalam berpakaian, padahal al-Quran sendiri menyebutkan bahwa salah satu fungsi pakaian adalah hiasan. Adapun penyebab per bedaan  para  ulama  dalam  memaknai  jilbab  adalah  penafsiran mereka terhadap surat al-Nur ayat 31.
PENGGUNAAN PODCAST DALAM (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA MATA KULIAH LISTENING I PRODI TADRIS INGGRIS JURUSAN TARBIYAH STAIN PONOROGO Toyib, Muhammad; Humaisyi, Syafiq; Muzakki, M.Harir
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan menyimak yang merupakan proses interaktif harus disampaikandalam pembelajaran sebagai sebuah proses interaktifuntuk meningkatkan motivasi mahasiswa. Pada umumnya, pelajaranlistening di perguruan tinggi sangat bergantung pada kegiatan yangmonoton. Masalah serupa muncul di mata kuliah Listening I padaprodi Tadris Inggris Jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo. Oleh karenaitu, penelitian berkaitan dengan strategi pengajaran yang memotivasiyang dapat meningkatkan kemampuan menyimak mahasiswa. Strategiyang diusulkan di sini termasuk penggunaan (STAD) dengan menggunakanmedia podcast. Untuk memecahkan permasalahan diatasmaka peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yangdisajikandalam 2 (dua) siklus. Dalam setiap siklusnya melaluialur PTK yang terdiri dari 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan,pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkanbahwa penggunaan podcast dalam strategi (STAD) dapatmeningkatkan: (1) partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelompok,(2) prestasi belajar dan (3) respon positif.
AUTHENTIC MATERIALS IN EXTENSIVE READING CLASS AT STAIN PONOROGO Kirana, Dhinuk Puspita
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is widely believed that English Foreign Language (EFL) learners need todevelop their language proficiency by getting so much input. Moreover, studentsneed to be familiarized with the real English usage where real forms ofcommunication and cultural knowledge are crucially exposed. Teaching throughauthentic materials will make the learners feel that they are learning a reallanguage which is used by the real native speakers for real communication.incorporating authentic materials helps students acquire an effectivecommunicative competence in the language focus. The research intended todescribe the implementation of authentic materials in extensive reading class, theproblems arise and the students’ responses toward the authentic materials inextensive reading class. The design of the research was Descriptive Qualitativemethod and the research subject was the lecturer of Extensive Reading class and33 students in B class of the fourth semester of STAIN Ponorogo who tookExtensive Reading subject. The instruments used were in the form of observationsheet, interview guideline and questionnaire. The implementation of authenticmaterials in extensive reading class covered some procedures into three mainphases namely (1) Pre-Activity, (2) Main-Activity and (3) Post-Activity. Theactivities in main activity are as follows: (a) Pre-Activity; (b) Whilst-Activity; and(3) The language focus stage. There were problems arose during theimplementation in terms of complicated planning, more time allocation and somedisinterested students. Finally, the students showed significantly positive attitudetoward the implementation of authentic materials in extensive reading class.
SENGKETA KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH DI KABUPATEN PONOROGO Mahfiana, Layyin
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi dan manfaat tanah sangat penting bagi kehidupan manusia, hal ini dapatdilihat dari banyaknya sengketa tanah yang sejak dahulu telah menjadi realitassosial dalam setiap masyarakat meskipun dalam bentuk dan identitasnya yangberbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengananalisa data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkansengketa yang terjadi di masyarakat bermacam-macam antara sengketa warisan,hibah dan jualbeli tanah; faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya sengketatanah secara umum diantaranya nilai ekonomis tinggi; kesadaran masyarakatmeningkat; tanah tetap, penduduk bertambah; kemiskinan. Penyelesaian sengketadalam masyarakat secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua macamcara yaitu melalui melalui pengadilan (litigasi) dan di luar pengadilan (nonlitigasi). Penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang sering dilakukanmasyarakat meliputi melibatkan dua atau lebih pihak yang berkepentingan(negoisasi), proses penyelesaian sengketa di mana para pihak yang berselisihmemanfaatkan bantuan pihak ketiga yang independen sebagai mediator(penengah) dan melibatkan lebih dari dua pihak yang tugasnya membantu pihakyang berperkara dengan cara mencari jalan keluar secara bersama (fasilitasi).
