cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Halaman Belakang & Daftar Indeks purbosari, lina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 5: Oktober 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1769.766 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2018551254

Abstract

Clustering Credit Card Holder Berdasarkan Pembayaran Tagihan Menggunakan Improved K-Means dengan Particle Swarm Optimization Mar'i, Farhanna; Supianto, Ahmad Afif
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 6: Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3093.112 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201856858

Abstract

AbstrakKartu kredit merupakan salah satu bentuk media bagi nasabah untuk melakukan kredit dalam sebuah proses transaksi yang telah disetujui oleh bank bersangkutan. Bank harus selektif dalam menganalisa nasabah yang ingin mengajukan penerbitan kartu kredit untuk menghindari adanya kredit macet yang dapat menimbulkan kerugian pada bank, sehingga sangat penting untuk mengetahui karakteristik nasabah dengan melakukan  clustering. Bank akan dapat mengambil keputusan untuk pertimbangan penerbitan kartu kredit dengan mencocokkan nasabah baru kedalam cluster-cluster yang telah dibentuk dan mengetahui kelayakan nasabah untuk diberikan akses kartu kredit dalam melakukan transaksi. K-Means adalah salah satu metode populer yang digunakan untuk clustering. Tetapi, metode K-Means tidak dapat memberikan solusi optimum karena keterbatasannya dalam penentuan titik centroid yang optimal, sehingga untuk memperbaiki metode K-Means dalam penelitian ini digunakan salah satu algoritma evolusi yaitu Particle Swarm Optimization (PSO) untuk generate titik centroid optimum yang digunakan dalam proses perhitungan K-Means. Hasil pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai Silhouette Coefficient dari cluster yang dibentuk menggunakan K-Means murni dan Improved K-Means dengan PSO yang menghasilkan nilai masing–masing yaitu 0,3312 dan 0,3730. AbstractCredit card is one form of media for customers to credit in a transaction process that has been approved by the bank concerned. Banks should be selective in analyzing customers who want to apply for credit card issuance to avoid bad debts that can cause losses to banks, so it is very important to know the characteristics of customers by clustering. The Bank will be able to take decisions for credit card issuance by matching new customers into the established clusters and knowing the eligibility of customers to be granted credit card access in making transactions. K-Means is a popular method that is applied in the clustering process. However, the K-Means method can not provide the optimum solution because of its limitation in determining the optimal centroid point, so to improve the K-Means method in this research is used one of the evolution algorithm namely Particle Swarm Optimization (PSO) to generate optimum centroid point used in k-means calculation process. The test results were performed by comparing the coefficient silhouette values of the clusters formed using pure K-Means and Improved K-Means with PSO which yielded respective values of  0,31614 and 0,39484, respectively. 
Sistem Pengolahan Citra Digital untuk Menentukan Bobot Sapi Menggunakan Metode Titik Berat Mustafid, Ahmad; 'Uyun, Shofwatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 6: Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3672.809 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201856841

