cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Verifikasi Nilai Monitor Unit terhadap Dosis Keluaran Berkas Radiasi Elektron pada Pesawat Terapi LINAC CX Valimtino Valimtino; Rico Adrial; Muhammad Ilyas
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.211-217.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang verifikasi nilai monitor unit terhadap dosis keluaran berkas radiasi elektron pada pesawat LINAC CX. Verifikasi ini bertujuan untuk mengetahui dosis keluaran berkas radiasi elektron sesuai dengan nilai monitor unit yang dimasukkan pada pesawat terapi LINAC CX. Penelitian dilakukan pada fantom air yang berada di sumbu pusat penyinaran dengan Source Surface Distance (SSD) 100 cm, luas lapangan penyinaran 10x10 cm, dan perangkat aplikator elektron berukuran 10x10 cm. Sebelum dilakukan penyinaran, Plane Parallel Chamber (PPC) dimasukkan pada fantom air sebagai detektor dan terhubung ke elektrometer. Variasi nilai monitor unit yang digunakan yaitu 50, 100, 150, 200, 250, 300, 350, dan 400 MU/menit. Hasil dosis keluaran berkas radiasi elektron pada energi 6 MeV mengalami penyimpangan dosis rata-rata 0,54% dan pada energi 9 MeV yaitu 0,10%. Penyimpangan ini tidak berpengaruh terhadap keselamatan pasien dan masih dalam batas toleransi yang ditetapkan TRS 398 IAEA yaitu <3%.
Karakterisasi Reservoar Menggunakan Metode Inversi Impedansi Akustik Model Based pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Ovina Aisyah; Elistia Liza Namigo; Muhammad Subhan
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.146-152.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi reservoar menggunakan metode inversi impedansi akustik menggunakan software Hampson-Russel dan Petrel pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Formasi Telisa. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan karakter fisis reservoar berdasarkan persebaran porositas dan volume shale. Daerah yang berpotensi terhadap hidrokarbon diidentifikasi menggunakan metode inversi impedansi akustik model based. Data yang digunakan adalah data seismik 3D Post-Stack Time Migration (PSTM) dan data tujuh sumur (OV1, OV2, OV5, OV12, OV16, OV31, dan OV32) terdiri dari sonic log, density log, porosity log, dan gamma ray log. Hasil dari inversi model based menujukkan nilai impedansi akustik sand berkisar dari 9,670 ft/s*gr/cc hingga 27,070 ft/s*gr/cc.
Pengaplikasian Alat Ukur Tinggi, Berat Badan, dan Penentuan Status Gizi pada Balita Berbasis ESP32 WROOM 32 melalui Telegram Diana Rahmi Adrian; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.82-88.2024

Abstract

Balita merupakan usia yang peka terhadap pertumbuhan dan perkembangan atau disebut juga dengan usia emas. Pertumbuhan dan perkembangan Balita dapat diketahui dengan pemantauan secara berkala status gizi berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Ketidakseimbangan tumbuhkembang pada usia Balita dapat mengakibatkan efek jangka pendek dan jangka panjang mulai dari penurunan sistem kekebalan tubuh, kerusakan otak hingga dapat mengidap penyakit degeneratif saat dewasa. Telah dirancang alat ukur tinggi badan, berat badan, dan penentuan status gizi pada Balita berbasis Mikrokontroller ESP32 WROOM 32 melalui Telegram. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah Ultrasonik HC-Sr04 dengan ketelitian 97,47% untuk mengukur tinggi badan Balita dan Load cell 40 kg dengan ketelitian 99,61% untuk mengukur berat badannya. Berdasarkan data input identitas (Id), usia, dan jenis kelamin serta data yang diukur oleh sensor menghasilkan keluaran berupa status gizi. Alat ini dapat mengukur tinggi, berat badan, dan menentukan status gizi Balita usia 1-5 tahun. Alat ukur ini sudah dapat menentukan status gizi Balita berdasarkan Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), dan Tinggi Badan menurut Berat Badan (TB/BB) yang tampil pada TFT LCD dan Telegram Bot.  Pengukuran ini dilakukan pada enam orang Balita. Hasil dari pengukuran ini semua Balita memiliki status gizi kategori BB/U dan TB/BB dengan status normal namun pada kategori TB/U lima Balita berstatus gizi normal namun satu diantaranya memiliki status gizi kategori TB/U dengan status pendek berdasarkan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA).
Identifikasi Pola Redistribusi Tanah Yang Tidak dan Telah Mengalami Longsor Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Daerah Batu Busuk Kota Padang Rosyie Sahara Putri; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.22-28.2024

