cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 411 Documents
ANALISIS RENTABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Prasetiyo, Luhur
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.759

Abstract

Rentabilitas bank merupakan salah satu faktor untuk menilai kinerja sebuah bank. Faktor ini bertujuan untuk melihat sejauh mana ke mampuan bank untuk menghasilkan laba. Artikel ini berusaha meng  analis rentabilitas bank umum syariah di Indonesia pada tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan meneliti bank yang berjenis Bank Umum Syariah (BUS) dan yang di teliti adalah semua Bank Umum Syariah yang beroperasi pada tahun 2011 yang berjumlah 11 BUS. Hasil analisis menunjukkan  bahwa  rata-rata  rasio  NOM  bank  syariah  pada  tahun 2011 sebesar 1,90%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 3. Artinya, kemampuan aktiva produktif bank syariah dalam menghasilkan laba rata-rata cukup tinggi. Sementara pada komponen ROA, rata-rata rasio ROA bank syariah sebesar 1,81%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 1.  Arti nya,  keberhasilan  manajemen  dalam  meng hasilkan  laba  sangat tinggi.Di sisi lain, pada komponen REO, rata-rata rasio REO bank syariah sebesar  80,75%.  Nilai  sebesar  itu  kalau  dilihat sesuai  dengan  standard BI berada pada peringkat 1. Artinya, efisiensi kegiatan operasional bank syariah  sangat  tinggi.  Sementara,  pada  komponen  IGA,  rata-rata  rasio IGA bank syariah sebesar 92,48%. Nilai sebesar itu kalau dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 1. Artinya, aktiva bank syariah yang bisa meng hasilkan pendapatan sangat tinggi. Dan dari hasil analisis, semua bank umum syariah menempati peringkat 1 pada komponen ini. Pada komponen  terakhir,  diversifikasi  pendapatan,  rata-rata  rasio  diversifikasi pendapatan  bank  syariah  sebesar  9,50%.  Nilai  sebesar  itu  kalau  dilihat sesuai dengan standard BI berada pada peringkat 2. Artinya, kemampuan bank syariah dalam menghasilkan pen dapatan dari jasa berbasis fee tinggi.
KONTROVERSI KEPEMIMPINAN POLITIK PEREMPUAN PERIODE PERTENGAHAN: Kasus Pemerintahan Syajarat al-Durr Masa Dinasti Mamlûk Rofiq, Ahmad Choirul
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.67 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.763

Abstract

Kehidupan Syajarat al-Durr menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi  pemimpin  politik  sebagaimana  laki-laki.  Masyarakat  yang mendukung pengangkatan Syajarat al-Durr me lihat bahwa Syajarat alDurr sebagai sosok yang memiliki kualitas dan kapabilitas untuk menjadi pemimpin.  Adapun  masyarakat  yang  menolak  kepemimpinannya meyakini bahwa perempuan sama sekali tidak berhak menjadi pemimpin masyarakat  karena  ke pemimpinan nya  tidak  akan  dapat  sukses. Pemerintahan Syajarat al-Durr memberlakukan kebijakan utama untuk mengusir  pasukan  Salib  dari  kawasan  Mesir  sebab  saat  itu  peristiwa perang  Salib  VII  masih  berlangsung.  Nilai-nilai  Islam  (ideologi)  jelas sekali  merupakan  pendorong  yang  amat  kuat  bagi  umat  Islam  untuk meng halau pasukan Salib. Perang melawan pasukan Salib adalah jihâd fî sabîl Allâh (jihad di jalan Allah) yang diwajibkan oleh ajaran Islam karena  manfaat  yang  dapat  dipetik  dari  aktivitas  jihad  ber sifat  umum dan dirasakan langsung oleh semua umat Islam. Kebijakan lainnya ialah memperkuat dukungan publik terhadap ke pemimpinan Syajarat al-Durr berupa pencetakan koin mata uang yang mencantumkan nama Syajarat al-Durr,  pembacaan  do?a  dalam  khutbah  Jum?at  untuk  Syajarat  alDurr, pembagian tanah-tanah negara kepada para petinggi Mamlûk dan peringanan beban pajak kepada masyarakat. Tetapi kebijakan tersebut ternyata  tidak  mampu  melunakkan  hati  para  penentangnya,  sehingga akhirnya dia dilengserkan dari kekuasaannya.
FENOMENA KETAHANAN EKONOMI USAHA KECIL DAN MIKRO: Studi pada Pengusaha Perempuan Urban Kota Madiun Purnama, Agung Eko
Kodifikasia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6985.558 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v4i1.699

