cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Intelektualita
ISSN : -     EISSN : 23545984     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Intelektualita adalah jurnal berkala ilmiah yang berbasis open-accass yang memuat hasil-hasil penelitian, book review dalam bidang kajian Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Supervisi, Kepemimpinan dan Psikologi. Jurnal intelektualita diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal ini memfokuskan diri pada pengkajian ilmu bidang pendidikan, manajemen pendidikan, supervisi Psikologi dan Konseling. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
PENGELOLAAN PROGRAM IN SERVICE TRAINING DALAM PENGEMBANGAN METODE JARIMATIKA PADA GURU BAIT QURANY SALEH RAHMANY KOTA BANDA ACEH Muhammad Ernanda Taufiq; Muhammad Faisal; Sri Rahmi
Intelektualita Vol 7, No 02 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan program in service training yang baik dan matang dalam pengembangan metode jarimatika pada guru sangat diperlukan, agar terarahnya tujuannya yang diinginkan sehingga dapat tercapai secara efektif dan efisien. Tujuannya dari program in service training dalam pengembangan metode jarimatika pada guru yaitu agar seorang guru mampu memahami, menguasi dan terampil dalam penggunaan metode jarimatika (metode hafalan Al-Qur’an). Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan kendala pengelolaan program in service training dalam pengembangan metode jarimatika pada guru TK Bait Qurany Saleh Rahmany Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Perencanaan program in service training dalam pengembangan metode jarimatika pada guru TK Bait Qurany Saleh Rahmany Kota Banda Aceh meliputi: penyusunan kurikulum dan selabus pelatihan, penetapan kriteria dan persyaratan peserta pelatihan, penyelenggaraan kegiatan pelatihan, penyiapan materi pelatihan, penetapan metode pelatihan, penetapan instraktruktur/fasilitator pelatihan, penyusunan jadwal pelatihan, penetapan rencana evaluasi program pelatihan, penyiapan bahan, fasilitas, dan peralatan pelatihan, penyiapan sumber pendanaan pelatihan. 2) Pelaksanaannya meliputi: menentukan kebutuhan pelatihan, menyusun desain pelatihan, mengembangkan isi program, memilih media pelatihan dan prinsip belajar, pelaksanaan latihan, mengevaluasi pelatihan, dan transfer pelatihan. 3) Kendala pengelolaannya yang didapati dari segi perencanaannya yaitu pengaturan jadwal pelatihan, dari segi pelaksanannya yaitu pertama, terkadang guru-gurunya ketika sudah di berikan pelatihan dalam pengembangan metode jarimatika (metode hafalan Al-Qur’an) di hari itu besok-besoknya sudah lupa. kedua, di waktu. ketiga, di jaringan pada saat berlangsungnya pelatihan.
Pengelolaan Media Belajar dalam Upaya Pencapaian SKL di PAUD Arifa Banda Aceh Ainul Mardhiah; Nurul Hikmah
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya kompetensi lulusan. Untuk itu diperlukan pengelolaan sarana dan prasarana dengan baik, seperti; pengelolaan media pembelajaran. Pengelolaan media belajar dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang efektif dengan menjadikan media belajar sebagai SKL anak. SKL pada tinkat PAUD masih sangat rendah, ini disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah;  1) Untuk mengetahui,bagaimanakah pengelolaan media belajajar di PAUD Arifa Banda Aceh, 2).  Apa sajakah jenis-jenis  media belajar yang digunakan di PAUD Arifa Banda Aceh, Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dengen pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan media belajar belum dijadikan SKL dan belum mendapatkan alat permainan edukatif dari pihak Yayasan dan pihak luar. Kuranganya media belajar merupakan hambatan yang dihadapi oleh para guru di PAUD Arifa Kota Banda Aceh, hal ini disebabkan oleh keterbatasan dana dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan media belajar. Strategi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut guru memanfaatkan lingkungan alam dan kreatifitas guru sebagai sumber belajar. Pengelolaan media belajar yang dilakukan di PAUD Arifa Kota Banda Aceh belum berjalan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian pihak Yayasan dan kerjasama pihak sekolah dengan masyarakat. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pengelolaan media belajar dapat mempengaruhi pada kualitas lulusan. Anak di PAUD Arifa Banda Aceh.
INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA PADA MASA AWAL (Kajian dari Abad ke-7 sampai ke-19 M) Mardin Mardin
Intelektualita Vol 7, No 01 (2018): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab permasalahan ragam institusi pendidikan Islam di Nusantara pada masa awal. Kajian ini difokuskan dari abad ke-7 sampai 19 M. Penelitian ini menggunakan metode kajian historis dan studi kepustakaan. Setelah dilakukan pnelitian dapatdisimpulkan Islam masuk ke Nusantara pada abad pertama Hijriah atau abad VII M langsung dari Arab. Lembaga pendidikan Islam telah ada semenjak Islam masuk ke Nusantara. Ajaran Islam diajarkan melalui lembaga-lembaga ini agar penganutnya dapat menjalankan syariatIslam secara kaffah. Institusi pendidikan Islam pada masa awal di Nusantara dikelompokkan menjadi lima tingkatan. Pertama, Tingkat Dasar, institusinya terdiri dari Meunasah, Rumah Guru, Masjid, Pengajian Desa dan Pendidikan Rendah. Kedua Tingkat Menengah Pertamayakni Rangkang. Ketiga, Tingkat Menengah Atas, institusinya adalah Dayah, Pesantren dan Pendidikan Atas. Keempat Perguruan Tinggi, institusinya Dayah Cot, Masjid, Dayah Manyang, Dayah Teuku Chik, Pesantren Besar dan Pendidikan Tinggi. Kelima, Tingkat Spesialisasi yakni Majelis Taklim Tinggi dan Pesantren Takhassus. Bentuk, jenis dan jenjangpendidikan di kerajaan-kerajaan Islam Nusantara dipengaruhi oleh asal usul ulama pembawanya. Terdapat kesamaan bentuk, jenis dan jenjang pendidikan antar sesama kerajaan Islam yang berada di Aceh. Terdapat kesamaan antara kerajaan Islam yang berada di Jawa dengan di Kalimantan dan Sulawesi. Perubahan bentuk, jenis dan jenjang pendidikan di kerajaan-kerajaan Islam Nusantara dipengaruhi oleh perkembangan pengetahuan pendidikan di Nusantara.
Pengaruh Metode Penugasan Dan Pembiasaan Terhadap Pelaksanaan Ibadah Shalat Pada Mahasiswa Ainal Mardhiah
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermula dari teori bahwa setiap muslim yang sudah baligh wajib melaksanakan ibadah shalat 5 waktu sehari semalam. Namun dalam pengamatan dan wawancara penulis selama mengajar ilmu akhlak masih terdapat mahasiswa yang tidak mengerjakan ibadah shalat 5 waktu sehari semalam. Berdasarkan informasi tersebut dari mahasiswa, penulis sebagai dosen pengajar ingin mencoba menerapkan metode penugasan pembiasaan, agar mahasiswa dapat menjaga, dan selalu melaksanakan ibadah shalat 5 kali sehari semalam. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Akhlak sebanayak 1 unit. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik porpusive sampling. Untuk sampelnya peneliti mengambil mahasiswa yang mengambil mata kuliah ilmu akhlak sebanyak 1 unit sebanyak 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penugasan diberikan hanya 27 % dari sampel yang diteliti, selalu mengerjakan shalat lima waktu, 4 % tidak pernah mengerjakan shalat, dan 69 % kadang-kadang mengerjakan shalat kadang-kadang tidak mengerjakannya, dengan alasan sibuk dengan kuliah, banyak tugas kuliah, kelelahan, tidak ada yang mengingatkan karena mereka tinggal di cost, sebagaian lain karena ngantuk habis semalaman (sampai pagi) main game di gedged. Setelah diberikan penugasan dapat kita lihat bahwa tidak ada lagi mahasiswa yang tidak mengerjakan shalat lima waktu, dan tinggal 15 % dari sampel yang mengerjakan shalat lima waktu kadang-kadang, 85 % dari sampel yang diteliti sudah mengerjakan shalat lima waktu “selalu”. Hal ini mneunjukkan bahwa bahwa sebagaian besar mahasiswa sudah melaksanakan shalat lima waktu “selalu”, dan tidak ada lagi yang tidak melaksanakan shalat, sedikit sekali yang shalatnya kadang kadang, hal ini dapat kita artikan bahwa metode penugasan sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan shalat mahasiswa.
PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIDZ DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI SMP PKPU NEUHEUN ACEH BESAR Dian Mahza Zulina; Mumtazul Fikri
Intelektualita Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengelolaan program tahfidz, kepala sekolah sangat berperan penting dalam menjalankan program tahfidz, dan bisa mewujudkan karakter siswa yang islami. Sekolah SMP PKPU Neuheun Aceh Besar berbeda dengan sekolah lainnya di mana sekolah ini memiliki program unggulan yaitu program tahfidz, di mana setiap harinya mengadakan tahfidz Al-Qur‟an, semua siswa mampu menghafal sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah, dan karakter siswa setelah mengikuti program tahfidz sudah semakin membaik. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui pengelolaan program tahfidz, metode, faktor pendukung, dan penghambat program tahfidz dalam pembentukan karakter anak di SMP PKPU Neuheun Aceh Besar. Bentuk penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, 2 orang guru bidang tahfidz, 2 orang siswa hafidz Qur‟an 12 juzdan 3 juz. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, pengelolaan program tahfidz dalam pembentukan karakter anak di SMP PKPU Neuheun Aceh Besar, secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik, adapun pelaksanaannya meliputi (1) perencanaan; (2) pengorganisasian; (3) pengarahan; (4) pemantauan program tahfidz. kedua, metode menghafal Al-Qur‟an yang diterapkan yaitu (1) metode tahfidz; (2) metode takrir; (3) metode tartil. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat program tahfidz, faktor pendukung yaitu (1) faktor lingkungan sosial; (2) Al-Qur‟an yang di sediakan pihak sekolah untuk menghafal; (3) tersedianya kelas untuk kegiatan tahfidz; (4) adanya guru tahfidz. Faktor penghambat yaitu (1)sifat malas yang timbul dari siswa; (2) kurangnya kelas untuk kegiatan tahfidz; (3) kekurangan guru tahfidz.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN NON FORMAL (Study Kasus TPQ Baitushshadiqien Kec. Baitussalam Kab. Aceh besar) Nur Fazillah
Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan merupakan salah satu sumber daya yang secara langsung menunjang efektifitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) sumber-sumber pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (2) prosedur manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (4) pertanggungjawaban pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, yaitu proses data, penyajian data dan kesimpulana awal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sumber-sumber pembiayaan pendidikan nonformal di TPQ Baitushshadiqien bersumber dari orang tua santri dan bantuan donatur yang tidak tetap, (2) prosedur manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien dibuat dalam bentuk program pencapaian jangka pendek; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan disesuaikan antara kebutuhan dengan kas pendidikan nonformal di TPQ Baitushshadiqien; (4) pertanggungjawaban pembiayaan dilaksanakan pada akhir tahun.
URGENSI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM ISLAM Basidin Mizal
Intelektualita Vol 6, No 01 (2017): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka membina dan mengembangkan seluruh potensi baik jasmani maupun rohani, dapat dilakukan melalui Pendidikan. Dengan proses Pendidikan, manusia mampu membentuk kepribadiannya.Untuk itu perlu diciptakan suasana kondusif agar terbentuk interaksi proses belajar mengajar yang mampu menyentuh dan menghubungkan seluruh aspek peserta didik. Ketersentuhan seluruh aspek anak didik akan mempermudah terangsangnya reaksi dan perhatian serta keinginan peserta didik untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Formulasi secara integral dan harmonis dalam setiap interaksi Pendidikan islam menawarkan tiga konsep pendekatan, yaitu al-basyar, al-insan, dan al-nas. Dengan konsep ini akan dapat menumbuhkan minat peserta didik untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya. Guna mewujudkanhal yang demikian itu diperlukan adanya norma akhlak dan aturan nilai moral yang disepakati bersama dan dijadikan sebagai acuan yang dapat membantu merumuskan tujuan Pendidikan, yaitu membentuk manusia agar memiliki akhlak mulia yang ditandai oleh adanya integritas kepribadian yang utuh, satu hati, ucapan dan perbuatan, memiliki tanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat dan bangsanya.
STRATEGI PEMBINAAN AKHLAK PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) AL-AZHAR SIEM ACEH BESAR Nurbayani Nurbayani
Intelektualita Vol 9, No 02 (2020): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bermaksud mengambarkan tentang strategi pembinaanakhlakpada Taman Pendidikan al-Qur‟an (TPQ) Al-Azhar Siem.Kajian ini didasarkan pada kebutuhani terhadap pengembangan strategi pendidikan Islam. Strategi pembinaan akhlak yang dipraktekkan oleh ustaz/ustazahbertujuan untuk membina akhlak santriMetode Penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian lima orangustaz/ustazahyang aktif dalam kegiatan pembelajaran al-Qur‟an. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (deep interview), observasi dan dokumentasi.Sedangkan analisis data dilakukan dengan menyajikan data dalam bentuk narasi yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan akhlak yang diterapkan dalam proses pembelajaran terintegrasi dalam beberapa hal berikut ini: 1) pembiasaan akhlak al-karimah menuju masa „aqil baligh; 2) melatih disiplin beribadah;3) melatih perasaan takut pada Allah dalam setiap perbuatan yang dilakukannya.
