cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
KORELASI ANTARA KERAPATAN AVICENNIA DENGAN KARAKTERISTIK SEDIMEN DI KAWASAN HUTAN MANGROVE DESA SUNGAI RAWA KABUPATEN SIAK, RIAU Fadli, Khairijon, Nery Sofiyanti,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.76 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan korelasi kerapatan Avicennia dengan karakteristik sedimen di kawasan hutan mangrove desa Sungai Rawa Kabupaten Siak, Riau. Penelitian dilakukan bulan Februari-Maret 2014. Parameter penelitian adalah karakteristik sedimen sebagai variabel bebas (variabel X) yang dilihat dari tekstur sedimen. Kerapatan Avicennia sebagai variabel terikat (variabel Y) ditentukan pada tingkat pertumbuhan pohon. Penelitian dilakukan pada 3 stasiun yaitu pada lokasi hutan dengan aktifitas rendah, sedang dan tinggi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metoda plot bertingkat (Nested Quadrat), dibuat 10 plot yang berukuran 20 X 20 m2 untuk pohon, 10 X 10 m2 untuk pancang dan 2 X 2 m2 untuk semai.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 2 spesies Avicennia yaitu Avicennia alba  danAvicennia lanata. Secara keseluruhan terdapat korelasi positif antara kerapatan Avicennia dengan sedimen substrat berlumpur pada tingkat pertumbuhan semai (r =0.79), pada tingkat pancang (r=0.36) dan r=0.33 pada tingkat pohon. Sedangkan korelasi negative antara kerapatan Avicennia dengan substrat berpasir ditemukan pada tingkat pertumbuhan semai dengan koefisien korelasi r= -0.65, pada tingkat pancang (r= -0.46), dan tingkat pohon r= -0.42). Kata Kunci :Kerapatan, Avicennia, Karakteristik Sedimen, Mangrove
SENYAWA AURIVILLIUS Sr1-xBi3+xNdTi4-xMnxO15 : SINTESIS, STRUKTUR, DAN SIFAT DIELEKTRIK Rahmat Putra Syawali, Rahmayeni, Sestry Misfadhila, Syukri Arief, Zulhadjri,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.164 KB)

Abstract

Sintesis fasa Aurivillius berlapis empat dengan formula Sr1-xBi3+xNdTi4-xMnxO15 (0 ≤ x ≤ 1) telah dilakukan dengan menggunakan metode lelehan garam. Produk dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X dan SEM. Hasil analisis difraksi sinar-X dan dilanjutkan dengan refinement struktur dengan teknik Le Bail didapatkan hasil fasa Aurivillius berlapis empat dengan struktur ortorombik dan grup ruang A21am untuk semua sampel. Namun fasa tambahan juga diamati berupa fasa perovskit dan fasa lain. Morfologi permukaan dari sampel terlihat seperti kristal lempengan sebagai karakteristk dari fasa Aurivillius. Sifat dielektrik telah diukur dengan alat LCR-meter dan haslinya memperlihatkan peningkatan nilai konstanta dielektrik dengan meningkatnya jumlah Mn3+ dalam sampel. Katakunci: fasa Aurivillius, lelehan garam, grup ruang A21am, dielektrik
MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KOMPUTER UNTUK MATERI HIBRIDISASI KELAS XI SMA Fitri Wijayanti, Yerimadesi, Syukri S,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.017 KB)

