cover
Contact Name
Ahmad Shulhany
Contact Email
ahmad.s@untirta.ac.id
Phone
+62254-376712
Journal Mail Official
teknika@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman KM 03, Cilegon 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 1693024X     EISSN : 26544113     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/tjst
Core Subject : Engineering,
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
Desain dan Simulasi Adaptive High Power LED Driver menggunkan Feed-Forward Backpropagation Neural Network Muhammad Miftahuddin; Eka Prasetyono; Diah Septi Yanaratri
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.8411

Abstract

Lampu LED (light emitting diode) merupakan salah satu jenis lampu hemat energi yang mempunyai lifetime yang panjang. Lampu LED memiliki dua bagian utama, yaitu LED modul dan LED driver modul. LED modul dan LED driver keduanya harus memiliki sepesifikasi yang sama, apabila tidak sesuai maka LED modul tidak bisa menyala karena tegangan atau arus yang kurang dan bisa mengalami kerusakan karena melebihi batas arus dan tegangan. LED driver yang umum dipasaran hanya dapat digunakan untuk satu jenis LED modul saja, sehingga setiap LED modul dengan daya yang berbeda memerlukan LED driver yang berbeda-beda. Penelitian ini membahas tentang adaptive LED driver yang mampu menyesuakain dengan kebutuhan LED modul. Metode yang digunakan adalah feed-forward backpropagation neural network (FF-BPNN) yang diadopsi dari cara kerja sistem saraf biologis. FFBPNN terdiri dari layer input, hidden layer, dan layer output. Penggunaan metode ini berfungsi sebagai kontrol driver LED agar didapatkan daya yang sesuai dengan kebutuhan tiap lampu LED modul sehingga tidak terjadi over current dan over voltage. Pengujian simulasi adaptif LED driver dilakukan dengan 3 variasi daya LED modul yaitu sebesar 50 watt, 70 watt dan 100 watt. Hasil simulasi menunjukkan bahwa driver LED mampu menyesuaikan rating dari daya led yaitu sebesar 49.89 watt, 69.94 watt dan 99.42 watt. LED (light-emitting diode) lamps are one type of energy-saving lamp that has a long lifetime. The LED lamp has two main parts, i.e the LED module and the LED driver module. Both module LEDs and driver LEDs must have the same specifications, if they do not match, the module LEDs cannot turn on due to insufficient voltage or current and can be damaged because they exceed the current and voltage limits. The general LED driver in the market can only be used for one type of LED module, so each LED module with different power requires a different LED driver. This research discusses the adaptive LED driver that can suit the needs of the LED module. The method used is a feed-forward backpropagation neural network (FF-BPNN) which is adopted from the workings of the biological nervous system. FF-BPNN consists of an input layer, a hidden layer, and an output layer. The use of this method functions as an LED driver control to obtain power that is under the needs of each LED module lamp so that over current and over voltage do not occur. Adaptive LED driver simulation testing is done with 3 variations of LED module power, i.e 50 watts, 70 watts, and 100 watts. The simulation results show that the LED driver can adjust the rating of the led power which is 49.89 watts, 69.94 watts, and 99.42 watts.
Pengaruh Suhu dan Pengadukan pada Proses Polimerisasi Ethylen Bi-Stearamide Heri Haryanto; Widya Ernayati; Mona Anggraeni
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6624