Abstract

AbstrakPenentuan harga sapi umumnya disepakati melalui tawar menawar dan interaksi antara permintaan dan penawaran untuk menentukan harga bukan didasarkan pada bobot sapi yang dijual. Kebanyakan menggunakan perhitungan secara kasar maupun secara kira-kira. Terdapat rumus untuk menghitung bobot sapi, rumus yang ada memerlukan informasi terkait lingkar dada dan panjang badan. Untuk mendapatkan nilai lingkar dada dan panjang badan perlu dilakukan pengukuran secara manual, namun di lapangan hal tersebut tidak mudah dilakukan karena sapi sulit dikondisikan. Oleh karena itu diperlukan alat yang dapat mengukur secara mudah. Tulisan ini merupakan tahap kedua dari penelitian untuk menentukan bobot sapi dari hasil akuisisi citra sapi. Oleh sebab itu pada tahap kedua ini difokuskan pada pemilihan rumus penentuan bobot sapi dan usulan algoritma untuk menentukan bobot dari gambar hasil akuisisi citra. Hasil analisis penentuan bobot sapi menggunakan rumus Schoorl dan rumus Modifikasi memiliki nilai penyimpangan bobot badan sebesar 16,87% untuk rumus Schoorl dan nilai penyimpangan bobot badan sebesar 10,58 % untuk rumus Modifikasi. Hasil perhitungan citra tidak berbeda secara signifikan yaitu dengan faktor ketelitian secara statistis dengan nilai MAE (Mean Absolute Error) sebesar 8,15% untuk panjang badan dan sebesar 4,10% untuk lingkar dada. Aplikasi pengolahan citra digital yang dibagun dapat mengetahui berat badan/bobot sapi dengan nilai MAE (Mean Absolute Error) sebesar 8,97% terhadap rumus Modifikasi. Abstract The price determination of cows is generally agreed through bargaining and interacting with demand and supply to establish the general level of the price but it is not based on the weight of the cow itself. The tool that the most commonly used is by rough calculation or approximation. There were formulas to measure the weight, but it required chest circumference and the length of the body information. The values ware obtained manually using the measuring tool, but the reality is inconvenient to do, because of the difficulty conditioning the cows. Therefore, it required a tool that can calculate easily. This article represented the second stages of the research to determine the weight of cows from the image acquisition. Consequently, at this second stage has been focused on the selection of the cow weighting formula and the proposed algorithm to determine the weight from the result of images that had been processed in the early stages. The result of cow weighting analysis using Schoorl formula and Modification/Lambourne formula had the value of body weight deviation of 16.87% and 10.58. The results of image calculation did not differ significantly with MAE (Mean Absolute Error) equal to 8,15% and 4,10% for body length and chest circumference, respectively. Digital image processing application that has been built was able to know the weight of cow with MAE (Mean Absolute Error) equal to 8,97% towards Modification/Lambourne formula. 
Halaman Belakang & Daftar Indeks purbosari, lina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 6: Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.041 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2018561404

Abstract

Sistem Pengambilan Keputusan dalam Penentuan Kelas Jabatan Fungsional Umum (JFU) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Menggunakan Metode Multi Rough Set dan Fuzzifikasi Yulianti, Asri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3524.055 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019611230

Abstract

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah, dituntut harus memiliki kompetensi atau kemampuan untuk dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien sesuai dengan bidang dan lingkup pekerjaannya. Pada kenyataannya, proses penentuan kompetensi dan kelas jabatan sangat berpengaruh bagi proses penempatan Jejabat Fungsional Umum (JFU) seorang Pegawai Negeri Sipil dan karena proses tersebut selama inimasih dilakukan secara manual, maka waktu yang dibutuhkan cukup lama dan hasil yang diperoleh belum tentu akurat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Pada penelitian ini, Metode Multi Rough Set digunakan dalam penentuan klasifikasi kompetensi dan kelas jabatan bagi PNS yang belum diketahui kompetensinya maupun sebagai bahan evaluasi kinerja pegawai yang telah menduduki suatu jabatan. Metode Multi Rough Set  ini dilakukan dengan cara membagi data set menjadi beberapa data set dengan atribut yang sejenis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa Metode Multi Rough Set sebagai metode klasifikasi yang baik (Good Classifier) dalam pengambilan keputusan klasifikasi kompetensi pegawai dalam Jabatan Fungsional Umum, karena berdasarkan hasil kurva pada Receiver Operating Characteristic (ROC) mempunyai luas daerah di bawah kurva sebesar 0,866, selain itu rata-rata error dari hasil klasifikasi dengan Metode Multi Rough Set yang digabungkan dengan pengambilan keputusan melalui fuzzifikasi meningkat secara signifikan dibandingkan dengan Metode Single Rough Set yaitu dari 28,75% menjadi 0% untuk hasil yang tidak terklasifikasi.AbstractA Civil Servant in government agencies is required to have the competency or ability to be able to perform work effectively and efficiently in accordance with the field and scope of work. In fact, the process of determining the competency and class of works is very influential for the process of placement of General Functional Works of a Civil Servant. However, the process takes a long time because it is still done manually.  Moreover, the obtained results are not necessarily accurate in accordance with the competence which is owned by the civil servants. In this study, Multi Rough Set Method is used for determining unknown civil servants competency classification and class position, or as civil servants performance evaluation. The multi Rough Set method is applied by dividing the data set into several similar attributes data sets. Based on the research that has been conducted, it can be seen that the Multi Rough Set Method is a good classifier method in decision making of employee competency classification in General Functional Work. It is because based on the Receiver Operating Characteristic (ROC) curve results, the area under the curve reaches 0.866. Besides, the average error from the results of the classification using the combination of Multi Rough Set Method and fuzzification increased significantly compared to the Single Rough Set Method which goes from 28.75% to 0% for unclassified results.
Aplikasi Sistem Manajemen Konten Bahasa Mandarin untuk Mendukung Ujian Hanyu Shuiping Kaoshi Darmanto, Darmanto; Hari, Yulius; Hermawan, Budi; Setyawati, Endang
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3475.073 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201961757

