cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Indonesia
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19071760     EISSN : 24606626     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) "Indonesian Journal of Animal Science". Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) diterbitkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas, sebagai media publikasi hasil penelitian, pengkajian dan pendalaman literatur tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dan kehewanan. JPI diterbitkan untuk menyempurnakan dan melanjutkan Jurnal Peternakan dan Lingkungan (JPL) yang telah ada semenjak bulan Oktober 1994. JPI diterbitkan tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Tulisan/karya ilmiah yang diterima belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
Studi Karakteristik Warna Tubuh dan Morfometrik Kuda di Pasar Kuda Jeneponto Ayu Lestari; Faris Makkawaru Syukri; Andi Mutmainna
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.298-305.2023

Abstract

Pasar Kuda Jeneponto merupakan pasar khusus kuda tempat diperjualbelikan kuda yang berasal dari berbagai daerah yang merupakan jenis kuda lokal seperti kuda Sumbawa dan kuda Sandel/Sandelwood, kuda Timor, kuda Bima, maupun persilangan antar kuda lokal.Variasi tersebut diduga menyebabkan keragaman fenotipe warna tubuh dan morfometrik kuda. Perlu penelitian mengenai keragaman kuda di Pasar Kuda Jeneponto guna mengidentifikasi karakteristik kuda dan menjadi informasi dinamika populasi ternak di Pasar Kuda Jeneponto. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2022 di Pasar Kuda Kabupaten Jeneponto. Sifat kualitatif diamati pada 128 ekor kuda sedangkan pengukuran morfometrik pada 32 ekor kuda secara purposive sampling. Morfometrik yang diukur adalah lingkar dada dan panjang badan. Hasil penelitian menunjukkan warna tubuh yang teridentifikasi yakni bay, roan, splash white, dun, tobiano, yellow dun, bay roans, black bay, liver chestnut, dan grey. Warna tubuh kuda yang dominan adalah bay yakni 46,875%, chestnut 15,625%, splash white 9,325%, dan red dun sebesar 6,25%. Sisanya variasi warna lain masing-masing 3,125%. Ukuran morfometrik lingkar dada dan panjang badan kuda secara berurutan adalah 132,64 cm dan 123,33 cm. Tingkat keseragaman morfometrik ukuran lingkar dada dan panjang badan kuda dinilai relatif tinggi. Keseluruhan karakteristik warna dan morfometrik kuda di Pasar Kuda Jeneponto menunjukkan kesamaan dengan cirri kuda lokal.
Analisis Hubungan antara Pengeluaran dan Ketahanan Pangan pada Rumah Tangga di Kabupaten Sijunjung Noni Novarista; Roni Jarlis; Tisa Putra Pratama; Samsul Huda
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.88-97.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pengeluaran pangan dan konsumsi rumah tangga, menganalisis konsumsi energi dan protein rumah tangga, serta menganalisis ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan teknik survei. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sijunjung, dengan pemilihan daerah penelitian secara purposive sampling di Kecamatan Sijunjung, Koto VII, IV Nagari, dan Kupitan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata proporsi pengeluaran untuk non-pangan adalah Rp 1.338.153,00 atau 38,89%, sedangkan pengeluaran untuk pangan adalah Rp 2.102.966,00 atau 61,11%. Rata-rata konsumsi energi dan protein adalah 1.885,71 kkal/orang/hari dan 57,50 gram/orang/hari. Tingkat kecukupan energi adalah 88% yang termasuk dalam kategori normal, dan tingkat kecukupan protein adalah 101% yang termasuk dalam kategori berlebih. Kondisi ketahanan pangan rumah tangga menunjukkan 40% rumah tangga rentan pangan, 27% rawan pangan, 10% tahan pangan, dan 10% kurang pangan.
Review: Urea Molasses Block (UMB) sebagai Suplemen Ternak Ruminansia di Indonesia Aretta Safa Andita; Bintang Ramadhan; Febri Ariyanti
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.1.10-21.2024