Abstract

Abstraks:Usaha kecil dan mikro merupakan sektor terbesar yang terbukti mampu bertahan menghadapi krisis perekonomian. Namun keberadaannya masih belum banyak mendapat perhatian, pembinaan, bantuan, dan perlindungan. Di sisi lain pelaku usaha kecil dan mikro adalah para perempuan yang sebagian besarnya adalah berperan sebagai ibu rumah tangga. Artikel ini akan mengkaji bagaimana ketahanan ekonomi usaha mikro itu terjadi pada para pengusaha perempuan urban di Kota Madiun dengan memaparkan data yang bersumber pada kajian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengalaman langsung  para  pengusaha  perempuan  urban  Kota  Madiun  yang  berkaitan dengan ketahanan ekonomi usaha kecil dan mikronya. Para pengusaha perempuan urban dalam mengelola usaha kecil dan mikronya memiliki ketahanan ekonomi  yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran bagi pengusaha yang lainnya. Para pengusaha perempuan urban memulai usahanya dari kepindahannya dari luar daerah ke Kota Madiun. Mereka berusaha mempertahankan kehidupannya dengan mengelola sebuah usaha dan sekaligus dapat menambah penghasilan dalam keluarganya. Selanjutnya mereka tumbuh keinginannya untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Hal ini terjadi karena mereka terinspirasi oleh lingkungannya, bekerjasama dengan sesama pengusaha, adanya tambahan modal, dan yang tidak kalah penting adalah adanya peluang besar pada usahanya di masa depan. Abstraks: Usaha kecil dan mikro merupakan sektor terbesar yang terbukti mampu bertahan menghadapi krisis perekonomian. Namun keberadaannya masih belum banyak mendapat perhatian, pembinaan, bantuan, dan perlindungan. Di sisi lain pelaku usaha kecil dan mikro adalah para perempuan yang sebagian besarnya adalah berperan sebagai ibu rumah tangga. Artikel ini akan mengkaji bagaimana ketahanan ekonomi usaha mikro itu terjadi pada para pengusaha perempuan urban di Kota Madiun dengan memaparkan data yang bersumber pada kajian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengalaman langsung  para  pengusaha  perempuan  urban  Kota  Madiun  yang  berkaitan dengan ketahanan ekonomi usaha kecil dan mikronya. Para pengusaha perempuan urban dalam mengelola usaha kecil dan mikronya memiliki ketahanan ekonomi  yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran bagi pengusaha yang lainnya. Para pengusaha perempuan urban memulai usahanya dari kepindahannya dari luar daerah ke Kota Madiun. Mereka berusaha mempertahankan 1  Penulis adalah dosen tetap pada jurusan Syari'ah STAIN Ponorogo.KODIFIKASIA Jurnal Penelitian Keagamaan dan Sosial-Budaya Nomor 1 Volume 4 Tahun 20102kehidupannya dengan mengelola sebuah usaha dan sekaligus dapat menambah penghasilan dalam keluarganya. Selanjutnya mereka tumbuh keinginannya untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Hal ini terjadi karena mereka terinspirasi oleh lingkungannya, bekerjasama dengan sesama pengusaha, adanya tambahan modal, dan yang tidak kalah penting adalah adanya peluang besar pada usahanya di masa depan. Kata Kunci: kebutuhan, kerja keras, mandiri, keteladanan
MENINGKATKAN SELF-ESTEEMMAHASISWA STAIN PONOROGO DENGAN PELATIHAN PENGENALAN DIRI Amalia, Lia
Kodifikasia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.414 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v8i1.789