Abstract

Persyaratan mahasiswa yang berminat menempuh studi atau mendapatkan beasiswa pendidikan ke Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan pengantar bahasa mandarin, adalah memiliki Sertifikat Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì (HSK). Nilai lulus ujian HSK untuk mendapatkan sertifikat HSK, sering menjadi kendala calon mahasiswa meraih kesempatan studi tersebut. Saat ini, penerapan Teknologi Informasi (TI) pada bidang pendidikan dan pengajaran semakin berkembang. Melalui pemanfaatan TI yang tersedia, dengan aplikasi berbasis Content Management System (CMS), penelitian ini dilakukan untuk membantu mengatasi kendala ujian HSK. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan Aplikasi Sistem Manajemen Konten bahasa Mandarin yang menunjang kebutuhan ujian HSK. Aplikasinya dibuat dengan menggunakan yii framework dan berbasis web. Tahapan pembuatan aplikasi mengikuti pola Systems Development Life Cycle (SDLC) dengan metode Waterfall yang mencakup kegiatan analisa kebutuhan, perancangan, implementasi dan uji coba modul serta perawatannya. Berdasarkan hasil pengujian, secara fungsional aplikasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sementara pada analisa data kuesioner responden, dihasilkan nilai rata-rata 3,67 skala Likert. Dengan demikian aplikasi yang digunakan pengguna memberikan nilai cukup baik.AbstractOne of the requirements to obtain a scholarship for educational abroad into overseas university which is using Mandarin as an academic language is the prospective applicants must have a Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì (HSK) Certificate. However, the result of their HSK exam is often becoming a constraint for the prospective students in grabbing the opportunity to get the scholarship. Meanwhile, nowadays, the application of Information Technology (IT) in the field of education is constantly widespread and developed well. So, this study was conducted to overcome the obstacles in the HSK exam, by utilizing the developement of Information Technology which is based on Content Management System (CMS). The purpose of this study is to provide a Mandarin Content Management System Application that supports the HSK exam. The application is made using the yii framework and is web-based. The stages of making the applications follow the pattern of the Systems Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall method which includes the analysis, design, implementation and trial of modules and its maintenance. Based on the test results, the application runs as expected. Meanwhile, the analysis of respondents' questionnaire data produced an average value of 3.67 Likert scale. Thus, the users who use this application give quite good results.
Perancangan dan Implementasi Fuzzy Inference System (FIS) Metode Tsukamoto pada Penentuan Penghuni Asrama Syahidi, Aulia Akhrian; Biabdillah, Fajerin; Bachtiar, Fitra Abdurrachman
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3214.757 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019611228

