cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
PENGARUH SUDUT NOZZLE TERHADAP PERMANENT PRESSURE DROP AND DISCHARGE COEFFICIENT PADA NOZZLE FLOW METER Ainul Ghurri; SPG Gunawan Tista
Jurnal Teknika Vol 11, No 2 (2015): Edisi November 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v11i2.6651

Abstract

PENGARUH SUDUT NOZZLE TERHADAP PERMANENT PRESSURE DROP AND DISCHARGE COEFFICIENT PADA NOZZLE FLOW METER
EKSTRAKSI KULIT KAYU MANIS MENJADI OLEORESIN MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL Jayanudin Jayanudin; Reta Pujinia; Ofi Shofiah
Jurnal Teknika Vol 8, No 2 (2012): Edisi November 2012
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v9i2.6699

Abstract

Oleoresin kayu manis adalah hasil ekstraksi menggunakan pelarut etanol yang berwarna merah kecoklatan, kental, dan beraroma tajam khas kayu manis. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kondisi operasi ekstraksi berdasarkan berat rendemen maksimum dan mengetahui komponen-komponen kimia dalam oleoresin kulit kayu manis menggunakan analisa GCMS QP.2010S SHIMADZU. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah ekstraksi 20 gram kulit kayu manis kering yang sudah dihaluskan dengan ukuran -20+30 mesh, -40+50 mesh dan -80+90 mesh menggunakan pelarut etanol. Perbandingan berat partikel kulit kayu manis dan etanol sebesar 1 : 4, 1 : 5, 1 : 6, suhu ekstraksi adalah 40oC, 50oC, 60oC dengan kecepatan pengadukan sebesar 700 rpm selama 6 jam. Tahap kedua adalah proses pemurnian dengan distilasi pada suhu 78C selama 6 jam. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, rendemen terbesar adalah 36% pada perbandingan berat kayu manis dan pelarut 1:5, suhu ekstraksi sebesar 60C dan ukuran partikel sebesar -50+60 mesh. Komponen kimia yang terdeteksi adalah 26 senyawa dan komponen kimia terbesar adalah 9,12-octadecadienoic sebesar 41,297%, hexadecanoic acid 15,311% dan octadecadien sebesar 14,9401%.
Pemodelan Matematis dan Simulasi Perpindahan Panas pada Fin Heat Exchanger Retno Sulistyo Dhamar Lestari; Denni Kartika Sari
Jurnal Teknika Vol 14, No 1 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i1.5857

Abstract

Analisa pengaruh pola gerak elektroda dan kuat arus terhadap kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro baja SS400 Iman Saefuloh; Ipik Setiawan; Hesti Istiqlaliyah; Wijoyo Wijoyo; Ahmad Bahrul Ulum
Jurnal Teknika Vol 15, No 2 (2019): Edisi November 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v15i2.6972

Abstract

Fokus pada penelitian ini adalah menganalisa pengaruh pola gerakan elektroda dan kuat arus terhadap sifat mekanik dari baja SS400. Proses pengelasan SMAW dilakukan pada baja karbon rendah SS400 dengan variasi berbagai pola gerakan elektroda dan kuat arus pengelasan. Analisa-analisa  dilakukan pada sifat mekanik baja, berupa uji kekerasan, uji tarik dan strukturmikro untuk mengetahui pengaruh variasi berbagai pola gerakan elektroda dan kuat arus pengelasan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil pengujian Tarik pada pengelasan pola zig zag 90 A memiliki nilai tertiggi yaitu 487.5 N/mm2. Pengaruh pola gerak las dan kuat arus terhadap nilai kekerasan baja SS400 memiliki nilai tertiggi yaitu 209.3333 HVN, hal itu menunjukkan bahwa pola gerakan elektroda memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil pengelasan.
ANALISA PERBANDINGAN PEMAKAIAN BAHAN BAKAR SOLAR FUEL OIL (SFO) DAN LIQUEFIED NATURAL GAS (LNG) TERHADAP KINERJA BOILER DI UNIT COLD ROLLING MILL (CRM) DI PT X Yusvardi Yusuf; Santoso Budi
Jurnal Teknika Vol 12, No 2 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i2.6609

Abstract

Bahan bakar yang dipakai saat ini pada boiler di PT. X khususnya di unit Cold Rolling Mill (CRM) adalah LNG (Liquefied Natural Gas) yang sebelumnya bahan bakar yang dipakai adalah Solar Fuel Oil (SFO), pergantian bahan bakar minyak ke gas dimulai sejak akhir tahun 2009. Alasan digantinya bahan bakar tersebut adalah karena efisiensi yang dihasilkan bahan bakar gas lebih baik dibandingkan dengan bahan bakar minyak dan ditambah dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia, biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar menjadi lebih besar. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa boiler berbahan bakar LNG per jamnya rata – rata membutuhkan bahan bakar sekitar 347,52625 kg/jam dan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp. 2.543.892,-/jam serta menghasilkan efisiensi rata – rata 89,9 %, jauh lebih baik dibandingkan boiler berbahan bakar SFO yang membutuhkan bahan bakar sekitar 485,375 liter/jam dan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 3.979.104,-/jam serta menghasilkan efisiensi rata – rata 80,8%.
PERANCANGAN KURSI LAKTASI ERGONOMIS DENGAN METODE RASIONAL (STUDI KASUS : RUMAH SAKIT XYZ Ade Sri Mariawati; Rohma Nurmala
Jurnal Teknika Vol 10, No 1 (2014): Edisi Juni 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i1.6634

Abstract

Produksi ASI (Air Susu Ibu) dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu, yang ditunjang fasilitas yang bisa mempertemukan bayi dan ibu yaitu ruang menyusui. Hasil survey menunjukkan belum banyak fasilitas umum yang menyediakan ruang khusus menyusui yang ada kursi menyusi. Kursi menyusui yang ada saat ini belum menerapkan prinsip ergonomi dan anthropometri yang membuat ibu dan bayi kurang nyaman. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang kursi pada ruang menyusui agar memberikan rasa nyaman pada ibu dan bayi saat menyusui. Metode yang digunakan yaitu metode rasional dengan focus perancangan terstruktur berdasarkan costumer need. Sehingga input, penggunaan dan hasil dari rancangan ini adalah human center design. Kuesioner disebarkan kepada 36 responden yang kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas.data diolah dengan metode rasional dari tahap awal hingga tahap akhir maka diperoleh tujuan utama yaitu merancang kursi yang dapat memberikan rasa nyaman pada ibu menyusui, dengan alternative terpilih yaitu desain kursi untuk perorangan, memiliki sandaran, bentuk sandaran lurus,memiliki penyangga tangan, dan bahan kursi dari kayu solid berlapis busa.
UJI KARAKTERISTIK BIODIESEL DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG DENGAN PROSES ESTERIFIKASI-TRANSESTERIFIKASI DENGAN KATALIS KOH Rudi Hartono; Jayanudin Jayanudin; Diki Suhendar; Adi Winata
Jurnal Teknika Vol 8, No 2 (2012): Edisi November 2012
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v9i2.6690

Abstract

Sumber energi minyak dan gas bumi tidak dapat diperbaharui kembali, persediaanya semakin menipis dan pengembangan produksinya terbatas, sebelum krisis minyak bumi terjadi, hendaknya harus ada bahan bakar alternatif yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan, salah satunya adalah minyak nyamplung. Kendala penggunaan minyak nyamplung yaitu bilangan asam dan viskositas yang cukup tinggi. Bilangan asam minyak nyamplung yang tinggi harus diturunkan agar biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar mutu SNI maupun ASTM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbandingan rasio molar metanol dengan minyak dan jumlah katalis KOH terbaik untuk memperoleh biodiesel yang berkualitas (bilangan asam, kadar FFA, viskositas, densitas serta kadar air). Penelitian ini dilakukan dengan mengkombinasikan proses produksi biodiesel yaitu metode esterifikasi-transesterifikasi. Kondisi operasi dan variabel yang digunakan adalah pada suhu reaksi 60°C dengan katalis KOH 1%, 1,5% dan 3% serta perbandingan rasio mol minyak terhadap metanol yaitu 1:4 dan 1:5 selama 60 menit pada tahap transesterifikasi. Perlakuan terbaik yang memenuhi standar SNI adalah pada rasio molar methanol 5:1 katalis KOH 1,5% dengan bilangan asam 1.48 mg KOH/g sampel, viskositas 3,26 cSt, densitas yaitu 0,8365 gr/ml, kadar air 0.046% dan rendemen 62% (v/v).
PENGARUH MASSA ADSORBEN LIMBAH SEKAM PADI TERHADAP PENYERAPAN KONSENTRASI TIMBAL Wardalia Wardalia
Jurnal Teknika Vol 13, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v13i1.5848

Abstract

Analisis prestasi mesin mobil diesel turbocharger yang diuji dengan dynamometer Yusvardi Yusuf; Ni Ketut Caturwati; Imron Rosyadi; Haryadi Haryadi; Syarif Abdullah
Jurnal Teknika Vol 15, No 2 (2019): Edisi November 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v15i2.6815

Abstract

Gas buang kendaraan adalah salah satu penyebab polusi udara di dunia khususnya kota-kota besar yang disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna. Untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna pada mesin diesel dibutuhkan kompresi udara pada tekanan dan temperatur tinggi dan jumlah bahan bakar yang sesuai dimana kondisi udara tersebut harus mampu membakar bahan bakar pada saat diinjeksikan ke ruang bakar. Untuk itu diperlukan turbocharger  untuk menghasilkan pembakaran yang lebih baik sehingga gas buang yang dihasilkan lebih ramah lingkungan. Turbocharger selain digunakan untuk menghasilkan pembakaran yang lebih baik juga membantu meningkatkan daya mesin menjadi lebih besar dengan kapasitas silinder yang sama. Dari pengujian didapatkan kenaikan torsi maksimum sebesar 18,31 N.m pada 2000 rpm dan tanpa turbocharger torsi maksimumnya sebesar sebesar 16,52 N.m pada 1800 rpm. Untuk maksimum daya dengan turbocharger dicapai 3800 rpm yaitu 57,24 kW dan tanpa turbocharger pada 3800 rpm yaitu 52,15 kW. Untuk konsumsi bahan bakar spesifik pada torsi maksimum dengan turbocharger sebesar 154,8 gr/ps.h dan tanpa turbocharger yaitu 172,3 gr/psh. Dengan turbocharger tekanan efektif rata-rata maksimum dicapai pada 2000 rpm yaitu 9,20 kg/cm2 dan tanpa turbocharger pada 1800 rpm sebesar 8,30 kg/cm2. Untuk batas asap pada mesin yang menggunakan turbocharger hasil pengukuran batas asap maksimum 2,07g/m3 sedangkan pada mesin tanpa turbocharger hasilnya adalah 4,53g/m3.
Konseptual Desain dan Perancangan Turbin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Curug Kebo di Desa Sumberwaras Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Imron Rosyadi; Haryadi Haryadi; Syarif Abdullah; Wildan Firdaus
Jurnal Teknika Vol 15, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v15i1.6162

Abstract