cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 291 Documents
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS DENGAN PENDEKATAN FRONTIER PADA USAHA PEMBUATAN CHIPS MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) Asmara, Rosihan; Hanani, Nuhfil; Irawati, Niken
HABITAT Vol 22, No 1 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.307 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat produksi usaha pembuatan chips ubi kayu, menganalisis efisiensi teknis penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha pembuatan chips ubi kayu, dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi teknis pada usaha pembuatan chips ubi kayu. Faktor – faktor yang berpengaruh terhadap produksi frontier dan tingkat efisiensi yang dicapai pada masing – masing unit usaha dapat diketahui dengan melakukan analisis terhadap fungsi produksi frontier dengan menggunakan Frontier software 4.1 . Sedangkan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap tingkat efisiensi yang dicapai digunakan regresi berganda. Hasil penelitian antara lain adalah faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi frontier dalam usaha pembuatan chips MOCAF adalah jumlah ubi kayu yang merupakan bahan baku utama dari chips. Sedangkan  tenaga kerja dan volume bak perendaman dalam analisis ini tidak tampak pengaruhnya. Efisiensi teknis dari usaha pembuatan chips ini sudah cukup tinggi, 60% dari responden sudah berada pada tingkat efisiensi teknis lebih dari  0,92. Faktor yang berpengaruh nyata pada efisiensi teknis adalah tingkat pendidikan, kepemilikan dan lamanya usaha berdiri. Sedangkan umur tidak tampak pengaruhnya dalam analisis ini. Kata kunci: efisiensi, frontier, MOCAF
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN TERHADAP KINERJA PELAYANAN PEMASOK BUNGA POTONG KRISAN Maulidah, Silvana; Koestiono, Djoko; Ramadhani, Paramita Dwiasti
Habitat Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.33 KB)

Abstract

Kinerja (performansi) pelayanan merupakan strategi yang digunakan sebagai langkah awal keberhasilan pemasok bunga potong krisan di masa mendatang dalam menjalin hubungan kerjasama dengan pelanggan. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Menganalisis tingkat kinerja pelayanan  pemasok (kelompok tani) bunga potong krisan. (2) Menganalisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan pemasok (kelompok tani) bunga potong krisan. Tingkat kepuasan terhadap kinerja pelayanan pemasok bunga potong krisan dianalisis dengan menggunakan dua metode yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA).  Analisis data berdasarkan 5 dimensi kinerja kualitas pelayanan yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: (1) Tingkat kinerja pelayanan dari pemasok bunga potong krisan  berada pada kategori baik; (2) Tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan pemasok bunga potong krisan berada pada kategori puas. Sedangkan  kinerja pelayanan yang harus diprioritaskan dari pemasok bunga potong krisan antara lain: ketepatan waktu pengiriman, jaminan kualitas produk, keutamaan kepentingan pelanggan, pelayanan yang adil dan memahami kepentingan pelanggan, serta pelayanan cepat dan efisiendan juga memahami kebutuhan pelanggan. Kata Kunci: Kepuasan, Kinerja Pelayanan, Pelanggan, Pemasok, CSI, IPA
KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG (Kasus di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang) Ramadhan, Syamsu; Anindita, Ratya; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.053 KB)

Abstract

Kelurahan Pandanwangi merupakan salah satu sentra agroindustri emping jagung dengan jumlah agroindustri terbanyak di Kota Malang. Diindikasikan bahwa koordinasi antar pelaku supply chain agroindustri emping jagung di Kelurahan Pandanwangi belum berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi dan menganalisis kondisi supply chain agroindustri emping jagung, dan 2) Mengukur kinerja supply chain management agroindustri emping jagung. Metode untuk menganalisis kondisi supply chain adalah menggunakan pendekatan hubungan jangka panjang sedangkan untuk mengukur kinerja supply chain management menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa pelaku supply chain agroindustri emping jagung terdiri dari beberapa pelaku yaitu petani, pemasok, agroindustri, pengecer dan konsumen, pencapaian kinerja supply chain agroindustri emping jagung adalah 66,28 persen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasi antar pelaku supply chain belum terjalin dengan baik dan kinerja supply chain management agroindustri emping jagung termasuk katageri advantage atau baik. kata kunci: supply chain, supply chain management, agroindustri
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PRODUKSI CRUDE PALM OIL DI PT. WINDU NABATINDO ABADI, KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Azzuhdan, Deny Akhyar; Dwiastuti, Rini; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.394 KB)