Abstract

Hibridisasi dan bentuk molekul yang diajarkan di SMA merupakan jenis konsep yang abstrak, sehingga sulit memahami dan menjelaskannya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu media alternatif yang dapat digunakan oleh guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer yang layak digunakan untuk memahami konsep hibridisasi. Media dirancang dan dibuat menggunakan program macromedia flash 8,  disajikan dalam bentuk gambar, animasi sederhana, dan disertai dengan pertanyaan interaktif untuk menuntun siswa menemukan kesimpulan pada setiap penanaman konsep. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Uji kelayakan dilakukan kepada siswa kelas XI IPA di SMAN 1 IV Koto Kabupaten Agam. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket yang berisi pernyataan menyangkut bentuk, motivasi, dan kepraktisan dari media. Data yang diperoleh dianalisis dengan skala Likert. Hasil analisis angket menunjukkan skor rata-rata kelayakan media untuk topik hibridisasi secara keseluruhan adalah 4,24. Skor ini diinterprestasikan pada kategori kelayakan dengan nilai standar kelayakan (r)  4. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis  komputer untuk materi hibridisasi sangat layak digunakan untuk pembelajaran kimia kelas XI SMA.   Kata kunci: bentuk molekul, hibridisasi, media berbasis komputer, uji kelayakan
PERKEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DALAM PENGAJARAN STOIKIOMETRI Simbolon, Descey Natalia
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.3 KB)

Abstract

Perkembangan modul pembelajaran interaktif dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan prestasi siswa pada pengajaran stoikiometri akan dijelaskan dalam tulisan ini. Tujuan penelitian ini adalah memenuhi pengetahuan siswa melalui modul pembelajaran interaktif dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan modul pembelajaran interaktif dan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kelas control yang diajarkan dengan metode pengajaran konvensional. Modul pembelajaran interaktif dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pengajaran stoikiometri. Hasil penelitian yang menunjukkan perbandingan prestasi siswa dengan modul pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran berbasis masalah (M= 70±7,94) lebih tinggi dari prestasi siswa yang menggunakan metode konvensional (M= 52±7,67), dan kedua kelas berbeda secara signifikan (ttest 2,773 > ttable 1,33). Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa pengajaran Stoikiometri dengan modul pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan motivasi dan prestasi dalam belajar. Selanjutnya, dengan menggunakan modul pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran berbasis masalah di kelas lebih efektif daripada menggunakan metode konvensional dan dapat ditunjukkan dari berbagai perbedaan nilai rata-rata yang didapat dari kelas eksperimen dan kelas control, juga besarnya nilai dari ttest dibandingkan dengan nilai dari ttable. Kata Kunci : Pembelajaran Interaktif, Modul Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Masalah, Stoikiometri
APLIKASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PENYELESAIAN SOAL MATEMATIKA EKONOMI Manullang, Dapot Tua
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.639 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahwa pendidikan karakter dapat dijadikan sebagai landasan dalam penyelesaian soal-soal yang ada pada matakuliah matematika ekonomi. Oleh karena pendidikan karakter memiliki tiga komponen yang baik yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan perbuatan moral. Pada sisi komponen perbuatan moral dalam pendidikan karakter, ada terkandung tiga aspek yang saling terkait satu dengan yang lain. Dimana ketiga aspek tersebut adalah aspek kompetensi, aspek kemauan dan aspek kebiasaan. Berdasarkan unsur ketiga aspek komponen perbuatan moral ini, akan terlihat aplikasi pendidikan karakter dalam penyelesaian soal matematika ekonomi dapat dilakukan sesuai dengan yang diinginkan. Kata Kunci: Karakter, Kompetensi, Kemauan, Kebiasaan, dan Matematika
¬¬ADSORPSI ION FOSFAT DI DALAM AIR MENGGUNAKAN ZEOLIT MANGAN KOMERSIAL Lia Destiarti, Nelly Wahyuni, Kartika Aprianti,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.192 KB)

