cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
EKSPLORASI POTENSI Azolla microphylla dan Lemna Polyrhizza SEBAGAI PRODUSEN BIOMAS BAHAN PUPUK HIJAU, PAKAN ITIK DAN IKAN , Supartoto; Widyasunu, Purwandaru; , Rusdiyanto; Santoso, Marhaendro
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui potensi produksi biomas azolla microphylla sebagai pupuk hijau, pertumbuhan itik yang diberi tambahan pakan azolla, serta pertumbuhan nila merah yang diberi substitusi pakan azolla dan lemna. Penelitian dilakukan pada kolam terpal ukuran 1m x 1m untuk produksi Azolla dan kolam terpal ukuran 2m x 1m untuk budidaya ikan, serta itik di kandang dengan ukuran 80cm x 80cm x 60cm diisi 3 ekor itik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Azolla sangat potensial dikembangkan sebagai sumber pupuk atau pakan karena pertumbuhannya sangat cepat, dari inokulasi 1 ton/ha dalam waktu 24 hari mampu berproduksi antara 11,48 -21,68 t/ha kering tiris, tergantung kesuburan media kolam. Pertumbuhan itik tidak terganggu bahkan cenderung meningkat ketika azolla segar ditambahkan dari 5% ke 10% standar energi. Substitusi pellet (24% protein) ikan nila merah dengan azolla dan lemna hingga 30% tidak mempengaruhi pertumbuhan ikan nila (6,5 g) yang dipelihara hingga 60 hari.
PENGARUH Azospirillum spp. TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG(Zea mays L.) DAN KEMAMPUAN BEBERAPA ISOLAT DALAM MENGHASILKAN IAA , Oedjijono; U.W., Lestanto; Nasution, Erie Kolya; , Bondansari
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Azospirillum spp. dalam meningkatkan pertumbuhan dan kolonisasi akar tanaman jagung (Zea mays L.) dalam medium pasir steril dan kemampuan beberapa isolat untuk menghasilkan IAA. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Azospirillum spp. secara nyata meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung. Isolat IL2, IL3b, dan IL3c menunjukkan kemampuan tinggi terutama dalam meningkatkan tinggi tanaman. Isolat IL2 dan IL3b mampu menghasilkan IAA berturut-turut sebanyak 1,616 ppm dan 2,038 ppm.
THE EFFECT OF INSECTICIDE ON PREDATOR-PREY MODEL TO CONTROL THE BROWN PLANTHOPPER Larasati, Niken; Reorita, Rina
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The interaction of brown planthopper with its natural enemies can be represented in a predator-prey model. In this research, predator prey model influenced by insecticide is discussed. It is assumed that insecticide is applied at only one time when the population of brown planthopper is rised. The simulation results indicate that the brown planthopper population could be reduced significantly, but only in a moment. For a long periods of time, the brown planthopper population and their natural enemies will be oscillated and lead to the specified value. This means, the brown planthopper populations for long periods of time only depends on the mortality rate of predator and the level of interaction of the brown planthopper and predators.
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN SP 18 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA ANDOSOL , Haryanto; , Kartini; Anwar, A.H. Syaiful
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menggunakan pupuk kandang ayam dan SP 18 bertujuan untuk (1) mengkaji pengaruh secara mandiri dari dosis pupuk kandang ayam dan SP 18 dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada andosol. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap secara faktorial terdiri dari tiga taraf pupuk kandang ayam : K1 = 5 ton /ha, K2 = 10 ton/ha dan K3 = 15 ton /ha serta faktor kedua SP 18 dengan 4 level yaitu S0 = 0 kg SP 18/ha, S1 = 100 kg SP 18/ha, S3 = 200 kg SP 18/ha dan S4 = 300 kg SP 18/ha. Adapun variabel yang diamati adalah variabel pertumbuhan sifat kimia tanah terpilih dan serapan P oleh tajuk bawang daun. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh mandiri dari perlakuan berpengaruh nyata terhadap pH tanah, Kadar P,serapan P ,tinggi tanaman,bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar, luas daun dan volume akar. Sedangkan kombinasi perlakuan berpengaruh nyata pada pH tanah, kadar P dan serapan P oleh bawang daun
FAUNA IKAN SILURIFORMES DARI SUNGAI SERAYU, BANJARAN DAN TAJUM DI KABUPATEN BANYUMAS Bhagawati, Dian; Abulias, Muh. Nadjmi; Amurwanto, Adi
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar Ordo siluriformes hidup di perairan sungai dan kelompok ikan ini memiliki morfologi yang sangat beragam. Suatu kajian telah dilakukan untuk mengetahui variasi morfologi, kekayaan spesies serta kelimpahan Ordo Siluriformes pada Sungai Serayu, Banjaran dan Tajum yang melintas di Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dan pengambilan sampel dilakukan secara acak kelompok, kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Fauna ikan Siluriformes yang berhasil dikoleksi dari ketiga sungai adalah sebanyak 7 spesies dan yang termasuk ke dalam familia Bagridae 5 spesies, Clariidae 1 spesies serta Sisoridae sebanyak 1 spesies. Karakter morfologi yang dapat digunakan sebagai pembeda spesies pada anggota Siluriformes yang ditemukan adalah adanya sirip lemak, perbandingan panjang sirip lemak dan sirip dubur, bentuk dan ukuran panjang sungut serta bentuk ujung sirip ekor.Secara umum keberadaan ikan M. nigriceps lebih melimpah dibandingkan keenam spesies lainnya.