Abstract

Berdasarkan data produksi Pabrik Kelapa Sawit Selucing Agro Mill (PKS-SAGM) menunjukkan bahwa produksi CPO tahun 2012 hingga 2013 hanya sebesar 153.589.279 kg yang mana angka tersebut masih dibawah target produksi CPO sebesar 172.926.799 kg. Hal ini mengindikasikan bahwa produksi CPO belum berjalan secara efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat efisiensi produksi CPO baik secara teknis maupun ekonomis. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi fungsi produksi untuk mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap produksi CPO dan analisis efisiensi produksi CPO menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil analisis menunjukkan terdapat empat faktor produksi yang memiliki pengaruh nyata terhadap produksi CPO yaitu Tandan Buah Segar (TBS), CaCO3, Soda Ash, dan Tenaga Kerja. Nilai rata-rata efisiensi ekonomi (efisiensi teknis . efisiensi harga) belum mampu mencapai kondisi full efficient karena nilai efisiensi yang dihasilkan hanya sebesar 0,90. Kondisi yang menyebabkan UKE-UKE tersebut belum efisien yaitu, sering terjadi kekurangan TBS olah sehingga produksi CPO tidak dapat dimaksimalkan, dan sering terjadi kerusakan mesin yang menyebabkan waktu efektif produksi CPO berkurang. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara menggunakan jasa rental truk angkut sehingga jumlah truk memadai untuk mengangkut seluruh TBS yang dipanen. Selain itu pada Departemen Pembelian dapat dimasukkan beberapa orang dari Departemen Perawatan untuk memastikan kualitas suku cadang mesin sesuai dengan mesin yang digunakan, sehingga dapat meminimalisir kerusakan mesin produksi CPO. Kata kunci: Crude Palm Oil, Efisiensi Teknis, Efisiensi Ekonomi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PEMETIK TEH DI PTPN XII (PERSERO) KEBUN WONOSARI Pratama, Ary Rahmady; Andriani, Dwi Retno
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.153 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.1

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Peningkatan produktivitas kerja membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien sehingga diperlukan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan perusahaan terutama dalam peningkatan produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik umum karyawan khususnya tenaga kerja bagian pemetikan di PTPN XII (PERSERO) Kebun Wonosari, menganalisis faktor-faktor yang signifikan dan paling dominan mempengaruhi produktivitas kerja pemetik di PTPN XII (PERSERO) Kebun Wonosari. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan tujuh variabel (usia, pengalaman kerja, gaji, jaminan sosial, hubungan sesama pemetik, dan hubungan atasan bawahan) sebagai variabel dependen dan variabel produktivitas tenaga kerja senagai variabel dependen. Hasil penelitian ini yaitu : Produktivitas tenaga kerja PTPN XII (PERSERO) Kebun Wonosari pada setiap tenaga kerja berbeda tiap bulannya. Tenaga kerja yang termasuk kedalam golongan produktivitas rendah sebesar 30 orang responden dari 59 orang responden. Presentase pengaruh variabel independen seperti usia, pengalaman kerja, upah, jaminan sosial, hubungan sesama pemetik, hubungan atasan dan bawahan, jenis kelamin terhadap variabel dependen produktivitas tenaga kerja sebesar 93,8% atau variasi variabel independen yang digunakan dalam model mampu menjelaskan sebesar 93,8% variasi variabel dependen sedangkan sisanya sebesar 6,2% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja tenaga kerja adalah usia, pengalaman kerja, dan tingkat upah. Ketiga variabel tersebut berpengaruh pada taraf signifikansi alpha 5% dengan koefisien regresi masing-masing sebesar -0,79, 0,26 dan 0,54.
WOMEN FARMERS RESPOND ABOUT RICE BARN VILLAGE PROGRAM IN THE PAMOTAN VILLAGE, DAMPIT SUBDISTRICT, MALANG REGENCY Prayoga, Kadhung; Yuliati, Yayuk
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.688 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.2

Abstract

Malang District was one of the recipients of the Village Food Barn Program because as rice production centre in East Java Province and the majority of the population work as farmers. On food barn village program implementation in Malang District is not only involves men farmers but also include women farmers participation. This research aims to analyse whether there is influence among knowledge, attitude and skill against the formation of women farmers’ response on food barn village in Pamotan Village, Dampit Subdistrict, Malang Regency. Women farmers to be sampled in this research, determination of sample do with non-probability approach and using purposive sampling methods by as much as 45 respondents. The analysis includes descriptive analysis, scoring with likert scale, and path analysis (Structural Equation Modelling). Results of the analysis show that variable knowledge turns out to affect positively against the response variables. Although its influence is indirect effect and no direct effect against the response with the value of indirect effect is 0.041. The attitude variable influences are directly and positively to the establishment of a response and the value is 1.18. Means that each an increase in attitude, it will increase the formation of a response by 1.18. Skill variable is directly affecting for establishment the response but it has negative values and the value is -0.30. Means that every single increase in skill, it will reduce establishment of the response of 0.30. 
THE MEANING OF AGRICULTURE AND TOURISM ACTIVITIES FOR TENGGER SOCIETY IN WONOKITRI VILLAGE, TOSARI DISTRICT, PASURUAN OF REGENCY Utomo, Medea Ramadhani; Hidayat, Kliwon; Yuliati, Yayuk
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.024 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.5