Abstract

Asrama mahasiswa dibangun sebagai tempat tinggal bagi sekelompok orang yang sedang manjalankan suatu tugas atau kegiatan yang sama. Untuk menentukan mahasiswa yang berhak menjadi penghuni asrama, maka dalam penelitian ini memberikan rekomendasi untuk menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto. Metode Fuzzy Tsukamoto dipilih karena ada beberapa kelebihan yang menonjol yaitu dapat mendefinisikan nilai yang kabur dari inputan penilaian, dapat membangun, dan mengaplikasikan pengalaman-pengalaman para pakar secara langsung tanpa harus melalui proses pelatihan. Hasil analisis menyimpulkan bahwa: (1) Cara kerja Metode Fuzzy Tsukamoto memiliki tiga bagian yaitu: fuzzifikasi, inferensi fuzzy, dan defuzzifikasi, (2) Implementasi Metode Fuzzy Tsukamoto dapat menghitung penentuan penerimaan penghuni asrama mahasiswa pada studi kasus asrama mahasiswa putera “Negara Dipa Amuntai Malang”, berdasarkan 19 data dengan membandingkan antara hasil penilaian pakar, hasil perhitungan Fuzzy Tsukamoto secara manual, dan hasil perhitungan Fuzzy Tsukamoto secara otomatis menggunakan sistem yang terprogram, telah diuji mempunyai tingkat akurasi keberhasilan sebesar 63.15% dengan predikat cukup. AbstractStudent dormitory is built as a residence for a group of people who are carrying out a task or the same activity. To determine the students who have the right to become boarders, in this study provide recommendations for using the Fuzzy Tsukamoto Method. Fuzzy Tsukamoto method was chosen because there are several prominent advantages that can define the value that is blurred from the assessment input, can build, and apply the experiences of experts directly without having to go through the training process. The results of the analysis concluded that: (1) The workings of the Fuzzy Tsukamoto Method have three parts: fuzzification, fuzzy inference, and defuzzification. (2) The implementation of the Fuzzy Tsukamoto method can calculate the determination of the admission of students in the student dormitory case study of male student dormitory “Negara Dipa Amuntai Malang,” based on 19 data by comparing the results of the expert assessment, the results of Fuzzy Tsukamoto calculation manually, and the results of Fuzzy Tsukamoto calculations automatically using a programmed system, has been tested to have a success accuracy level of 63.15% with sufficient predicate. 
Teknologi Virtual Reality untuk Media Informasi Kampus Saurik, Herman Thuan To; Purwanto, Devi Dwi; Hadikusuma, Jeremiah Irawan
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2622.856 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019611238

Abstract

Media informasi terus berkembang dengan hadirnya teknologi yang semakin membawa kemudahan bagi manusia agar sebuah pesan dapat tersampaikan dengan baik, tepat, cepat dan bermanfaat. Salah satu perkembangan teknologi pada mobile yang mendukung media informasi adalah Virtual Reality (VR). VR menjadi alternatif dikarenakan penyajian pesan yang interaktif dengan memberikan lingkungan yang imersif sebagai daya tarik pengguna. Media informasi pada lingkungan gedung kampus menjadi salah satu topik yang dibahas dalam penelitian ini. Permasalahan yang didapat adalah bagaimana memberikan sebuah lingkungan gedung kampus yang imersif kepada pengguna dengan penanganan media informasi yang dirancang agar dapat disampaikan secara interaktif dan komunikatif. Penelitian ini mengambil studi kasus gedung yang terdapat pada salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Tiap gedung memiliki ruang di tiap lantai yang menjadi pusat administrasi, kegiatan perkuliahan, ruang serbaguna, ruang dosen, dan ruang kegiatan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah aplikasi VR dengan output mobile untuk gedung kampus beserta tata ruang secara imersif dan penanganan konten informasi dinamis didalamnya. Penanganan konten informasi dinamis dapat diwujudkan dengan penggunaan gyroscope untuk pergerakan VR dan konten penyedia informasi untuk teks dan gambar.AbstractMedia information continues to grow with the presence of technology that increasingly brings convenience for humans to a message can be delivered properly, precisely, quickly and useful. One of the technological developments in mobile that support information media is Virtual Reality (VR). VR is an alternative because of the interactive messaging presentation by providing an immersive environment as the user's appeal. The information media in the campus building is one of the topics discussed in this research. Problems gained is how to provide an immersive campus building environment to the user with the handling of information media designed to be delivered interactively and communicative. This research takes a case study of the building contained in private universities in Surabaya. Each building has rooms on each floor that become the administrative center, study activities, multipurpose room, lecture room and student activity room. The purpose of this study is to produce an immersive VR application with mobile output for campus buildings, and handling dynamic information content. Handling dynamic information content is realized through the use of gyroscopes for VR movement and information provider content for text and images.
Pemanfaatan Cloud Computing pada Dunia Bisnis: Studi Literatur Rumetna, Matheus Supriyanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 3: Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.956 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201853595