Abstract

Urea molasses block (UMB) umumnya merupakan campuran dari molases, urea, bahan pengeras, bahan pengisi dan sumber mineral yang dijadikan sebagai pakan tambahan untuk ternak ruminansia. Kandungan UMB bervariasi tergantung jenis bahan pakan yang digunakan sebagai penyusun, tujuannya untuk memenuhi kebutuhan ternak, meningkatkan kecernaan nutrien pakan, dan memperbaiki nilai nutrisi ternak. Lebih lanjut, UMB sebagai suplemen dapat berfungsi untuk meningkatkan produktivitas ternak dalam hal peningkatan berat badan dan susu serta dapat meningkatkan reproduktivitas ternak. Review ini dibuat dengan cara mengkelompokkan dan menganalisis hasil-hasil penelitian terkait UMB untuk membahas komposisi bahan penyusun, formulasi, uji kualitas dan faktor yang mempengaruhi, aplikasi pemberian ke ternak, mempelajari mekanisme dan pengaruh pemberian UMB dari segi produksi dan reproduksi ternak. Berbagai macam jenis bahan dan formulasi dapat digunakan untuk membuat UMB sesuai tujuan produksi ternak yang diinginkan. Pemberian UMB dapat memberikan pengaruh positif terhadap kenaikan performans ternak.
Uji Efektivitas Antelmintik Seduhan Jamu Ternak pada Paramphistomum sp. secara In Vitro Ni Luh Ayu Sri Widyasari; Baiq Aluh Nur Fatimah; Julita Mizwaratussyifaul Ashri; Mahra Murniati Salam; Tiara Yulistia Bahtiar; Iman Surya Pratama
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.306-315.2023

Abstract

Paramphistomiasis berdampak pada penurunan produktivitas dan harga jual ternak. Jamu ternak “X” memiliki klaim untuk mengatasi berbagai cacingan pada ternak, namun studi pada paramphistomiasis belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jamu ternak “X” terhadap indeks ketahanan hidup dan pergerakan relatif pada Paramphistomum sp. Paramphistomum diambil dari RPH majeluk kemudian diidentifikasi menggunakan metode preparat awetan. Sejumlah 15 cacing dimasukkan ke dalam 5 cawan petri yang berisi Albendazol 10% b/v sebagai kontrol positif, NaCl 0,9% b/v sebagai kontrol negatif dan perlakuan jamu konsentrasi 40%, 20%, dan 10% b/v. Indeks ketahanan hidup dan pergerakan relatif dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis, Mann-Whitney dan Post Hoc dengan SPSS 25. Hasil uji rerata indeks ketahanan hidup dan pergerakan relatif cacing tiap konsentrasi seduhan jamu ternak “X” berbeda signifikan dengan NaCl 0,9% b/v (p<0,05). Seduhan jamu ternak konsentrasi 40% b/v efektif sebagai anti paramphistomiasis dengan rerata indeks ketahanan hidup dan pergerakan relatif yang sebanding dengan Albendazol 10% b/v (p>0,05).
The Effect of Commercial Feeding with Different Brands on Physical Quality Kampung Unggul Balitbangtan (Kub) Chicken Meat Gayuh Syaikhullah; Himmatul Khasanah; Nur Muhamad; Aan Awaludin; Satria Budi Kusuma
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.53-59.2024

