Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer
SETRUM : Sistem Kendali Tenaga Elektronika Telekomunikasi Komputer merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) sejak 2012 menggunakan sistem Open Journal System (OJS).
Articles
294 Documents
Sistem Penghitung Jumlah Penumpang Bus Way Berbasis Mikrokontroler AT89S51
Didik Aribowo;
Desmira Desmira;
Alief Maulana
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (770.552 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i1.887
Pemberitaan di media elektronik, khususnya di media televisi bahwa seringnya terjadi kecelakaan transportasi umum khususnya di jalur bus way. Sebagai salah satu pengguna jasa transportasi merasa turut prihatin dan tergugah untuk membantu mewujudkan transportasi yang aman dan nyaman bagi kehidupan dengan menciptakan perangkat mikrokontroler. Perangkat mikrokontroler pada sistem ini menggunakan beberapa sensor, diantaranya sensor infra merah, yang telah berkembang pesat mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada perkembangannya, sensor infra merah diaplikasikan dalam berbagai bidang antara lain industri, rumah tangga, kesehatan dan bidang transportasi umum. Sensor infra merah mempunyai banyak kelebihan diantaranya kestabilan yang tinggi, sensitifitas terhadap arah yang tinggi, relatif sederhana dan biaya operasi yang lebih murah dibanding sensor lainnya. Dengan kelebihan tersebut berimbas pada sektor keamanan dan kenyamanan pengguna jasa tranportasi bus. Demikian juga bagi para pelaku usaha dalam bidang transportasi, standar kelayakan armada transportasi dan ketahanan jalan akan tercapai. Dengan kapasitas jumlah penumpang yang dapat terkontrol, maka diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan
Maximum Power Point Tracking menggunakan Buck Converter dengan Algoritma P & O untuk Turbin Angin
Erik Tridianto;
Tio Widcaksono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (539.171 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i2.861
Energi terbarukan adalah salah satu energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Dari berbagai energi terbarukan,yang ada energi angin adalah yang paling mudah dicari. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ratusan pantai dan dengan kecepatan angin yang besar dan berfluktuasi 3-5 m / s. Dan solusi dari masalah angin yang berfluktuasi ini adalah dengan menggunakan kontrol MPPT (Maximum Power Point Tracking) dengan lm2596 dc-dc buck converter. Ketika daya yang dihasilkan kurang dari yang diharapkan, maka kontrol MPPT akan menurunkan tegangan untuk mendapatkan daya maksimum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lm2596 buck dc-dc converter menggunakan kontrol MPPT dengan tujuan mendapatkan daya maksimum pada kondisi kecepatan angin yang bervariasi, dan jenis MPPT yang digunakan adalah Perturb and Observation (P & O). Untuk membaca daya yang dihasilkan menggunakan Voltage dan Current sensor. Hasil tes menunjukkan bahwa, dengan penambahan kontrol MPPT dapat meningkatkan output daya dari generator sebesar 23%-49%.
Analisa Kinerja TCM-SM Untuk MIMO Pada Kanal Fading
Popy Maria;
Gunawan Wibisono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (781.697 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i2.968
Spasial Modulation (SM) adalah sebuah konsep modulasi baru dalam sistem MIMO diusulkan untuk mengurangi kompleksitas dan ICI tanpa memburuk kinerja sistem. Di SM, hanya satu pancar antena diaktifkan untuk transmisi data setiap saat signaling. Informasi bit yang ditransmisikan mengandung dua informasi, simbol yang dipilih dari kompleks diagram konstelasi sinyal dan indeks mengirimkan antena aktif yang dipilih dari set antena pemancar. TCM - SM diusulkan dalam penelitian ini untuk menerapkan konsep TCM untuk sinyal poin konstelasi SM. Kode sinyal di SM (TCM-SM) bertujuan untuk meningkatkan kinerja SM di Rayleigh saluran flat fading dan saluran memudar Rician. analisis kinerja diungkapkan oleh probabilitas bit error.