Abstract

Keberadaan ion fosfat yang melimpah di perairan akan menyebabkan keadaan eutrofikasi. Pada penelitian ini telah dilakukan penurunan kadar ion fosfat di dalam air menggunakan zeolit mangan komersial dengan kajian pengaruh waktu kontak adsorpsi dan penentuan isoterm adsorpsi. Penentuan waktu kontak optimum dilakukan dengan variasi waktu kontak 30, 60, 90, 120, 180 dan 240 menit pada kondisi pH 5 dan konsentrasi awal 10 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum adsorpsi ion fosfat oleh zeolit mangan komersial terjadi pada 120 menit dengan persen adsorpsi sebesar 23,63%. Penentuan model isoterm dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi awal larutan yaitu 5, 10, 15, 20 dan 25 mg/L. Berdasarkan nilai R2 yang diperoleh pada isoterm Langmuir  dan Freundlich, kedua model isoterm tersebut dapat menggambarkan interaksi antara ion fosfat dengan permukaan zeolit mangan komersial. Namun nilai R2 pada isotherm Langmuir lebih besar daripada Freundlich, maka isoterm Langmuir lebih mendominasi pada adsorpsi ion fosfat oleh zeolit mangan komersial. Kapasitas adsorpsi maksimum zeolit mangan komersial terhadap ion fosfat sebesar 0,078 mg/g. Katakunci: ion fosfat, isoterm adsorpsi, waktu kontak, zeolit mangan komersial
PENENTUAN HYDROQUINONE (HQ) DALAM SAMPEL KOSMETIK SECARA DIFFERENTIAL PULSE VOLTAMETRY (DPV) MENGGUNAKAN SCREEN PRINTED CARBON ELECTRODE (SPCE) Mulyasuryani, Ani
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.643 KB)

Abstract

Hydroquinone (HQ) merupakan senyawa turunan fenol yang digunakan dalam industri kosmetik sebagai pemutih. Senyawa ini sangat berbahaya dan penggunaannya harus dikontrol. BPOM menetapkan batas maksimal HQ dalam kosmetik sebesar 2%. Oleh karena itu, diperlukan metode analisis yang sensitif dan akurat untuk penentuan HQ dalam kosmetik. Metode DPV memiliki sensitifitas tinggi dan batas deteksi rendah mencapai 1×10-8M, sehingga pada penelitian ini telah  dikembangkan metode DPV  untuk penentuan HQ menggunakan SPCE. Pada penelitian ini telah dilakukan optimasi pH dan optimasi pengukuran. Optimasi pH dilakukan secara cyclic voltammetry (CV), sedangkan optimasi pengukuran meliputi tinggi pulse dan scan rate secara DPV. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pH berpengaruh terhadap pergeseran potensial puncak anodik  (Epa )  ke arah reaksi reduksi. Kondisi optimum dicapai pada pH 2 yang menghasilkan arus anodik (Ipa ) paling tinggi. Kondisi optimum pengukuran secara  DPV dihasilkan pada tinggi pulse 0,20 V dengan scan rate 0,15 V/detik. Pada kondisi optimum, metode DPV mempunyai kisaran konsentrasi pada 1-100µM, dengan batas deteksi 0,015µM, dan kepekaan 0,0652µM/µA. Hasil analisis HQ dalam sampel kosmetik berkisar antara 0,7 hingga 26 µM atau 0 hingga 0,02 %.   Kata Kunci : Hydroquinone, Differential Pulse Voltametry, Screen Printed Carbon Electrode
POTENSI MINYAK ATSIRI Hyptis suaveolens (L.) Poit DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Colletotrichum gloeosporoides, PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI Perriadnadi, Moralita Chatri, Mansyurdin, Amri Bakhtiar
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.467 KB)