DAMPAK KETIDAKHADIRAN IBU TKW TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS REMAJA Amalia, Lia
Kodifikasia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) Mendeskripsikan perasaan remajatentang kepergian ibu TKW, (b) Mendeskripsikan persepsi remajatentang pekerjaan ibu sebagai TKW, (c) Mendeskripsikan perilakuattachment (keterikatan) remaja yang memiliki ibu TKW, dan (d)Mendeskripsikan self-esteem (harga diri) remaja yang memiliki ibuTKW khususnya yang bersumber dari keluarga. Jenis penelitianyang dilakukan adalah penelitian kualitatif studi intrinsik, dimanapenelitian dilakukan karena ketertarikan atau kepedulian padasatu kasus khusus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (a)Keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sangibu pada awalnya (saat masih anak-anak), namun berangsur-angsurtiga subjek (H, P, dan D) bisa beradaptasi sehingga saat remajadapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A) yangsampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya,hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachmentpengganti sang ibu dari keluarga. (b) Tiga subjek (A, H, dan P)memiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW(pekerjaan mulia, halal, sumber keuangan, pahlawan keluarga, danpahlawan devisa) sedangkan satu subjek (D) menilai sebenarnyapekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalahpekerjaan yang halal. (c) Tiga subjek (H, P, dan D) menemukanfigur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga.Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment penggantiibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dariluar keluarga (sahabat A beserta keluarganya). (d) Self esteemdipengaruhi kuat oleh keharmonisan keluarga. Dari 4 subjek, hanyasatu (P) yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibubekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D) menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidakharmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positifsehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluargapada subjek A, H, dan D adalah negatif.
KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGA MA ISLAM DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (Studi kasus di MTsN Ponorogo)
Kodifikasia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman kemampuan guru dalam penguasaan materipembelajaran atau bahan ajar dan penerapannya dalam prosesbelajar mengajar akan berdampak pada munculnya keragamanpencapaian kompetensi peserta didik pasca pembelajaran. Duakompetensi guru yang secara langsung berkaitan dengan prosesbelajar mengajar yaitu komopetensi pedagogik dan profesional.Dengan demikian, penguasaan kompetensi pedagogik danprofesional menjadi suatu keharusan bagi setiap guru. Kompetensipedagogik berkaitan dengan kemampuan guru dalam merancangdan melaksanan pembelajaran di kelas. Sedangkan kompotensiprofesional bagi guru adalah menyangkut tingkat penguasaan materiatau bahan ajar serta pengembangannya.Penelitian ini bertujuan mengungkap dua kompetensi gurupendidikan agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ponorogo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pola studikasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket,observasi, interview dan dokumentasi. Pemilihan dan pemilahansubjek penelitian menggunakan purposive. Responden yang terlibatdalam penelitian sebanyak 250 orang dengan rincian, seorangkepala Madrasah, lima orang guru pendidikan agama Islam yangmeliputi guru mata pelajaran Aqidah-Akhlaq, al-Qur’an Hadits,Fiqih, Sejarah kebudayaan Islam (SKI) dan mata pelajaran BahasaArab. Analisis data menggunakan analisis Deskriptif kualitatifdengan dukungan data kuantitatif.Hasil dari penelitian ini adalah guru-guru pendidikan AgamaIslam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ponorogo pada umumnyatelah memenuhi kompetensi pedagogik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya rerata skor kompetensi pedagogik sebesar 62, 60 diatas rerata skor idealnya yang sebesar 52,50. Rerata skor tersebutberkategori positif atau baik. Sedangkan kompetensi profesionalnyamasih belum terpenuhi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya rerataskor kompetensi profesional sebesar 28,20 berada dibawah rerataskor idelanya. Rerata skor ini yang berada di bawah rerata skor idealyang sebesar 30 sehingga kategorinya negatif/kurang.
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMANFAATAN HARTA WAKAF MAJLIS WAKAF PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH PONOROGO Damanuri, Aji
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf memegang peranan penting dalam perjalanan dakwah Islamdan mengantarkan pada peradaban dua dinasti besar, Muawiyah danAbasiyah. Pengalolaan wakaf juga berkembang pesat seiring denganperkembangan pemahaman fiqh wakaf, dari yang sekedar tradisionalsampai dengan manajemen modern, dari konsumtif menuju pemberdayaanproduktif. Perkembangan yang cukup menggembirakan tersebut harusdiiringi dengan manajemen yang profesional efektiv dan effisien. Salahsatu nadzir wakaf yang kelihatan cukup rapi dalam manajemen danluas secara kuantitatif pengelolaan wakafnya adalah MuhammadiyahPonorogo, yang menerapkan pola integrasi dalam pengelolaan wakaf.Harta wakaf tidak dikelola secara mandiri tetapi menjadi penopang danbersinergi dengan harta kekayaan Muhammadiyah lainnya. Denganpola ini wakaf di Muhammadiyah bisa berdaya dan amal usaha (nadzir)yang mengelola bisa lebih leluasa dan fleksibel dalam pengelolaannya,sehingga effektivitas dan effisiensi dapat dilaksanakan meski belum sangatoptimal.