Abstract

Ethylene Bis Stearamide ( EBS ) merupakan senyawa biopolimer yang terbentuk melalui proses polimerisasi antara asam stearat dan ethylendiamine. EBS dapat digunakan sebagai pelumas internal dan eksternal untuk plastisitas termal dan plastik termoset, seperti ABS, PS, AS, dan PVC, serta PE, PP, PVAC, selulosa, acctate, nylon, pheonolic resin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui temperatur operasi dan pengadukan optimum, sehingga dapat menghasilkan produk EBS yang sesuai dengan SNI. Parameter uji yang diamati adalah angka asam, dan spektrofotometer infra merah sesudah dilakukan reaksi. Terdapat tiga tahapan proses, yaitu proses pengumpanan ethylendiamine, proses polimerisasi EBS serta proses pencucian produk EBS yang dihasilkan. Kondisi optimum menghasilkan produk EBS yang sesuai dengan SNI adalah pada suhu 180 oC dan kecepatan pengadukan 700 rpm. Kondisi ini dicapai dalam waktu 360 menit sehingga menghasilkan produk EBS dengan bilangan asam 1,197 gr NaOH/gr EBS, dan spektrofotometer infra merah menunjukkan adanya gugus amida di dalam produk EBS yang dihasilkan
SINTESIS DAN KARAKTERISASI EPOKSI NANOKOMPOSIT BERPENGUAT Fe-Ni NANOPARTIKEL DENGAN VARIASI FRAKSI BERAT SERTA WAKTU SONIKASI Adhitya Trenggono; Satrio Herbirowo; Anistasia Milandia; Agung Sudrajat
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6680

Abstract

Nanokomposit adalah proses penggabungan dua atau lebih material antara matriks dengan reinforced pada skala nanostruktur untuk membentuk material baru yang lebih bermanfaat dalam industri manufaktur maupun rekayasa bahan. Nanokomposit memiliki keunggulan seperti dapat menghasilkan bahan komposit yang ringan, kuat, ramah lingkungan serta ekonomis. Pada penelitian ini, terdapat empat fraksi berat dan variasi waktu sonikasi untuk mengetahui fraksi berat terbaik dari hasil sintesis dan didapatkan nilai pengujian kekerasan dan thermal yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah fraksi berat dari filler nanopartikel. Dua varian waktu sonikasi yang dilakukan untuk mengetahui waktu sonikasi terbaik dalam proses terdispersinya nanopartikel di dalam matriks epoksi resin yang berpengaruh pada sifat mekanik nanokomposit polimer yang dihasilkan dari proses sintesis dan hasil pengujian hardnesstertinggi didapatkan pada komposisi fraksi berat 10 %wt dan waktu sonikasi 30 menit dengan nilai kekerasan sebesar 80 shore D serta memiliki nilai temperatur Tg tertinggi dari hasil pengujian thermal sebesar 83°C. Pada pengamatan hasil foto struktur permukaan patahan yang dilakukan terlihat nanopartikel sudah terdispersi secara homogen pada waktu sonikasi 30 menit lebih baik daripada waktu sonikasi 60 menit karena tidak timbul sifat porous atau void pada hasil sintesis nanokomposit.
PENGARUH LAJU ALIR AERASI TERHADAP KUALITAS EFFLUENT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEPUNG AREN Rahmayetty Rahmayetty; Aryudi Reza; Dede Fathurrahman
Jurnal Teknika Vol 7, No 2 (2011): Edisi November 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i2.6713

Abstract

Unit pengolahan air limbah konvensional (proses lumpur aktif) memiliki beberapa kelemahan, antara lain level pencemar pada effluent seperti bahan organik, nitrogen, fosfor dan padatan terlarut cukup tinggi sehingga dibutuhkan pengolahan lanjutan, kontak antara air limbah, mikroorganisme dan oksigen yang kurang sempurna, perlu lahan yang luas, dan konsumsi energi yang tinggi. Pengolahan limbah dengan bioreaktor aerasi plat berlubang diharapkan dapat mengatasi kendala pada proses lumpur aktif konvensional dengan memberikan sistem pengolahan air limbah yang efektif, efisien dan memenuhi standar mutu yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan laju alir udara yang optimum terhadap kualitas effluent yang dihasilkan dalam mengolah limbah cair industri tepung aren. Pengolahan limbah industri tepung aren pada penelitian ini menggunakan bioreaktor plat berlubang dengan volume kerja 6 liter, dan sistem dirancang beroperasi kontinyu. Waktu Tinggal Cairan (WTC) yang digunakan adalah 18 jam dengan memvariasikan laju alir aerasi yaitu 2, 4, dan 6 liter/menit. Parameter proses yang diukur adalah BOD, COD, MLSS, pH. Hasil penelitian menunjukan semakin tinggi laju alir aerasi maka semakin tinggi juga persen penyisihan COD. Persen penyisihan COD yang didapatkan untuk laju alir aerasi 2, 4 dan 6 L/menit masing-masing adalah 63,63; 85,8 dan 86,36%.
ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN PRODUK PERTAMAX KE TANGKI DAERAH KERTAPATI PALEMBANG SUMATERA SELATAN Sri Meutia; Rivara Syara Nasution
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5872

