cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AKADEMIKA
ISSN : 23016248     EISSN : 25977865     DOI : -
Core Subject :
Akademika : Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang terbit secara berkala pada bulan April dan September diterbitkan pertama kali pada bulan April 2012 (versi cetak) dan telah migrasi ke terbitan online sejak Bulan September 2017, oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Akademika : Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menerbitkan hasil penelitian yang berkaitan dengan beberapa disiplin ilmu yang ada disetiap Program Studi dan Fakultas dengan penentuan tema setiap penerbitannya
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018): September 2018" : 11 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (INFORMATION COMMUNICATIONS TECHNOLOGIES) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Hendra Saputra S Adiko
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.518 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.312

Abstract

One of the main tasks of an educator in realizing the goals of education in school is to develop learning strategies effectively. In learning activities especially in science learning about the process of the formation of rain requires the efforts of teachers in understanding what approaches are suitable for achieving learning goals. One suitable approach in instilling the concept of the process of rain formation is by using ICT-based media. ICT-based learning is a learning process by utilizing information technology. The purpose of this paper is to show that the use of ICT-based media can improve the learning motivation of Grade III students at the Gorontalo State University Laboratory. The method used to improve students 'motivation through classroom action research is done through evaluating student learning outcomes in which at the initial observation when educators did the learning process not using ICT-based media the results of students' mastery learning were only 9 people out of 23 students who subject to action or 39%. But after reflection again using ICT-based media, students' learning completeness increased to 21 students who managed to achieve learning completeness or 91%. Salah satu tugas utama seorang pendidik dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendidikan di sekolah adalah mengembangkan strategi pembelajaran secara efektif. Dalam kegiatan pembelajaran khususnya dalam pembelajaran IPA tentang Proses terbentuknya hujan diperlukan upaya guru dalam memahami pendekatan apa yang cocok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu pendekatan yang cocok dalam menanamkan konsep proses terbentuknya hujan adalah dengan penggunaan media berbasis ICT. Pembelajaran berbasis ICT adalah proses pembelajaran dengan memanfatkan teknologi informasi. Tujuan dari makalah ini untuk menunjukan bahwa penggunaan media berbasis ICT dapat meningkatkan Motivasi belajar peserta didik kelas III SD Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo. Metode yang digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui evaluasi hasil belajar pesert didik yang dilakukan dimana pada observasi awal ketika pendidik melakukan proses pembelajaran tidak menggunakan media berbasis ICT hasil ketuntasan belajar peserta didik hanya 9 orang dari 23 peserta didik yang dikenai tindakan atau 39 %. Namun setelah dilakukan refleksi kembali dengan menggunakan media berbasisi ICT ketuntasan belajar peserta didik meningkat mencapai 21 peserta didik yang berhasil mencapai ketuntasan belajar atau 91 %.
EVALUASI KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN IPA DI SD MUHAMMADIYAH SE KABUPATEN GORONTALO Yulanti S Mooduto
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.317 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.317

Abstract

This Article Journal is meant to find out : (1) Teacher Professional Competence is compiling Learning – learning.(2) Teacher Professional Competence in implementing the learning process of science and learning. (3) Teacher Professional Competence in implementing the learning Assesmen of science. This study was carried out at Muhammadiyah Elementary in the Gorontalo district. The Method used is a descriptive qualitative research method that includes performance planning and learning assessments with data acquisition trough observation interviews and documentation. Studies show that : (1). The teacher.s professional competence of putting together new set of learning for science at Muhammadiyah elementary and gorontalo discrict have been generally good for only a few teaher’s who plan to learn less. (2). The teacher.s professional competence in performing the learning in this case in under optimal quality of class management. There for , efforts in the quality of learning are required. (3). The teahers profesionallcompetence of assessing learning in general is lacking and n eeds improvement. There are still many teacher who are less than optimal at executing judgment. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi profesional guru dalam penyusunan perencanaan pembelajaran IPA, (2) kompetensi profesional guru dalam melaksanakan proses pembelajaran IPA dan (3) kompetensi profesional guru dalam melaksanakan penilaian pembelajaran IPA. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah se Kabupaten Gorontalo, Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang deskriptif yang meliputi perencanaan , pelaksanaan dan penilaian pembelajaran dengan perolehan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)kompetensi profesional guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran IPA di SD Muhammadiyah se Kabupaten Gorontalo secara umum sudah baik. Hanya pada beberapa orang guru yang kurang dalam merencanakan pembelajaran, (2) kompetensi profesional guru dalam melaksanakan pembelajaran yang dalam hal ini adalah kualitas pengelolaan kelas masih kurang optimal. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya-upaya perbaikan untuk peningkatan mutu pembelajaran dan (3) kompetensi profesional guru dalam menilai pembelajaran secara umum masih kurang dan butuh perbaikan. Masih banyak guru yang kurang optimal dalam melaksanakan penilaian.
PENGARUH TEKNIK PEMBERIAN BALIKAN DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA (Suatu Penelitian Eksperimen di Kelas VIII SMP Negeri 2 Bongomeme) Suleman Suleman
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.669 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.313