Abstract

Abstrak Bisnis saat ini mulai bersaing secara global untuk dapat memuaskan pelanggan, sehingga perusahaan membutuhkan akses informasi yang cepat dan akurat. Agar dapat mengakses informasi secara cepat, perusahaan perlu membangun infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memerlukan modal besar, di sisi lain cloud computing hadir sebagai salah satu solusi alternatif. Layanan yang disediakan oleh cloud computing, diantaranya  hardware, infrastruktur, platform, dan aplikasi. Cloud computing sangat bermanfaat, karena dapat mengurangi biaya komputasi, meningkatkan kehandalan serta memberikan peluang yang cukup besar bagi dunia industri TIK. Salah satu perusahaan yang menyediakan jasa layanan cloud computing adalah SalesForce.  Tujuan penelitian ini adalah memberikan kajian tentang manfaat penerapan SalesForce App Cloud bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing usaha yang begitu ketat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, yang diawali dengan identifikasi masalah sampai analisis dan pembahasan yang berkaitan dengan SalesForce App Cloud, dimana hasil dari penelitian ini adalah SalesForce App Cloud dapat membuat model bisnis lebih fleksibel, lebih cepat mengetahui kebutuhan pasar dan konsumen. Kata kunci: TIK, Cloud Computing, SalesForce App CloudAbstract Businesses are now beginning to compete globally to be able to satisfy customers, so companies need access to information quickly and accurately. In order to access information quickly, companies need to build an Information and Communication Technology (ICT) infrastructure that requires large capital, on the other hand cloud computing comes as one alternative solution. Services provided by cloud computing, including hardware, infrastructure, platforms and applications. Cloud computing is very useful, because it can reduce the cost of computing, improve reliability and provide a big enough opportunity for the ICT industry. One of the companies that provide cloud computing services is SalesForce. The purpose of this study is to provide a study of the benefits of applying SalesForce App Cloud for the company to improve business competitiveness is so tight. This study uses literature study method, which begins with problem identification until analysis and discussion related to SalesForce App Cloud, where the result of this research is SalesForce App Cloud can make business model more flexible, faster to know the market and consumer needs. Keywords: ICT, Cloud Computing, SalesForce App Cloud
Optimasi Sistem Penempatan Magang Menerapkan Algoritme Genetika Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2666.627 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201961950

Abstract

Magang merupakan proses yang penting dalam proses belajar mengajar di SMK. Secara spesifik magang di SMK disebut Prakerin (Praktek Kerja Industri). Penempatan magang harus memerhatikan kompetensi siswa, kuota dari perusahaan, kesesuaian jurusan dengan lowongan, dan penghasilan orang tua. Penempatan magang secara manual selama ini memakan waktu, sehingga kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini fokus mengembangkan aplikasi dengan menerapkan pendekatan Algoritme Genetika untuk mempermudah dalam menentukan penempatan magang dengan menerapkan aturan yang berlaku. Algoritme Genetika dinilai sebagai algoritma yang relevan dan solutif untuk diterapkan dalam penyelesaian masalah optimasi kompleks. Masalah yang dimaksud umumnya adalah masalah yang sulit dilakukan dengan menerapkan metode konvensional. Algoritme Genetika memberikan hasil yang lebih baik untuk setiap iterasi pencarian solusi. Hasil fitness terbaik dengan nilai 0.0014286 diperoleh pada jumlah individu 200, jumlah generasi 200, persentase crossover 50% dan mutasi 10%. Hasil validasi dengan pihak SMK menyatakan bahwa sistem ini mudah untuk digunakan dan bermanfaat bagi pihak SMK, dengan rata-rata persentase kualitas sistem 82,5%. Algoritme Genetika efektif untuk diterapkan pada studi kasus penjadwalan atau penempatan magang yang memiliki karakteristik data yang kompleks. AbstractInternships are an important component of teaching and learning activities in vocational high schools (SMK). Specifically the internship in SMK is called Prakerin (Industrial Work Practice). The internship placement should considering student competence, number of vacancies, the suitability of majors with vacancy, and the income of the parent. During this time, manual internship placement takes more time, so less efficient. Therefore, this research tries to approach using Genetic Algorithm to make it easier in determining the internship placement by applying the applicable rules. The Genetic Algorithm is judged as the right algorithm used in solving complex optimization problems, which is difficult to do by conventional methods. The Genetic Algorithm provides better results for each iteration of the solution search. Best fitness results with value 0.0014286 obtained on the number of individuals 200, the number of generation 200, the percentage of crossover 50% and the mutation 10%. Validation results with the SMK stated that the system is easy to use and beneficial to the SMK, with an average percentage of system quality about 82.5%. Genetic Algorithms are effective to apply to scheduling case studies or internship placements that have complex data characteristics.

Page 25 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue