cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 4 (2021)" : 83 Documents clear
PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Ihwatul Islahiyah; Heni Pujiastuti; Anwar Mutaqin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2502.818 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika dengan model pembelajaran berbasis masalah yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development) yang mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli, lembar penilaian kepraktisan siswa, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) e-modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran matematika berdasarkan persentase keseluruhan ahli media 79%, ahli materi 78%, ahli bahasa 77%, dan respon siswa 87% dengan kriteria valid, b) berdasarkan pada tes evaluasi hasil, e-modul efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan persentase 80% siswa mencapai ketuntasan klasikal. Hasil pengembangan adalah e-modul dengan model pembelajaran berbasis masalah yang valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika kelas XI SMA.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN RME PADA MATERI SEGIEMPAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Venty Emma Chahyanti; Kamid Kamid; Evita Anggereini
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.601 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi segiempat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), pelaksanaan (implementation), dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta Islam Terpadu Trio Batanghari tahun ajaran 2021/2022. Dalam penelitian ini, dilakukan uji coba perorangan yaitu dengan satu orang guru, uji coba produk pada kelompok kecil yang terdiri dari 8 orang siswa dan uji coba kelompok besar terdiri dari 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi ahli dan angket uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar serta tes kemampuan berpikir kreatif siswa. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu sebuah LKPD berbasis pendekatan RME pada materi segiempat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, penilaian isi materi dan desain LKPD oleh ahli materi dan ahli desain LKPD, penilaian dan respon siswa terhadap LKPD yang telah dibuat, dan kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis pendekatan RME  pada materi segiempat dengan memberikan post test.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, LKPD, Pendekatan RME This study aims to develop and determine the feasibility of the Student Worksheet based on the Realistic Mathematics Education (RME) approach on rectangular material to improve students' creative thinking skills. This research is research and development that uses the ADDIE model which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were 7th grade students of the SMP Swasta Islam Terpadu Trio Batanghari in the 2021/2022 academic year. In this study, individual trials were conducted with one teacher, product trials in small groups consisting of 8 students and large group trials consisting of 22 students. The instruments used in this study were expert validation questionnaires and individual test questionnaires, small group trials and large group trials and tests of students' creative thinking skills. The data analysis of this research was conducted using descriptive statistics. The results of this study are an student worksheet based on the RME approach on rectangular material to improve students' creative thinking skills, assessment of material content and student worksheet design by material experts and student worksheet design experts, student assessments and responses to student worksheet that have been made, and students' creative thinking ability to use student worksheet based on the RME approach on rectangular material by providing a post test.Keywords: Creative Thinking Skills, RME, Student Worksheet
PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA MADRASAH ALIYAH Anggi Anggraini; Muntazhimah Muntazhimah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.385 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah instrumen kemampuan berpikir reflektif matematis siswa Madrasah Aliyah yang valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan dengan tahapan define, design, development, dan dissemination. Data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data kualitatif berupa komentar atau saran perbaikan dari expert , dan data kuantitatif berupa skor yang diperoleh siswa pada saat uji coba instrumen tes ini. Uji coba penelitianya dilakukan kepada 60 siswa kelas 10 MAN 12 Jakarta untuk mengetahui validitas, reliabilitas dan tingkat kesukaran instrumen. Analisis hasil uji coba dilakukan dengan pendekatan model Rasch dibantu oleh software Winsteps. Penelitian ini menghasilkan 5 butir soal uraian valid, reliabel, dan tingkat kesukaran yang baik. Uji validitas menggunakan tabel item dimensionality dan tabel item fit order dimana Undimensionality berdasarkan nilai raw variance by measure dan kesesuaian butir soal sesuai salah satu kriteria, yakni 0,50 < MNSQ < 1,5; -2,0 < ZSTD < +2,0 dan 0,4 < Pt Mean Car < 0,85. Uji reliabilitasnya berdasarkan tabel summary statistic pada nilai person dan item reliability sebesar 0,73 dan 0,76 yang berkriteria cukup dan nilai alpha Cronbach sebesar 0,92 yang berkriteria bagus sekali. Lalu tingkat kesukaran instrumen terbagi tiga tingkatan, yaitu sulit, sedang dan mudah dengan menggunakan tabel item measure. Berdasarkan hal tersebut, maka instrumen tes ini layak digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir reflektif matematis siswa Madrasah Aliyah. The purpose of this study was to obtain a valid and reliable instrument of mathematical reflective thinking ability of Madrasah Aliyah students. This research is a development research (Research & Development) with a 4D Thiagarajan development model with the stages of define, design, development, and dissemination. The data obtained in this study are qualitative data in the form of comments or suggestions for improvement from experts, and quantitative data in the form of scores obtained by students when testing this test instrument. The research trial was conducted on 60 10th grade students of MAN 12 Jakarta to determine the validity, reliability and level of difficulty of the instrument. The analysis of the test results was carried out using the Rasch model approach assisted by the Winsteps software. This study resulted in 5 items of valid, reliable, and good level of difficulty. The validity test uses the item dimensionality table and the item fit order table where Undimensionality is based on the raw variance by measure value and the suitability of the items according to one of the criteria, namely 0.50 < MNSQ < 1.5; -2.0 < ZSTD < +2.0 and 0.4 < Pt Mean Car < 0.85. The reliability test is based on the statistical summary table on the person and item reliability values of 0.73 and 0.76 which have sufficient criteria and Cronbach's alpha value of 0.92 which has excellent criteria. Then the instrument difficulty level is divided into three levels, namely difficult, medium and easy using the item measure table. Based on this, this test instrument is suitable to be used to measure the mathematical reflective thinking ability of Madrasah Aliyah students.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Ully Hidayati; Jahring Jahring
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.7 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4417