Abstract

The study aimed to find out: (1) differences in science learning outcomes between students who were taught with delayed and direct feedback giving techniques, (2) the interaction effects of feedback techniques and spatial cognitive style on science learning outcomes, (3) differences in science learning outcomes in the group of students who have high spatial cognitive style, those who are taught using delayed and direct feedback giving techniques, (4) differences in science learning outcomes in students who have a low spatial cognitive style, are taught using delayed and reversed direct giving techniques . The method used is tretment by level with 2 x 2 ANAVA design. The results of this study show that the learning outcomes of science in students who are taught by the technique of giving direct natural science learning outcomes are higher than the delayed giving technique. There is an influence of the interaction between the reciprocal giving technique and the cognitive style of the students towards the learning outcomes of science. Students who have a high spatial cognitive style learned by the technique of giving direct feedback to science learning outcomes are higher than the delayed giving technique. For students who have a low spatial cognitive style, learning techniques for giving direct feedback to science learning outcomes are lower than delayed feedback techniques. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar IPA antara peserta didik yang dibelajarkan dengan teknik pemberian balikan langsung dan balikan tertunda, (2) pengaruh interaksi teknik pemberian balikan dan gaya kognitif spasial terhadap hasil belajar IPA, (3) perbedaan hasil belajar IPA pada kelompok peserta didik yang memiliki gaya kognitif spasial tinggi, yang dibelajarkan dengan menggunakan teknik pemberian balikan langsung dan balikan tertunda, (4) perbedaan hasil belajar IPA pada peserta didik yang memiliki gaya kognitif spasial rendah, dibelajarkan dengan menggunakan teknik pemberian balikan langsung dan balikan tertunda. Metode yang digunakan adalah tretmen by level dengan rancangan desain ANAVA 2 x 2. Hasil dari penelitian ini menunjukan hasil belajar IPA pada peserta didik yang dibelajarkan dengan teknik pemberian balikan langsung hasil belajar IPA lebih tinggi daripada teknik pemberian balikan tertunda. Terdapat pengaruh interaksi antara teknik pemberian balikan dan gaya kognitif peserta didik terhadap hasil belajar IPA. Peserta didik yang memiliki gaya kognitif spasial tinggi yang dibelajarkan dengan teknik pemberian balikan langsung hasil belajar IPA lebih tinggi daripada teknik pemberian balikan tertunda. Untuk peserta didik yang memiliki gaya kognitif spasial rendah, dibelajarkan dengan teknik pemberian balikan langsung hasil belajar IPA lebih rendah daripada teknik pemberian balikan tertunda.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN SISWA TERHADAP KUALITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN Yurni Rahman
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.598 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.318