Rancang Bangun Antena Mikrostrip LDPA Sebagai Repeater Untuk Siaran Televisi
Triprijooetomo Triprijooetomo;
Mia Dwi Nandari
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (920.893 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i1.888
Pada penelitian ini akan dibuat mikrostrip LPDA yang akan diaplikasikan pada video sender yang bekerja pada frekuensi Wi-Fi yang memiliki gain yang lebih besar dari antenna bawaan video sender yang bertujuan untuk mengarahkan daya pancar agar lebih maksimal. Dimensi antenna ini secara keseluruhan terbuat dari PCB FR4 Lossy yang berukuran 10x9 cm . Karakteristik antena ini diukur menggunakan Network Analyzer untuk mengetahui besar Return Loss, VSWR, Gain dan Pola Radiasi. Hasil menunjukkan bahwa Return Loss memiliki nilai -19.303 dB dan VSWR sebesar 1.243 untuk range 2,411 sampai 2,471 GHz. Sedangkan pola radiasi antena ini adalah unidirectional dengan besar gain 8,941 dBi.
Perancangan Antena Mikrostrip Patch Circular menggunakan metode Array 1x8 untuk Aplikasi Radar Maritim Frekuensi 3,2 GHz
Jonifan Jonifan;
Wahyu Supriyatin;
Yenniwarti Rafsyam;
Teguh Firmansyah;
Herudin Herudin;
Akoh Herudin
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.378 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i2.964
Radar merupakan sebuah perangkat yang menggunakan gelombang elektromagnetik yang berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak, kecepatan dan memetakan objek bergerak maupun diam. Radar maritim adalah stasiun radar bergerak yang dipakai diatas kapal laut sehingga dapat mencakup daerah yang luas di wilayah perairan Indonesia. Radar maritim digunakan untuk mengawasi perairan laut Indonesia. Salah satu subsistem radar maritim adalah antena, Antena berfungsi memancarkan gelombang elektromagnetik ke udara bebas. Untuk menghasilkan coverage area yang luas diperlukan antena dengan gain yang tinggi. Berdasarkan kondisi tersebut maka pada penelitian ini akan diusulkan penggunaan metode patch circular dengan metode array 1x8. Metode patch circular berguna untuk menghasilkan antena yang bekerja pada frekuensi 3,2 GHz. Metode array 1x8 berguna untuk meningkatkan gain antena tanpa merubah fasa dari sinyal. Hasil pengujian menujukkan bahwa semakin banyak elemen banyak, gain semakin tinggi dan memenuhi kriteria yang diharapkan
Desain Power Amplifier Frekuensi 135 Mhz Untuk Transmiter VHF Dittel Portable
Firmansyah, Teguh;
Kuswara, Gatot;
Prasetyo, Windu
Jurnal Ilmiah Setrum (Journal of Electrical Engineering) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (21.57 KB)
Power amplifier (PA) is the final component in the DITTEL Portable VHF transmitter with fucuntion to amplify the signal that is sent from the source. In this paper, the power amplifier is made to work at a frequency of 135 Mhz. PA proposed using Type Mosfet transistors MRF 136 with power supply V = 30 V, VDD = 28 V and ID = 1.2 A in order to obtain the gain and output power are great. To boost the coverage area of communication at the time of check calibration flight. Design PA using L-Network and phi- Matching is used as an input matching circuit and output matching. Type bias transistor used is a power-divider because it has the sensitivity of the lowest changes to temperature changes. The results of the simulations and calculations have been carried out, the result obtained from the specification of power amplifier : stability values> 1, the gain (S21) = 20 dB, output return loss (S11) = -33.89 dB. With a power output as expected at 10 watts or 40 dBm at frequency 135 MHz.
Analisa Compact Wireless Power Transfer (CWPT) menggunakan Metode Magnetic Resonator Coupling
Bambang Sudibya;
Wiyono Wiyono;
Siswo Wardoyo;
Teguh Firmansyah
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.979 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i2.969
Magnetic Resonator Coupling banyak dipergunakan untuk berbagai aplikasi Wireless Power Transfer (WPT). Pada penelitian ini berhasil dirancang WPT dengan tegangan sebesar 5 V. Jika Tx dan Rx diposisikan saling berhadapan, tegangan maksimum 4,7 volt pada jarak 1 cm. Sementara itu, jika Tx dan Rx diposisikan berdampingan, tegangan yang dihasilkan dari 3.5V.
Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar Di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi WiFi
Toto Supriyanto;
Rizky Amalia
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (748.429 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i1.889
Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi Wifi merupakan sebuah sistem untuk pencatatan kegiatan belajar mengajar berupa absen mahasiswa dan materi pembelajaran setiap harinya. Web server bertindak sebagai admin dan aplikasi android sebagai user. User dalam hal ini adalah dosen. Aplikasi ini terinstal pada tablet PC dan setiap menggunakan aplikasi ini user akan melakukan login terlebih dahulu dengan memasukkan username dan password sesuai dengan database server. Setelah melakukan login aplikasi akan menampilkan halaman menu. Pada halaman menu berisi profil dosen, kelas dan mata kuliah yang diajar oleh dosen, kurikulum yang ada di program studi teknik telekomunikasi PNJ dan jadwal mengajar dosen. Pada menu jadwal, dosen dapat melakukan absensi mahasiswa didik. Dosen melakukan absen satu persatu dengan menekan tombol “absen”. Data absensi dikirimkan ke web server dengan transmisi wifi dan masuk ke halaman lembar kontrol kegiatan dimana user diminta untuk mencatatkan judul materi. Web server akan menyimpan seluruh data yang dikirimkan oleh aplikasi android dan mengakumulasi absensi mahasiswa. Jika terdapat mahasiswa yang tidak hadir pada jam belajar dan memiliki masalah pada jumlah absensi sistem akan mengirimkan notifikasi berupa SMS kepada mahasiswa bersangkutan melalui SMS gateway.
Impact of Macrocell Size on the Implementation of LTE Femto Integrated with GSM Network
M Yaser
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (666.619 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i2.965
Pada studi ini diinvestigasi pengaruh ukuran macrocell pada implementasi LTE femto yang terintegrasi dengan jaringan GSM. Karena pada coexistence network ini sangat bergantung pada kondisi sebaran LTE femto diantaranya ukuran macrocell. Pada penelitian sebelumnya mengenai coexistence network, LTE femto tersebar pada GSM macrocell. LTE femto beroperasi pada spektrum GSM dalam suatu skema alokasi frekuensi tertentu yang memfasilitasi transisi dari GSM menuju LTE. Namun demikian, studi sebelumnya belum membahas mengenai pengaruh ukuran macrocell. Studi ini fokus pada GSM Uplink. Kinerja dari kedua sistem yang ditunjukan dengan SINR dan femtocell throughput dianalisis secara matematis. Simulasi dilakukan untuk menganalisa dampak ukuran macrocell pada kinerja coexistence network. Pada studi ini terlihat bahwa bertambahnya ukuran macrocell Akan berdampak pada penurunan SINR GSM BS dan peningkatan SINR dan throughput LTE femto. Karena itulah implementasi LTE femto yang terintegrasi dengan GSM Network sangat dipengaruhi ukuran GSM macrocell.
Identifikasi Sperma Sapi Normal Dan Abnormal Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Algoritma Backpropagation
Ri Munarto;
Endi Permata
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1064.273 KB)
|
DOI: 10.36055/setrum.v5i1.885
Kualitas spermatozoa dapat ditentukan berdasarkan beberapa kriteria, diantaranya bentuk dan ukuran, seperti bentuk kepala, daerah kepala, panjang dan lebar kepala, rasio panjang-lebar kepala, bentuk dan panjang ekor, dan dari perilaku gerakan (motilitas). Pada penelitian ini akan dilakukan identiffikasi sperma sapi normal dan abnormal berdasar ciri-ciri bentuk kepala dan ekor menggunakan algoritma jaringaan saraf tiruan algoritma backpropagation. Objek penelitian adalah citra sperma sapi yang didapatkan dari website University of Wisconsin–Madison departemen of animal sciences Amerika Serikat yang terdiri dari 30 citra sperma sapi normal dan 30 citra sperma sapi abnormal. Segmentasi citra untuk memisahkan spermatozoa dari latarnya menggunakan pendeteksi tepi Canny, selanjutnya dilakukan pengkodean rantai menggunakan metode freeman chain code. Ekstraksi fitur menggunakan Elliptical Fourier Descriptor sehingga akan diperoleh koefisien harmonik fourier ke-n. Proses klasifikasi dan identifikasi sperma sapi normal dan abnormal menggunakan jaringan saraf tiruan algoritma backpropagation. Dari tiga kali pengujian yang dilakukan menunjukan akurasi terbaik pada harmonik fourier sama dengan 6 (N=6), yaitu sebesar 80% dengan demikian bentuk kepala dan ekor dapat digunakan untuk mengidentifikasi sperma sapi norma dan abnormal.