Abstract

Koneksi matematis adalah salah satu kemampuan tingkat tinggi yang harus dimiliki siswa. Namun, setiap siswa memiliki kemampuan koneksi matematis yang berbeda tergantung pada kesesuaian model pembelajaran dengan gaya belajar siswa. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis ditinjau dari gaya belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tanggetada. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 33 siswa. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan koneksi matematis dan questioner baku VARK edisi 8.01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dari 33 siswa terdapat siswa dengan gaya belajar auditory (A) sebanyak 5 siswa, read/write (R) sebanyak 5 siswa, kinestetic (K) sebanyak 6 siswa, quadmodal yaitu V-A-R-K  sebanyak 3 siswa, gaya belajar trimodal terdiri dari A-R-K sebanyak 2 siswa dan V-A-K sebanyak 2 siswa, dan gaya belajar bimodal terdiri dari A-K sebanyak 8 siswa dan V-K sebanyak 2 siswa; (2) Kemampuan koneksi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tanggetada berada pada kategori kurang; (3) Rata-rata kemampuan koneksi matematis siswa dengan gaya belajar Auditory (A), Read/write (R) dan Kinestetic (K) berada pada kategori kurang, kemampuan koneksi matematis siswa dengan gaya belajar bimodal tipe A-K dan V-K berada pada kategori kurang, kemampuan koneksi matematis siswa dengan gaya belajar trimodal tipe A-R-K berada pada kategori kurang dan tipe V-A-K berada pada kategori  cukup, dan kemampuan koneksi matematis siswa dengan gaya belajar quadmodal yaitu V-A-R-K berada pada kategori kurang. Terlihat bahwa kemampuan koneksi matematis pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tanggetada masih berada pada kategori kurang.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MENGGUNAKAN INSTRUMEN HOTS BERBASIS TWO TIER DIAGNOSTIC TEST Sundari Sundari; Muhammad Syahrul Kahar; Evitari Galu Erwinda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.497 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4260

