cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 1,211 Documents
Joachim Wach Tentang Agama Djam’annuri, Djam’annuri
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 30 (1983)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1983.030.1-10

Abstract

Setidak-tidaknya ada dua alas an utama mengapa topik “ Joachim Wach tentang Agama” dirasa perlu disampaikan pada saat ini. Pertama, pada jurusanperbandingan Agama Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Wach dengan karya utamanya “The Comparative Study of Religions” memperoleh posisi yang cukup baik. Satu orang guru besar Ilmu perbandingan Agama dibantu oleh lima orang asisten, membawa para mahasiswa Doktoral I dan II jurusan tersebut untuk memahami pemikiran-pemikiran Wach tentang agama melalui buku aslinya. Sudah barang tentu, cukup alas an apa sebab Joachim Wach dan bukunya dipilih dalam usaha memberikan perbekalan elementer kepada para calon sarjanaIlmu Perbandingan Agama, khususnya dalam bidang yang oleh Wach sendiri disebut religionswissnschaft (“ thr science of religion”). Sebenarnya disamping tujuaan ibarat pribahasa “Berikan Kail dan jangan berikan Ikan”keada para mahasiswa, melalui buku yang berbahasa inggris tersebut, diharapkan setelah dua tahun membaca, menterjemah, dan memahami isinya, para mahasiswa juga memiiki kemampuan pasip dalam Bahasa inggris.Kabarnya, buku tersebut telah diterjemahkan oleh sebuah team pada Departemen Agama. Kedua, berdasarkan alas an diatas, layak pulalah kiranya jika pendapat-pendapat Wach tentang Agama dikemukakan disini, dengan harapan sekurang-kurangnya diketahui Bersama, hubaya-hubaya dapat dijadikan kerangka teori dalam mempelajari Agama. Tentu saja, cara Joachim Wach mendekati agama bukanlah satu-satunya pendekatan dalam studi agama, dan tidak ada keharusan bagi peneliti agama untuk memegangi pendapat-pendapatnya. Tetapi Wach, sarjana barat yang telah mengabdikan dirinya untuk menciptakan sebuah kerangka teori tentang agama yang dapat dijadikan cara yang adil dan tepat dalam memahami segi-segi agama secara umum, telah memberikan pedoman-pedoman yang cukup berarti bagi peneliti agama.
Gerardus van der Leeuw (Sebagai Seorang Theoloog Dan Phenomenoloog) Abdoussalaam, Harith
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 31 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.032.37-53

Abstract

Data biografi dan aktifisnya. Gerardus van der Leeuw dilahirkan pada tanggal 19 Maret 1980 di kotaDen Haag, Negeri Belanda. Putera Sulung Gerardus van der Leeuw Senior, seorang collectant dan diaken Nederlands Hervormde Kark (Gereja Harvormde Belanda) di Den Haag. Setelah tamat sekolah dasar dia melanjutkan belajar pada Stedelijk Haags Gymnasium dari tahun 1902 sampai 1908. Gymnasium tersebut didirikan tahun 1832 dan pada waktu itu direkturnya dr. Th van Aalit. Dan diantara para gurunya antara lain: Dr. A.J Barnouw, Edward B. kostar dan dr. E.F. Korsmann. Dan diantara teman teman sebayanya pada waktu itu antara lain P.J. van Eijck (yang kemudian menjadi Guru besar dalam studi Grafika di Universitas Groningen), Martinus Nijhiff (seorang penyair), Victor van Vriesland (seorang author) dan Alexander Loundon (seorang diplomat). Juga berkenan dengan H.C. Rukma yang kemudian menjadi Guru besar dalam psiater dan neurologi di Universitas Utrecht.
Pendekatan Interdenominational dalam Penyusunan Program Pendidikan Agama Pada Perguruan Tinggi Umum. Madjidi, Busjairi
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 31 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.031.54-65