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how giving commercial feed of various brands affects the physical quality of meat obtained from Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) chickens on pH values, cooking losses and water holding capacity. The Completely Randomized Design (RAL) and Analysis of Variance (ANOVA) techniques were used in this study. The Duncan Multiple Range Test (DMRT) was used to see if there were any notable changes. This research used 160 Day Old Chicks (DOC) with 4 commercial feed treatments with different brands, namely P1 (WK Feed). P2 (CPH Feed), P3 (PAT Feed) and P4 (CFD Feed) with level of protein contains each brand. The results of this study show that giving commercial feed with different brands can have a significant effect (P
Analisis Kepuasan Peternak terhadap Program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro: Pendekatan CSI dan IPA Anie Eka Kusumastuti; Yana Ayu Minarsih
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.324-338.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peternak yang mengikuti program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) dan menganalisis tingkat kepuasan peternak terhadap program SPR Maju Bersama di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Metode penelitian menggunakan survei dengan pengamatan langsung di lapang dan interview berdasarkan kuesioner terstruktur dengan skala likert skor 1-5. Variabel penelitian meliputi 5 dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Sampel penelitian ditentukan secara total sampling sebanyak 50 peternak yang aktif tergabung dalam Program SPR. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia di atas 50 tahun dengan tingkat pendidikan SMA, memiliki ternak kurang dari 5 ekor dengan lama pengalaman beternak antara 5-10 tahun. Mayoritas peternak telah bergabung dengan Program SPR selama 7-9 tahun (70%). Berdasarkan perhitungan analisis CSI diperoleh skor 79,09% yang berarti bahwa peternak puas terhadap implementasi program SPR. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa Program SPR di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro telah terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan anggota SPR tetapi ada beberapa atribut pada Kuadran I yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kinerjanya meliputi atribut kelengkapan fasilitas SPR, atribut keakuratan petugas dalam memberikan solusi kepada peternak, atribut ketepatan dalam melakukan recording ternak, serta pelaksanaan edukasi melalui sosialisasi dan praktik langsung.
Penerapan Kesejahteraan Hewan dalam Manajemen Ayam Broiler Hariono Hariono; Danang Priyambodo; Niken Ulupi; Rudi Afnan
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.98-111.2024

Abstract

Ayam broiler tetap menjadi prioritas utama dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Mayoritas ayam broiler diproduksi dan dipelihara secara intensif di dalam kandang. Sistem pemeliharaan ini mulai menarik perhatian masyarakat karena dianggap membatasi aktivitas hidup ayam dan mengurangi kesejahteraan mereka. Kesejahteraan hewan harus diperhatikan sejak persiapan kandang, manajemen pemeliharaan hingga panen. Memperhatikan kesejahteraan hewan tidak hanya menguntungkan hewan itu sendiri tetapi juga peternak dan konsumen manusia. Penelitian ini dilakukan berdasarkan studi literatur dengan menganalisis data sekunder dari berbagai jurnal yang telah diterbitkan. Penerapan kesejahteraan hewan dalam manajemen pemeliharaan ayam broiler meliputi persiapan kandang, proses pemeliharaan, hingga ayam siap dipanen. Dengan penerapan kesejahteraan hewan, ayam akan mendapatkan kondisi lingkungan yang nyaman dan sesuai kebutuhan sehingga dapat berproduksi secara optimal dan efisien. Penelitian mengenai standar manajemen pemeliharaan ayam broiler menunjukkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan pada hewan ternak secara tidak langsung sudah dilakukan.
Implementasi Penyuluhan dalam Diseminasi Inovasi pada Usaha Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Ediset Ediset; Jaswandi Jaswandi; Amrizal Anas; Aditya Alqamal Alianta
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.1.22-31.2024