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa cenderung rendah, sehingga berdampak pada kemampuan dalam menerjemahkan substansi pembelajaran yang diberikan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa menggunakan instrumen soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis Two Tier Diagnostic Test. Adapun Pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data meliputi instrumen tes. Tahapan analisis data mencakup analisis skor tes, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini pada uji normalitas memperoleh taraf signifikansi 0,086 sehingga dinyatakan berdistribusi normal dan uji homogenitas dengan taraf signifikansi 0,566 sehingga data dinyatakan homogen. Selanjutnya pada uji regresi linier sederhana diperoleh nilai thitung -1,054 dengan taraf signifikansi 0,303>0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat di jelaskan bahwa penggunaan instrumen HOTS belum mampu mendorong mahasiswa untuk menelaah informasi yang didapatkan, hal ini terlihat pada rata-rata hasil uji anova menjelaskan bahwa tingkat intrepretasi mahasiswa masih rendah dalam menerjemahkan soal yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan adanya integrasikan pembelajaran yang berkelanjutan.  AbstractStudents' high-level thinking skills tend to be low, thus impacting the ability to translate the substance of learning provided. The purpose of this study was to find out the high-level thinking skills of students using higher order thinking skills (HOTS) based on the Two Tier Diagnostic Test. The approach taken using a quantitative approach with data collection techniques includes test instruments. The data analysis stages include test score analysis, normality test, homogeneity test, and hypothesis test. The results obtained in this study on the normality test obtained a significance level of 0.086 so that it is declared normal distribution and test homogeneity with a significance level of 0.566 so that the data is declared homogeneous. Furthermore, in the simple linear regression test obtained a value of -1.054 with a significance level of 0.303>0.05. Based on these results, it can be explained that the use of HOTS instruments has not been able to encourage students to review the information obtained, this is seen in the average results of the anova test explaining that the level of student interpretation is still low in translating the given problem. Therefore, there is a need for continuous integration of learning.
KETERAMPILAN BERPIKIR MATEMATIS TINGKAT TINGGI SISWA MADRASAH ALIYAH DITINJAU DARI GENDER DAN STATUS SEKOLAH Ibrahim Ibrahim
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.263 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4171

Abstract

This study examines higher order mathematical thinking skills in terms of differences in school status (public and private) and gender differences (male and female). All madrasah aliyah students in the city of Yogyakarta became the subject of this research population. The sample subjects of this study were 83 students from one public school and four private schools which were selected using a stratified sampling technique. The Higher Order Mathematical Thinking Skills Test became the instrument in this study. Two-way analysis of variance is the technical data analysis used in this study. This study concludes that students' high order mathematical thinking skills are still low. This study also concluded that there was no difference between the higher order mathematical thinking skills of public madrasah aliyah students and private madrasah aliyah students and there was no difference between the higher order mathematical thinking skills of female and male students. Another conclusion is that there is no interaction between school status and student gender on higher order mathematical thinking skills.
ETNOMATEMATIKA DAN NILAI KARAKTER DALAM PERMAINAN TRADISIONAL KEBETUK Yuliana Olga Siba Sabon; Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro; Abdul Rahim
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.92 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3550

Abstract

Traditional games are one of the cultural wealth in Indonesia. Along with the times and modernization, some traditional games are getting less and less attractive despite their national character values and benefits in increasing children's potential. To prevent the disappearance from society, they need to be preserved. One of the ways is by applying them in the learning process as has been implemented in several previous studies. However, from those studies, the researchers saw that many types of traditional games have still not been developed and applied in learning regardless of various types of educational traditional games. One example of a traditional game that has not been exposed is kebetuk, the one originating from the East Nusa Tenggara region, especially East Flores Regency. Therefore, the purpose of this research was to find out the mathematical elements and character values contained in Kebetuk. This research was conducted by discovering the concept of mathematics in culture (kebetuk game) which can be referred to as ethnomathematics. This research was qualitative research using the ethnographic method. The data collection process was carried out employing observation and in-depth interviews. From the results, it is known that the mathematical elements in the kebetuk game consist of the characteristics of the integer arithmetic operation principle (commutative, associative, distributive addition), pattern, combination, permutation, and probability. In addition, the character values contained the game are consensus, discipline, honesty, determination, and mutual cooperation. The kebetuk game can be applied in learning mathematics.
DEVELOPMENT OF CALCULUS LEARNING MEDIA BASED ON TIMOR ISLAND LOCAL WISDOM WITH SCILAB IMPLEMENTATION Zulkaidah Nur Ahzan; Justin Eduardo Simarmata
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.056 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4385