Abstract

This study aims: to determine the factors that influence student satisfaction towards library services at Madrasah Ibtidaiyah, the level of student satisfaction with services Madrasah Ibtidaiyah library, and the most dominant factor in influencing student satisfaction with library services at the Ibtidaiyyah Madrasah. That approach used in this study is quantitative, with the type of exploratory research. While the population is all students of Alwathaniyyah Madrasah Ibtidaiyah, for sampling is done using random sampling. The results of this study among others: the quality factor of employee services at the Ibtidaiyah Madrasah library Alwathaniyyah is good, students look at the product / physical quality of Madrasah libraries Ibtidaiyah Alwathaniyyah is good enough and needs improvement, students look the performance of library staff in Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah is good, and a factor the most dominant in influencing student satisfaction with service quality The Ibtidaiyah Alwathaniyyah Madrasah Library is a factor in Service Quality Librarian. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan siswa terhadap layanan perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah, tingkat kepuasan siswa terhadap layanan perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah, dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan siswa terhadap layanan perpustakaan Madrasah Ibtidaiyyah. Pendekatan yang digunakan dalam Jurnal ini adalah kuantitatif, dengan jenis eksploratori. Sedangkan populasinya yaitu seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah, untuk pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan random sampling. Hasil penelitian ini antara lain: faktor kualitas layanan jasa pegawai perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah sudah baik, siswa memandang kualitas produk/fisik perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah sudah cukup baik dan perlu adanya peningkatan, siswa memandang performansi pegawai perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah sudah baik, dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan siswa terhadap kualitas layanan Perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah Alwathaniyyah adalah faktor Kualitas Layanan Jasa Pegawai Perpustakaan.
URGENSI MATA KULIAH PENDIDIKAN KARAKTER DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN DALAM KONTELASI GURU SEBAGAI ROLE MODEL BAGI PESERTA DIDIK Irmawati Duko Ishak
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.408 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.314

Abstract

The formulation of the problem in this study is that the Indonesian government emphasizes the implementation of character education in the learning process in schools. in practice there are reductions that result in the practice of character education not being comprehensive, because prioritizing the teaching of values is more emphasis on the cognitive side. This research is a qualitative descriptive study conducted at the Teacher Training and Education Faculty of Gorontalo State University. The source of the data uses a purposive sample that focuses on selected informants. Data collection is needed through observation, interviews and documentation studies. The data analysis technique used in this study is interactive analysis with 4 components of analysis, namely: 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, and 4) conclusion. The results of the research data are as follows: 1) Based on the results of the interviews, it was concluded that 100% of the speakers had heard the term character education. 2) 97% of informants do not understand about 97% character education. The resource person does not understand the implementation of 100% character education 99% of speakers do not know how to teach character education to students. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah pemerintah Indonesia memberi penekanan pada pelaksanaan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran di sekolah. pada praktiknya terjadi reduksi-reduksi yang mengakibatkan praktik pendidikan karakter tidak komprehensif, karena lebih mengedepankan pada pengajaran nilai-nilai saja yakni penekanan lebih pada sisi kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dilakukan di Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Sumber data menggunakan sampel purposif (purposive sample) yang fokus pada informan-informan terpilih. Pengumpulan data yang diperlukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif dengan 4 komponen analisis yaitu: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Data hasil penelitian sebagai berikut: 1) Berdasarkan hasil wawancara diperoleh kesimpulan bahwa 100 % narasumber pernah mendengar istilah pendidikan karakter. 2) 97% narasumber tidak paham mengenai pendidikan karakter 97% narasumber tidak paham implementasi pendidikan karakter 100% narasumber ingin mengajarkan pendidikan karakter terhadap siswa jika nanti mengajar disekolah. 99% narasumber tidak tau cara mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MATEMATIKA DASAR MELALUI MUSIC AND MOVEMENT Amna N Noho
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.633 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.319