Abstract

Kabupaten Dharmasraya adalah daerah yang menjadi bagian dari pusat pengembangan ternak sapi di wilayah Sumatera Barat, berbagai kegiatan penyuluhan sudah banyak di lakukan dalam diseminasi inovasi peternakan, terutama pada peternakan sapi potong. Realitasnya usaha ini tidak berkembang, justru mengalami penurunan populasi hingga 9,1% dalam kurun satu tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualifikasi penyuluh dan mendeskripsikan pelaksanan penyuluhan pada peternakan sapi potong. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode survey dan didukung dengan observasi langsung di lapangan. Penetapan sampel penelitian dilakukan secara  purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 60 peternak yang berasal dari lima kelompok peternak sapi potong dan mewakili lima wilayah transmigrasi dan telah mengikuti penyuluhan secara intensif. Teknik analisis data adalah deskriptif kuantitatif, berupa skor dan persentase. Hasil penelitian adalah kualifikasi penyuluh sudah tergolong pada kategori baik, dengan rata rata persentase adalah 87,86% dan pelaksanaan penyuluhan tergolong  kategori sedang dengan rata rata persentase adalah 78,19%. Kesimpulan penelitian adalah meskipun kualifikasi penyuluh sudah pada kualifikasi baik, namun belum tentu  dapat menjamin pelaksanaan penyuluhan berjalan secara baik pula, terbukti pelaksanaan penyuluhan hanya kategori sedang, sehingga hasil riset ini berguna dalam memberikan masukan pada Dinas terkait untuk perbaikan pelaksanaan penyuluhan pada peternak sapi potong di daerah Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat pada masa yang akan datang.
Sinbiotik Ekstrak Kulit Kacang Tanah dengan Probiotik Menurunkan Amonia Ekskreta Ayam Broiler Mikael Sihite; Alfina Mukaromah; Pradipta Bayuaji Pramono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.316-323.2023

Abstract

Fermentasi menggunakan kulit kacang dan probiotik berupa sinbiotik bisa dimanfaatkan untuk menurunkan amonia ekskreta ayam broiler. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan sinbiotik kombinasi ekstrak kulit kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan bakteri Lactobacillus bulgaricus terhadap penurunan kadar amonia, pH, serta kadar air ekskreta broiler. Penelitian serta pengujian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan pada penelitian yaitu: P0: 50 gr ekskreta tanpa pemberian campuran prebiotik+probiotik, P1: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 6% prebiotik+probiotik, P2: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 12% prebiotik+probiotik, P3: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 18% prebiotik+probiotik. Ekskreta yang telah disiram sinbiotik dan pengamatan dilakukan pada 24 jam fermentasi. Variabel yang diamati yaitu nilai pH, kadar amonia, dan kadar air pada ekskreta ayam pedaging. Data hasil pengamatan dianalisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT jika terdapat hasil yang berbeda. Hasil analisis memperlihatkan bahwa penambahan sinbiotik kombinasi ekstrak kulit kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan Lactobacillus bulgaricus berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar amonia dengan nilai rerata pada perlakuan 1,59 dan kontrol 2,75 ppm dan kadar air dengan nilai yang paling tinggi yaitu 80,51% dan terendah 79,21%. Namun, tidak terdapat perbedaan (P>0,05) pada nilai pH yaitu bernilai 6,58 hingga 7,01. Disimpulkan bahwa penambahan sinbiotik campuran ekstrak kulit kacang kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan Lactobacillus bulgaricus belum mampu menurunkan pH ekskreta ayam pedaging, tetapi berhasil menurunkan level amonia dan kadar air ekskreta broiler.
Potential Nutrient Content of Pig Feed at various Production Phases in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Roselin Gultom; Korbinianus Feribertus Rinca; Maria Tarsisia Luju; Maria Febrizki Bollyn
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.60-64.2024

Abstract

Pakan babi yang seimbang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ternak dengan proporsi yang tepat. Nutrisi ternak yang sudah terpenuhi di seluruh fase produksi, produksi yang dihasilkan akan mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pakan babi pada berbagai fase produksi berdasarkan hasil analisa kandungan nutrisi pakan babi di berbagai fase produksi. Sampel pakan babi di peroleh dari PT Rembu Tedeng Trinusa, Nusa Tenggara Timur. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu Kadar Air (KA), Abu, Protein Kasar (PK), Lemak Kasar (LK), dan Serat kasar (SK). Data penelitian yang diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisa menunjukkan semua pakan yang dianalisa mengandung PK rebih rendah dibandingkan dengan SNI 2006 tentang Pakan Babi. Sementara kandungan KA, LK, SK pakan sudah sesuai dengan kebutuhan ternak babi di semua fase produksi.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 1 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 3 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 3 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 3 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 2 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 3 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16 No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 1 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 3 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 3 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 1 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia More Issue