DIVERSITAS IKAN DI SUNGAI CIJALU: UPAYA MENUJU LABORATORIUM TAKSONOMI HEWAN SEBAGAI PUSAT INFORMASI KERAGAMAN IKAN AIR TAWAR BANYUMAS Nuryanto, Agus; Bhagawati, Dian; Abulias, M. Nadjmi; , Indarmawan
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Cijalu bersama dengan Sungai Cileumeuh dan Sungai Cikawing adalah sungai yang cukup besar di wilayah Kabupaten Cilacap bagian Barat. Sungai tersebut melintasi sebagian wilayah Kecamatan Majenang dan Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Sungai Cijalu dari hulu ke hilir melewati berbagi tipe habitat mulai dari daerah hutan pinus dan jati, pemukiman penduduk, dan areal pertanian. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa Sungai Cijalu dihuni oleh berbagai spesies ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data mengenai diversitas ikan (checklist) di Sungai Cijalu Kabupaten Cilacap dan mengetahui karakter fisik-kimiawi perairan di Sungai Cijalu. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel clustered random sampling. Sungai dibagi menjadi tiga daerah yaitu hulu, tengah, dan hilir. Variabel yang diamalti meliputi jumlah jenis, jumlah individu tiap jenis dan parameter fisik dan kimiawi perairan. Selama penelitian ditemukan ikan sebanvak 19 spesies yang tercakup di dalarn 11 familia yaitu Anabantidae (1 spesies), Bagridae (4 spesies), Balitoridae (1 spesies), Belontiidae (1 spesies), Channidae (2 spesies), Cichlidae (1 spesies), Cyprinidae (6 spesies), Loricariidae (1 spesies), Osphronemidae (1 spesies), Poecilidae (1 spesies) dan Sisoridae (1 spesies). Di antara 11 familia tersebut, familia Cyprinidae memiliki jumlah sepesies paling banyak yaitu 6 spesies diikuti oleh familia Bagridae dan Channidae, dengan masing-masing memiliki empat dan dua species. Kedelapan familia lainnya masingmasing hanya memiliki satu spesies. Species yang cukup melimpah adalah Mystus gulio, Osteochilus vittatus, Puntius binottaus, Glyptothorax platypogon, Hyposarcus pardalis dan Nemacheilus fasciatus. H. Pardalis cukup melimpah di bagian tengah sungai. Kondisi fisikkimiawi perairan di Sungai Cijalu masing cukup baik untuk mendukung kehidupan ikan.
STABILITAS HASIL DAN KEMAMPUAN ADAPTASI GALUR-GALUR PADI Fe TINGGI MENGGUNAKAN ANALISIS AMMI (ADDITIVE MAIN EFFECT AND MULTIPLICATIVE INTERACTION) Nurchasanah, Siti; , Suwarto
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi suatu varietas yang memiliki hasil tertinggi pada suatu lingkungan tertentu mendasarkan pada nilai genotipe dan interaksi genotipe x lingkungan sangat bermanfaat bagi pemulia dan petani. Estimasi hasil suatu varietas mendasarkan pada nilai genotipe dan lingkungan masih belum cukup. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukkan kegunaan model analisis AMMI (additive main effect and multiplicative interaction) dalam identifikasi stabilitas hasil dan adaptabilitas suatu verietas. Data produksi tujuh galur padi Fe tinggi yang ditanam delapan kondisi lingkungan digunakan dalam analisis untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan galur G2 merupakan genotipe ideal karena memiliki produksi gabah tertinggi dan memiliki stabilitas tertinggi, serta memiliki kemampuan adaptasi luas. Analisis model AMMI menggambarkan pola interaksi suatu genotipe dengan lingkungan, menggambarkan kesesuaian suatu genotipe dengan suatu lingkungan, nilai nominal hasil suatu genotipe pada suatu lingkungan, stabilitas suatu genotipe, adaptabilitas genotipe, dan pola hubungan lingkungan dengan genotipe.