Abstract

Ketidakmampuan keluar dari krisis identitas pada masa remaja berdampak pada self-esteem yang rendah, dimana individu cenderung untuk merasa bahwa dirinya tidak mampuberprestasi, tidak berani menghadapi tantangantantangan dalam hidupnya dan tidak memiliki kepercayaan diri. Masalah remaja semacam ini juga ditemukan pada mahasiswa STAIN Ponorogo. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan pengenalan diri dalam meningkatkan self-esteem mahasiswa STAIN Ponorogo. Metode penelitian menggunakan quasi experiment untuk mengetahui efektivitas pelatihan pengenalan diri. Subjek penelitian sejumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan adanya peningkatan self-esteem yang signifikan pada mahasiswa STAIN yang ada dalam kelompok eksperimen antara sebelum dan sesudah pelatihan pengenalan diri. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t pada taraf signifikansi 5%, t0= 14,724 dan t adalah 2,14 maka t0 > tt sehingga Ho ditolak atau Ha diterima. Pada taraf signifikansi 1%, t0= 14,724 dan tt adalah 2,98 maka t0 > tt sehingga Ho ditolak atau Ha diterima. Selain itu, terdapat perbedaan nilai posttest self-esteem mahasiswa yang mengikuti pelatihan pengenalan diri dan nilai posttest self-esteem mahasiswa yang tidak mengikuti pelatihan dengan perbedaan rata-rata 16,53333.
MOTHERHOOD SPIRITUNTUK KEDERMAWANAN SOSIAL DI MUSLIMAT NAHDLATUL ULAMA PONOROGO Huda, Miftahul
Kodifikasia Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.764 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v9i1.795

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan pemahaman dan peran kaum ibu serta strategi yang dilakukan dalam pemberdayaan dan penguatan masyarakat. Kaum ibu diasumsikan sebagai pribadi yang hanya mengabdikan untuk keluarganya karena lebih fokus pada area reproduktif dan dimensi domestik. Asumsi tersebut tampak berbeda dengan aktivitas kaum ibu di Muslimat Nahdlatul Ulama Ponorogo. Dengan spirit motherhood, kaum ibu sudah mulai ikut berjuang, berkorban dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Kaum ibu di Muslimat NU Ponorogo lebih cenderung memaknai/memahami spirit motherhood sebagai landasan gerakan yang lebih banyak dalam konteks gerakan sosial kaum ibu seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan. Dari model dan ragam kegiatan yang dilakukan tampak bahwa Muslimat NU Ponorogo sudah beranjak dari motherhood biologis ke motherhood sosial, akan tetapi belum sampai ke arah motherhood politik. Dari hasil kajian tersebut tampak pula bahwa Muslimat NU dapat menjadi semacam institution by example, yaitu sebagai contoh organisasi perempuan yang bisa dijadikan pilot project dalam melakukan strategi pemberdayaan melalui filantropi sosialnya.
Akar Teologis Etos Kerja Jamaah Tabligh Studi Kasus Komunitas Jamaah Tabligh Desa Temboro Kecamatan Karas Magetan Munir, Ahmad
Kodifikasia Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.389 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v11i1.1137