Abstract

Tengger people's life could not be discharged to nature. Human ecology, a science that describes the interaction of humans and the environment, led to a meaning through the approach of symbolic interactionism and encourage human behavior towards nature. The phenomenon has become the foundation of this research problems. The first objective is reviewing the meaning of farming and tourism services and the relationship between them. The second, linking these two aspects to the behavior of the local community conservation. Third, emphasizing religious activity and its relationship to farming, tourism services, and the local community conservation. In the economic sphere, the relationship activities of farming and tourism services lasted in a synergistic, integrated and encourage one another. As the positive impact, ecotourism was a solution encouraging the Tengger community to give a positive response on the application of conservation agriculture on the dry land, as the efforts to prevent and repair environmental damage. In the culture and religious teachings of Tengger community, there were some important parts of the community, such as certain spells, and the law of Karmapala and the mlaspals ceremony (temple purification) to the safety of humans and nature, at onfarm and tourism activities of live.
KAJIAN KARAKTERISTIK PEDAGANG PENGUMPUL KENTANG KAITANNYA DENGAN STRATEGI DALAM UPAYA MENJAGA USAHA BERDAGANG DI DESA WONOKITRI, KECAMATAN TOSARI, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR Khalili, Algar; Purnomo, Mangku; Sukesi, Keppi
HABITAT Vol 26, No 2 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.687 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.2.11

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui proses penggalian data dengan melihat strategi pedagang pengumpul dalam menjalankan usaha pemasaran kentang. Subyek dari penelitian ini adalah pedagang pengumpul kentang yang tersebar di Desa Wonokitri. Penentuan subyek penelitian dilakukan dengan teknik sensus, yaitu mengali informasi dari semua pedagang pengumpul yang ada di Desa Wonokitri berjumlah 14 orang informan. Teknik pengumpulan data adalah melalui wawancara secara mendalam (indepth interview), observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data sekunder menggunakan metode deskriptif sedangkan data primer dianalisis menggunakan model interaktif. Model interaktif terdiri dari tiga hal pokok, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hal tersebut saling berhubungan sehingga membentuk siklus interaktif. Berdasarkan penelitian disimpulkan sebagai berikut: karakteristik pedagang pengumpul berdasarkan skala distribusi dan pengalaman berdagang mempunyai pengaruh terhadap jangkauan pasar, pengambilan risiko, jaringan sosial dan kontrak bisnis. Berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi, menghasilkan empat pola alternatif saluran yang diterapkan pedagang pengumpul.  Pada setiap pola saluran alternatif tersebut diketahui bahwa strategi-strategi pedagang pengumpul, yaitu: berdasarkan pengalaman perdagangan dan skala distribusi diketahui bahwa pasar skala nasional lebih dominan dengan mengambil resiko yang tinggi untuk memaksimalkan keuntungan. Kemudian jaringan sosial yang sering dijalin oleh pedagang pengumpul adalah jaringan sosial melalui komunikasi langsung dengan melakukan kontrak bisnis yang mengikat melalui harga kentang.
ANALYSIS IMPORT POLICY OF SOYBEAN ON ECONOMICS PERFORMANCE OF INDONESIAN SOYBEAN Azizah, Muthiah Abda; Syafrial, Syafrial; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.905 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.6

Abstract

Trade liberalization is closely related to the opening of market access for Indonesian products to the world and vice versa. Since the soybean trade out of BULOG control began in 1998, soybean imports increased very rapidly (Sudaryanto and Swastika, 2007). This research aims to determine the general picture of soybean economy, factors analyses that influence the economic performance of Indonesian soybean and findings the alternative of policies that can reduce soybean imports in Indonesia. Methods of data analysis are descriptive analysis, 2SLS simultaneous equations, and simulation of policy alternatives. Results of the analysis of the factors that affect the economic performance of Indonesian soybean, consists of 1) The area of soybean harvest is influenced significantly by the price of domestic soybean and domestic prices of corn, 2) Productivity soybean influenced significantly by the domestic prices of soybean and fertilizer prices, 3) soybean demand influenced significantly by population, domestic prices of soybean, 4) domestic prices of soybean significantly affected by world prices of soybean, exchange rates, and soybean supply, 5) Imports of soybean influenced significantly by the domestic demand of soybean and soybean production. Therefore, policy scenarios should be made to reduce soybean imports, including by carrying out the expansion of soybean harvest policy, the policy of increasing the productivity of soybean, the policy of subsidizing the price of fertilizer.
SIMULASI KEBIJAKAN TARIF IMPOR JAGUNG TERHADAP KINERJA EKONOMI JAGUNG DI INDONESIA Pangestika, Vioryza Balgies; Syafrial, Syafrial; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 26, No 2 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.027 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.2.12

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana kebijakan tarif impor mempengaruhi kinerja ekonomi jagung di Indonesia. Kinerja ekonomi jagung yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi permintaan dan penawaran jagung domestik, harga jagung domestik, impor jagung Indonesia, produktivitas jagung serta luas areal jagung. Metode analisis yang digunakan adalah fungsi produksi serta fungsi permintaan dan penawaran dalam bentuk persamaan simultan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penghapusan tarif impor jagung Indonesia dapat meningkatkan permintaan dan impor jagung Indonesia.Sedangkan hasil simulasi perubahan tarif sebesar 5% dan 10% menyebabkan peningkatan harga jagung domestik serta meningkatkan penawaran jagung Indonesia. Berdasarkan hasil simulasi dapat disimpulkan guna mengurangi impor jagung Indonesia maka diharapkan tarif impor jagung tetap dipertahankan.

Page 6 of 30 | Total Record : 291