cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
arabiyah@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Shaut Al-'Arabiyah
ISSN : 2354564X     EISSN : 25500317     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Shaut Al-'Arabiyah published twice a year since 2013 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Arabic Education, Hadits, and Other Arabic Studies. This journal is published by the Arabic Education Department, Faculty of Education and Teachers Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Mobile Learning Muhammad Zul Iman; Muhammad Yaumi; Yusring Sanusi Baso
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.18994

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan bahan ajar bahasa Arab berbasis mobile learning di SMP Muhammadiyah 1 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) menganalisis aspek-aspek yang dibutuhkan untuk membangun hal yang ideal dalam pengembangan bahan ajar berbasis mobile learning, (2) mengembangkan bahan ajar bahasa arab berbasis mobile learning, dengan mendeskripsikan tahap-tahap operasional produksi bahan ajar bahasa Arab berbasis mobile learning, (3) menvalidasi produk bahan ajar bahasa arab berbasis mobile learning yang telah dikembangkan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D), dimana pendekatan penelitian R&D merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan menvalidasi produk-produk pendidikan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan Hanaffin dan Peck dengan 4 tahap utama yaitu: analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk bahan ajar bahasa Arab berbasis mobile learning telah diuji dan memperoleh penilaian dan validasi oleh ahli bidang masing-masing. Validasi dari ahli materi memperoleh persentase kevalidan sebesar 96.25% dengan kriteria sangat baik. Validasi dari ahli IT pada aspek desain memperoleh persentase kevalidan sebesar 92.18% dengan kriteria sangat baik. Hasil validasi terhadap praktisi lapangan menggunakan teknik “r product moment” (yakni signifikansi r hitung terhadap r table) memperoleh signifikansi r hitung > 0,468 (r tabel) sehingga dinyatakan valid.Abstract: This study discusses the development of mobile learning-based Arabic teaching materials at SMP Muhammadiyah 1 Makassar. This study aims to, (1) analyze the aspects needed to build the ideal in the development of mobile learning-based teaching materials, (2) develop mobile learning-based Arabic teaching materials, by describing the operational stages of Arabic language teaching materials production. based on mobile learning, (3) validate the product of Arabic language teaching materials based on mobile learning that has been developed. This type of research uses the type of research and development (Research and Development) with a research and development (R&D) approach, where the R&D research approach is a process used to develop and validate educational products. This research refers to the Hanaffin and Peck development model with 4 main stages, namely: needs analysis, design, development and implementation. The results showed that the product of mobile learning-based Arabic teaching materials had been tested and obtained an assessment and validation by the respective field experts. Validation from material experts obtained a percentage of validity of 96.25% with very good criteria. Validation from IT experts on the design aspect obtained a percentage of validity of 92.18% with very good criteria. The results of the validation of field practitioners using the "r product moment" technique (ie the significance of r arithmetic to r table) obtained a significance of r count > 0.468 (r table) so that it was declared valid.
تطبيق طريقة بهوفيورال لكبار السن في حفظ أسماء الحسنى (جمعة كارانغوني ، تاسيكمادو) Uung Zuniatun Fathonah
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.12217

Abstract

AbstrakMenghafal  Asmaul  Husna  adalah hal yang dianggap mudah dikalangan masyarakat. Namun, setelah masyarakat mencoba untuk menghafal begitu banyak problematika yang muncul, salah satunya adalah kesulitan menghafal bagi masyarakat lansia atau yang telah lanjut usianya. Secara psikologis mereka sudah mengalami penurunan pada daya ingat mereka. Seperti  yang  dialami masyarakat Dusun Karangwuni, Desa Karangmojo, Tasikmadu,  Karanganyar.  Peneliti meneliti  penerapan metode yang digunakan oleh lansia di Dusun Karangwuni supaya dapat belajar menghafal Asmaul Husna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data observasi dan wawancara. Dengan hasil, bahwa metode behavioristik (metode yang diulang-ulang) cocok untuk menghafal di usia lanjut. Dan mempermudah untuk lansia belajar menghafal Asmaul Husna.Key word : Metod , Behavioristik, Asmaul Husna. ملخصحفظ أسماء  الحسنى هو شيء  يعتبر سهل بين الناس. ومع ذلك،  بعد أن يحاول المجتمع حفظ العديد من المشاكل التي تنشأ، ومن بينها صعوبة حفظ المسنين أو المسنين. فقد تقلصت من الناحية النفسية في ذاكرتهم. وكما هو الحال في قرية كارنغوني ، قرية كارانغموجو، تاسيكمادو كارانغانيار. بحث فحص تطبيق الطرق المستخدمة من قبل كبار السن في قرية كارانغوني حتى يتمكنوا من تعلم حفظ أسماء الحسنى. يستخدم هذا البحث طريقة وصفية نوعيّة مع الملاحظة وإجراء مقابلات مع تقنيات تحليل البيانات. مع النتائج ، أن الطريقة السلوكية (الطريقة التي تتكرر) مناسبة للحفظ في السن. ويسهّل على كبار السن تعلم حفظ المعلومات
العلاقة بين القدرة على قراءة القرآن بالقدرة على مهارة القراءة Ahmad Fadhel Syakir Hidayat; Faradilla Zulvanni Anggraini
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.20830

Abstract

Metode Langsung (Al-Tarīqah Al-Mubāsyarah) dan Strategi Pembelajarannya Sitti Aisyah Chalik
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.17788

Abstract

Direct means straight to the point. Direct method or straight to the point method is the way in presenting Arabic where the teacher directly uses the language ( Arabic) as the language in giving instruction , without using students‟ mother tongue . If there is a word is difficult to understand by the students, teachers can interpret that word by using props, demonstrating, describing and etc. This method is based on the understanding that teaching foreign language subject is not the same as teaching the science subject. If in the Learning science, the students are required to memorize certain formulas, think and remember, in language teaching, students or pupil are trained to practice directly spelling certain words or sentences. It is same when we consider a mother in teaching language to her childrens, she practices the language by herself directly , lead her child to pronounce the word by -word, sentence by-sentence, and her children will repeat what she spell in funny way. In principle, Direct method is really important in teaching Arabic, because through this method students can practice their speaking skills directly without using their mother tongue (the language of their scope). Although in the first time it seems difficult for students to duplicate it, but this method finally so interesting for them. 
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Youtube dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Arab di MA. PP. Yasrib Soppeng Andi Nurul Hidayatullah
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.19114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaktif media pembelajaran berbasis youtube dan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Arab. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Peneliti mengumpulkan data dan mengolah data menggunakan aplikasi SPSS 22 for windows. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, angket, dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana, regresi berganda, dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis youtube dan minat belajar berpengaruh interaktif terhadap hasil belajar Bahasa Arab.Abstract : This study aims to analyze the effect of interactive YouTube-based learning media and interest in learning on student learning outcomes in Arabic subjects. This type of research is field research, while the method used in this study uses quantitative research methods. Researchers collect data and process data using the SPSS 22 application for windows. Data collection methods used by researchers are observation, questionnaires, and tests. The analysis technique used is a simple linear regression test, multiple regression, and t-test. The results of this study indicate that YouTube-based learning media and interest in learning have an interactive effect on Arabic learning outcomes.
Efektivitas Penggunaan Metode Tutor Sebaya (Peer Tutoring) Untuk Meningkatkan Maharah Qira’ah pada Peserta Didik Kelas XI IPA di Madrasah Aliyah Negeri 1 Yogyakarta Temu Nurul Hasanah
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.15142

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana proses pembelajaran bahasa Arab dengan maharah qira’ah. Bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran dengan keterampilan membaca terjadi juga hasilnya. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian  kebahasaan dengan menitik beratkan pada pemahaman teks-teks arab berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku.  Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode tutor sebaya adalah metode belajar mengajar dengan bantuan seorang peserta didik yang kompeten untuk menyalurkan  ilmunya pada peserta didik lainnya. Pengumpulan data yang dilakukan untuk mengukur aktivitas belajar peserta didik yaitu dengan menggunakan observasi wawancara dengan pengampu mata pelajaran bahasa arab terkait problema-problema yang terjadi dalam hal keterampilan membaca. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar akan efektif jika dengan menghadirkan metode tuor sebaya. Kesimpulannya bahwa dengan penerapan metode tutor sebaya dapat mengefektifkan proses belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Arab maharah qiraah.  
Pembelajaran Fahmul Masmu’ Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.21492

Abstract

Jurnal ini berusaha mendeskripsikan mengenai metode pembelajaran Istima’ untuk tingkat pemula. Istima’ adalah suatu pembelajaran menyimak atau mendengarkan suatu kalimat atau bacaan bahasa arab yang bertujuan  untuk  memahami  makna  kalimat  yang  didengar  atau  direkam  oleh indera  pendengaran.  Istima’  merupakan  bagian  dari  keterampilan berbahasa Arab. Dalam keterampilan menyimak memiliki beberapa fase. Fase ini dibagi dalam empat tingkatan, yaitu fase pengenalan, fase pemula, fase pertengahan dan fase lanjutan. Setiap metode pasti memiliki kelebihan dan kekurangan begitu pula dengan metode ini. Jurnal ini akan mendeskripsikan metode dan beberapa strategi pembelajaran Istima’yang selanjutnya dapat diaplikasikan dalam pembelajaran bahasa Arab yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak bahasa Arab bagi siswa. Fahmul masmu’ itu sendiri merupakan kegiatan istima’ yang diberikan kepada siswa yang sudah mencapai tingkatan istima’ fase lanjutan.Abstract : This journal tries to explain about the method of 'Istima' learning for the beginner level. Istima 'is a learning to listen or listen to a sentence or Arabic reading which aims to understand the meaning of the sentence that is heard or recorded by the sense of hearing. Istima 'is part of Arabic language skills. In skills have several phases. This phase is divided into four levels, namely the introduction phase, the beginner phase, the intermediate phase and the advanced phase. Each method must have advantages and disadvantages as well as this method. This journal will describe the method and some of the Istima' learning strategies which can then be applied in Arabic learning which aims to improve Arabic listening skills for students. Fahmul masmu' itself is a special activity 'given to students who have reached the advanced level.
Al-Tasybīh al-Tamṡīlī, al-Tasybīh Gair al-Tamṡīlī, al-Tasybīh al-Ḍimnī, dan al-Tasybīh al-Maqlūb Azizul Hakim
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.17789

Abstract

Tulisan ini membahas kajian balāgah yaitu ilmu tentang retorika dan stilistika bahasa. Balāgah merupakan salah satu dari sekian banyak disiplin ilmu yang dipergunakan untuk menafsirkan ayat-ayat al-Qur’ān. Ilmu Balāgah mencakup bayān, ma‘ānī, dan badī’ yang satu sama lain saling melengkapi sehingga ketiganya penting untuk dipelajari. Pada tulisan ini penulis fokus membahas salah satu kajian ilmu bayān yakni tasybīh khususnya pada pembagian berdasarkan wajh syibh dan keluarnya dari keumuman tasybih.Mengetahui materi ini penting terutama bagi mereka yang suka mengkaji kesusasteraan Arab dan ingin menambah wawasan dalam menafsirkan al-Qur’ān.Masalah pokok yang penulis bahas dalam tulisan ini adalah pengertian tasybīh tamṡīlī, tasybīh gair tamṡīlī, tasybīh ḍimnī, dan tasybīh maqlūb disertai penjelasan kaidah.Kesimpulan dari tulisan ini adalah bahwa tasybih dilihat dari bentuk wajh syibh dibagi menjadi tasybīh tamṡīlī dan tasybīh gair tamṡīlī. Tasybīh tamṡīlī adalah jenis tasybīh dimana wajh syibhnya berupa gambaran yang dirangkai dari keadaan beberapa hal, dan sebaliknya tasybīh gair tamṡīlī adalah jenis tasybīh dimana wajh syibhnya adalah mufrad. Adapun berdasarkan keluarnya dari keumuman tasybīh, tasybīh terbagi menjadi tasybīh maqlūb dan tasybīh ḍimnī. Tasybīh Maqlūb adalah jenis tasybīh yang posisi musyabbahnya dijadikan musyabbah bih, sedangkan tasybīh ḍimnī adalah jenis tasybīh yang keadaan musyabbah dan musyabbah bihnya tidak jelas (implisit).
Analisis Pembelajaran Berbasis SAVI (Somatis, Auditori, Visual dan Intelektual) dalam Maharah Kalam Husnatul Hamidiyyah Siregar; Nur Hadi; Danial Hilmi
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.20588

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab dalam aspek maharah kalam merupakan kemahiran yang paling penting agar siswa mampu mencapai tujuan pembelajaran. Siswa harus mampu mengkomunikasikan pikiran dan perasaan lewat bahasa lisan yang jelas dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran SAVI dalam keterampilan berbicara bahasa Arab (maharah kalam). Penelitian ini menggunakan metode library reserach (penelitian kepustakaan), sedangkan pengumpulan data dengan mencari infomrasi, menganalisa dan menyimpulkan data dengan menelaah beberapa jurnal, buku, artikel serta catatan terkait dengan model pembelajaran SAVI dan maharah kalam. Adapun hasil penelitian ini adalah pembelajaran bahasa arab khususnya maharah kalam dapat dilakukan dengan model SAVI merupakan alternatif dalam menyelesaikan kesulitan yang dihadapi siswa. Kecerdasan somatic dapat mengarahkan siswa untuk mempraktikkan materi kalam yang dilihat dan didengar melalui peragaan tubuh atau kemampuan kinestis. Pembelajar auditory mampu mendengarkan secara detail topik materi kalam dan mengutarakan sesuatu yang didengar. Pembelajar visual akan lebih aktif dengan pembahasan  materi kalam malalui video, gambar, doodling, ilustrasi serta warna. Pembelajar intelektual mampu mengcover semua kecerdasan sebelumnya, maka pembelajar mampu menjadi native bahasa Arab dengan berpidato, tanya jawab, strory telling dan pemecahan masalah.Abstract : Learning Arabic in the aspect of maharah kalam is the most important skill so that students can achieve learning objectives. Students must be able to communicate their thoughts and feelings through clear and correct spoken language. This study aims to determine the application of the SAVI learning model in Arabic speaking skills (maharah kalam). This study uses the library research method (library research), while data collection is done by looking for information, analyzing and concluding data by examining several journals, books, articles and notes related to the SAVI and maharah kalam learning models. The result of this research is that learning Arabic especially Maharah Kalam can be done using the SAVI model which is an alternative in solving the difficulties faced by students. Somatic intelligence can direct students to practice kalam material that is seen and heard through body demonstrations or kinesthetic abilities. Auditory learners can listen in detail to the topic of kalam and express what they hear. Visual learners will be more active by discussing kalam material through videos, pictures, doodling, illustrations and colours. Intellectual learners can cover all previous intelligence, so learners can become native Arabic speakers by giving speeches, questions and answers, storytelling and problem-solving.
Analisis Tindak Tutur Ilokusi pada Percakapan Nabi Musa AS. dalam Surat Thaha Endah Kusumawati; Nahdliyyatul Azimah
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.17559

