cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 291 Documents
ANALYSIS OF THE COMPETITIVENESS OF TOBACCO INDONESIA IN THE INTERNATIONAL MARKET Putra, Handy Tribawana; Muhaimin, Abdul Wahib; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.26 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.7

Abstract

Tobacco is one of main export commodity from the plantation sub-sector of Indonesia. Indonesian tobacco exports in recent years,  2008 to 2014 experienced an increase or had a positive trend. It shows that the tobacco has the potential to be developed. Competitiveness analysis using the calculation of Revealed Comparative Advantage (RCA), while the analysis of competitivness Export Index (ECI) to see the trend of competitiveness. If Indonesia had RCA more than one, so Indonesia has a competitive advantage  and if Indonesia has a value of ECI more than one, then Indonesia is said to have a good competitiveness development. Based on the analysis of tobacco RCA Indonesia in the international market, Indonesia has a comparative advantage compared to competing countries of Indonesia, such as France and Thailand with RCA> 1. Because Indonesia has a high export value for the tobacco and abundant natural resources as well as the amount of labor that much.The results of the analysis of ECI, to determine the trend of the competitiveness of Indonesian tobacco than the comparison countries, namely France and Thailand, shows Indonesian tend to have better competitiveness development value ECI> 1. This is because of Indonesia has a better advantage export than France and Thailand. Based on the analysis of RCA and ECI, it can be concluded that in the future, tobacco will be a interested commodity because of the increased demand, it will make Indonesia must have a competitiveness in domestic and international markets.
MODEL EKONOMI RUMAH TANGGA PERTANIAN LAHAN KERING DI KABUPATEN KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH Mariyanto, Joko; Dwiastuti, Rini; Hanani, Nuhfil
HABITAT Vol 26, No 2 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.821 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.2.13

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun model ekonomi rumah tangga pertanian berdasarkan keputusan produksi, alokasi curahan kerja dan keputusan konsumsi rumah tangga petani lahan kering serta merumuskan alternatif kebijakan yang dapat diambil untuk meningkatkan pendapatan petani lahan kering. Metode analisis yang digunakan adalah sistem persamaan simultan yang didasarkan pada model ekonomi rumah tangga (agricultural household model). Metode pendugaan parameter menggunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS) dengan software SAS versi 9.3 for Windows sedangkan untuk menghasilkan alternatif kebijakan yang dapat meningkatkan pendapatan petani digunakan analisis simulasi, yaitu peningkatan lapangan kerja sektor off-farm dan penambahan satu unit jumlah ternak sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antara keputusan produksi, alokasi curahan kerja dan keputusan konsumsi dalam sistem usahatani lahan kering. Alternatif kebijakan peningkatan lapangan kerja sektor off-farm mampu meningkatkan pendapatan total rumahtangga petani sedangkan penambahan satu unit jumlah ternak sapi justru akan menurunkan pendapatan rumah tangga petani.
ANALISIS SIMULASI KEBIJAKAN PENINGKATAN EKSPOR MANGGIS INDONESIA Ashari, Tiara Dika; Setiawan, Budi; Syafrial, Syafrial
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.213 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.8

Abstract

Manggis merupakan salah satu produk hortikultura dari Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ekspor manggis dari Indonesia memiliki kendala, yaitu diantaranya adalah budidaya manggis yang tradisional dan kualitas manggis yang tidak sesuai dengan keinginan negara tujuan ekspor.  Sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ekonomi manggis Indonesia dan (2) Menganalisis alternatif kebijakan yang tepat untuk meningkatkan ekspor manggis Indonesia. Metode analisis menggunakan persamaan simultan 2SLS. Simulasi kebijakan dilakukan untuk meningkatkan ekspor manggis Indonesia, yaitu (1) Skenario perluasan areal panen manggis dan (2) Skenario subsidi pupuk. Hasil dari penelitian adalah (1) Faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja ekonomi manggis di Indonesia adalah luas areal panen manggis, produktivitas manggis, permintaan manggis domestik, harga manggis domestik dan ekspor manggis (2) Simulasi peningkatan luas areal panen manggis dan simulasi pemberian subsidi pupuk dapat meningkatkan ekspor manggis Indonesia.
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU JAMUR TIRAM DI INDUSTRI RUMAH TANGGA AILANI KOTA MALANG JAWA TIMUR Dermawan, Johan; Muhaimin, Abdul Wahib
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.759 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.3

Abstract

Persediaan menjadi bagian terpenting pada setiap perusahaan tidak terkecuali pada Home Industry Ailani. Penentuan tingkat persediaan yang optimal menjadi fokus penelitian ini. Untuk itu diperlukan peramalan kebutuhan jamur tiram yang tepat dengan menggunakan metode Autoregresive Moving Avarage (ARMA). Hasil dari peramalan akan digunakan untuk menentukan besarnya persediaan jamur tiram pada periode mendatang. Penentuan persediaan yang optimal didasarkan pada metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil dari peramalan menunjukkan bahwa kebutuhan jamur tiram untuk periode satu tahun ke depan mengalami peningkatan menjadi 6.776,93 kg. Tingkat persediaan optimal jamur tiram sebesar 65,48 kg dan maksimal sebesar 77,91 kg, dengan frekuensi pemesanan dua kali per minggu. Metode EOQ juga memberikan penghematan pada biaya persediaan sebesar Rp 26.464,72 per minggu untuk periode satu tahun mendatang. Oleh karena itu dapat disarankan kepada Home Industry Ailani agar menggunakan metode EOQ untuk menekan biaya persediaan sehingga didapatkan keuntungan yang maksimal.
PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK ABON JAMUR TIRAM DI PERUSAHAAN AILANIFOOD KOTA MALANG JAWA TIMUR Sudrajad, Ahmad Bagus; Andriani, Dwi Retno
HABITAT Vol 26, No 2 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.777 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.2.9

Abstract

Abon jamur adalah jenis makanan yang berbentuk serpihan dan kering,  terbuat dari jamur tiram yang telah dicampur dengan bumbu dan telah melalui proses penggorengan, abon jamur tersebut diproduksi oleh perusahaan Ailanifood di Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh atribut produk terhadap keputusan pembelian abon jamur Ailani di kota Malang. Dengan menganalisis atribut-atribut produk yang berpengaruh signifikan dan dominan. Metode penentuan responden menggunakan accidental sampling. Alat analisis yang digunakan adalah uji Cochran Q dan Regresi Berganda. Pada uji t variabel yang berpengaruh signifikan yaitu kemasan, kualitas, dan harga, sementara variabel paling dominan terhadap Ailani jamur abon keputusan pembelian adalah atribut harga. Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh atribut produk kecuali merk, seperti (kemasan, kualitas, dan harga) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk abon jamur ailani.
ANALYSIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT OF TOMATO BEEF AGRIBUSSINESS (Case Studies in Tani Maju Group Dusun Junggo Kecamatan Bumiaji, Batu) Triyasari, Sri Ratna; Muhaimin, Abdul Wahib; Koestiono, Djoko
HABITAT Vol 26, No 1 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.227 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.1.4