Abstract

The research has been carried out to identify patterns of soil redistribution based on magnetic susceptibility values in the Batu Busuk area, Lambung Bukit Village, Pauh District, Padang City. The sample was carried out at three locations, namely Location A (experienced landslides), Location B (not experienced landslides), and Location C (not experienced landslides), with a track length of 40 meters for each location, which has 5 points with variations in depth of 10, 20, 30, 40 and 50 cm. The magnetic susceptibility of the sample was measured using a Bartington Magnetic Susceptibility Meter with a low frequency of 0.465 kHz and a high frequency of 47 kHz. The results showed that most of the samples from Location A and Location C had χfd (%) value of less than 4.0%, while for Location B, it was the opposite. The sample Location B has a pattern where the value of χfd increases with increasing χlf value, not so for the samples for Locations A and C. The susceptibility values for the samples for Location B and Location C decrease with increasing sampling depth, while the sample for Location A fluctuates. The pattern of soil redistribution based on the distribution of sample magnetic susceptibility values for Location B and Location C is relatively more even. On the contrary, Location A. Location A and Location C have experienced erosion, where the erosion rate in Location A is higher than in Location C. In contrast, the soil conditions in Location B are relatively stable.
Ekstraksi dan Karakterisasi Hidroksiapatit (HAp) dari Tulang Ikan Tenggiri (Scomberomorus commersoni) dengan Metode Heat Treatment Rodearni Ananda Putri Purba; Tika Restianingsih; Rista Mutia Anggraini; Yoza Fendriani; Frastica Deswardani
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.247-253.2024

Abstract

Telah dilakukan ekstraksi hidroksiapatit (HAp) dari tulang ikan tenggiri (Scomberomorus commersoni) menggunakan metode heat treatment. Penelitian bertujuan melihat pengaruh suhu yang  diberikan kepada sampel terhadap ukuran kristal dan derajat kristalinitas. Heat treatment dilakukan pada suhu 400OC, 600OC dan 800OC masing-masing selama 3 jam terhadap sampel yang telah di preparasi. Hasil analisis XRD menunjukkan adanya puncak  yang terbentuk pada sudut 2θ 25,950; 31,880; 39,620; 44,410; 46,700; 49,400 untuk suhu 400OC, 31,780; 32,800; 34,610 pada suhu 600OC dan 31,760; 32,210; 32,940; 34,070 pada suhu 800OC yang disesuaikan dengan referensi JCPDS 090432. Pada suhu 400OC, 600OC dan 800OC diperoleh ukuran kristal berturut-turut 12,05 nm, 14,18 nm dan  42,55 nm dan  derajat kristalinitas bernilai 41,91%, 76,38% dan 87,29%. Spektrum FTIR menunjukkan bahwa, semakin tinggi suhu maka lembah yang terbentuk semakin tajam dan adanya gugus fungsi OH-, dan  yang merupakan karakteristik dari gugus fungsi HAp, selain itu muncul pula gugus H2O. Karakterisasi SEM menunjukkan morfologi berbentuk bulk.
Perancangan Sirkulasi Bahan Pustaka Secara Otomatis Menggunakan Sensor RFID dan Motor Servo Putri Berlian Hasibuan; Meqorry Yusfi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.183-189.2024