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the basic math skill students 5-6 years old can be improved through music and movement. This research was conducted at TKIT Ibnu Sina Duren Sawit, East Jakarta Timur, with as many as 27 students study subjects. The study was conducted in two cycles and accompanied by 2 teachers who act as observers, method action research. Data collected through observation and interviews as well as qualitative and quantitative data analysis. Qualitative data were analyzed by comparing the students’ grades in cycle 1 and cycle 2 while the qualitative data was analized by data reduction, display data, and conclusion. The results showed an increase in students’ basic math skill through music and movement. In cycle 2 the development of the mathematical aspects of general intelligence has increased 23% from the initial conditions before the study, in wich each indicator increased by 52% compared to the time of observation. Based on data analysis, it can be concluded that the students’ basic math skill can be improved through music and movement. It is thus suggested to kindergarten teachers to use music and movement in order to improve the learning basic math skill of students. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah kemampuan dasar matematika siswa usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan melalui kegiatan music and movement . Penelitian ini dilakukan di TKIT Ibnu Sina Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan sebanyak 27 siswa subjek penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan didampingi oleh 2 orang guru yang bertindak sebagai pengamat, metode penelitian tindakan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara serta analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan membandingkan nilai siswa dalam siklus 1 dan siklus 2 sedangkan data kualitatif dianalisis dengan reduksi data, data tampilan, dan kesimpulan. Hasilanya menunjukkan peningkatan kemampuan matematika dasar siswa melalui kegiatan music and movement . Pada siklus 2 perkembangan aspek matematika dasar telah meningkat 23% dari kondisi awal sebelum penelitian, yang mana setiap indikator meningkat sebesar 52% dibandingkan dengan waktu pengamatan. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa kemampuan matematika dasar siswa dapat ditingkatkan melalui kegiatan music and movement. dengan demikian disarankan kepada guru TK untuk menggunakan music and movement dalam rangka meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION DI KELAS IV SDN 6 BULANGO SELATAN Yane Hardiyanti Mahmud
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.311 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.315

Abstract

This journal is about improving student’s Learning Outcomes in production Technology development through Group Investigation model In Grade IV of SDN 6 Bulango Selatan, Gorontalo Regency.The objective of this study is to improve students’ learning outcomes in Production Technology Development through Group Investigation model in Grade IV of SDN 6 Bulango Selatan. The researcher used classroom action research which was conducted in two cycles (CAR). The technique of collecting data is observation, tests, and documentation. From the preliminary observations, the percentage of students’ completeness is 32% or 8 of 25 students in Grade IV of SDN 6 Bulango Selatan while the average value is 47.6. In cycle I, the level of students’ completeness percentage increased to 48% or 12 of 25 students. In the cycle 2, the percentage of students’ completeness reached 84% or 21 of 25 students in Grade IV SDN 6 Bulango Selatan Telah dilakukan penelitian mengenai meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangan teknologi produksi melalui model Group Investigation di kelas IV SDN 6 Bulango Selatan Kabupaten Gorontalo. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangan teknologi produksi melalui model Group Investigation di kelas IV SDN 6 Bulango Selatan. Metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa; Dari hasil observasi awal tingkat presentase ketuntasan siswa hanya sebesar 32% atau 8 orang dari 25 siswa yang ada dikelas IV SDN 6 Bulango Selatan. Sedangkan nilai rata-rata kelas sebesar 47,6. Pada siklus I terlihat tingkat presentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 48% atau 12 orang dari 25 siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan presentase ketuntasan siswa yaitu mencapai 84% atau 21 orang dari 25 siswa jumlah siswa yang ada dikelas IV SDN 6 Bulango Selatan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI MENCERITAKAN PENGALAMAN MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS DI KELAS II SDN 3 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Yusraningsih H Pongoliu
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.857 KB) | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.316

Abstract

This article is about improving student learning outcomes in social studies learning in the material retelling experience through the method of giving assignments in class II of SDN 3 Limboto. The purpose of the study was to improve student learning outcomes in social studies learning on the material retelling experience through assignment methods in class II of SDN 3 Limboto. The research used was Classroom Action Research (CAR). This research was carried out in a cycle and each cycle consisted of 4 stages, namely the preparation stage, the implementation phase of the action, the monitoring and evaluation stage and the analysis and reflection stages. Based on the results of the research in the first cycle the percentage of results achieved by the KKM was 44% or 8 students who had fulfilled expectations and 56% or as many as 10 students who still needed to pay attention to their learning outcomes. While in the second cycle, the KKM achievement percentage increased to 94% or 17 students who had fulfilled expectations compared to the first cycle and only 6% or as many as 1 student who still needed to pay attention to the learning outcomes. Artikel penelitian ini mengenai meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi menceritakan kembali pengalaman melalui metode pemberian tugas di kelas II SDN 3 Limboto.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi menceritakan kembali pengalaman melalui metode pemberian tugas di kelas II SDN 3 Limboto penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan secara bersiklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pemantauan dan evaluasi dan tahap analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I prosentase hasil capaian dari KKM sebesar 44% atau 8 orang siswa yang telah memenuhi harapan dan 56% atau sebanyak 10 orang siswa yang masih perlu diperhatikan hasil belajarnya. Sedangkan pada siklus II, prosentase capaian KKM meningkat menjadi 94% atau 17 orang siswa yang telah memenuhi harapan dibandingkan dengan siklus I dan tinggal 6% atau sebanyak 1 orang siswa yang masih perlu diperhatikan hasil belajarnya.
IMPLEMENTASI PENDIIDIKAN KARAKTER YANG MENGACU PADA NILAI PANCASILA DI SISWA IV SDN 30 KOTA SELATAN KOTA GORONTALO Abdi Yalida; Wenny Hulukati
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.1025

Abstract

Implementation of Character Education Based on Pancasila Values in Class IV SDN 30 South City Gorontalo City. Implementation of Character Education Referring to Pancasila Values in Class IV SDN 30 South City Gorontalo City. The objectives of this study are a) to describe the implementation of character education referring to Pancasila values in Grade IV SDN 30 Kota Selatan Gorontalo City, b) to describe the supporting factors in character education based on Pancasila values, c) to find out the inhibiting factors in character education. character building. The results of the study include, (1) character education with Pancasila values embedded in the values of: religious, honest, tolerant, disciplined, independent, democratic, curiosity, national spirit, respect for achievement, love of peace, love of reading, caring environment, social care, carried out through habituation, curriculum, extracurricular activities, student activities in the school environment, and the community environment. (2) supporting factors, including personal, family, and environment, are part of supporting character education in SDN 30 Kota Selatan. (3) exemplary, less strict regulations, lack of good cooperation, diverse student backgrounds, and the availability of school infrastructure, these five things are obstacles in instilling Pancasila values in students.Implementasi Pendidikan Karakter Yang Berbasis Pada Nilai-nilai Pancasila di Kelas IV SDN 30 Kota Selatan Kota Gorontalo. Implementasi Pendidikan Karakter Volume 7 Nomor 2 Tahun 2018 157 Yang Mengacu Pada Nilai Pancasila di Kelas IV SDN 30 Kota Selatan Kota Gorontalo. Tujuan dalam penelitian ini adalah a) mendeskripsikan Implementasi Pendidikan Karakter Yang mengacu pada Nilaii Pancasila di Kelas IV SDN 30 Kota Selatan Kota Gorontalo, b) mendeskripsikan faktor pendukung dalam pendidikan karakter yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, c) mengetahui faktor-faktor penghambat dalam pendidikan karakter. Hasil penelitian antara lain, (1) pendidikan karakter dengan nilai-nilai Pancasila yang di tanamkan meliputi nilai : religius, jujur, toleran, disiplin, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dilakukan melalui pembiasaan, kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, aktivitas peserta didik dalam lingkungan sekolah, dan lingkungan msayarakat. (2) faktor pendukung meliputi kepribadi, keluarga, dan lingkungan, merupakan bagian dari pendukung pendidikan karakter yang ada di SDN 30 Kota Selatan. (3) keteladanan, peraturan yang kurang tegas, kurangnya kerja sama yang baik, beragamnya latar belakang siswa, dan ketersedian sarana prasarana sekolah, kelima hal tersebut yang merupakan kendala dalam penanaman nilai Pancasila kepada siswa.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Nurhuda Kumeri; Rusmin Husain; Pupung Puspa Ardini
Akademika Vol 7, No 2 (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/akademika.v7i2.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative type make a match dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperatif type picture a picture pada kelompok siswa dengan motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Tangeban Kabupaten Banggai yang berjumlah 32 orang siswa. Hasil Penelitian menemukan 1) Hasil belajar pada Kompetensi Dasar mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, yang menggunakan model pembelajaran cooperative type make a match lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative type picture a picture, 2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada Kompetensi Dasar mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, 3) Siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative type make a match yang memiliki motivasi belajar tinggi, hasil belajarnya lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative type picture a picture. 4) Siswa yang menggunakan model pembelajaran coopertative type picture a picture yang memiliki motivasi belajar rendah, hasil belajarnya lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative type make a match.

Page 1 of 2 | Total Record : 11