Abstract

Implementasi data mining untuk menentukan strategi penjualan buku bekas dengan pola pembelian konsumen menggunakan metode apriori Ira Zulfa; Rayuwati Rayuwati; Khaidir Koko
Jurnal Teknika Vol 16, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i1.7601

Abstract

Proses jual beli yang ada pada toko buku bekas memiliki kendala, yaitu penyimpanan data penjualan masih secara tertulis. Hal itu berakibat pada sulitnya menemukan buku yang diinginkan karena penyusunan buku belum rapi. Penggunaan teknik data mining diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian buku serta memenuhi kebutuhan pelanggan, salah satunya metode apriori. Metode Apriori berguna dalam penyusunan itemset. Tahapanan algoritma dari metode apriori ini dimaksudkan untuk menghasilkan dataset serta frekuensi dari data transaksi pembelian produk pada bulan desember tahun 2019. Berdasarkan analisis data, hasil persentase yang didapatkan mendekati 100% dan tidak ada persentase nilainya yang kurang dari 15% sehingga dapat disimmpulkan metode Apriori berhasil mencapai hasil yang maksimal. The process of buying and selling in a used bookstore has a constraint, namely storing sales data is still in writing. That results in difficulty finding the desired book because the book's arrangement is not neat. The use of data mining techniques is expected to help speed up the book search process and meet customer needs, one of which is the apriori method. The apriori method is useful in preparing itemset. The staging algorithm of the apriori method is intended to produce a dataset and the frequency of product purchase transaction data in December 2019. Based on data analysis, the percentage obtained is close to 100%. There is no percentage value of less than 15%, so that the Apriori method can be successfully concluded to achieve maximum results.
Analisis pengembangan hidrokinetik turbin gorlov akibat penambahan luas bidang tangkap Try Antomo; I Made Kamiana; Dwi Anung Nindito
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.9186