Abstract

Colletotrichum gloeosporoides adalah salah satu jamur yang menyebabkan penyakit antraknosa pada cabai. Jamur patogen ini umumnya dikendalikan dengan menggunakan fungisida sintetis. Fungisida sintetis ini sering meninggalkan residu dalam tanah, sumber daya air dan  tanaman yang mempengaruhi kesehatan  manusia  serta  polusi  terhadap  lingkungan. Salah satu upaya yang aman untuk pengendaliannya adalah dengan memanfaatkan bahan alam yang berasal dari tumbuhan seperti Hyptis suaveolens (L.) Poit, karena tumbuhan ini mengandung minyak atsiri yang bersifat antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas minyak atsiri daun H. suaveolens (L.) Poit dalam menghambat pertumbuhan C. gloeosporoides. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai September 2013 di Laboratorium Mikrobiologi, Universitas Negeri Padang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, delapan perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan adalah minyak atsiri dari daun muda H.suaveolens (L.) Poit (konsentrasi 0,5%, 1,5%, 2,5%), minyak atsiri dari daun dewasa (konsentrasi 0,5%, 1,5%, 2,5%), kontrolpositif (fungisida sintetis) dankontrolnegatif. Parameter yang diamati adalah diameter koloni dan persentase hambatan pertumbuhan jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan minyak atsiri H. suaveolens (L.) Poit dengan semua konsentrasi, baik pada daun muda maupun daun dewasa dapat menghambat pertumbuhan jamur C. gloeosporoides. Kata kunci: Antraknosa, Colletotrichum gloeosporoides, Hyptis suaveolens(L.) Poit
KEMANJURAN IMMUNOGLOBULIN Y (IGY) KUNING TELUR AYAM YANG TELAH MEMPEROLEH SUPLEMENTASI PIRIDOKSIN MENCEGAH KELAINAN OLEH TOKSIN TETANUS Melva Silitonga, Pasar Maulim Silitonga,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.213 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menguji kemanjuran IgY kuning telur ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin dalam mencegah kelainan yang diakibatkan oleh toksin tetanus.  Produksi IgY spesifik anti tetanus dilakukan pada ayam petelur dengan memberi suplementasi piridoksin dosis 3 mg/kg. Untuk uji kemanjuran IgY digunakan 12 ekor tikus putih dewasa yang dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari tiga ekor setiap kelompok. Kelompok K1, K2, dan K3 diberi kuning telur per oral sebanyak 1 mL/ekor/hari selama dua hari (K1), empat hari (K2) dan enam hari (K3).  Kelompok K4 merupakan kelompok kontrol yang  tidak diberi kuning telur. Setelah perlakuan kuning telur selesai, semua tikus putih disuntik dengan toksin tetanus 0,2 IU/0,5mL/ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IgY antitetanus yang terkandung dalam kuning telur ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin, cukup efektif mempertahankan kadar hemoglobin darah dan globulin serum sebagaimana pada kondisi normal. Pemberian kuning telur produk ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin pada tikus putih selama 2 ; 4 ; dan 6 hari memberikan rataan kadar hemoglobin darah berturut-turut sebesar 12,20 ± 0, 316  ; 13,30 ± 0,255 dan 13,96 ± 0,122 g/dL dan rataan kadar globulin serum berturut-turut 3,31 ± 0,0933 ; 4,06 ± 0,7286 ; 4,01 ± 0,6018 g/dL. Tikus putih yang tidak diberi kuning telur ayam memberikan rataan kadar hemoglobin sebesar 9,56 ± 0,404 g/dL dan kadar globulin serum sebesar 6,11 ± 0,2052 g/dL.   Kata Kunci : Piridoksin, IgY, Immunoglobulin
Determination the Biggest Factor Criteria in A Decision Support System with Analytical Hierarchy Process (AHP) Methods Using Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Algorithm Riki Andrian, Aristoteles Machudor Yusman Tubagus
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.128 KB)

Abstract

Each company periodically conducts recruitment. With the decision support system is expected to help the company in recruitment. There are various methods to build a DSS and one of them is AHP methods. AHP is one method that can handle the selection of DSS multi-criteria. In each selection, raises the question whether the most influential criteria in the same selection. Using the results from the DSS with AHP methods as sample data, the ID3 algorithm is used to find the biggest factor in the screening criteria. These results indicate the criteria are favored in the weighting criteria are not always the biggest factor and the biggest criteria factors tend to have a wider range of data than other criteria. Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), Iterative Dichotomiser 3 (ID3), Decision Support Systems (DSS).