MANAJEMEN REKRUTMEN PESERTA DIDIK DI DAYAH MODERN DARUL ‘ULUM BANDA ACEH Syafruddin Syafruddin
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya manajemen sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang. Dengan adanya manajemen yang baik, semuanya dapat berjalan secara maksimal. Begitu juga dalam rekrutmen peserta didik. Manajemen rekrutmen peserta didik adalah hal yang sangat penting yang harus dilakukan oleh sebuah lembaga pendidikan untuk dapat menjaring calon peserta didik yang berkualitas. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: proses rekrutmen peserta didik, strategi rekrutmen peserta didik, dan kendala dalam pelaksanaan rekrutmen peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu Ketua Yayasan, satu orang Kepala MTs, dan dua orang Panitia Penerimaan Santri Baru. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, proses rekrutmen peserta didik baru dilakukan dengan persiapan kegiatan yang meliputi: (1) pembentukan panitia penerimaan peserta didik baru; (2) mengadakan rapat penerimaan peserta didik baru; (3) pembuatan, pengiriman/pemasangan pengumuman penerimaan peserta didik baru; (4) pendaftaran penerimaan peserta didik baru; (5) seleksi penerimaan peserta didik baru; (6) penentuan peserta didik yang diterima; (7) pengumuman peserta didik yang diterima; (8) pendaftaran ulang peserta didik yang diterima. Kedua, strategi rekrutmen peserta didik baru dilakukan dengan dua cara yaitu promosi dan seleksi. Ketiga, pelaksanaan rekrutmen peserta didik sudah dilakukan dengan bagus sesuai dengan ilmu manajemen sehingga tidak terdapat kendala dalam pelaksanaannya.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KERJASAMA GURU DI SMPN 2 BANDA ACEH Lailatussaadah, Lailatussaadah; Maryam, Maryam
Intelektualita Vol 7, No 01 (2018): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ji.v7i01.9917

Abstract

Kerjasama merupakan salah satu bentuk intraksi sosial. Dengan kata lain kerjasama merupakan suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan tertentu.Dengan demikian kerjasama yaitusesuatu yang dilakukan dua orang atau lebih dalam berinteraksi agar dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. Namunkeunggulan yang sering terjadi terlihat dari kemampuan para guru dalam membangun hubungan yang harmonis dengan mengikuti perkembangan pendidikan saat ini. Hal ini, yang terjadi diSMPN 2 Banda Aceh yaitu unggul dalam pembelajaran, penguasaan ilmu komunikasi dan komputerisasi, unggul dalam sekolah yang berbudaya lingkungan, dan unggul dalam pengembangan sumber daya manusia.sehingga, peneliti tertarik meneliti di SMPN 2 banda Aceh dan peneliti ingin mengamati apa strategi, kontribusi, dan kemampuan kepala sekolah dalam membangun  kerjasama yang baik. Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangunkerjasama guru, mengetahui kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kerjasama guru, dan mengetahui kemampuan kepala sekolah dalam mempengaruhi kerjasama guru di SMPN 2 Banda Aceh.Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subyek penelitianadalah kepala sekolah, dua orang guru, dan satu orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kerjasama guru yaitu: strategi kepala sekolah sebagai penentu arah, strategi kepala sekolah sebagai wakil dan jurubicara, strategi kepala sekolah sebagai komunikator yang aktif, strategi kepala sekolah sebagai mediator, dan strategi kepala sekolah sebagai integrator. Kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kerjasama guru yaitu: kontribusi antar peribadi dan kontribusi yang berhubungan dengan informasi. Kemampuan kepala sekolah dalammempengaruhi kerjasama guru SMPN 2 Banda Aceh dilihat dari kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sebuah lembaga pendidikan dan kemampuan kepala sekolah bagian dari masyarakat.

Page 7 of 27 | Total Record : 266


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol 13, No 2 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 13 No. 2 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol 13, No 1 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 13 No. 1 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita Vol 11, No 01 (2022): Jurnal Intelektualita Vol 10, No 02 (2021): Jurnal Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita Vol 9, No 02 (2020): Jurnal Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita Vol 7, No 02 (2019): Jurnal Intelektualita Vol 7, No 01 (2018): Jurnal Intelektualita Vol. 7 No. 01 (2018): Jurnal Intelektualita Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Intelektualita Vol 6, No 01 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 02 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelektualita Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Intelektualita Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) More Issue