Abstract

Turbin gorlov merupakan salah satu teknologi turbin hidrokinetik yang berbeda dengan turbin air konvensional. Turbin gorlov dapat dipasang secara vertikal maupun horizontal dan mampu digunakan pada kondisi low-head, namun memiliki luas bidang tangkap yang bergantung dari dimensi lengkung bilah heliks. Hidrokinetik turbin gorlov digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga hidro dengan memanfaatkan energi kinetik dari aliran air sungai maupun pasang surut. Turbin DNA merupakan jenis turbin baru hasil pengembangan desain turbin gorlov dengan cara menambahkan komponen pair yang bertujuan menambah luas bidang tangkap ()A. Studi ini dilakukan dengan membandingkan performa yang dihasilkan turbin gorlov dan turbin DNA. Pengujian dilakukan pada saluran prismatik dengan variasi kecepatan aliran 0,188 – 0,222 m/s. Pengaruh penambahan luas bidang tangkap ()A. f dengan melakukan penambahan komponen pair menyebabkan penurunan performa CPf dan  pada desain turbin DNA. Turbin gorlov menghasilkan tip-speed ratio () 2,11 – 2,24, dan coefficient of power ()C 0,26 – 0,30. Turbin DNA menghasilkan tip-speed ratio () dengan range 0,91 – 1,07 dan coefficient of power ()C 0,19 – 0,24. Rotasi per menit (RPM) yang dihasilkan dari turbin gorlov dan turbin DNA masing-masing adalah 31,1 – 38,1 dan 13,0 – 17,6. Torsi () turbin gorlov dan turbin DNA masing-masing adalah 0,025 – 0,038 Nm dan 0,054 – 0,085 Nm. Pengaruh penambahan luas bidang tangkap dengan penambahan komponen pair menyebabkan rotasi per menit (RPM) turbin DNA mengalami penurunan, akan tetapi memiliki keunggulan dalam nilai torsi () yang dihasilkan. Hal ini terlihat dari kecenderungan grafik torsi () terhadap penambahan kecepatan aliran pada sudut rotasi 0    90, 120    210 dan 240    330. The Gorlov turbine is a hydrokinetic turbine technology different from conventional water turbine. It can be mounted vertically or horizontally and also be used in low-head conditions however, it has a frontal area which depends on the curved dimensions of helical blade. Hydrokinetic turbines are used for hydroelectric power plants by converting kinetic energy from river and tidal streams. The DNA turbine is a new type of turbine developed by Gorlov turbine design with the addition of pair components aiming toincrease the frontal area ()A. This study compared performance of Gorlov turbine and DNA turbine. The testing was carried out on a prismatic channel with a flow velocity variation of 0.188 - 0.222 m/s. The effect of increasing frontal area  performance on DNA turbine design. Gorlov turbine produced a tip-speed ratio f ()A with the addition of pair components caused a decrease in f() 2.11 - 2.24 and coefficient of power  ()C of 0.26 - 0.30. DNA turbine produced tip-speed ratio P() of 0.91 - 1.07 and coefficient of power ()C value of 0.19 - 0.24. The rotation per minute (RPM) values resulting from Gorlov turbine and DNA turbine were 31.1 - 38.1 and 13.0 - 17.6, respectively. Torque P () of Gorlov turbine and DNA turbine were 0.025 - 0.038 Nm and 0.054 - 0.085 Nm, respectively. The effect of increasing frontal area ()A with the addition of pair components caused the rotation per minute (RPM) of the DNA turbine to decrease. However, it had an advantage in the resulting torque value. This could bes een from the graphical trend of torque value 0 90   , f 120 210    and () to the increase in the flow velocity at rotation angles of 240 330   .  The Gorlov turbine is a hydrokinetic turbine technology different from conventional water turbine. It can be mounted vertically or horizontally and also be used in low-head conditions however, it has a frontal area which depends on the curved dimensions of helical blade. Hydrokinetic turbines are used for hydroelectric power plants by converting kinetic energy from river and tidal streams. The DNA turbine is a new type of turbine developed by Gorlov turbine design with the addition of pair components aiming to increase the frontal area ()A. This study compared performance of Gorlov turbine and DNA turbine. The testing was carried out on a prismatic channel with a flow velocity variation of 0.188 - 0.222 m/s. The effect of increasing frontal area  performance on DNA turbine design. Gorlov turbine produced a tip-speed ratio f ()A with the addition of pair components caused a decrease in f() 2.11 - 2.24 and coefficient of power ()C of 0.26 - 0.30. DNA turbine produced tip-speed ratio P () of 0.91 - 1.07 and coefficient of power ()C value of 0.19 - 0.24. The rotation per minute (RPM) values resulting from Gorlov turbine and DNA turbine were 31.1 - 38.1 and 13.0 - 17.6, respectively. Torque P() of Gorlov turbine and DNA turbine were 0.025 - 0.038 Nm and 0.054 - 0.085 Nm, respectively. The effect of increasing frontal area ()A with the addition of pair components caused the rotation per minute (RPM) of the DNA turbine to decrease. However, it had an advantage in the resulting torque value. This could be seen from the graphical trend of torque value 0 90   , f 120 210    and () to the increase in the flow velocity at rotation angles of 240 330   .
PENGARUH WAKTU REKARBONISASI DAN PENGGUNAAN BINDER PADA PEMBUATAN BRIKET KOKAS Erlina Yustanti; Marta Pramudita; Mutiara Aghniya
Jurnal Teknika Vol 10, No 2 (2014): Edisi November 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v10i2.6668