REORIENTASI KURIKULUM PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (KPI) FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH IAIN SURAKARTA Adnani, Kamila; Hudaya, Ahmad; Fahmi, Muhammad
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas dinamika pengembangan kurikulum program studiKomunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan DakwahIAIN Surakarta dan struktur kurikulum program studi Komunikasi danPenyiaran Islam (KPI) sesuai dengan kompetensi lulusannya.Dari duapermasalahn ini dapat disimpulkan bahwa dinamika pengembangankurikulum di prodi KPI FUD IAIN Surakarta berdasarkan3 ranah yaituranah proses, ranah factor dan ranah dampak. Pada ranah proses dibagipada 3 periode yaitu 1). Periode awal (early period), 2) periode menengah,(medium period)), 3)Periode dewasa ini (contemporary period). PadaRanah Faktor dilatarbelakangi oleh faktor-faktor sebagai berikut: 1).Faktor internal dan 2). Faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dosenmaupun karyawan, tata dan budaya organisasi di STAIN Surakarta,input mahasiswa, alumni (output), dan sebagainya. Sedangkanfaktoreksternal adalah faktor pasar tenaga kerja, tuntutan masyarakat, isu-isudan trendlokal, nasional maupun internasional dan sebagainya. FaktorDampak Pengembangan kurikulum akan menimbulkanbeberapa dampakdiantaranyaadalah: 1). Dampak Material 2). Dampak Profesional dan,3) Dampak Sosial Kultural. Struktur Kurikulum di prodi Komunikasi danPenyiaran Islam (KPI) IAIN Surakarta dalam menghadapi kompetensilulusannya pada kebutuhanpangsa pasar mengalami perubahanperubahanmulai tahun 1998/1999, 1999/2000, 2002/2003, 2007/2008,2009/2010, 2011/2012.
HETEROGENEOUS PERUNDANG-UNDANGAN HUKUM PERKAWINAN NEGARA-NEGARA MUSLIM MODERN Suchamdi, Suchamdi
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Realitas perbedaan dalam menerapkan hukum Islam dalam konteksperundang-undangan hukum perkawinan di antara negara muslim modern takterbantahkan bahkan ada yang bertolak belakang. Tunisia dan Turki misalnya,telah mempraktikkan hukum Islam dengan sangat liberal, hal ini tidak bisadipisahkan dengan konteks historis perjalanan sejarah kedua negara dalammengaplikasikan hukum dalam kehidupan masyarakat bangsa. Berbandingterbalik dengan dua negara di atas, Arab Saudi, Emirat Arab, Bahrain, masihmemakai aplikasi hukum Islam sebagaimana yang ada dalam kitab fikihanutan mereka. Di tengah di antara dua arus itu muncul banyak negara yangmencoba melakukan aplikasi hukum di negara masing-masing denganmencoba menjembatani antara kebutuhan anyar yang mendesak dan kekayaandiri yang masih berfungsi, dan ini banyak dianut oleh negara bangsa muslimmodern pada umumnya. Untuk itu, maka urgen mengkaji keberagaman(heterogeneous) perundang-undangan hukum keluarga negara-negara muslimmodern ketika merespon arus atau isu-isu modernisasi. Penelitian ini adalahpenelitian literer atas perundang-undangan hukum perkawinan, dengan tigametode yang digunakan, yaitu: metode talfiq, tahyir, dan siyasah syariyyah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keragaman perundang-undanganhukum perkawinan di negara-negara muslim modern tak terbantahkan karenabeberapa hal. Pertama, sebab keragaman dalam tujuan (proses) pembaruanhukum keluarga di tiap-tiap negara muslim. Kedua, sebab keragaman metodeyang dipakai dalam merumuskan perundang-undangan hukum keluarga dinegara-negara muslim modern. Ketiga, sebab keragaman dalam aplikasimateri perundang-undangan hukum keluarga negara muslim modern.
STUDENTS’ SCHEMATA ACTIVATION IN EXTENSIVE READING AT STAIN PONOROGO Susilo, Andi; Ahmadi, Ahmadi; Widiyawati, Wiwin
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed at investigating the extent to which the lecturer employedstrategy and occupied effective classroom language to assist students’ schemataactivation on Extensive Reading class at English Department-STAIN Ponorogo. Tomeet with the objectives, qualitative case study formed the methodological basis ofthis present research involving an extensive reading lecturer as the researchsubject with one of her respective classes consisted of 32 students of fourthsemester. The data were derived from lecturer’s utterances (verbal) and bodylanguage (nonverbal). Those data were obtained from the transcripts of therecorded lecturer’s utterances during two periods of meeting, and note-takingtaken from observations and interviews. The results revealed that the lecturer usedto employ questioning technique to activate students’ schemata. Various strategieswere predominantly occupied in lecturer’s questioning behaviors to engagestudents in question-answer activities, such as probing, redirecting andreinforcement. Generally, those strategies were observed not only to providemotivation and focus students’ attention towards the topic being discussed, but alsoto give a wide chance of opportunity for them to recall their prior knowledge andease them to predict the content of reading texts they were going to read. Besides,the language the lecturer used under this investigation was fairly fulfilled therequirements to be communicative as some communicative features of talks wereutilized properly, such as referential questions, content feedback, and speechmodification to optimize students participation and performance in the process ofreading.

Page 2 of 42 | Total Record : 411