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem sirkulasi bahan pustaka otomatis menggunakan sensor RFID dan motor servo yang terhubung dengan website. Sistem ini mampu melakukan identifikasi data pengunjung serta buku yang ada pada perpustakaan. RFID digunakan sebagai sensor yang dapat membaca kartu ID anggota perpustakaan yang telah didaftarkan sebagai anggota. Data yang dibaca akan tersimpan pada basis data dan ditampilkan pada layar LCD. Motor servo sebagai pengunci pintu pada rak buku khusus akan terbuka saat menggunakan kartu anggota. Kemampuan RFID dalam membaca kartu anggota adalah  1 cm, LCD juga dapat menampilkan data yang dibaca oleh RFID, dan motor servo dapat bergerak tanpa kendala. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP32 sebagai mikrokontroler sebagai pengontrol sistem. Sistem juga memiliki website yang digunakan untuk menampilkan data pada basis data agar dapat dipahami dengan mudah.
Pemanfaatan Kulit Nenas dengan Variasi KCL, Gliserol dan Air Semen sebagai Elektrolit untuk Aplikasi Biobaterai Ramah Lingkungan Latipa Hannum Dalimunthe; Neneng Fitrya; Shabri Putra Wirman
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.117-124.2024

Abstract

Biobaterai adalah baterai yang terbuat dari bahan alam yang ramah lingkungan. Biobaterai mampu menghasilkan energi listrik dengan menggunakan elektrolit kulit nenas dan elektroda Cu-Zn. Desain sel biobaterai yang dibuat menggunakan sel galvanik pada sel tertutup dengan variasi sel 3, 6, 9, 12, 16 yang disusun secara seri. Elektrolit biobaterai yang digunakan adalah elektrolit ampas kulit nenas murni, ampas murni dengan penambahan KCL, Ampas murni dengan penambahan Air semen, serta ampas murni dengan penambahan Gliserol. Pengukuran sifat listrik dari ampas nenas dengan menggunakan lampu DC 6 watt dengan melihat tingkat lama lampu menyala permenit.Tegangan maksimum diperoleh pada variasi penambahan KCL sebanyak 16 sel sebesar 9 V dan arus sebesar 0.9 mA, daya listrik yang diukur sebesar 8.01 mW dengan lama lampu menyala selama 480 m. Penambahan jenis campuran akan mempengaruhi nilai yang dihasilkan. Semakin asam elektrolit maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin basa elektrolit maka nilai arus semakin kecil. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin sedikit jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin kecil.
Pengaruh Penambahan Silika (SiO2) dan Suhu Pembakaran Terhadap Karakteristik Keramik Kordierit Berbasis Abu Sekam Padi Mutia Ulfah; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.54-60.2024