Abstract

Indonesia salah satu negara yang mengkonsumsi kokas dalam jumlah tinggi, namun untuk keperluan industri peleburan besi dan baja masih mengimpor dari luar negeri seperti Jepang, China dan Taiwan. Cadangan batubara di Indonesia 65% dikatagorikan sebagai batubara muda jenis non-coking coal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan alasan tersebut diperlukan pengembangan batubara jenis non-coking coal sebagai bahan baku industri metalurgi melalui metode coal blending. Blending batubara dilakukan dengan pencampuran lignit dan coking coal dengan komposisi tertentu untuk mendapatkan kekuatan kokas yang memenuhi standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks kekuatan kokas dan nilai kalori briket kokas. Pengujian kekuatan kokas dilakukan untuk mengetahui kekuatan dinamis kokas dengan diputar dalam I-type tumbler test. Untuk membuat briket kokas pada awalnya kedua batubara coking coal dan lignit dilakukan preparasi pada ukuran butir -40# mesh berjumlah 60%wt dan -60# mesh berjumlah 40% wt, dilanjutkan karbonisasi awal batubara lignit pada temperatur 1000oC selama 4 jam dan blending batubara coking coal dan lignit pada perbandingan (80-20) % dengan penambahan binder recovered oil (9, 12, 15) wt% dan additive damdex 8% wt, kemudian dilakukan briquetting dengan tekanan 150 kg/cm2. Selanjutnya variasi waktu rekarbonisasi pada temperatur 1000oC selama 2, 3, dan 4 jam untuk menghasilkan briket kokas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalori lignit meningkat setelah karbonisasi awal. Dari penelitian ini berhasil dibuat briket kokas dengan nilai indeks kekuatan maksimum mencapai 96,064% pada penggunaan binder 12% dan waktu rekarbonisasi selama 4 jam
PEMBUATAN BRIKET KOKAS DARI BATU BARA LIGNITE DENGAN BINDER RECOVERED OIL DAN ADDITIVE DAMDEX Erlina Yustanti; Iskandar Muda
Jurnal Teknika Vol 7, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i1.6704

Abstract

Cadangan batu bara Indonesia saat ini berjumlah sekitar 18,7 miliar ton, sebagian besar terdiri dari batu bara kualitas rendah, lignite (49%) . Melimpahnya batu bara di Indonesia merupakan modal utama untuk dapat dimanfaatkan dalam pembuatan briket kokas. Untuk meningkatkan kualitas briket kokas perlu dilakukan coal blending. Binder dari recovered oil dengan komposisi 5, 10, 15, 20 dan 25% ditambah additive damdex sebanyak 8%. Dengan menggunakan temperatur rekarbonisasi 800, 850, 900, 950 dan 1000oC selama 4 jam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat briket kokas yang memiliki karbon tetap, nilai kalori, dan nilai kuat tekan yang tinggi sehingga dapat digunakan pada industri pembuatan besi baja menggunakan teknologi blast furnace. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batu bara yang nilai karbon tetap awalnya 40,05% setelah dikarbonisasi meningkat menjadi 80,39%. Kemudian setelah dicampurkan dengan recovery oil ditambah additive damdex, direkarbonisasi nilai karbon tetap naik menjadi 85,66-91,22%. Nilai kalori briket kokas yang dihasilkan sebesar 6633,75-7311,2 kal/gram. Nilai kuat tekan yang dihasilkan sebesar 62,78-71,09 Kg/cm2.Pembuatan briket kokas berhasil dilakukan, dengan parameter optimum proses pada temperatur 1000oC, binder 10%, dengan nilai kadar karbon 89,36%, kalori 7105,4 kal/gram, dan kuat tekan 71,09 Kg/cm2.
PENGARUH KONSENTRASI PELARUT TERHADAP PROSES DELIGNIFIKASI DENGAN METODE PRE-TREATMENT KIMIA Nufus Kanani; Endarto Y Wardono; Abdul M Hafidz; Herlina R Octavani
Jurnal Teknika Vol 14, No 1 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i1.5863

Abstract