Abstract

Salah satu janji agama adalah kebahagiaan bagi pengikutnya. Janji tersebut diterjemahkan sesuai dengan mindstreem masing-masing. Salah satunya adalah Jamaah Tabligh.  Jamaah Tabligh menyatakan dirinya sebagai komunitas yang netral dalam bermadzhab, ber-ormas, dan berpolitik, tetapi dalam bingkai ahl al-sunnah wa aljamâ?ah. Mereka lebih menonjolkan aktivitas keberagamaannya secara riil melalui praktik dakwah dengan mengedepankan akhlaq. Menurut Jamaah Tabligh tujuan hidup adalah untuk beribadah, sebagai khalifah, dan untuk berdakwah. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa Jamaah Tabligh memiliki etos kerja yang kuat dan ulet. Berdasarkan hal tersebut dirumuskan pertanyaan, bagaimana pandangan mereka terhadap kerja, ikhtiyar, dan tawakkal serta faktor-faktor yang melingkupinya. Pertanyaan tersebut dijawab dengan menggunakan logika induktif dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dan pemaknaan data lapangan yang telah diorganisir dengan sistematis untuk menemukan makna yang terdalam (deep-meaning) di balik realitas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hidup Jamaah Tabligh didasarkan pada pemahaman konsep keagamaan yang dipegangi, yaitu enam sifat shahabat. Dari pemahaman tersebut, mereka berkeyakinan bahwa rizki dan keperluan hidup telah ditentukan Allah. Tetapi manusia wajib untuk mencari dan mengupayakan. Mereka memandang materi sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan, tetapi bukan menjadi tujuan hidup. Dari konsep pemahaman tersebut sekaligus menjadi dasar dalam berinteraksi dan berakulturasi dengan suasana yang baru. Akhirnya proses yang dilakukan dapat dimanfaatkan dan membentuk iklim kompetisi yang sehat dan berakhir dengan kemakmuran dan keharmonian kehidupan.
TREND MASYARAKAT GLOBAL DALAM PEMILIHAN PASANGAN & PERKAWINAN ANTAR RAS PRESPEKTIF UMUM DAN ISLAM Safala, Udin
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.514 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.784

Abstract

Arus perkembangan teknologi termasuk informasi tak terbendung lagi. Seiring dengan arus informasi serta beragam kemudahan fitur yang diusungnya, ia membawa pada hal yang problematik yang tidak terpikirkan sebelumnya. Teknologi internet melalui fitur­fitur layanan komunikasi sosial yang disediakan membawa pada hubungan sosial antar manusia dalam bentuk yang relatif baru dengan menyisihkan konsep jarak, ruang dan waktu. Facebook, email, situs layanan per­jodohan, matrimonial telah membawa kelompok manusia berada di ruang geografis, ras, kebangsaan, serta keyakinan agama yang ber­beda dalam sebuah komunikasi cukup intens dan hubungan sosial baru serta bertujuan tidak saja sekedar untuk berteman tetapi untuk mencari pasangan, bahkan berlanjut pada sebuah perkawinan antar ras baik dalam pengertian wilayah, fisik, biologis, linguistik, atau geografis. Penelitian ini menggunakan pendekatan interdisipliner baik sains ataupun agama dengan menggunakan analisa diskriptif yang mencoba untuk mengeksplorasi seberapa besar (prosentasi) trend kecenderungan masyarakat global dalam memilih pasangan dan melakukan perkawinan.
Nilai-Nilai Filantropi Pada Tradisi Yatiman Di Brotonegaran Ponorogo Jannah, Unun Raudhotul
Kodifikasia Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v10i1.808

Abstract

Diskursus mengenai peran filantropi (kedermawanan) Islam  kian hari semakin menarik untuk dikaji. Tradisi yatiman di Brotonegaran Ponorogo diselenggarakan untuk memberikan wadah kegiatan berbagi dalam bentuk penyantunan anak-anak yatim pada malam tanggal 10 Muharam setiap tahunnya. Masalah dalam penelitian ini adalah ingin menjawab bagaimana tradisi yatiman berlangsung pada masyarakat Brotonegaran Ponorogo dan apa saja fungsi dan makna tradisi yatiman tersebut bagi kehidupan masyarakat ?Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif   dengan memberikan interpretasi mendalam terhadap temuan-temuan lapangan berdasarkan fakta sosial  yang terjadi apa adanya. Sedangkan untuk mendapatkan validitas data lapangan, prosedur yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis dengan menelaah semua data yang akhirnya diinterpretasikan.            Berdasarkan data penelitian dari lapangan dan hasil analisis data yang mengikuti alur penelitian kualitatif, dihasilkan beberapa temuan. Pertama, kedermawanan (filantropi) dalam tradisi yatiman bukan semata-mata sebatas dorongan (motivasi) beramal, bersedekah atau infaq, tetapi lebih bersifat rasa cinta kasih dan kemanusiaan yang berkeadilan sosial dan karena panggilan hati nurani serta kesetiakawanan sosial. Kedua, tradisi yatiman masuk dalam varian filantropi tradisional karena beraktifitas dalam ruang karitas, tidak berkelanjutan dan cenderung memaknai filantropi secara an sich. Adapun pendekatan filantropi yang digunakan menganut pendekatan pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs) dan menggunakan paradigma social service. Dalam paradigma social service (pelayanan sosial), jenis-jenis pelayanan mencakup perihal pemenuhan basic needs (kebutuhan dasar) untuk memenuhi kebutuhan makanan, pakaian, kesahatan dan pendidikan.
REORIENTASI KURIKULUM PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (KPI) FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH IAIN SURAKARTA Adnani,dkk, Kamila
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.312 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.768