Abstract

Dalah satu modal dasar pembangunan nasional yang dimiliki bangsa Indonesia sebagaimana disebutkan dalam GBHN ialah “modal rohaniah dan mental yaitu kepercayaan dan ketaqwaann kepada tuhan yang maha esa. (Modal ini) merupakan tenaga penggerak yang tak ternilai harganya bagi pengisian aspirasi-aspirasi bangsa. Juga kepercayaan dan keyakinan bangsa atas kebenaran falsafah Pancasila merupakan modal sikap mental yang dapat membawa bangsa menuju cita-citanya”. Modal dasar rohaniah dan mental ini sebagaimana halnya modal-modal dasar lainnya, memerlukan pemeliharaan,  pembinaan dan pengelolahan untuk dapat mencapai cita-cita pembangunan nasional mewujudkan suatu masyarakat adil dan Makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila.
Penelitian Agama (Suatu Pembahasan tentang Metode dan Sistem) Ali, Mukti
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 31 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.031.23-36

Abstract

Bangsa Indonesia menyimpan berbagai kemajemukan dan keberanekaan. Kemajemukan dan keberanekaragaman ini mewujudkan dalam pelbagai segi kehidupan bangsa Indonesia yang menempati gugusan kepulauan yang ribuan jumlahnya disatu Kawasan yang amat luas wilayahnya. Bangsa Indonesia terdiri dan dibentuk oleh berbagai suku bangsa yang mempunyai adat istiadat dan Bahasa sendiri-sendiri disamping menganut agama yang berbeda-beda. Oleh karena itu adalah suatu hal yang tak terhindarkan bahwa tata nilai yang dihargai dan dihayati oleh masyarakat tidak sama apalagi satu. 
Filsafat Manusia Menurut Ibnu Khaldun Mastury, Muhammad
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 31 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.031.14-22

Abstract

Pengertiaan filsafat secara elementer terambil dari Bahasa Yunani, kata majemuk filo dan sofia atau dari kata philein dan Sophia, Filo atau philein artinya cinta dalam pengertiaan yang luas yaitu berkemahuaan dan berkehendak untuk memperoleh apa yang dikehendaki. Sedangkan kata sofia adalah kebijaksanaan, yang juga mempunyai arti yang luas, yaitu mempunyai kemampuan memahami, mengerti dengan mendalam sehingga mampu menyentuh hakekatnya. Ada kaitan antara filsafat dan agama. Filsafat adalah suatu studi untuk mencari kebenaran, sedangkan agama mengajarkan tentang kebenaran. Kebenaran dalam filsafat adalah kebenaran yang berdasarkan akal fikiran, sedangkan kebenaran yang berdasarkan wahyu.
George Wilhem Friedrich Hegel, (1770-1831) Pemikirannya tentang Ide dan Sejarah Sokah, Umar Asasuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 31 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.031.1-13

Abstract

Dia adalah seorang filsuf Jerman yang ideal (mitsaaliy). Lahir di Stuggart, dan memasuki sekolah teologi Seminary pada Universitas Tubingen tahun 1788. Schelling dan penyair Friedrich Hoiderlin adalah diantara teman sekelasnya. Setelah menamatkan pelajarannya disana tahun 1793, dia menjadi tutor di rumah keluarga aristocrat di Bern. Pada tahun 1796 diamengerjakan pekerjaan yang sama di Frankfurt. Pada tahun1800 dia pergi ke jena, tempat Schelling menggantikan Fichte sebagai professor filsafat dan mengembangkan filsafat ideal alarm dan metafisika, karena ia telah diterima sebagai guru di Jena berdasarkan atas kekutan desertasinya yangberjudul De Orbitis Planetarium (1801). Ia bekerja sama dengan Schelling dalam menerbitkan jurnal filsafat Kritisches Journal der Philosophie. Hegel meninggalkan Jena pergi ke Bamberg untuk menjadi editor surat kabar harian di Bamberg Bavaria.
Khalifah Umar (634-644) Sokah, Umar Asasuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 32 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.032.59-72