Abstract

Surat Thaha atau Al-Kalim merupakan surat yang menjadi penghibur Rasulullah Saw. atas ujian dunia berupa ejekan kaum Quraisy terhadapnya dan memuat hikmah di dalamnya yang banyak menceritakan tentang kisah Nabi Musa as. Salah satu kisahnya adalah Allah swt. mengutusnya untuk mendatangi Firaun dan menyampaikan kebenaran tentang Tuhan dan seruan pada agama yang benar, hingga kisah mengenai kemarahannya terhadap Samiri. Dari ayat-ayat inilah, banyak terjadi percakapan Nabi Musa as. dengan berbagai mitra tuturnya yang dalam penelitian ini dianalisis dari segi tindak tutur ilokusi untuk mengetahui makna tersembunyi di setiap ujaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) mencatat tuturan Nabi Musa as., (2) mengumpulkan dan mengategorikan ujaran, (3) mendeskripsikan makna yang tersirat didukung dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ilokusi jenis asertif: menyatakan/memberikan informasi, memberitahukan, menegaskan, memutuskan, mengajukan pertanyaan, menyangkal, menyatakan, dan mengingkari, (2) ilokusi jenis deklaratif, berupa menunjuk dan membebaskan, (3) ilokusi jenis komisif: sumpah, menjanjikan, memanjatkan doa, dan menawarkan, (4) ilokusi jenis direktif: menasehati, memerintahkan, meminta, memperingatkan, memberi pesan, dan melarang, serta (5) ilokusi jenis ekspresif: menyapa, dan memanggil.Kata Kunci: Tindak Tutur Ilokusi, Percakapan Nabi Musa as., Surat Thaha. الملخص            إن سورة طه التي تسمى بسورة الكليم هي السورة التي تكون تعزية لرسول لله صلى الله عليه وسلم على فتنة الدنيا، وهي استهزاء قريش برسول الله. وفيها الحكم التي تقص عن موسى عليه السلام. و قصة موسى في سورة طه هي أن أرسله الله موسى للذهاب إلى فرعون وتبليغ الحق عن ربه والدعوة إلى الإسلام، حتى غضبه على سامري. و في هذه الآيات توجد حوارات موسى والناس الذين يتحدثون معه، وتحللها الباحثتان من ناحية الأفعال اللغوية الإنجازية لمعرفة المعاني الضمنية في كل حوار. يستخدم هذا البحث المنهج النوعي الوصفي. وأما الطريقة المستخدمة لجمع البيانات هي الوثائق والملاحظة. وطريقة تحليل البيانات المستخدمة هي (1) كتابة حوار موسى، و(2) جمع الحوار وتصنيفها، و(3) وصف المعاني الضمنية على أساس البيانات الثنائية. و تدل نتائج البحث على أن (1) توجد الأفعال اللغوية الحازمة، ومنها: تقديم المعلومات، والإبلاغ، والتأكيد، والقرار، وطرح الأسئلة، والرفض، والبيان، والإنكار،  (2) يوجد الفعلان اللغويان الإعلانيان، وهما في شكل الإشارة والتحرير، (3) توجد الأفعال اللغوية المفوضة، ومنها: القسم، الوعد، والدعاء، والعرض، (4) توجد الأفعال اللغوية التوجيهية، ومنها: النصيحة، والأمر، والسؤال، والتحذير، وإعطاء الرسائل، والاقتراح،  و(5) توجد الفعلان اللغويان التعبيريان، وهما التحية والدعوة.الكلمات الرئيسية: الأفعال اللغوية الإنجازية،  حوار موسى، سورة طه.

Page 9 of 29 | Total Record : 290