Abstract

Abstract :This study aims to develop learning media for calculus based on the local wisdom of Timor Island with the implementation of Scilab. In addition, the research conducted simulations and compared the conventional methods and Scilab programming language to solve calculus problems. It is crucial to provide knowledge and insight to students to perform various types of simulations related to mathematics using Scilab or other open-source-based programming languages, besides the students become accustomed to solving mathematical problems with the help of programming languages. Twenty-three students of the Department of Mathematics Education in the University of Timor participated in this study to define, design, and develop a learning media in the form of handouts and powerpoints. The subject experts assessed the developed media as "excellent" in the aspect of content and language and "good" for the presentation. Meanwhile, the media experts gave an "excellent" rating for each aspect. Then after the media was tested on students, the media got “excellent” rating for each aspect.Abstrak :Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis kearifan lokal pulau Timor pada mata kuliah Kalkulus dengan implementasi Scilab. Selain itu pada penelitian ini akan dilakukan simulasi dengan menggunakan Scilab dan melakukan perbandingan penyelesaian masalah-masalah kalkulus yang dilakukan dengan metode konvensional dan metode pembelajaran dengan menggunakan bahasa pemrograman Scilab. Penelitian ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa untuk melakukan berbagai jenis simulasi yang berkaitan dengan matematika yang menggunakan media Scilab atau bahasa pemrograman lainnya yang berbasis open-source, selain itu para mahasiswa menjadi terbiasa menyelesaikan masalah matematika dengan bantuan bahasa pemrograman. Penelitian ini melibatkan 23 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Timor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan langkah-langkah penelitian ini adalah define, design, dan development. Penelitian ini mengembangkan media yang berupa handout dan powerpoint. Adapun hasil yang diperoleh dari media yang dikembangkan mendapatkan penilaian “sangat baik” untuk aspek isi dan bahasa serta penilaian “baik” untuk aspek penyajian dari ahli materi. Sedangkan dari ahli media mendapatkan penilaian “sangat baik” untuk setiap aspek. Kemudian setelah media diujikan kepada mahasiswa, media mendapatkan respon “sangat baik” dari setiap aspek penilaian.
CLUSTERING SUBJECTS IN LAMPUNG PROVINCIAL NATIONAL EXAMINATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL THROUGH MAXIMUM SPANNING TREE Sugama Maskar; Nicky Dwi Puspaningtyas
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.223 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4111

Abstract

AbstrakUjian Nasional yang dilaksanakan setiap tahun di Indonesia telah menghasilkan banyak data, termasuk di Provinsi Lampung. Pada rentang tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, telah terkumpul kurang lebih 11 juta data hasil ujian nasional. Data tersebut tentu dapat memberikan banyak informasi untuk perbaikan Pendidikan Indonesia di masa mendatang. Tulisan ini membahas tentang pengelompokan mata pelajaran pada Ujian Nasional SMP di Provinsi Lampung dengan tujuan untuk memetakan hubungan hasil belajar Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Tujuan pengelompokan tersebut sebagai analisa lebih jauh agar perbaikan pendidikan juga dapat mulai masuk pada ranah non-teknis, seperti penjadwalan, penyeusaian waktu belajar di kelas sampai dengan waktu pengerjaan tugas, serta perbaikan pada penentuan mata pelajaran yang menjadi syarat pelajaran lainnya. Analisis klusterisasi dilakukan dengan menggunakan Algoritma Kruskal berdasarkan graf maximum spanning tree (MST) dengan bantuan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Data yang digunakan adalah hasil Ujian Nasional di Provinsi Lampung tahun 2017 dan 2018 sebanyak 15876 data. Graf MST ditentukan menggunakan algoritma Kruskal dan koefisien korelasi ditentukan menggunakan nilai koefisien korelasi Pearson. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris memiliki korelasi yang paling kuat. Mata pelajaran yang paling kuat korelasinya dengan Bahasa Indonesia adalah Bahasa Inggris. Oleh karena itu, pemetaan mata pelajaran dapat disusun menjadi dua kelompok yaitu Matematika-IPA-Bahasa Inggris dan Bahasa Inggris- Bahasa Indonesia- IPA. Hasil tersebut dapat bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan pada berbagai aspek teknis untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa SMP khususnya di Provinsi Lampung. Kata kunci: Klusterisasi, Lampung, Ujian Nasional AbstractNational exams carried out every year in Indonesia have produced a lot of data, including in Lampung Province. In the span of 2015 to 2018, approximately 11 million national exam results have been collected. This data can certainly provide a lot of information for the improvement of Indonesian education. This paper discusses the clustering of subjects on junior high school national exams in Lampung Province with the aim of mapping the relationship of learning outcomes in Mathematics, Sciences, Indonesian, and English. The purpose of the clustering is as a further analysis so that educational improvements can also begin to enter the non-technical realm, such as scheduling, adjusting class and assignment time, and also determine prerequisite subjects. Clustering analysis is performed using an algorithm based on maximum spanning tree (MST) graphs with the help of descriptive and inferential statistical techniques. The data used are the results of national exams in Lampung province in 2017 and 2018 totaling 15.876 data. The MST Graph is determined using Kruskal’s algorithm and the coefficient of correlation is determined using Pearson coefficient of correlation value. The experimental results show that Mathematics, Natural Sciences, and English have the strongest correlation. Subject that has the strongest correlation with Indonesian is English. Therefore, the mapping of subjects can be arranged into two groups namely Mathematics- Sciences- English and English-Indonesian- Sains. These results can be useful as a basis for decision making on various technical aspects to optimize junior high school student learning outcomes, especially in Lampung Province.Keywords: Clusterization, Lampung, National Examination
Kemampuan Literasi Matematis Menggunakan Google Classroom pada Trigonometri Ari Septian; Destysa Maghfirah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.471 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4263