Abstract

Tulisan ini membahas dinamika pengembangan kurikulum program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta dan struktur kurikulum program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sesuai dengan kompetensi lulusan nya. Dari dua permasalahn  ini  dapat  disimpulkan  bahwa  dinamika  pengembangan kurikulum di prodi KPI FUD IAIN Surakarta ber dasarkan 3 ranah yaitu ranah proses, ranah factor dan ranah dampak. Pada ranah proses dibagi pada 3 periode yaitu 1). Periode awal (early period), 2) periode menengah, (medium  period)),  3)Periode  dewasa  ini  (contemporary  period).  Pada Ranah  Faktor  dilatarbelakangi  oleh  faktor-faktor  sebagai  berikut:  1). Faktor internal dan 2). Faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dosen maupun  karyawan,  tata  dan  budaya  organisasi  di  STAIN  Surakarta, input  mahasiswa,  alumni  (output),  dan  sebagainya.  Sedang kan  faktor eksternal adalah faktor pasar tenaga kerja, tuntutan masyarakat, isu-isu dan  trendlokal,  nasional  maupun  internasional  dan  sebagainya.  Faktor Dampak Pengembangan kurikulum akan menimbul kan beberapa dampak di antaranya adalah: 1). Dampak Material 2). Dampak Profesional dan, 3) Dampak Sosial Kultural. Struktur Kurikulum di prodi Komunikasi dan Penyiaran  Islam  (KPI)  IAIN  Surakarta  dalam  menghadapi  kompetensi lulusannya  pada  ke butuhan  pangsa  pasar  mengalami  perubahanperubahan mulai tahun 1998/1999, 1999/2000, 2002/2003, 2007/2008, 2009/2010, 2011/2012.
PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK MI/SD: STUDI ATAS DAMPAK KEPERGIAN IBU SEBAGAI TKW KE LUAR NEGERI Rohmah, Elfi Yuliani
Kodifikasia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.248 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v4i1.748

Abstract

Abstrak: Anak di usia sekolah dasar yang pada saat ini akan lebih baik perkembangan moralnya jika berada di lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembangnya. Peran orang tua dalam mendampinginya sangat dibutuhkan untuk perkembangan lebih baik dan lebih lanjut. Artikel ini ini mencoba menggali bagaimana perkembangan moral, sosial, kognitif anak yang ibunya pergi ke luar negari sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak SD/MI yang ditinggal pergi ibunya menjadi TKW ke luar negeri rata-rata menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan setelah ibunya pergi ke luar negeri. Perbedaan mencolok terutama pada anak laki-laki; perkembangan sosial anak menunjukkan variasi pola perilaku, mulai dari pola perilaku yang disetujui sampai pada pola perilaku yang tidak disetujui dalam keluarga dan masyarakat, hal positif yang terjadi pada mereka adalah kemandirian, mereka sudah bisa memasak, mencuci baju sendiri, mengatur waktu. Dari sisi negatif, perlaku sosial yang nampak adalah ketidakaturan dalam mengatur waktu untuk bermain, mengaji dan istirahat; Perkembangan kognitif anak, rata-rata menunjukkan perilaku yang baik, ada beberapa saja yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung bahkan tidak anaik kelas. Kontribusi dalam penelitian ini agar para semua pihak yang terkait selalu menjalin komunikasi dan monitoring demi mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Page 6 of 42 | Total Record : 411