Abstract

Main strength of agribusiness is the fulfillment of demand for agricultural products. However, this demand is often located in cities and industrial centers, whereas the production site of agribusiness is always far away from cities and industrial centers where the demand derives from. Indonesian farmers are lacking of competing ability, and therefore, it is hard to give better quality of supply and more punctuality of procurement. Punctuality is highly required by consumer and therefore, this research attempts to discuss punctuality. The objective of research is to analyze the performance of tomato beef supply chain management and the long-term relationship among the agencies of tomato beef supply chain management. To achieve this objective, research uses analysis methods of SCOR AHP and descriptive statistic. Result of research indicates that the performance of tomato beef supply chain management may be classified already as the good one but it can still be improved by establishing the main priority or the best solution alternative for supply chain management, which respectively is the making of long-term business contract. Therefore, long-term relationship among the agencies of tomato beef supply chain management will be stronger.
ANALISIS KINERJA PEMASOK BAHAN BAKU UTAMA PAKAN TERNAK (Kasus di Perusahaan Agroindustri Pakan Ternak PT. Japfa Comfeed Indonesia unit Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur) Aminata, Rosalina Nisa; Muhaimin, Abdul Wahib; Priminingtyas, Dina Novia
HABITAT Vol 26, No 2 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.493 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.2.10

Abstract

Penelitian ini penting untuk dilakukan karena menurunnya komitmen beberapa pemasok jagung yang tidak mampu memenuhi syarat perusahaan dalam memenuhi permintaan jagung, sedangkan stabilitas produksi harus tetap dijaga oleh perusahaan. Banyaknya pemasok jagung yang bekerja sama dengan perusahaan menyebabkan kurangnya kontrol perusahaan terhadap kinerja pemasok, sehingga pesanan perusahaan yang dikirim oleh pemasok jagung tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Mengidentifikasi kriteria penilaian yang digunakan perusahaan untuk menilai kinerja pemasok 2) Mengidentifikasi urutan kriteria yang menjadi prioritas kinerja pemasok jagung 3) Menganalisis pemasok jagung yang menjadi prioritas utama dan yang patut dipertahankan dalam menjalin kerjasama. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah snowball sampling untuk pemilihan sampel pemasok, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, kuesioner tertutup, dan dokumentasi berupa laporan bulanan dan tahunan. Fuzzy AHP sebagai metode analisis data, dilakukan dengan mengkalkulasi hasil skala perbandingan berpasangan yang telah dinilai oleh para informan, kemudian menghitung nilai vektor dan nilai defuzzifikasi, serta menormalisasikan angka fuzzy untuk mendapatkan bobot global dari masing-masing pemasok. Hasil dari Penelitian ini adalah kriteria yang digunakan dalam menilai kinerja pemasok yaitu kualitas, kuantitas, dan pengiriman. Pemasok jagung yang memiliki kinerja terbaik adalah pemasok N, sedangkan pemasok dengan bobot terendah adalah L. Kesimpulannya adalah perusahaan dapat mempertahankan pemasok N serta harus memperhatikan dan memberikan kontrol lebih kepada pemasok L agar kinerja yang diberikan menjadi lebih baik.
ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA DALAM KLASTER AGROINDUSTRI MAKANAN RINGAN DI KOTA MALANG Mustaniroh, Siti Asmaul; Santoso, Imam
HABITAT Vol 26, No 3 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.801 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.3.17

Abstract

Pengembangan klaster makanan ringan merupakan salah satu usaha meningkatkan kinerja usaha agroindustry skala UMKM di Kota Malang. Studi ini dilakukan di sentra industri keripik tempe dan sentra industri marning jagung. Permasalahan utama sentra industri makanan ringan di Kota Malang antara lain; aspek manajemen, teknologi dan sistem produksi. Hal ini diduga menjadi salah satu penyebab belum efektifnya kinerja klaster. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel manajemen, teknologi dan sistem produksi terhadap efektivitas kinerja klaster makanan ringan di Kota Malang. Metode analisis data menggunakan menggunakan permodelan GSCA. Hasil analisa menunjukkan  bahwa variabel manajemen dan teknologi berpengaruh secara signifikan terhadap sistem produksi. Namun, kedua variabel tersebut tidak berpengaruh langsung terhadap efektivitas kinerja dari klaster makanan ringan.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR KOPI INDONESIA DAN VIETNAM DI PASAR ASEAN 5 Zuhdi, Fadhlan; Suharno, Suharno
HABITAT Vol 26, No 3 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.047 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.3.18

Abstract

Selama 14 tahun terakhir, ekspor kopi Indonesia dan Vietnam terus mengalami pertumbuhan khususnya pada jenis kopi HS 090111 (Coffee, not roasted, not decaffeinated) ke pasar ASEAN 5. Pertumbuhan tersebut didasari pada terus meningkatnya kuantitas serta nilai ekspor kopi Indonesia dan juga Vietnam dalam beberapa tahun terakhir. Diadakannya Asean Economic Community (AEC) pada awal tahun 2016 menstimulus eksportir kopi seperti Indonesia untuk tetap menjaga kuantitas ekspornya ke ASEAN 5 sehingga diperlukan sebuah analisa terkait daya saing produk kopi Indonesia di pasar ASEAN 5.Untuk mengetahui sejauh mana ekspor kopi Indonesia dan Vietnam mampu berdaya saing di pasar ASEAN 5, dilakukan analisis RCA (Revealed Comaparative Advantage) dan untuk mengetahui apakah suatu produk dalam performa yang dinamis atau tidak digunakan alat analisis EPD (Export ProductDynamics). Hasil analisis menunjukkan bahwa ekspor kopi Indonesia dan Vietnam di pasar ASEAN 5 memiliki daya saing dengan Indonesia memiliki nilai rata-rata RCA sebesar 10,16 dan Vietnam sebesar 53,44. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa ekspor kopi Vietnam lebih memiliki daya saing jika dibandingkan ekspor kopi Indonesia. Sedangkan hasil analisis EPD menunjukkan bahwa perdagangan kopi Indonesia maupun Vietnam berada pada kuadran rising star yang berarti bahwa kinerja perdagangan ekspor berjalan cepat dan dinamis dimana tingkat pertumbuhan ekspor kopi Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya pangsa ekspor di ASEAN 5.Pemerintah diharapkan mampu untuk meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke pasar ASEAN 5 mengingat terus bertumbuhnya permintaan kopi dari pasar tersebut sehingga perlu diberlakukan sebuah kebijakan taktis yang mampu menstimulus para petani untuk memproduksi kopi secara lebih efisien.
ANALISIS VARIASI HARGA DAN INTEGRASI PASAR BAWANG MERAH DI JAWA BARAT Nuraeni, Dini; Anindita, Ratya; Syafrial, Syafrial
HABITAT Vol 26, No 3 (2015)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.915 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2015.026.3.19

Abstract

Integrasi pasar merupakan suatu ukuran yang menunjukkan seberapa jauh perubahan harga yang terjadi di pasar acuan akan menyebabkan terjadinya perubahan harga pada pasar pengikutnya. Namun, fluktuasi harga bawang merah yang sering terjadi dimanfaatkan oleh para pedagang untuk memanipulasi informasi harga di tingkat produsen sehingga transmisi harga dari pasar konsumen ke produsen cenderung bersifat asimetris. Hal ini mengindikasikan bahwa informasi harga belum tersalurkan dengan baik dan pasar tidak terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat variasi harga dan integrasi pasar bawang merah di Jawa Barat. Analisis koefisien variasi digunakan untuk menganalisis tingkat variasi harga dan pendekatan kointegrasi dengan model Vector Autoregression (VAR)/Vector Error Correction Model (VECM) untuk menganalisis integrasi pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat fluktuasi harga bawang merah di tingkat produsen, grosir dan eceran adalah tinggi dan tidak stabil. Hasil analisis integrasi pasar menunjukkan bahwa antara pasar produsen dan pasar grosir tidak terjadi integrasi pasar jangka panjang namun terintegrasi dalam jangka pendek. Antara pasar produsen dan pasar eceran terjadi integrasi pasar dalam jangka panjang namun dalam jangka pendek tidak terintegrasi. Antara pasar grosir dan pasar eceran terintegrasi baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Page 7 of 30 | Total Record : 291