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi keramik kordierit dengan menggunakan silika dari abu sekam padi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penambahan massa silika dan suhu pembakaran terhadap kerakteristik keramik kordierit dari abu sekam padi. Penelitian ini dilakukan dengan pembentukan silika dilakukan dengan pembakaran sekam padi pada suhu 700 °C selama 3 jam dengan penambahan NaOH 4M untuk membentuk silika gel. Sintesis keramik kordierit perbandingan massa 14% Magnesium oksida, 35% Alumina, dan 51% Silika dari abu sekam padi dangan metode solid state dengan pemanasan pada suhu (700, 800 dan 900) °C. Karakteristik sampel dilakukan menggunakan uji XRD dan untuk mengetahui nilai kekerasan digunakan microhardness tester. Selain itu dilakukan analisis sifat fisis kordierit meliputi pengukuran susut bakar, densitas dan porositas. Nilai susut bakar dan densitas mengalami kenaikan seiring dengan penambahan massa silika dan suhu pembakaran, kecuali pada suhu 700 °C dengan penambahan 10% silika nilai susut bakar menurun dan pada suhu 900 °C dengan penambahan 10% silika nilai densitas juga menurun. Penambahan massa silika dan kenaikan suhu pembakaran membuat nilai porositas semakin meningkat kecuali pada suhu 900 °C dengan penambahan 15% silika mengalami penurunan sebesar 20,65 %. Penambahan silika menurunkan nilai kekerasan keramik kordierit, sehingga dengan meningkatnya suhu kalsinasi maka nilai kekerasan juga menurun, kecuali pada sampel tanpa silika pada suhu 800°C. Berdasarkan hasil XRD tanpa penambahan silika pada suhu 700 °C diperoleh ukuran kristal sebesar 108,58 nm, dan pada suhu 900 °C dengan penambahan 10% silika sebesar 374,74 nm.
Analisis Keluaran Berkas Radiasi Sinar-X pada Pesawat Linear Accelerator (LINAC) Berdasarkan TRS 398 IAEA di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Saphira Indah Cahyaningtyas; Rista Mutia Anggraini; Yoza Fendriani
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.282-289.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis keluaran berkas radiasi sinar-X pada pesawat Linear Accelerator (Linac). Analisis ini bertujuan untuk mengetahui keluaran berkas radiasi pada pesawat Linac menunjukkan nilai 1 cGy atau sama dengan 1 MU, yang diperoleh dari analisis ionisasi chamber, suhu, tekanan, efek polaritas, dan rekombinasi ion. Penelitian ini dilakukan menggunakan energi foton sebesar 6 MV dan energi elektron dengan variasi (4, 6, 8, 10, 12, dan 15) MeV. Luas lapangan yang digunakan yaitu 10 cm x 10 cm serta source to surface distance (SSD) 100 cm. Hasil analisis menunjukkan berkas energi foton 6 MV didapatkan nilai keluaran per 1 MU sebesar 1,0046 cGy/MU dengan deviasi 0,46%. Sedangkan pada berkas elektron energi 4 MeV sebesar 1,0112 cGy/MU dengan deviasi 1,12%, energi 6 MeV sebesar 1,0064 cGy/MU dengan deviasi 0,64%, energi 8 MeV sebesar 0,9991 cGy/MU dengan deviasi 0,09%, energi 10 MeV sebesar 0,9987 cGy/MU dengan  deviasi 0,13%, energi 12 MeV sebesar 0,9978 dengan deviasi 0,22% dan energi 15 MeV sebesar 1,0013 cGy/MU dengan deviasi 0,13%. Dalam hal ini keluaran berkas radiasi sinar-X pada pesawat Linac (Linear Accelerator) di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau telah sesuai dengan standar TRS 398 IAEA dengan rentang deviasi pengukuran yaitu ±3%.
Kandungan Mikroplastik Pada Kolom Air di Sungai Siak Provinsi Riau Alex Juara Tampubolon; Budijono Budijono; Muhammad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.218-224.2024

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe dan kelimpahan mikroplastik serta distribusinya berdasarkan kedalaman. Pelaksanaan survei dilakukan selama 3 bulan di mulai dari bulan Januari hingga Maret 2023 pada 3 stasiun, yaitu: Stasiun 1 (hulu - Desa Karya Indah), Stasiun 2 (tengah - Kelurahan Tebing Tinggi Okura) dan Stasiun 3 (hilir - Desa Tualang sebanuak 3 kali dengan interval sebulan sekali. Pada setiap stasiun, sampel mikroplastik komposit sebanyak 30 L diambil di bagian kiri, tengah dan kanan sungai pada 3 kedalaman air (permukaan, 5m dan 10m) menggunakan water sampler, kemudian disaring menjadi 300 mL dengan jaring plankton no 25. Sampel air tersaring dari tiap lokasi dan kedalaman disaring dengan kertas Whatman dan diberi KOH 10%, kemudian didiamkan selama 14 hari. Tipe mikroplastik diidentifikasi dengan mikroskop binocular dan dihitung kelimpahannya. Dari hasil penelitian diperoleh 3 tipe mikroplastik (fiber, fragmen dan film) pada kedalaman dan semua lokasi sampling. Tipe fiber dan fragmen melimpah pada kedalaman 5 m dan total kelimpahan ketiga mikroplastik terbanyak ditemukan pada Stasiun 3 (hilir sungai). Disimpulkan bahwa kelimpahan total mikroplastik berbeda sangat nyata berdasarkan kedalaman dan lokasi pengambilan sampel.

Page 74 of 179 | Total Record : 1782