PEMANFAATAN DATA SEISMISITAS UNTUK MEMETAKAN TINGKAT RESIKO BENCANA GEMPABUMI DI KAWASAN EKS-KARESIDENAN BANYUMAS JAWA TENGAH , Sehah; Raharjo, Sukmaji A.; Dewi, Rose
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul “Pemanfaatan Data Seismisitas untuk Memetakan Tingkat Resiko Bencana Gempabumi di Kawasan Eks-Karesidenan Banyumas Jawa Tengah” telah dilakukan dengan tujuan untuk memetakan kondisi seismotektonik dan membuat peta tingkat resiko gempabumi tektonik di wilayah Eks-Karesidenan Banyumas. Penelitian ini dilakukan secara bertahap dimulai dari pengaksesan data seismisitas gempabumi tektonik periode tahun 1903 – 2006 hingga pembuatan peta percepatan getaran tanah maksimum atau Peak Ground Acceleration (PGA) berdasarkan formulasi dari Fukushima dan Tanaka. Peta PGA tersebut, selanjutnya dibagi menjadi beberapa zona tingkat resiko gempabumi tektonik. Berdasarkan peta tersebut diketahui bahwa tingkat resiko gempabumi tektonik wilayah Eks-Karesidenan Banyumas terbagi atas empat zona, yang terdiri atas resiko kecil dengan nilai PGA 25 – 50 gal, resiko sedang I dengan nilai PGA 50 – 75 gal, resiko sedang II dengan nilai PGA 75 – 100 gal, serta resiko sedang III dengan nilai PGA 100 – 125 gal. Kecenderungan tingkat resiko bencana gempabumi tektonik di wilayah Eks-Karesidenan Banyumas adalah semakin ke arah tenggara, maka tingkat resikonya semakin besar
SINTESIS DAN KARAKTERISASI KARBOKSIMETIL KITOSAN Kurniasih, Mardiyah; Kartika, Dwi; , Riyanti
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karboksimetil kitosan merupakan derivate dari kitosan yang diperoleh melalui proses eterifikasi alkalis kitosan dengan asam monokloroasetat. Kitosan diperoleh dari deasetilasi kitin dalam kulit udang putih (Penaeus vannamei). Keberadaan kitin dalam kulit udang tidak dalam keadaan bebas, akan tetapi berikatan dengan protein, mineral, dan berbagai macam pigmen (zat warna). Tujuan penelitian ini adalah untuk mensintesis dan mengkarakterisasi karboksimetil kitosan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kitosan sebanyak 17,33% (per berat serbuk kulit udang) dan karboksimetil kitosan sebanyak 42% (per berat kitosan). Spektum IR karboksimetil kitosan menunjukan melebarnya serapan dari vibrasi ulur gugus -OH yang tumpang tindih dengan serapan vibrasi ulur –NH serta semakin tajamnya intensitas serapan pita ulur C=O dan vibrasi ulur C-O. Kadar air dari kitosan hasil sintesis sebesar 2,13% sedangkan karboksimetil kitosan sebesar 11,86%. Kadar abu kitosan hasil sintesis sebesar 0,73%, sedangkan kadar abu karboksimetil kitosan sebesar 0,93%. Swelling untuk kitosan hasil sintesis sebesar 163,13% sedangkan untuk karboksimetil kitosan sebesar 182,98 %.
KETAKSAMAAN TIPE LEMAH UNTUK OPERATOR INTEGRAL FRAKSIONAL YANG DIPERUMUM Sihwaningrum, Idha; Maryani, Sri
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan asumsi growth measure, didefinisikan operator integral fraksional yang diperumum. Lebih lanjut, dibuktikan bahwa operator tersebut memenuhi ketaksamaan tipe lemah di ruang Morrey yang diperumum.