Abstract

Abstract The study aims at examining the improvement of students' mathematical literacy skills at the end of learning program after using Google Classroom (GC), analyzing students' final mathematical literacy skills using GC, and exploring students’ respond in learning of using GC. One-Group Pretest-Posttest used as the design of this study. The population in this study was students of class X of SMA Negeri 1 Karangtengah Cianjur, the sampel was 20 students of X IPA 1. The sampling process is carried out using purposive sampling technique. The instrument used in the form of 3 items of mathematical literacy skill on trigonometric comparison material. The result shows that there is an improve in students' mathematical literacy skills after using GC. The achievement of indicators of students' mathematical literacy skills with GC media as a whole obtained a percentage of 71% which is included in the good criteria, with the highest achievement on the indicators of formulating problems. Students’ response towards learning with GC as a whole earned a percentage of 69.58%, which means most of the students responded positively. Based on this research, it can be concluded that there is an improve in students' mathematical literacy skills after using GC, the achievement of indicators of students' mathematical literacy skills with GC is in good criteria, and students' responses in learning mathematics with GC media are mostly positive. Keywords: Google Classroom, Mathematical Literacy, Trigonometry AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peningkatan kemampuan literasi matematis siswa di akhir pembelajaran setelah menggunakan media Google Classroom (GC), menganalisis kemampuan literasi matematis akhir siswa dengan menggunakan media GC, dan menganalisis bagaimana respons siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan media GC. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Karangtengah Cianjur, dengan sampel yang berjumlah 20 orang siswa. Proses pengambilan sampelnya dilakukan dengan menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen yang digunakan berupa 3 butir soal kemampuan literasi matematis pada materi perbandingan trigonometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis siswa setelah menggunakan media GC. Pencapaian indikator kemampuan literasi matematis siswa dengan media GC secara keseluruhan diperoleh persentase sebesar 71% yang termasuk kedalam kriteria baik, dengan capaian tertinggi pada indikator merumuskan masalah. Respons siswa terhadap pembelajaran dengan media GC secara keseluruhan diperoleh persentase sebesar 69,58% yang artinya sebagian besar siswa merespons positif. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis siswa setelah menggunakan media GC, dan pencapaian indikator kemampuan literasi matematis siswa dengan media GC berada pada kriteria baik, serta respons siswa terhadap pembelajaran matematika dengan media GC sebagian besar positif.Kata kunci: Google Classroom, Literasi Matematis, Trigonometri