Abstract

Setelah peperangan riddah dapat dipadamkan oleh khalid pada pertempuran Aqraba633, maka seluruh suku Arab dapat dipersatukan Kembali. Dalam pada itu situasi di Iraq, daerah kerajaan Sasan, sangat menguntungkan untuk diserang. Karena itu al-Muthanna, kepada suku Syaiban, menyerbu Iraq. Dia dibantu oleh Khalid b. Walid atas persetujuaan Khalifah Abu Bakar. Sebelumnya Abu Bakar. telah mengirim ekspedisi pula ke front Suriah. Karena peperangan di Suriah ini hamper mengalami kekalahan, maka khalifah menyuruh Khalid yang sedang berperang di Iraq untuk menggabungkan diri dengan kawan-kawannya di Suriah guna menghadapi tentara Bizantium yang Tangguh itu.  Tak lama kemudian Abu Bakar meninggal dunia (634), yaitu setelah memimpin negara selama lebih kurang dua tahun. Dalam keadaan yang seperti itulah Umar memangku jabatan khalifah, menggantikan Abu Bakar.
Leadership dan Peranannya dalam Pendidikan Islam Amin, Hasanuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 32 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.032.49-58

Abstract

Ada beberapa pengertian dasar tentang Leadership yang perlu diketahui sebelum pembahasan lebih lanjut.  Hubert Bonner mendefinisikan tentang Leadership atau kepemimpinan sebagai “ the product of the interaction between the total personality of the leader and the dynamic social situation in which he has his being”. Artinya: Kepemimpinan itu itu dipandang sebagai hasil dari interaksi antara kepribadiaan yang total (keseluruhan) dari pemimpin dengan situasi sosial yang dinamis dimana ia hidup. Howard W Hoyt dalam karya ilmiahnya yang berjudul “ the art of influencing human behavior, the ability to handle people” yang artinya bahwa Kepemimpinan itu adalah seni untuk mempengaruhi tingkah laku manusia yang merupakan keahliaan untuk mengatur orang lain. 
Tafsir Al Manar (Suatu Tinjauaan Deskriptip) Wahid, Sa’ad Abdul
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 32 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.032.39-48

Abstract

Penafsiran Al-Qur’an sebenarnya telah banyak dilakukan pada zaman permulaan Islam, yang mana pada waktu itu Nabilah yang menjadi penafsir utama, sebab Allah telah memerintahkan agar menjelaskan makana Al-Qur’an kepada umatnya. Penafsiran oleh Nabi itulah yang paling dapat dipercaya, sebab beliaulah yang paling mengetahui makna Al-Qur’an. Setelah Rsu wafat, para sahabat meneruskan dan kemudian dilanjutkan oleh para tabiin. Hanya saja penafsiran mereka sedikit yang sampai kepada generasi sekarang, sebab tidak dibukukan secara sempurna. Selanjutnya penfsiran Al-Qur’an dilakukan dan disempurnakan oleh generasi ulama berikutnya, dan dengan taufiq dari Allah berhasil dibukukandengan sempurna, sehingga dapat dibaca umat yang hidup di zaman mutakhir ini.
Filsafat Sebagai Salah Satu Sarana Pendekatan Interdisiplin Mastury, Moh.
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 32 (1984)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1984.032.15-38

Abstract

Membahas masalah pendekatan interdisiplin dan saran yang diperlukan adalah masalah baru dan tidak mudah.memang gasan tentang pendekatan interdisiplin itu sudah lama ada, sudah sering dibicarakan, didiskusikan, dibukukan, meskipun demikiaan gagasan itu tetap merupakan masalah baru selagi sarana pendekatannya belum terlihat jalan yang terang. Dikatan masalahnya tidak mudah, dal ini dapat dimengerti karena masalah yang dihadapi manusia saat ini sudah demikian kompleks yang menuntut adanya berbagai spesialisasi, mengakibatkan tumbuhnya berbagai disiplin yang makin kuat berdiri sendiri yang terpisah, ditunjang dengan tumbuhnya perkembangan spesialisasi yang makin ketat; terkadang diwarnai dengan vested interest yang menunjang differensiasi yang cukup kuat; menimbulkan pandangan bahwa disiplin lain dipandang tidak banyak gunanya.

Filter by Year

1975 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue