cover
Contact Name
Wuri Handayani, Ph.D.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada Jalan Sosio Humaniora No. 1, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Indonesian Economy and Business
ISSN : 20858272     EISSN : 23385847     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical or theoretical research paper with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business content, as long as the research fits one of three salient disciplines: economics, business, or accounting.
Articles 989 Documents
MANAJEMEN PERUBAHAN Mulyadi Mulyadi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 12, No 3 (1997): July
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2920.704 KB)

Abstract

Jika di masa lalu orang yakin bahwa di dunia ini yang konstan adalah perubahan, dalam era globalisasi dan era informasi ini, perubahan sendiri telah mengalami perubahan. Perubahan di masa sekarang dan di masa yang akan datang tidak hanya konstan, namun telah berubah menjadi pesat, radikal, dan pervasif. Dengan terjadinya perubahan atas perubahan itu sendiri, manajer dituntut untuk memiliki kompetensi dalam memimpin perubahan didalam organisasinya , yang sejalan dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis tempatberoperasinya organisasi tersebut. Oleh karena itu, manajer perlu mengenali karakteristik perubahan di era globalisasi dan era informasi ini, untuk membangkitkan rasa keterdesakan dalam diri mereka tentang pentingnya kompetensi untuk mengelola perubahan. Setelah rasa keterdesakan ini timbul, manajer perlu melakukan eksplorasi ke dalam daerah kompetensi baru : manajemen perubahan. Banyak sistem informasi akuntansi dan sistem informasi manajemen yang dirancang oleh konsultan berakhir pada tempat penyimpanan di almari ruang kantor direksi, sebagai akibat tidak dilaksanakannya sistem tersebut. Sistem informasi yang dirancang dengan tujuan untuk melakukan perubahan praktikpraktik bisnis yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan para stakeeholder-nya berakhir dengan kegagalan, karena ketidakmampuan manajemen di dalam mengelola perubahan. Artikel ini ditulis berdasarkan dua alasan berikut ini. Pertama adalah adanya perubahan atas perubahan itu sendiri, sebagaimana telah diuraikan di atas. Perubahan yang telah mengalami perubahan tersebut memerlukan kompetensi manajer dalam mengelola perubahan. Kedua adalah karena ketidakmampuan manajer dalam mengelola perubahan, banyak sekali sistem manajemen (termasuk didalamnya sistem informasi manajemen dan sistem informasi akuntansi) yang telah didesain oleh konsultan tidak berhasil diimplementasikan. Tujuan yanghendak dicapai melalui tulisan ini adalah untuk membangkitkan kesadaran manajer tentang perlunya mereka memiliki kompetensi dalam mengarungi lingkungan bisnis yang turbulen ini. Artikel ini membahas tiga hal penting berikut ini : (1) mengenal karakteristik perubahan di era globalisasi ini, untuk membangkitkan keterdesakan dalam diri manajer tentang perlunya perubahan dan perlunya kompetensi untuk mengelola perubahan secara profesional, (2) menjelaskan perlunya perumusan kembali peran manajer, agar di dalam peran tersebut terkandung kompetensi yang diharapkan mampu memenuhi tuntutan lingkungan bisnis global : improvement berkelanjutan, dan (3) menguraikan siklus perubahan transformasional dan kompetensi yang diperlukan dalam pegelolaan setiap tahap siklus perubahan tersebut, (4) sisi bayangan suatu perubahan yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan dan mengimplementasikan perubahan transformasional.
APLIKASI MODEL PERIKLANAN OPTIMAL DALAM INDUSTRI Bambang Tri Cahyono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 3, No 1 (1988): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.584 KB)

Abstract

Iklan adalah sebuah investasi. Peranannya menjadi semakin pentingsebagai alat pemasaran yang utama dalam industri-industri agribisnis. Programperiklanan nasional untuk suatu industri kini sudah umum di negara-negara majudan mulai berkembang di Indonesia. Program demikian merupakan cara yangsangat effektif dalam meningkatkan konsumsi pangan per kapita. Pada saatbersamaan, kecenderungan permintaan yang semakin membaik telah menambahdaya tarik periklanan produk-produk industri agribisnis.
PENGGUNAAN EXPERT SYSTEMS PADA AUDITING Bogat Agus Riyono; Abdul Halim
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 8, No 1 (1993): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.701 KB)

Abstract

Profesi akuntansi merupakan salah satu komponen dunia usaha yangcukup mempunyai peranan penting. Peranannya antara lain adalah sebagaipenyedia informasi untuk pengambilan keputusan. Salah satu profesi akuntansiyang cukup penting adalah profesi akuntan publik yang banyak berkecimpungdalam pemeriksaan akuntan (auditing). Para akuntan, khususnya akuntan publik,harus selalu mengikuti perubahan-perubahan dan kemajuan-kemajuan teknologiyang terjadi pada proses penyediaan informasi. Kemajuan teknologi komputer saat ini sudah tidak diragukan lagi banyak membawa manfaat. Kemajuan ini seringkali selalu ingin dimanfaatkan tanpa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari pemanfaatan dari kemajuanteknologi tersebut. Expert Systems sebagai satu produk kemajuan teknologikomputer telah merambah ke profesi pemeriksaan akuntan. Agar tidak begitu sajaterjebak pada kemajuan teknologi tersebut kelebihan dan kekurangan expertsystems perlu diketahui dan ditelaah.
KOMPONEN KOEFISIEN REGRESIJANGKA PANJANG MODEL EKONOMI: SEBUAH STUDIKASUSIMPOR BARANG DI INDONESIA Insukindro Insukindro
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 2 (1990): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.174 KB)

Abstract

Tidak dapat diragukan lagi bahwa selama dua dasa warsa terakhir ini, metodeanalisis kuantitatip, khususnya ekonometrika, telah ikut meramaikan arenaperbincangan mengenai tindak-tanduk atau perilaku (behaviour) pelaku ekonomi diIndonesia. Berkaitan dengan hal yang disebut terakhir, biasanya peneliti membentukdan menaksir suatu model ekonomi yang diharapkan mampu mencerminkan keadaansebenarnya mengenai "sesuatu" yang sedang mereka amati. Namun harus disadaribahwa suatu model tidak lebih dari atau dapat diibaratkan seperti sebuah "tongkat"atau "denah (map)" bagi seseorang yang "buta" atau "asing" mengenai keadaan dantindak-tanduk sebenarnya dari dunia nyata yang sedang dia pelajari. Dengan kata lain,model ekonomi dapat diibaratkan sebagai denah agar kita tidak "ke sasar" terlalu jauhdalam mempelajari tindak-tanduk vektor variabel ekonomi.
EXPORTS AND ECONOMIC GROWTH; A Comparison between Indonesia and Singapore Yudo Swasono; Endang Sulistyaningsih
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.284 KB)

Abstract

Much empirical evidence suggest that countries with high growth export ratestend to enjoy a high economic growth. Increasing the volume of exports directlyincreases national income through a national income equation. A recent theorysuggests that exports increase national income indirectly through spill over effectsthat improve income and reduction costs.  This paper attempts to investigate the role of exports in explaining the growth of the economy, both directly and indirectly, in two countries Singapore and Indonesia, following the economics model developed by Feder, 1982, based on the framework anlysis developed by previous authors in these fields (Michalopoulos and Jay, 1973 and Balasa, 1978). The paper starts by presenting a short description of the economic background of Indonesia and Singapore (in section 2). Section 3 discusses the anlytical framework and economerics models used in this investigation, and section 4 presents the empirical analysis and comparison of the results in this two cases.
TEORI OTORITA AKSEPSI DARI BARNARD : SUATU EVALUASI Prasetyo Soepono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 3, No 1 (1988): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ahli-ahli manajemen menggunakan istilah "otorita" dengan berbagai cara,akan tetapi batasan bakunya adalah "kekuasaan sah", suatu hak untuk memberiperintah atau untuk bertindak (Koontz dan O'Donnel, 1984, hal. 49). Diterapkanpada tugas manajerial, otorita adalah kekuasaan untuk memberi perintah kepadaorang lain, untuk bertindak atau tidak bertindak dengan cara yang dipakai sipemegang otorita dalam rangka untuk mencapai tujuan perusahaan ataudepartemental.
PINJAMAN LUAR NEGERI OLEH BADAN USAHA INDONESIA Boediono Boediono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 6, No 1 (1991): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3273.455 KB)

Abstract

Arus globalisasi ekonomi dan gelombang deregulasi yang secara konsistendilakukan oleh pemerintah, secara simultan maupun terpisah, ternyata mempercepatintegrasi sektor keuangan Indonesia dengan pasar uanglmodal internasional. Salahsatu indikasi kuat adalah meningkatnya kegiatan pinjaman offshore oleh badanbadan usaha Indonesia. Tulisan ini mencoba mengulas penyebab meningkatnya pinjaman offshorepada tahun 1990. Menarik juga untuk diamati bagaimana pola pinjaman offshoredan faktor-faktor yang mempengaruhi "harga" dari pinjaman tersebut.
ANALISIS DINAMIK PERMINTAAN TERIGU DI INDONESIA Bambang Djanuwardi
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 1 (1990): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2255.112 KB) | DOI: 10.22146/jieb.40743

Abstract

Pangan merupakan barang yang pertama kali ingin dipenuhi oleh setiapindividu, karena tanpa pangan manusia tidak akan dapat mernpertahankanhidupnya. Masalah pangan secara global sudah mulai dikemukakan oleh PartonMalthus tahun 1878 (Falcon dkk,1983). Di Indonesia, masalah pangan sudahtimbul sejak tahun 1655 yang merupakan tahun sangat kering, sehingga SunanAmangkurat I melarang pengiriman beras keluar daerah (Mulyono S, 1981). DiIndonesia walaupun bahan pangan utama adalah beras, namun banyak terdapatbahan pangan lain seperti jagung, gaplek, sagu, terigu dan sebagainya.
KEBIJAKSANAAN MONETER: DARI "FINANCIAL REPRESSION" HINGGA BAHAYA "FINANCIAL CRASH" Iswardono S. Permono; Mudrajad Kuncoro
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 2 (1990): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.949 KB)

Abstract

Sejak penerimaan dari migas tidak dapat lagi dijadikan andalan dalammembiayai pembiayaan pembangunan, pemerintah telah berupaya melakukanrestrukturisasi ekonomi, melalui tindakan yang populer dengan nama deregulasi (dandebirokratisasi). Upaya deregulasi di sektor keuangan telah secara konsistendilakukan sejak 1983. Di negara lain tindakan seperti ini disebut reformasi keuangan(financial reforms) atau liberalisasi keuangan (financial liberalization).1Pertanyaannya, mengapa Indonesia dan juga negara sedang berkembang (NSB)lainnya melakukan liberalisasi keuangan? Benarkah kebijaksanaan liberalisasikeuangan lebih unggul dibanding kebijaksanaan represi keuangan (financialrepression) dalam menjawab masalah ekonomi NSB di mana perekonomiannya masihmengandung ciri-ciri ketidaksempurnaan pasar?
PERLAKUAN BEBAN BUNGA DALAM PAI Sinarahardja Djana
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 3, No 1 (1988): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.595 KB)

Abstract

Dalam menjalankan usahanya, perusahaan memerlukan dana baik daridalam perusahaan sendiri maupun dari luar perusahaan. Pada waktu dana daridalam perusahaan tidak mencukupi, dana dari luar perusahaan sangat dibutuhkandemi kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Perusahaan yang menggunakandana dari luar perusahaan akan memberikan balas jasa, berupa bunga dan dividen.

Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 36, No 1 (2021): January Vol 35, No 3 (2020): September Vol 35, No 2 (2020): May Vol 35, No 1 (2020): January Vol 34, No 3 (2019): September Vol 34, No 2 (2019): May Vol 34, No 1 (2019): January Vol 33, No 3 (2018): September Vol 33, No 2 (2018): May Vol 33, No 1 (2018): January Vol 32, No 3 (2017): September Vol 32, No 2 (2017): May Vol 32, No 1 (2017): January Vol 31, No 3 (2016): September Vol 31, No 2 (2016): May Vol 31, No 1 (2016): January Vol 30, No 3 (2015): September Vol 30, No 2 (2015): May Vol 30, No 1 (2015): January Vol 30, No 1 (2015): January Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014) Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 1 (2013): January Vol 28, No 1 (2013): January Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 1 (2012): January Vol 27, No 1 (2012): January Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 1 (2011): January Vol 26, No 1 (2011): January Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 1 (2010): January Vol 25, No 1 (2010): January Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 1 (2009): January Vol 24, No 1 (2009): January Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 1 (2008): January Vol 23, No 1 (2008): January Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 1 (2007): January Vol 22, No 1 (2007): January Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 1 (2006): January Vol 21, No 1 (2006): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 20, No 1 (2005): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 19, No 1 (2004): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 18, No 1 (2003): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 17, No 1 (2002): January Vol 16, No 4 (2001): October Vol 16, No 3 (2001): July Vol 16, No 2 (2001): April Vol 16, No 1 (2001): January Vol 16, No 1 (2001): January Vol 15, No 4 (2000): October Vol 15, No 3 (2000): July Vol 15, No 2 (2000): April Vol 15, No 1 (2000): January Vol 14, No 4 (1999): October Vol 14, No 3 (1999): July Vol 14, No 2 (1999): April Vol 14, No 1 (1999): January Vol 13, No 4 (1998): October Vol 13, No 3 (1998): July Vol 13, No 2 (1998): April Vol 13, No 1 (1998): January Vol 12, No 3 (1997): July Vol 12, No 2 (1997): April Vol 12, No 1 (1997): January Vol 11, No 1 (1996): January Vol 10, No 1 (1995): September Vol 9, No 1 (1994): May Vol 8, No 1 (1993): September Vol 7, No 1 (1992): September Vol 6, No 1 (1991): September Vol 5, No 2 (1990): September Vol 5, No 1 (1990): April Vol 4, No 1 (1989): April Vol 3, No 1 (1988): September Vol 2, No 1 (1987): September Vol 1, No 1 (1986): September More Issue